;

Tingkatkan Daya Saing RI

Ekonomi Mardian 17 Nov 2020 Kompas
Tingkatkan Daya Saing RI

Daya saing sejumlah negara mitra yang turut serta dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional atau RCEP lebih tinggi daripada Indonesia. Negara yang turut menandatangani RCEP pada 15 November 2020 itu terdiri dari 10 negara anggota ASEAN, Selandia Baru, China, Korea Selatan, Jepang, dan Australia.

Mempertimbangkan tingkat daya saing setiap anggota RCEP ini, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai, pemerintah mesti menyusun strategi spesifik yang mengaitkan sektor potensial dengan sorotan negara mitra. “Jangan sampai pemerintah berhenti sampai di penandatanganan lalu menyerahkan pemanfaatannya kepada swasta,” ujarnya saat dihubungi, Senin (16/11/2020).

Pemerintah juga dapat meninjau kawasan industri atau ekonomi khusus yang produknya berpotensi ditingkatkan ekspornya ke negara mitra RCEP. Peninjauan dan pembenahan kawasan tersebut dapat memangkas ongkos logistik.

Format ekonomi dunia yang semakin diwarnai ekonomi digital, ekonomi berbagi, e-dagang, serta person-to-person atau peer-to-peer trade, akan membuka kesempatan juga bagi para usaha kecil, usaha pertanian, individu-individu kreatif dari berbagai penjuru Indonesia.  

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR RI, Deddy Yevri H Sitorus, menuturkan, pembahasan ratifikasi RCEP di DPR pasti akan menyoroti kepentingan nasional. Pemerintah harus mempersiapkan diri untuk mengoptimalkan peluang RCEP dengan memperbaiki daya saing. “Pemerintah juga mesti menyokong industri kecil dan menengah serta pelaku usaha kecil dan menengah untuk ekspor,” katanya.


Download Aplikasi Labirin :