IMF : Laju Kasus Covid-19 Ganjal Ekonomi Indonesia
International Monetary Fund(IMF) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 4,3%. Angka ini lebih rendah dari proyeksi IMF sebelumnya sebesar 4,8%.
Padahal, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global tahun ini sebesar 6%, naik dari proyek sebelumnya sebesar 5,5%. Tahun depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan sebesar 5,8% dan pertumbuhan ekonomi global sebesar 4,4%.
Dalam laporan bertajuk World Economic Outlook, Managing Divergent Recoveries edisi April 2021, IMF melihat pemulihan ekonomi negara emerging dan negara Asia berkembang pada tahun ini cukup kuat dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,6%. Proyeksi tersebut lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya sebesar 8%.
Namun, kuatnya pemulihan ini tidak terjadi pada Malaysia dari Indonesia. Penyebabnya: angka kasus Covid-19 yang masih tinggi. Melansir data Satgas Covid-19, hingga Rabu (7/4) kemarin, ada tambahan 4.860 kasus baru yang terinfeksi korona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.547.376 kasus positif korona.
Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro (PKEM) Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Hidayat Anir menilai, kasus Covid-19 di Indonesia sudah menurun signifikan sejak akhir Januari 2021 dari kisaran 13.000 tambahan kasus per hari menjadi 5.000 kasus per hari.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023