;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Listing di AS, Valuasi Traveloka Bisa Capai US$ 5 M

12 Apr 2021

Jakarta - Traveloka dikabarkan dalam pembicaraan lanjutan untuk mencatatkan sahamnya (listing) di bursa Amerika Serikat (AS). AKsi tersebut bakal ditempuh melalui penggabungan usaha atau merger dengan special purpose acquisition company (SPAC), Bridgetown Holdings Ltd. Kesepakatan ini berpotensi membuat valuasi Traveloka menjadi sekitar US$ 5 miliar atau Rp 72,8 triliun. Bridgetown Holdings didukung oleh investor kawakan Silicon Valley dan Taipan Hong Kong. SPAC atau blank check company ini meraih dana IPO senilai US$ 595 juta dan tercatat di Nasdaq, AS, pada Oktober 2020.

Bridgetown Holdings didirikan untuk tujuan merger, pertukaran saham, akuisisi aset, pembelian saham, dan reorganisasi bisnis. Perseroan fokus pada sektor prospektif seperti teknologi, layanan keuangan,dan media di Asia Tenggara. Aksi SPAC diprediksi bakal semakin agresif memboyong unicorn asal Indonesia termasuk Grab, Bukalapak, dan Tokopedia. 

(Oleh - IDS)

Pengusaha Kurir Sambut Positif Subsidi Ongkir dari Pemerintah

12 Apr 2021

Chairman Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo), Muhammad Feriadi menyambut positif kebijakan pemerintah yang disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tentang subsidi ongkos kirim dalam Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) menjelang lebaran.

“Subsidi ongkir menurut kami akan meningkatkan transaksi yang akhirnya bisa meningkatkan volume kiriman bagi perusahaan jasa pengiriman,” ungkap Muhammad FeriadiFeriadi, saat dihubungi Sabtu (10/4).

Menurut Feriadi, menghadapi masa padat pengiriman barang, biasanya perusahaan jasa pengiriman anggota Asperindo telah melakukan persiapan seperti penambahan armada, SDM dan untuk melakukan booking space untuk moda transportasi udara.


Stimulus Free PPN 10 Persen Dongkrak Penyaluran KPR

12 Apr 2021

Penjaluran KPR (Kredit Pemilikan Rumah) BCA Surabaya di triwulan I tahun 2021 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding triwulan IV tahun 2020 lalu.

Selanjutnya di tahun 2021 ini, BCA kembali optimis penyaluran KPR akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Mulai 1 Februari hingga awal April 2021 ini, penyaluran KPR BCA Surabaya sudah mencapai Rp 3,3 triliun.

Indikasi pendorong tercapainya target itu antara lain dengan adanya stimulus free PPN 10 persen yang akan berlangsung hingga akhir Agustus 2021 mendatang, Kemudian suku bunga yang rendah dan penurunan angka penularan Covid 19 bersama dengan program vaksinasi nasional.


Kerja Sama Antardaerah, Kolaborasi Dagang Mulai Bangkit

12 Apr 2021

SURABAYA — Pemerintah daerah memacu aktivitas perdagangan guna menjaga denyut perekonomian tetap berdetak. Perdagangan antardaerah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan meskipun belum pulih sepenuhnya. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jatim Difi Ahmad Johansyah menilai kinerja ekspor antaradaerah tahun 2020 mengalami kontraksi cukup dalam dibandingkan dengan 2019. Keterpurukan ekonomi hampir di seluruh Provinsi di Indonesia akibat pandemi Covid-19 menjadi penyebabnya. Daya beli serta permintaan domestik terperosok cukup dalam. Selain itu, pemulihan perekonomian China yang lebih cepat dari perkiraan menyebabkan produk dari Negeri Panda memenuhi pasar domestik yang kian menekan kinerja ekspor impor antardaerah.

Berdasarkan data statistik itu, kinerja net ekspor antardaerah Jatim diperkirakan bakal meningkat sejalan dengan program vaksinasi Covid-19 serta penyaluran bantuan sosial yang berdampak pada peningkatan aktivitas korporasi dan rumah tangga. “Perbaikan kinerja ekspor antardaerah ini sejalan dengan berakhirnya kebijakan PSBB di berbagai wilayah di Indonesia serta penyaluran bantuan sosial, serta peningkatan kinerja mitra dagang domestik yang ditopang pembukaan sektor ekonomi dan penerapan normal baru,” katanya, Jumat (9/4). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan Malut selama ini menyuplai komoditas rempah-rempah, ternak, minyak kayu putih, hasil laut atau perikanan, serta nikel dan biji besi.

“Sebaliknya Jatim menyuplai komoditas seperti ayam beku, beras, bibit tanaman, jagung, pipa besi, serta bahan pangan untuk Malut,” katanya. Pada 2020, transaksi perdagangan Jatim ke Malut mencapai Rp1,3 triliun, sedangkan perdagangan dari Malut ke Jatim mencapai Rp930 miliar, sehingga Jatim mengalami surplus. “Market di Jatim sangat potensial dengan jumlah penduduk mencapai hampir 41 juta orang, dan banyak bahan baku industri yang dibutuhkan Jatim. Selain itu juga ada kerja sama bidang pertanian gapoktan Jatim belajar ke Malut dan sebaliknya,” ujar Khofifah. Misi dagang ke Malut dilakukan pada 8 April 2021. Dalam misi dagang itu, Jatim membawa 50 pelaku usaha, dan Malut membawa 100 pengusaha.

Adapun, pemda yang tengah membangun kerja sama antardaerah adalah Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan Provinsi Bali. Perjanjian kerja sama (PKS) di sektor strategis dalam pembangunan kedua daerah dan ditandatangani di Bali pada Rabu (31/3) oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Gubernur Bali Wayan Koster. Zulkieflimansyah menjelaskan kerja sama yang akan dibangun kedua pihak di beberapa sektor potensiyakni di sektor pariwisata, perindustrian, perhubungan, koperasi dan UMKM, kelautan dan perikanan, dan pertanian Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut meliputi promosi bagi produk Koperasi dan UMKM, pengembangan akses pemasaran produk UMKM kedua daerah. Kepala Bidang Pembinaan UMKM NTB Chalid Tomasdang Bulu belum lama ini menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk membangun jaringan koperasi dan UMKM.

(Oleh - HR1)

Investasi Startup, Arus Pendanaan Bakal Meningkat

12 Apr 2021

Bisnis, JAKARTA — Arus pendanaan untuk perusahaan rintisan atau startup di Indonesia diyakini meningkat pada kuartal II/2021 seiring dengan pemulihan ekonomi yang terus berjalan. Ketua Umum Asosiasi Startup Teknologi Indonesia (Atsindo) Handito Joewono mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara dengan program vaksinasi terbaik. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu magnet bagi para pemodal untuk berinvestasi di Tanah Air. “Pendanaan pada startup Indonesia akan makin meningkat dan terus membaik pada kuartal pertama, kedua, dan seterusnya dengan fenomena ini,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Minggu (11/4).

Selain faktor pemulihan ekonomi, agresifnya startup untuk menjadi unikorn selanjutnya di Tanah Air dinilai menjadi sentimen positif untuk meningkatkan minat pemodal. Bendahara Asosiasi Modal Ventura Seluruh Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani mengatakan sejumlah perusahaan rintisan berambisi untuk mencapai valuasi US$1 miliar. Menurutnya, beberapa pendana besar akan tetap melihat startup di bidang teknologi finansial (fintech) sebagai salah satu primadona yang disasar oleh investor mengingat aktivitas transaksi digital yang terus meningkat.

PT Mandiri Capital Indonesia meyakini aktivitas penyuntikan dana oleh pemodal pada kuartal II/2021 akan lebih agresif. Direktur Utama Mandiri Capital Eddi Danusaputro mengatakan bahwa perusahaan tengah melirik dua sektor untuk disuntikkan dana. Sementara itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan bahwa pendanaan startup diperkirakan masih akan terkontraksi lantaran para modal ventura cenderung wait and see. Selain itu, beberapa perusahaan juga akan didorong untuk secepatnya go public atau melantai di bursa mengingat valuasi dinilai cukup besar dan investor berharap segera mencetak profitabilitas.

(Oleh - HR1)

Regulator Harus Pelajari Perkembangan Fintech dan Mata Uang Kripto

11 Apr 2021

Komisaris Bursa Efek Indonesia Pandu Sjahrir berbicara mengenai perkembangan fintech dan prediksinya soal teknologi blockchain dan mata uang kripto.

Pandemi Covid-19 memunculkan adaptasi baru. Masyarakat menjadi semakin dekat dengan teknologi, khususnya sebagai alat pembayaran. Perusahaan teknologi keuangan atau financial technology (fintech) pun terus tumbuh dengan mengembangkan layanan baru. Pertarungan ketat di bisnis ini pun terbilang sengit. Di antara pemain utamanya yakni GoPay, OVO, ShopeePay, DANA, dan LinkAja.

“Otoritas harus bekerja sama dengan asosiasi fintech untuk membuat sistem investasi yang baik tapi juga penggunaannya terarah,” kata Komisaris Bursa Efek Indonesia Pandu Sjahrir dalam wawancara Bicara Data dengan Katadata.co.id, Rabu (7/4)

Selain membahas soal fintech, Pandu berbicara soal perkembangan dan maraknya pemakaian crytocurrency secara global. Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara maju lainnya dalam memakai mata uang kripto. Tapi pria kelahiran Boston, 17 Mei 1979, itu yakin dalam sepuluh tahun ke depan kondisinya akan berubah. “Ini seperti booming internet,” kata Pandu yang juga menjabat Komisaris Utama SEA Group.

(Oleh - HR1)  

Ramai Eks Petinggi OVO Hijrah ke Bank Aladin, Bagaimana Kinerjanya?

11 Apr 2021

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk yang akan berganti nama menjadi PT Bank Aladin Syariah Tbk menambah jajaran direksi. Tiga dari empat direksi baru yang ditunjuk pernah berkarier di PT Visionet Internasional atau OVO.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia akhir pekan ini, terdapat empat nama baru yang masuk dalam jajaran direksi Bank Net Syariah. Keempat jajaran direksi baru Bank Net Syariah ini akan resmi menjabat setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test Otoritas Jasa Keuangan.

Hijrahnya para eks petinggi OVO memicu kabar masuknya perusahaan financial technology tersebut ke Bank Net Syariah. Namun kabar ini tak dibantah atau dibenarkan oleh pihak OVO.

Head of Corporate Communication OVO Harumi Supit mengatakan pihaknya saat ini berfokus pada pengembangan layanan pembayaran digital dan sejumlah layanan lainnya, seperti investasi, asuransi dan pinjaman.

Saat ini, 60,55% saham Bank Net Syariah digenggam PT NTI Global Indonesia Tbk, 20,01% saham dikuasai Bortoli International Ltd, 6,18% dipegang Kasai Internasional Inc, dan sisanya publik.

 


Sosok Dyota Marsudi, Anak Menlu yang Jadi Presdir Bank Aladin

11 Apr 2021

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk pekan ini menetapkan perubahan nama perseroan serta merombak jajaran direksi dan komisaris.

Perusahaan yang akan berganti nama menjadi PT Bank Aladin Syariah Tbk ini bakal dipimpin oleh anak menteri luar negeri, Dyota Mahottama Marsudi.

Pria kelahiran 1989 ini juga merupakan co-founder startup Happy5 yang juga menjabat sebagai chief operating officer sejak 2016 hingga 2018. Happy5 bergerak di bidang software-as-a-service (SaaS) yang fokus pada sistem human capital management. Saat ini, Happy5 sudah digunakan oleh 60 ribu pegawai dari 24 perusahaan di Indonesia.

Bank Net Syariah resmi menggelar IPO pada 1 Februari 2021 dengan harga Rp 103 per saham . Hinga saat ini, harga sahamnya telah melesat hingga lebih dari 2.000%. Pada penutupan perdagangan pekan ini, harga saham yang berganti nama menjadi Bank Aladin Syariah mencapai Rp 2.890.


Mengais Untung di Lapangan Hijau

10 Apr 2021

Klub sepak bola menjadi ladang bisnis yang menjanjikan keuntungan.

JAKARTA – Sepak bola bukan lagi semata-mata olahraga atau hiburan. Gencarnya yang ditonton jutaan orang menjadi ladang bisnis yang menjanjikan cuan. Operator liga dan klub sepak bola pun sudah berevolusi menjadi korporasi, bahkan mampu menarik modal di bursa saham.

PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, yang mengelola Bali United, merupakan satu-satunya perusahaan sepak bola yang menjadi emiten Bursa Efek Indonesia. Emiten berkode BOLA itu melepas sahamnya ke public sejak Juni 2019. Saat melepas saham perdana atau initial public offering (IPO), BOLA meraup dana segar Rp. 350 miliar yang kemudian digunakan untuk pengembangan insfrastruktur serta lini bisnis lain, seperti periklanan, e-commerce, dan e-sport.

Kepada Tempo, Kepala Eksekutif BOLA, Yabes Taruni, mengakui bahwa pandemi Covid-19 menjadi tantangan terberat saat ini. Meski kondisi sulit, Yabes mengatakan akan mengembangkan usaha Bali United. Salah satunya melalui anak perusahaan yang bergerak di bisnis berbasis digital. “Contohnya membuat digital ads (iklan) dan produksi program,” ujar dia

(Oleh - HR1)

Investasi Duit Kripto Kian Menarik

10 Apr 2021

Investasi mata uang kripto makin diminati investor dalam negeri. Jumlah investor dan volume transaksi Cryptocurrency juga meningkat pesat. TKO berhasil mencetak penawaran 10,5 juta BNB, setara US$ 4,2 miliar, dengan jumlah partisipan 201. 406. Ini merupakan IEO rekor baru dalam negeri.

Sekadar info, TKO merupakan valas kripto besutan Tokocrypto yang didukung Binance, salah satu bursa cryptocurrency terbesar di dunia. TKO adalah proyek cryptocurrency Finance pertama di Indonesia, dan proyek kellma di 2021.

Teguh Kurniawan Harmanda, Chief Operations Officer Tokocrypto, menyebut, TKO juga mengalami kenaikan harga lebih dari 3.000% dalam 30 menit pertama listing di TokoCrypto. Jumat (9/4), TKO menduduki peringkat ke-233 di coinmarketcap. Per pukul 20.40 WIB, harga TKO berada di level Rp 32.200 per BNB.

Secara umum, perkembangan mata uang kripto di Indonesia memang signifikan. Vinsensius Sitepu, pengamat sekaligus investor cruyptocurrency mengamati, berdasarkan gencarnya promosi yang dilakukan bursa aset kripto di Indonesia, tidak heran perkembangan aset kripto di dalam negeri cukup tinggi. Ini juga didukung munculnya peraturan mengenai aset kripto oleh Bappebti.