;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Stimulus Bebas Ongkir Memantik Bisnis Logistik

08 Apr 2021

Pemerintah akan mengguyur stimulus senilai Rp 500 miliar untuk subsidi transaksi belanja online di marketplace. Dana subsidi tersebut berupa gratis ongkos kirim alias ongkir bagi pembelian produk pada saat belanja online menjelang H-10 dan H-5 Lebaran.

Co-founder Paxel, Zaldy Ilham Masita mengatakan Paxel belum bisa memproyeksikan berapa kenaikan transaksi dengan adanya subsidi tersebut. Hal itu lantaran belum ada detail rencana stimulus tadi. Namun yang pasti, menjelang Lebaran biasanya transaksi online akan meningkat hingga 40%.

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), pengelola ekspedisi Antareja, Selama ini, pada momentum bulan puasa Anteraja mencatatkan pertumbuhan volume pengiriman barang sekitar 30% dari bulan biasa.

Hingga akhir tahun 2021, Anteraja menargetkan rata-rata pengiriman bisa mencapai 400.000 parsel per hari. Saat ini, rata-rata volume pengiriman Anteraja berkisar 300.000 - 350.000 per hari.


IMF : Laju Kasus Covid-19 Ganjal Ekonomi Indonesia

08 Apr 2021

International Monetary Fund(IMF) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 4,3%. Angka ini lebih rendah dari proyeksi IMF sebelumnya sebesar 4,8%.

Padahal, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global tahun ini sebesar 6%, naik dari proyek sebelumnya sebesar 5,5%. Tahun depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan sebesar 5,8% dan pertumbuhan ekonomi global sebesar 4,4%.

Dalam laporan bertajuk World Economic Outlook, Managing Divergent Recoveries edisi April 2021, IMF melihat pemulihan ekonomi negara emerging dan negara Asia berkembang pada tahun ini cukup kuat dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,6%. Proyeksi tersebut lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya sebesar 8%.

Namun, kuatnya pemulihan ini tidak terjadi pada Malaysia dari Indonesia. Penyebabnya: angka kasus Covid-19 yang masih tinggi. Melansir data Satgas Covid-19, hingga Rabu (7/4) kemarin, ada tambahan 4.860 kasus baru yang terinfeksi korona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.547.376 kasus positif korona.

Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro (PKEM) Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Hidayat Anir menilai, kasus Covid-19 di Indonesia sudah menurun signifikan sejak akhir Januari 2021 dari kisaran 13.000 tambahan kasus per hari menjadi 5.000 kasus per hari.



Banyak Startup RI Bakal Merger dan Akuisisi untuk Raih Untung di 2022

08 Apr 2021

EY memperkirakan banyak startup di Indonesia merger dan akuisisi tahun ini untuk mengejar untung pada 2022. Ini juga didorong oleh banyaknya perusahaan yang beralih ke digital saat pandemi corona.  Perusahaan jasa profesional asal Inggris, Ernst & Young (EY) memperkirakan bahwa startup Indonesia masif merger dan akuisisi tahun ini. Ini bertujuan mendapatkan untung pada 2022. Dalam laporan berjudul EY Global Capital Confidence Barometer, 98% perusahaan meninjau strategi dan portofolio secara komprehensif selama pandemi corona. Mereka bakal berfokus pada investasi.

EY mencatat, upaya konsolidasi pada awalnya banyak dilakukan oleh perusahaan sektor mineral dan gas (migas). Namun, korporasi beralih ke digital selama pandemi corona. Oleh karena itu, tren merger dan akuisisi bergeser ke perusahaan teknologi termasuk startup.  "Industri 4.0 akan menjadi sasaran selanjutnya," ujar David. Alasan perusahaan mempertimbangkan merger dan akuisisi saat pandemi yakni meningkatkan profit. Langkah konsolidasi dinilai membantu mereka untuk pulih. "Menarik melihat perusahaan melakukan transformasi selama pandemi Covid-19," ujar Strategy and Transaction Leader EY Asean Vikram Chakravarty.  Laporan EY tersebut sejalan dengan riset PwC bertajuk Global M&A Industry Trends yang dirilis Maret lalu. PwC mencatat, volume merger dan akuisisi perusahaan teknologi global meningkat 34% secara tahunan (year on year/yoy) pada semester II tahun lalu. Dari sisi nilai, meningkat 118%.
 

 (Oleh - HR1)

Data Ekspor dan Tenaga Kerja Buktikan Industri Sawit Kebal Pandemi

08 Apr 2021

Industri kelapa sawit terus tumbuh di tengah pandemi Covid-19 tahun lalu. Menteri Koordinasi (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut kelapa sawit masih menjadi komoditas yang mempunyai peran strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Sebagai penghasil kelapa sawit terbesar di dunia, industri ini menyerap 16 juta tenaga kerja Indonesia. Selain itu, di tengah pandemi Covid-19, ekspor produk kelapa sawit masih tumbuh 13,6% hingga mencapai US$ 22,97 miliar.

Pertumbuhan ekspor diprediksi masih berlanjut karena tren penguatan harga minyak sawit. “Tren ini terus berlanjut di tahun 2021,” kata Airlangga dalam webinar Sustainable Palm Oil Development in Indonesia, Rabu, (7/2).

Airlangga mengatakan industri kelapa sawit memprioritaskan keseimbangan berbagai aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam melaksanakan rencana pembangunan jangka menengah Indonesia tahun 2020-2024. “Pembangunan berkelanjutan harus diutamakan dengan tujuan memberikan akses pembangunan yang adil dan inklusif serta menjaga lingkungan hidup. Sehingga mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari generasi ke generasi,” kata Menko Airlangga.

(Oleh - HR1)

Ada Tesla - Goldman, Kapitalisasi Bitcoin dan Uang Kripto Rp 29.000 T

08 Apr 2021

Bank asal Amerika Serikat (AS) Goldman Sachs dan Morgan Stanley berencana menawarkan investasi mata uang kripto (cryptocurrency), seperti bitcoin. Kapitalisasi pasarnya pun melonjak menjadi US$ 2 triliun atau sekitar Rp 29 kuadriliun per Senin (5/4).

CoinGecko dan Blockfolio menilai itu terjadi karena permintaan dari investor institusional dan ritel. Pada perdagangan Senin sore, kapitalisasi pasarnya pun mencapai US$ 2,02 triliun atau Rp 29.320 triliun.

Mata uang kripto lain yang harganya melonjak yakni ethereum. Harga cryptocurrency ini menyentuh rekor baru, yakni US$ 2.103 atau Rp 30,5 juta per koin. Kapitalisasi pasarnya pun mencapai US$ 244 miliar atau Rp 3.542 triliun.

Bitcoin telah meningkat lebih dari 100% sejak awal tahun, sementara ethereum naik hampir 190%. Keduanya secara besar-besaran mengungguli kelas aset tradisional, didukung oleh masuknya perusahaan arus utama dan investor besar, termasuk Tesla Inc dan BNY Mellon.


BI Dorong Ekonomi Digital Via FEKDI

08 Apr 2021

Bank Indonesia akan menggelar Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) di Upper Hills Convention Hall, Jl Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar pada Jumat (9/4) besok.

Direktur BI Sulsel, Iwan Setiawan mengatakan, kegiatan itu digelar sebagai perwujudan dari upaya digitalisasi sistem pembayaran di wilayah Sulawesi Selatan. Ia optimistis, festival ini dapat mengembangkan digitalisasi pembayaran ke seluruh wilayah kabupaten/kota di Sulsel.

Pada kesempatan sama, Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Ali Afthan menjelaskan secara teknis acara FEKDI nantinya. Kegiatan itu akan dihadiri Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dan kepala daerah di 25 kabupaten/kota di Sulsel.

Selain kepala daerah, pihaknya juga akan mengundang Pentahelix atau yang memiliki peran diantaranya Akademi, Bisnis, komunitas, pemerintah dan media. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Ovo hingga Tokopedia.


Pasar Properti Kian Membaik

08 Apr 2021

PT Ciputra Development Tbk kembali melanjutkan proyek CitraLand Vittorio di kawasan Wiyung dengan meresmikan Marketing Gallery dan penandatanganan bersama kontraktor yang akan melakukan pembangunan kontruksi.

Sutoto Yakobus, Senior DirectorPT Ciputra. Development Tbk, mengatakan, di triwulan I tahun 2021 ini, penjualan di Ciputra Group mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding periode yang sama tahun 2020 saat belum pandemi.

Indra Purnama, General Manager Citra Land Vittorio. menambahkan, penjualan unit apartemen di tower Alessandro sudah mencapai 70 persen. “Sehingga kami harus tindak lanjuti dengan mulai melakukan pembangunan,” ujar Indra.


Permenperin No.3/2021, Industri Jatim Persoalkan Beleid Gula Rafinasi

08 Apr 2021

JAKARTA — Sejumlah pelaku industri makanan dan minuman meminta pemerintah mencabut Peraturan Menteri Perindustrian No. 3/2021 tentang Jaminan Ketersediaan Bahan Baku Industri Gula dalam Rangka Pemenuhan Kebutuhan Gula Nasional. Adapun regulasi tersebut adalah aturan turunan dari Undang-Undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja. Ketua Forum Lintas Asosiasi Industri Pengguna Gula Rafinasi (FLAIPGR) Dwiat­moko Setiono mengatakan Permen­perin No. 3/2021 memaksa industri pengguna gula rafinasi hanya berhubungan dengan segelintir pelaku usaha yang izinnya terbit sebelum 25 Mei 2010.

Pelaku usaha yang dimaksud adalah 11 pabrikan yang tergabung dalam Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia atau AGRI. Kesebelas pabrik itu mayoritas berada di Banten sebanyak tujuh unit disusul Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Utara yang masing-masing memiliki satu pabrik. Oleh karena itu, Dwiatmoko menilai regulasi tersebut perlu dicabut karena tidak menjamin persaingan usaha yang sehat kepada semua industri, alih-alih menyebabkan kerugian pada industri pengguna. Kerugian itu bahkan belum menghitung sejumlah usaha yang berhenti di tengah pandemi ini.

Pengusaha mencatat kiprah industri Jawa Timur saat ini cukup penting mengingat berkontribusi 37,39% pada sektor manufaktur Nasional. Khusus industri makanan dan minuman, Jawa Timur mencatat porsi sekitar 38%. Ketua Asosiasi Pesantren Entrepre­neur Jawa Timur Muhammad Zaki menga­takan kondisi usaha kecil me­nengah di Jawa Timur saat ini sedang runtuh dan kesulitan. Bahkan, banyak pro­duksi terpaksa berhenti karena sulit mendapatkan gula rafinasi.

(Oleh - HR1)

Pemerintah Siapkan Subsidi Ongkir di Hari Belanja Nasional

08 Apr 2021

Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk mendorong konsumsi jelang Lebaran. Pemerintah menyatakan akan menggelar hari belanja nasional di mana pemerintah akan memberikan subsidi ongkos kirim (ongkir).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, terkait program tersebut pemerintah menyiapkan anggaran Rp 500 miliar.

“Pemerintah juga mendorong hari belanja nasional, di H-10 dan H-5 dimana untuk hari belanja nasional melalui online ditujukan untuk produk nasional dan pemerintah akan mensubsidi ongkos kirim sehingga pemerintah menyiapkan Rp 500 miliar,” katanya saat menyampaikan Hasil Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (7/4).

 


Neraca Perdagangan Luar Negeri Sumut Turun 34,25%

08 Apr 2021

Neraca perdagangan luar negeri Sumatera Utara bulan Februari 2021 mengalami surplus sebesar 313,44 juta dolar AS turun 34,25 % dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 476,72 juta dolar AS.

Kepala BPS ( Badan Pusat Statistik ) Propinsi Sumatera Utara Syech Suhaimi menyebutkan, Selasa (6/4), terjadi penurunan sebesar 14,39 % yaitu dari 366,12 juta dolar AS pada bulan Februari 2020 menjadi 313,44 juta dolar AS di bulan Februari 2021.