Ekonomi
( 40733 )Ketua Umum Asosiasi Fintech Beberkan Ada Upaya Penyelamatan Investree Sebelum OJK Cabut Izin Usahanya
Plus-Minus Devisa Hasil Ekspor Wajib Disimpan di Dalam Negeri
Investor Asing Melirik Industri Tekstil di Indonesia
Kalangan Bankir Cukup Optimistis Pasokan Likuiditas Valas akan Memadai
Perkara Pengangguran dan Kenaikan Harga Masih Jadi Sorotan Publik
Indonesia Secara Resmi Bergabung dengan BRICS Sebagai Anggota Penuh
Wajib Pulangkan Devisa Hasil Ekspor
KPPU Denda Google yang Melakukan Praktek Monopoli Sebesar Rp 202,5 Miliar
Kesempatan Industri Musik di Indonesia Tahun 2025 Terbuka Lebar
Upaya Tak Kenal Lelah Mengejar Dana Murah
Kalangan perbankan di Indonesia akan terus melanjutkan strategi optimalisasi pengumpulan dana murah, terutama melalui tabungan, sepanjang tahun ini. Meskipun Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga acuan, tantangan likuiditas dan biaya dana masih menjadi kendala bagi pasar keuangan. Beberapa bank, seperti PT Bank Negara Indonesia (BNI), PT Bank Central Asia (BCA), dan PT Bank Oke Indonesia, mengandalkan dana murah untuk menjaga kestabilan operasional dan meningkatkan daya saing di tengah tekanan likuiditas yang ketat. Strategi ini terbukti berhasil bagi BNI, yang mencatatkan pertumbuhan laba dan tabungan yang signifikan berkat transformasi digital. Bank-bank ini juga mengoptimalkan layanan dan produk mereka untuk mempertahankan likuiditas dan menghadapi tantangan ekonomi.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









