Ekonomi
( 40460 )Kantong Taipan Kian Tebal
Pundi-pundi kekayaan mayoritas taipan Indonesia yang masuk dalam daftar Forbes Billionaires 2021 kian melimpah sejalan dengan geliat pemulihan ekonomi. Peningkatan kekayaan tersebut berpotensi berlanjut sejalan dengan prospek kenaikan harga saham dan strategi memacu kinerja emiten-emiten yang terafiliasi dengan konglomerat. Dalam daftar yang dirilis majalah Forbes setiap tahunnya ini, sebanyak 18 pengusaha Indonesia masuk dalam jajaran konglomerat dunia yang memiliki kekayaan bersih lebih dari US$1 miliar pada 2021.
Gelar orang terkaya di Indonesia masih digenggam oleh dua bersaudara pemilik Grup Djarum, Budi Hartono dan Michael Hartono dengan kekayaan bersih masing-masing US$20,5 miliar dan US$19,7 miliar. Taipan yang terafiliasi dengan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) itu membukukan kenaikan nilai kekayaan bersih yang cukup signifikan. Harta Budi Hartono naik 50,74% dari US$13,6 miliar pada 2020 dan kekayaan bersih Michael Hartono tumbuh 51,54% dari US$13 miliar pada tahun lalu. Tak hanya dua orang terkaya ke-86 dan ke-89 sejagat itu, sejumlah taipan lain juga membukukan kenaikan nilai kekayaan bersih di tengah pandemi Covid-19.
Presiden Direktur Bank Central Asia Jahja Setiaatmadja mengatakan perseroan terus menganalisa segmen pasar yang cocok untuk dibiayai melalui Digital BCA. Kehadiran bank digital itu diyakini membuat penetrasi bisnis perbankan milik Grup Djarum makin kencang. PT Barito Pacific Tbk. dan anak usahanya PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. juga siap menangkap peluang untuk memacu kinerja keuangan pada tahun ini. Dua korporasi itu terafiliasi dengan orang terkaya ke-3 di Indonesia, Prajogo Pangestu dengan total kekayaan bersih US$6,5 miliar. “Kalau ekonomi Indonesia bagus, kinerja kami pasti ikut bagus,” ujar Direktur Utama Barito Pacific Agus Pangestu, kepada Bisnis, Kamis (8/4).
Menyusul PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) yang terafiliasi dengan T. P. Rachmat pun melihat adanya pemulihan kinerjanya pada tahun ini. Presdir Adaro Energy Garibaldi Thohir menuturkan, prospek pemulihan ekonomi global berdampak positif pada industri keseluruhan.Sementara itu, entitas bisnis properti milik Mochtar Riady dan keluarga, PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) membukukan peningkatan kinerja dalam 3 bulan pertama tahun ini yang tecermin lewat raihan marketing sales yang melonjak 86,34% secara tahunan menjadi Rp1,31 triliun sepanjang kuartal I/2021. Direktur Keuangan Lippo Karawaci Yudhistira Rusli mengatakan meredanya pandemi Covid-19 dan membaiknya iklim investasi di Tanah Air menjadi katalis kinerja perseroan untuk mencapai target marketing sales Rp3,5 triliun pada 2021.
CEO sekaligus Pemilik MNC Grup Hary Tanoesoedibjo, sebelumnya, menyatakan optimismenya terhadap prospek pemulihan ekonomi Indonesia. Hal itu mendasari langkah Grup MNC untuk berinvestasi besar di proyek MNC Lido City dengan estimasi kebutuhan belanja modal Rp12,7 triliun dalam jangka panjang.
(Oleh - HR1)
Industri Otomotif, Prospek Cerah Pasar Sepeda Motor Listrik
Bisnis, JAKARTA — PT Wika Industri Manufaktur optimistis pasar sepeda motor listrik di Tanah Air akan berkembang dengan pesat seiring dengan makin berkembangnya minat masyarakat. Adapun, perseroan yang memiliki pabrik di Kawasan Industri Wika, Cileungsi, Jawa Barat, ini memiliki kapasitas produksi sekitar 200 unit motor listrik per hari. GM Sales dan Marketing Wika Industri Manufaktur Abdullah Alwi mengatakan kendati belum menjadi produk yang familiar di masyarakat, perseroan optimistis motor listrik akan menjadi produk pilihan masa depan di Indonesia. Belum lagi, sejumlah dukungan pengembangan listrik juga telah dilakukan khususnya oleh pemerintah.
Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong pengoperasian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Indonesia. Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari mengatakan bahwa SPKLU merupakan peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan, baik oleh produsen dalam negeri maupun badan usaha.
(Oleh - HR1)
Pajak Mulai Memburu Kepatuhan Wajib Pajak
Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus memburu peluang penerimaan pajak. Salah satunya cara dengan menebar surat.
Direktorat Jenderal Pajak menyebut, surat ke wajib pajak seperti Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan atau Keterangan (SP2DK) dan Laporan Hasil Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (LHP2DK) berbuah manis bagi penerimaan.
Sebagai gambaran, tahun 2020 lalu, surat seperti ini berhasil mengumpulkan penerimaan hingga Rp 66,8 triliun. Penerimaan segede itu terkumpul, setelah tahun lalu. Ditjen Pajak menerbitkan SP2DK sebanyak 2,35 juta serta LHP2DK sejumlah 2,02 juta ke wajib pajak.
Pengamat Pajak Center for Information Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menambahkan penerbitan SP2DK yang menghasilkan tambahan penerimaan, membutuhkan proses panjang.
Proyeksi Fajry, penerimaan pajak pada 2021 akan tumbuh 2,6%-3% year on year (yoy). Dus, selisih alias shortfall penerimaan bisa sampai Rp 131 triliun. Artinya, penerimaan pajak hanya 89,34% dari target akhir tahun yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp 1.229,6 triliun.
Moda Transportasi di Stop, Pebisnis Kian Kelimpungan
Pemerintah sepertinya tak memberikan toleransi sedikit pun untuk mudik Lebaran tahun 2021 ini. Caranya, dengan melarang penggunaan dan pengoperasian moda transportasi udara, darat dan laut beroperasi selama periode 6-17 Mei 2021.
Lewat Peraturan Menteri Perhubungan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 13/ 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Pengebaran Covid-19 Selama Ramadan 1442 Hijriah, larangan ini dilakukan.
Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda) Aterg Aryono mengaku masih mempelajari aturan tersebut. Sebagai asosiasi yang terdiri dari pengusaha angkutan jalan yang resmi (berizin), Ateng menjamin anggota Organda bakal menaati aturan pemerintah.
Kendati begitu, kata Ateng, larangan angkutan umum tidak ideal. Kata dia, pelarangan harusnya untuk angkutan pribadi. Dengan angkutan umum, pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) lebih dapat diawasi.
Managing Director PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) Dwi Rianta Soerbakti menyebut, larangan mudik kall ini adalah tamparan perusahaan otobus. Dalam setahun terakhir, perusahaan bus sudah mengalami penurunan pendapatan sangat signifikan. Sepanjang tahun 2020 lalu, pendapatan LRNA turun 50%.
Kurangi Stimulus, Tekan Defisit Anggaran
Pandemi Covid-19 memaksa seluruh negara menggelontorkan stimulus demi memulihkan perekonomian. Namun, stimulus ini perlu dievaluasi dan dikurangi agar defisit anggaran berkurang sehingga risiko utang negara juga berkurang.
Pelonggaran ini berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2020 baru kembali maksimal 3% terhadap PDB pada APBN 2023 mendatang.
Pemerintah menyiapkan empat strategi untuk mencapai konsolidasi fiskal. Pertama, meningkatkan pendapatan negara melalui inovasi. Kedua, meningkatkan kualitas belanja melalui efisiensi belanja kebutuhan dasar, fokus program prioritas, berorientasi hasil, serta transformasi subsidi ke bansos.
Ketiga, pengelolaan pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan. Pemerintah akan mendorong inovasi pembiayaan, pendalaman pasar, serta penguatan peran lembaga pengelola investasi. Keempat, memastikan cadangan fiskal.
Direktur Eksekutif Institute for Development on Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad memprediksi, implikasi dari beban APBN tahun ini menyebabkan ratio utang pemerintah mencapai 41,05% terhadap PDB di tahun ini. Meskipun masih di bawah ambang batas 60%, jika dikalkulasikan dengar utang swasta maka beban utang Indonesia semakin buruk.
Di sisi lain, insentif perpajakan akan membuat proses peningkatan pendapatan negara berjalan lebih lambat. Dampaknya, kebutuhan akan utang masih berpotensi naik.
BI Luncurkan Sandbox 2.0
Bank Indonesia meluncurkan ruang uji coba bagi industri sistem pembayaran yang mulai merambah segmen digital untuk mengakselerasi ekonomi keuangan digital. Ruang uji inovasi yang populer disebut sebagai sandbox ini berfungsi untuk menguji coba sejumlah aspek, di antaranya produk, layanan, tekonologi, dan model bisnis.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, ruang uji coba yang diluncurkan BI kali ini akan mencakup tiga fungsi, yakni fungsi laboratorium inovasi, uji coba industri, dan regulasi. Laboratorium inovasi ini merupakan sarana pengembangan inovasi layanan yang belum digunakan atau telah digunakan pada industri sistem pembayaran secara terbatas.
Menurut Perry, komitmen BI mendukung inovasi di bidang sistem pembayaran ini sejalan dengan inisiatif Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. Inisiatif BSPI itu mengamanatkan reformasi regulasi sebagai upaya mencari titik keseimbangan antara optimalisasi inovasi dengan memelihara stabilitas dan kepentingan nasional.
Untuk memastikan stabilitas dan keamanan layanan keuangan digital, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menerbitkan Peraturan OJK (POJK) tentang perbankan digital pada semester I-2021. Ketua Eksekutif Industri Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, aturan tersebut akan melengkapi POJK terkait operasional bank umum.
OJK akan mengatur berbagai aspek operasional bank digital, seperti tata kelola operasional, mekanisme keamanan data nasabah, dan mekanisme mengatasi kejahatan siber.
Pemerintah Kembangkan 4 Sektor Strategis Berbasis Digital
JAKARTA – Pemerintah tengah membangun dan
mengembangkan empat sektor strategis berbasis
digital guna meningkatkan internet link ratio dan
memperkecil disparitas antarwilayah.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate
menyebutkan, empat sektor pendorong akselerasi transformasi digital
tersebut, yakni infrastruktur digital,
pemerintahan digital, masyarakat
digital, dan ekonomi digital.
“Melalui akselerasi transformasi
digital, keempat sektor prioritas tersebut diharapkan semakin siap dalam
menyambut peluang era teknologi
digital dengan mendorong produktivitas dan kualitas kerja, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kualitas
hidup masyarakat,” ujar Johnny, dalam
Munas Ke-10 Masyarakat Telematika
Indonesia (Mastel) secara virtual,
dari Kantor Kementerian Kominfo
(Kemkominfo), Jakarta, Kamis (8/4)
Selain menjamin aktivitas ruang digital yang sehat dan terhindar dari konten
negatif, Menkominfo menegaskan,
transformasi digital diarahkan untuk
meningkatkan kualitas pelayanan yang
baik, efisien, dan lebih profesional.
Pada kesempatan tersebut, Johnny juga
menjelaskan, komitmen tersebut diwujudkan salah satunya dengan dukungan
dan upaya bersama antara Kemkominfo
dan Komisi I DPR RI yang saat ini tengah
membahas Rancangan Undang-Undang
Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP).
Secara khusus, Menkominfo pun
berharap RUU tersebut dapat diselesaikan sesegera mungkin dan disahkan
menjadi UU. “Proses politik sedang berlangsung di DPR RI. Pelindungan data
pribadi sangat penting sekaligus untuk
menjamin keamanan dan kedaulatan
data kita secara nasional,” ungkapnya.
(Oleh - HR1)
Kemenkeu Masih Optimis Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3% Tercapai
Jakakrta - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementrian Keuangan masih optimistis pertumbuhan ekonomi tahun ini terealisasi sesuai target yaitu kisaran 4,5 - 5,3%. Optimisme ini mengacu pada berbagai indikator ekonomi yang menunjukkan tren peningkatan. Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporan terbarunya memang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,8% menjadi 4,3%. Namun kondisi waktu IMF melakukan pengkajian, yakni pada awal tahun ini, kondisinya berbeda dengan saat ini, yaitu sejumlah indikator sudah menujukkan peningkatan.
Dari sisi penanganan pandemi Covid-19 Indonesia relatif membaik dari waktu kek waktu. Hal ini tercermin dari jumlah kasus positif harian Covid-19 yang mulai menurun. Program vaknisasi juga terus dilakukan pemerintah dengan jumlah vaksinasi mencapai 13,4 juta dosis per 6 April 2021, bahkan Indonesia menempati posisi ke delapan sebagai negara yang sudah melakukan vaksinasi terbanyak. Ekonomi Indonesia dapat tumbuh sekitar 7-8% pada kuartal II-2021, sejalan dengan akselerasi pemulihan ekonomi yang terus membaik. Hal ini dinilai realistis dicapai karena menggunakan perhitungan dasar atau baseline pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 yang minus 5,32%. Sementara itu, untuk proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal I masih berada di zona kontraksi sekitar minus 1,1% hingga minus 0,1%.
(Oleh - IDS)
Tiket.com Cetak Lonjakan Pemesanan Kamar Hotel 122%
Jakarta - Salah satu online travel agent (OTA), Tiket.com, menerima lonjakan pemesanan kamar hotel sebesar 122% kuartal IV-2020, dibandingkan kuartal sebelumnya. Jika ditambah pemesanan kamar villa, terjadi kenaikan sebesar 118%. Saat ini Tiket.com fokus membantu pemulihan pariwisata nasional. Perusahaan ini berkolaborasi dengan kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemanparekraf) yang sudah membuka lebar peluang untuk bekerja sama dalam hal meningkatkan okupansi di daerah-daerah wisata, khususnya di lima destinasi super prioritas.
Pemulihan berjalan lambat, tetapi pasti. Jika dahulu banyak memprediksi pemulihan akan berlangsung selama enam bulan, satu atau 2 tahun, hal itu menandakan ada kepastian, pariwisata akan kembali pulih. Pergerakan pemesanan semakin positif, khususnya di Tiket.com yang selalu berkolaborasi dengan pemerintah agar kebijakan perusahaan tidak berlawanan dengan pemerintah. Tiket.com tidak mempromosikan mudik, melainkan selalu menerapkan protokol kesehatan jika masyarakat berpergian. Sebab, pada peraturannya, masyarakat masih bisa bepergian pada periode Lebaran, bila sesuai dengan syarat yang berlaku.
(Oleh - IDS)
Petrosea Raih Kontrak Jasa Penambangan Rp 2,7 Triliun
Jakarta - PT Petrosea Tbk (PTRO) bersama dengan anak usahanya, PT Karya Bhumi Lestari (KBL), menandatangani kerja sama jasa pertambangan dengan PT Kartika Selabumi Mining (KSM) dan PT Palm Mas Asri di area tambang KSM di kota Bangun, Kutai Kartanergara, Kalimantan Timur. Nilai kontrak berjangka waktu tujuh tahun ini mencapai Rp 2,7 triliun. Di dalam perjanjian jasa pertambangan ini, Petrosea akan bertindak sebagai manajemen proyek dan KBL sebagai kontraktor, memiliki perkiraan target produksi sebesar 78,28 juta bcm volume lapisan tanah penutup dan 3,95 juta ton batu bara untuk durasi tujuh tahun sampai dengan 31 Desember 2027 dengan estimasi kontrak sebesar Rp 2,70 triliun.
KBL merupakan anak usaha Petrosea dengan kepemilikan 100% saham. Perusahaan tersebut memfokuskan bisnis pendukung perusahaan di sektor pertambangan dan konstruksi, khususnya pengadaan alat berat, yang selalu mengedepankan operational excellence dan service excellence. Petrosea berhasil mencetak peningkatan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 3,53% menjadi US$ 32,28 juta pada 2020 dibandingkan pencapaian tahun 2019 yang senilai US$ 31,18 juta. Perseroan juga berhasil meningkatkan posisi kas menjadi US$ 133,95 juta, naik 59,12% dari raihan tahun 2019. Petrosea mencatat penurunan total pendapatan sebesar 28,49% menjadi US$ 340,65 juta sebagai akibat pembatasan sosial yang diberlakukan di pasar internasional.
(Oleh - IDS)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









