;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Era Mobilitas Terelektrifikasi, Pemain Mobil Listrik Terus Ngegas

19 Nov 2020

Setelah sukses dengan model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dan hybrid electric vehicle (HEV), Vice President DIrector PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengatakan Toyota akan menghadirkan teknologi elektrifikasi yang lebih lengkap berupa kendaraan listrik baterai atau battery electric vehicle (BEV), sejalan dengan keinginan positif pemerintah Indonesia untuk mengakselerasi kendaraan elektrifikasi. TAM berencana meluncurkan kendaraan BEV melalui brand Lexus, yang nantinya akan dijual secara ritel.

Indonesia Battery Holding (IBH) bersama dengan anak usaha ketiga perusahaan [PT Aneka Tambang Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)] tersebut serta mitra dari luar negeri akan membentuk joint venture (JV) di setiap sektornya. Sejauh ini, ada dua produsen baterai kendaraan listrik yang digandeng, yakni Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) dari China dan LG Chem Ltd dari Korea Selatan. Ada enam poin kesepahaman dalam kemitraan itu, yakni studi dan perencanaan bersama untuk mempercepat masuknya kendaraan berbasis listrik, serta penyediaan paket layanan kecukupan daya sambungan kepada pembeli kendaraan bermotor listrik.

Terkait dengan infrastruktur pendukung, pemerintah pun terus memperbanyak Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). Sesuai dengan roadmap Kementrian ESDM, pada 2025 ditargetkan terdapat 10.000 unit SPBKLU, dan diharapkan terus bertambah mencapai 15.625 unit pada 2030. SPBKLU merupakan amanat dari Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan, serta turunannya yakni Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Industri Logistik, Beradu Raup Cuan Saat Harbolnas

19 Nov 2020

Tak hanya dinikmati oleh platfrom lokapasar, gelaran Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS) juga menjadi momentum bagi perusahaan logistik untuk bersaing mendapatkan keuntungan. Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS) selalu menjadi daya tarik bagi masyarakat, platform lokapasar, hingga perusahaan logistik. Adapun perusahaan logistik memiliki peran yang cukup krusial dalam pesta diskon tersebut. Tanpa disadari peran bisnis logistik yang dianggap sebagai komplementer, justru menjadi backbone dalam kegiatan ini.

Perusahaan jasa kurir Ninja Xpress mengandalkan protokol kesehatan hingga persiapan operasional saat menghadapi Harbolnas di tengah pandemi Covid-19. “Kami berupaya untuk meningkatkan kinerja logistik agar terus dapat mendapatkan layanan yang terbaik,” kata Country Head Ninja Xpress Ignatius Eric Saputra kepada Bisnis, Senin (16/11).

Sementara itu, PT Global Jet Express atau J&T Express mampu mencatatkan pengiriman hingga 11 juta paket selama periode Harbolnas 11.11 yang berlangsung selama tiga hari, CEO J&T Express Robin Lo telah mengantisipasi adanya peningkatan di masa musim puncak. Di sisi lain, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE justru berani memberikan promosi gratis ongkos kirim (ongkir) saat Harbolnas 11.11. Adapun sejumlah inovasi dilakukan agar tetap menjadi pilihan konsumen.

Harbolnas diakui menjadi katalisator bagi industri logistik untuk bangkit di tengah pandemi Covid-19. Ketua DPP Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Express, Pod, dan Logistik (Asperindo) Mohamad Feriadi menuturkan seiring dijalankannya masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) dan dibukanya sejumlah industri, aktivitas logistik bisnis ke bisnis (B2B) pun mulai mengalami peningkatan

Lobi Berliku Mobil Setrum

19 Nov 2020

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan jemput bola diplomatik ke Amerika Serikat berkaitan dengan upaya pemerintah dalam menggaet investor untuk pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di dalam negeri. Terkait dengan hal itu, produsen otomotif asal AS, Tesla, dikabarkan tertarik akan mendirikan pabrik baterai untuk kendaraan bermotor listrik di Batang, Jawa Tengah.

Di dalam negeri, percepatan pembangunan infrastruktur pendukung untuk industri kendaraan listrik juga terus dikebut. Pemerintah telah membentuk konsorsium Indonesia Battery Holding (IBH) -yang terdiri atas holding pertambangan MIND ID melalui PT Antam Tbk, PT Pertamina (Persero), dan PT PLN (Persero)- untuk menggarap proyek pembuatan baterai kendaraan bermotor terintegrasi, mulai dari hulu sampai ke hilir. PLN juga menggandeng  sejumlah mitra industri yakni PT. Hyundai Motors Indonesia, PT. Wika Industri Manufaktr (Gesits), Grab dan PT SGMW Motors Indonesia (Wuling).

Menkeu, Butuh Empat Syarat Menuju Indonesia Maju

19 Nov 2020

Empat syarat harus dipenuhi untuk mencapai visi Indonesia 2045 yaitu menjadi negara berpenghasilan tinggi alias maju. Bila keempat syarat itu terpenuhi, dengan perkiraan jumlah penduduk mencapai 309 juta, di usianya yang ke100 itu Indonesia bakal menjadi kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia dengan pendapatan per kapita mencapai US$ 23.199. 

“(Saat itu) struktur ekonomi Indonesia akan menjadi lebih produktif dimana sektor jasa bekembang berdasarkan value added dan teknologi yang tinggi,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Seminar Nasional Call for Paper tentang Transformasi Ekonomi untuk Indonesia Maju yang Berkelanjutan, Rabu (18/11). Kendati begitu, ia tak memungkiri bahwa untuk menuju visi Indonesia 2045, syarat-syarat yang diperlukan tidak mudah untuk dipenuhi. Pertama, adanya infrastruktur yang memadai sehingga pemerintah harus terus melanjutkan pembangunan baik secara kuantitas dan kualitas. Menurut dia, pandemi Covid-19 telah mengubah selu ruh kegiatan pemerintah, na mun pe merintah akan tetap menjalankan proyek pembangunan infrastruktur.

Selanjutnya, syarat kedua adalah terkait tersedianya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas baik dari sisi kemampuan karakter maupun keahlian (skill) mengingat Indonesia memiliki bonus demografi yaitu 52% dari total 309 juta penduduk berusia produktif, sebanyak 75% penduduk tinggal di perkotaan dan 80% merupakan penduduk berpenghasilan menengah.

Kemudian syarat ketiga, Indonesia harus memiliki kesiapan dalam mengadopsi teknologi, karena ini merupakan salah satu jalan untuk keluar dari middle income trap. Saat ini, adopsi teknologi masih menjadi tantangan cukup berat bagi Indonesia hingga mengembangkan kualitas infrastruktur digital pendukungnya 

Syarat berikutnya adalah ekonomi dan sektor keuangan Indonesia harus sustainable, kredibel, maju, dan sehat sehingga APBN perlu terus dijaga termasuk dalam kondisi krisis pandemi Covid-19.

Masih Ada Risiko Pada 2021

19 Nov 2020

Fundamen perekonomian domestik mesti diperkuat untuk mendukung dampak perbaikan kondisi global. Dengan cara itu, risiko volatilitas nilai tukar rupiah dan inflasi rendah yang membayangi perekonomian Indonesia pada 2021 bisa ditekan.

Perbaikan kondisi perekonomian global, antara lain, didukung sentimen pasar modal dan keuangan global pascakemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden Amerika Serikat. Sentimen negatif dari perang dagang AS-China diperkirakan berkurang.

“Secara keseluruhan, dampak ke pasar modal akan lebih positif pada 2021 kendati belum kembali ke posisi sebelum pandemi Covid-19,” kata Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk David Sumual dalam webinar bertema ”Jalan Terjal Pemulihan Ekonomi” yang digelar Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rabu (18/11/2020).

Kondisi global diperkirakan lebih kondusif karena era suku bunga rendah diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa tahun mendatang. Era suku bunga rendah didukung inflasi global yang juga rendah. Inflasi rendah ini dipengaruhi peningkatan inovasi digital dan penggunaan teknologi.

Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto menuturkan, perbaikan kondisi global harus didukung penguatan fundamen ekonomi domestik. Penguatan fundamen ekonomi tidak terlepas dari efektivitas pengendalian pandemi Covid-19. Jika pengendalian Covid-19 tidak efektif, risiko volatilitas nilai tukar rupiah dan inflasi rendah akan membayangi sektor keuangan Indonesia pada 2021.

Pelaksana Tugas Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan, pemulihan ekonomi Indonesia turut dipengaruhi pemulihan ekonomi China sebagai mitra dagang terbesar. Kondisi ini akan mendorong ekspor energi dan mineral dari Indonesia ke China, terutama batubara.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang diolah Kementerian Perdagangan, nilai perdagangan Indonesia-China pada September 2020 sebesar 50,27 miliar dollar AS.


Kalsel Ekspor Belut Hidup ke China

19 Nov 2020

Kalimantan Selatan mulai mengekspor belut secara langsung ke China lewat jalur udara. Terbukanya pintu ekspor menjadi peluang usaha budidaya belut di Kalsel untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri.

Sebanyak 1,55 ton belut hidup dikirim dari Kalsel ke China lewat kargo Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Rabu (18/11/2020). Pelepasan ekspor perdana belut di terminal kargo bandara itu dihadiri jajaran Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas II Banjarmasin, Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Dinas Perdagangan Kalsel, dan CV Tiga A selaku eksportir belut.

Kepala BKIPM Banjarmasin Sokhib mengatakan, belut kini termasuk komoditas perikanan unggulan Kalsel yang turut menyumbang penerimaan negara bukan pajak (PNBP), seperti udang, kepiting, daging rajungan, ikan segar, dan ikan arwana. Sampai Oktober 2020, komoditas perikanan menyumbang PNBP sebesar Rp 885,28 juta dengan nilai komoditas mencapai Rp 145,41 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani mengatakan, ekspor perikanan bisa menjadi masa depan ekspor Kalsel sehingga tak bergantung pada komoditas pertambangan. Peningkatan ekspor perikanan juga akan menggairahkan nelayan dan usaha perikanan.


Proyek Infrastruktur Tetap Jalan untuk Ungkit Ekonomi

19 Nov 2020

Proyek infrastruktur pemerintah dapat menjadi daya ungkit pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19. Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada 2021 justru naik menjadi Rp 149,8 triliun dari Rp 75,6 triliun pada 2019. Namun, harus ada prioritas dalam menggarap proyek infrastruktur itu.

Direktur Jenderal Bina Marga pada Kementerian PUPR Hedy Rahadian, Rabu (18/11/2020), mengatakan, penerimaan badan usaha pengelola jalan tol menurun drastis. Di sisi lain, biaya pemeliharaan jalan turun signifikan akibat rendahnya lalu lintas jalan.

Proyek-proyek infrastruktur ini dapat mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, serta menyerap tenaga kerja. “Program padat karya yang dikerjakan Bina Marga diperkirakan bakal menyerap lebih dari 42.000 tenaga kerja lokal,” ujarnya dalam seminar daring ”Shell Bitumen: Bangun Konektivitas, Dukung Pertumbuhan Ekonomi” yang diselenggarakan Shell Indonesia di Jakarta.

Program yang dijalankan Direktorat Jenderal Bina Marga dalam bagian program Pemulihan Ekonomi Nasional tahun ini adalah pengadaan barang untuk pengaspalan jalan dan revitalisasi drainase. Program ini diprioritaskan pada pelibatan usaha kecil dan menengah, serta bersifat padat karya. Total anggaran untuk program ini sekitar Rp 1,35 triliun. “Program padat karya itu berupa revitalisasi drainase di jalan nasional sepanjang 5.000 kilometer yang menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 42.215 orang,” ujarnya.

Di sektor angkutan udara, Vice President of Airport Engineering Development PT Angkasa Pura II (Persero) atau PT AP II Stephanus Millyas Wardana mengemukakan, dampak pandemi Covid-19 menyebabkan jumlah penumpang pesawat merosot drastis hingga 62 persen. PT AP II memperkirakan jumlah penumpang pesawat udara akan benar-benar pulih sediakala pada 2024.

Sementara Shell Indonesia berkomitmen mendukung program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur nasional. Produk bitumen Shell telah digunakan di beberapa proyek jalan raya di Indonesia, seperti di simpang susun Semanggi, Jakarta Pusat, Jalan Trans-Sumatera, serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek.


Sektor Pangan Tetap Tumbuh Di Tengah Pandemi

19 Nov 2020

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini, sektor pangan bisa menjadi salah satu faktor yang bisa menjaga stabilitas ekonomi, sosial dan politik. Sektor ini dinilai strategis karena berhubungan dengan pembangunan ekonomi berkelanjutan dan ketersedian pangan.

“Pertumbuhan sektor pangan yang sangat strategis karena pembangunan ekonomi berkelanjutan apabila didukung oleh ketersediaan pangan,” kata Rosan saat membuka acara Jakarta Food Security Summit-5 secara virtual, Jakarta, Rabu (18/11).

Sektor tanaman pangan tetap tumbuh positif di kuartal II dan kuartal III tahun ini. Masing-masing tumbuh 9,23 persen dan 7,14 persen. Rosan menyebut, ini merupakan pertumbuhan tertinggi selama 3 tahun terakhir.

Secara keseluruhan, sektor pertanian dan kehutanan serta sektor perikanan pada kuarta II dan kuartal III tetap tumbuh positif. Masing-masing 2,19 persen dan 2,16 persen. Peningkatan ini ditopang pertumbuhan pertanian dan subsektor perkebunan sawit, tanaman kopi, kakao dan produk turunannya tumbuh positif.

Dalam pengamatan Rosan, tingginya permintaan sektor pangan dalam dan luar negeri membuat sektor ini memiliki potensi besar untuk tumbuh. Sehingga pertumbuhan sektor ini perlu diberikan prioritas di masa mendatang.


UKM IKM Nusantara: Harbonas Gerus Devisa Negara karena Transaksi Online Lintas Negara

19 Nov 2020

Ketua Koordinator Daerah (Korda) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) Nusantara Provinsi Sumatera Utara (SU) Binsar M Simatupang SE MM mengatakan, devisa tergerus karena transaksi online lintas negara. Bahkan Hari Belanja Online Nasional (Harbonas) pada November memberi peluang devisa negara ke luar karena kegiatan tersebut melibatkan aplikasi luar negeri.

 “Itu sebabnya, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah resesi karena pandemi Covid-19, maksimalkan transaksi hanya di dalam negeri karena uangnya berputar di Indonesia,” tegasnya di Medan, Jumat (13/11) di jeda sosialisasi UKM IKM berbasis hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan handcraf Nusantara.

IKM di dalam negeri kisaran 4,4 juta unit usaha atau mencapai 99 persen dari seluruh unit usaha industri di Tanah Air. “Sektor tersebut sudah menyerap hingga 10,5 juta tenaga kerja atau berkontribusi 65 persen dari sektor industri secara keseluruhan. Ada wabah virus corona, pengangguran meningkat. Memecahkannya dengan memberdayakan UKM IKM khususnya di bidang padat karya hingga mengurangi pengangguran,” tambahnya.

Satu antaranya, maksimalkan memakai produk dan jasa dalam negeri. Seperti belanja online, pakai aplikasi Indonesia termasuk dalam memenuhi kebutuhan via aplikasi online. “Di Indonesia bahkan di Medan ada aplikasi buatan dalam negeri seperti Aplikasi Online Mudigo yang jauh lebih lengkap dan murah ketimbang aplikasi berbasis dan dimodali asing,” tutupnya.


Investasi Jatim Tembus Rp 66,5 T

19 Nov 2020

Pencapaian investasi Provinsi Jawa Timur tumbuh positif. Dalam tahun 2020, year on year, perolehan investasi Jawa Timur naik sebanyak 42,1 persen. Kenaikan tersebut dibandingkan antara periode bulan Januari - November 2020 terhadap capaian periode yang sama di tahun 2019.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aris Mukiyono mengatakan bahwa per bulan ini pencapaian investasi Jawa Timur mencapai Rp 66,5 trilliun. “Sampai hari ini capaian investasi kita tercatat Rp 66,5 trilliun. Terbanyak masih dari sektor Penanaman Modal Dalam Negeri,” kata Aris pada Surya.co.id, Rabu (19/11).

Rincinya, capaian penanaman modal dalam negeri yang masuk ke Jatim ada sebanyak Rp 47,39 trilliun. Sedangkan untuk capaian penanaman modal asing tercatat mencapai Rp 19,1 trilliun.