Ekonomi
( 40733 )Investasi Ilegal Marak Bermunculan Selama Pandemi Covid-19
Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan Tirta Segara mengatakan keberadaan fintech dan investasi ilegal masih marak bermunculan di tengah pandemi Covid-19.
Menurutnya, sepanjang tahun 2020 hingga Februari 2021 Satgas Waspada Investasi telah menutup 390 kegiatan investasi ilegal yang berpotensi membahayakan masyarakat. Tak hanya investasi ilegal, SWI juga telah menutup 1.200 fintech ilegal dalam satu tahun terakhir, juga telah menutup sebanyak 92 gadai ilegal yang telah merugikan masyarakat.
Adapun OJK mencatat kerugian masyarakat akibat investasi ilegal mencapai Rp 114.9 trillun sejak 2011 hingga 2020.
LMKN Sebut Beda Usaha, Beda Tarif Royalti Lagu
Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) memastikan sudah ada perbedaan penghitungan royalti lagu dan musik di antara masing-masing jenis usaha. Ketentuan royalti ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik.
Ketentuan soal nilai komersil ini tertuang dalam pasal 3 pada PP 56. Pasal tersebut merinci 13 daftar layanan publik yang bersifat komersial, mulal dari seminar, restoran, kafe, konser musik, pesawat udara, sampai kamar hotel.
Sementara untuk membayar royalti, pengusaha tidak keberatan sama sekali, Sebab, pembayaran royalti ke LMKN sudah berjalan sejak 2016, dua tahun sejak UU Hak Cipta terbit Setelah PP 56 ini terbit, pembayaran royalti akan dilakukan seperti biasa.
Target Peremajaan 3.500 Hektar Sawit Rakyat
Program peremajaan sawit rakyat digulirkan kembali di Kalimantan Selatan dengan target seluas 3.500 hektar. Penyediaan bibit sawit yang baik dan besertifikat masih menjadi tantangan untuk keberhasilan program tersebut.
BANJARMASIN, KOMPAS — Peremajaan sawit rakyat seluas 3.500 hektar di Kalimantan Selatan ditargetkan tahun ini. Program peremajaan tanaman perkebunan itu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kelapa sawit dari perkebunan rakyat.
Peremajaan Sawit Rakyat atau PSR merupakan program dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian yang digulirkan sejak 2018. Dana untuk program peremajaan itu bersumber dari pungutan dana ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel Suparmi menuturkan, Kalsel telah memenuhi target program PSR 2018-2020 seluas 10.517 hektar. Tahun ini, program PSR kembali digulirkan dengan target seluas 3.500 ha. Sasarannya ada di lima kabupaten, yaitu Banjar dengan 1.000 ha, Tanah Bumbu (1.000 ha), Barito Kuala (500 ha), Tanah Laut (500 ha), dan Kotabaru (500 ha).
Ketua Tim PSR dari Kementerian Pertanian Agus Hartono menyampaikan, ada tiga sasaran program PSR, yaitu kelapa sawit yang berumur di atas 25 tahun, produksinya kurang dari 10 ton per hektar per tahun, dan benih yang tidak besertifikat.
”Secara nasional, target PSR adalah 180.000 ha per tahun sehingga kontribusi dari Kalsel masih sangat kecil,” ujarnya saat menghadiri acara penanaman sawit sebagai simbolis pelaksanaan program PSR di Desa Kait-Kait, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Senin (12/4/2021).
Karena itu, Agus minta agar semua elemen yang terkait dengan perkebunan di Kalsel mendukung program PSR. Tujuannya agar target programnya tak hanya seluas 3.500 ha, tetapi bisa mencapai 5.000 ha atau bahkan lebih dari itu.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Kalsel, perkebunan dengan luas tanam paling besar di Kalsel pada 2020 adalah kelapa sawit. Luas perkebunan kelapa sawit di Kalsel tercatat 425.932 ha dengan produksi 1.120.053 ton. Untuk perkebunan sawit rakyat luasnya mencapai 106.411 ha dengan produksi 244.084 ton.
(Oleh - HR1)
KKP Dorong Pemasaran Ikan Daring dan Luring
Berdasarkan analisis data tahun 2020 dan prognosis 2021, kementerian memperkirakan kebutuhan ikan selama April-Mei 2021 sebanyak 2,52 juta ton, sementara ketersediaannya 2,69 juta ton.
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Artati Widiarti, Selasa (13/4/2021), mengatakan, pihaknya bekerja sama untuk pemasaran daring, di antaranya dengan Tanihub, Aruna, Gojek, dan Grab.
Sementara pemasaran luring didorong melalui pasar tradisional, pasar ikan modern, atau tempat yang mudah dijangkau masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatanSetelah J&T, SiCepat Dinilai Berpeluang Jadi Unicorn Indonesia Ketujuh
J&T Express menjadi unicorn keenam Indonesia versi CB Insights. Startup logistik SiCepat dinilai berpeluang menjadi unicorn ketujuh Tanah Air.
Laporan CB Insights bertajuk ‘The Complete List of Unicorn Companies’ menunjukkan, J&T Express masuk dalam daftar unicorn keenam Indonesia. Startup logistik lain yang dinilai berpeluang menjadi unicorn yaitu SiCepat. Co-Founder sekaligus Managing Partner di Ideosource dan Gayo Capital Edward Ismawan Chamdani mengatakan, SiCepat berpotensi memiliki valuasi lebih dari US$ 1 miliar atau berstatus unicorn, setelah disuntik modal Tokopedia.
Tahun lalu, DealStreetAsia melaporkan bahwa Tokopedia melakukan investasi strategis di SiCepat untuk meningkatkan kapabilitas layanan pengiriman. Jika ini benar, Edward menilai bahwa kekuatan finansial startup logistik itu mempercepat perubahan status menjadi unicorn.
Pada Maret, SiCepat juga merampungkan pendanaan Seri B US$ 170 juta atau sekitar Rp 2,44 triliun. Investor yang berpartisipasi yakni Falcon House Partners, Kejora Capital, lembaga keuangan pembangunan Jerman DEG , Asia Based Insurer, MDI Ventures, Indies Capital, anak usaha Temasek Holdings yakni Pavilion Capital, Tri Hill, dan Daiwa Securities. Di satu sisi, sektor logistik semakin moncer saat pandemi corona. CEO Mandiri Capital Indonesia Eddi Danusaputro mengatakan, perusahaan rintisan di sektor ini tumbuh pesat didorong oleh kondisi geografis Indonesia.
Sejalan dengan perkembangan itu juga, CB Insights mencatat bahwa J&T telah menjadi unicorn. Valuasinya mencapai US$ 7,8 miliar atau mendekati skala decacorn US$ 10 miliar. Valuasinya mengalahkan Tokopedia (US$ 7 miliar), Bukalapak (US$ 3,5 miliar), Traveloka (US$ 3 miliar), dan OVO (US$ 2,9 miliar). Sejauh ini, baru Gojek yang berstatus decacorn di Indonesia
(Oleh - HR1)
Presiden Jokowi Ajak Jerman Bermitra untuk Wujudkan Transformasi Digital
JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak
negara Jerman untuk bermitra mewujudkan transformasi
digital di Indonesia. Sebagai kekuatan ekonomi terbesar di
Asia Tenggara, Indonesia kini telah menyiapkan roadmap
implementasi Making Indonesia 4.0.
“Saya ingin mengajak
Jerman untuk bermitra
mewujudkan transformasi
digital di Indonesia. Indonesia telah menyiapkan
roadmap implementasi
Making Indonesia 4.0,”
kata Presiden Jokowi, pada
pembukaan Hannover
Messe 2021 secara daring
dari Istana Negara, Jakarta,
Senin (12/4).
Hannover Messe merupakan pameran dagang
terkemuka dunia di bidang
teknologi industri dan telah
berlangsung selama 72 tahun. Pembukaan pameran
yang memiliki eksposur
internasional yang kuat
dibuka secara bersama oleh
Presiden Jokowi dan Kanselir Jerman Angela Merkel.
Keikutsertaan Indonesia
sebagai of ficial partner
country Hannover Messe
2021: Digital Edition
yang pertama dari Asean
didukung oleh 156 exhibitor yang terdiri atas kementerian dan lembaga,
Badan Usaha Milik Negara
(BUMN), perguruan tinggi, dan perusahaan swasta
nasional.
Presiden Jokowi mengatakan, tahun 2045, pada saat
Indonesia merayakan satu
abad kemerdekaan akan
menjadi tahun emas. “Ini
adalah visi besar Indonesia yang diwujudkan melalui Industri 4.0,” imbuhnya.
Ke depan, industri tersebut diprediksi akan berkontribusi terhadap PDB Indonesia senilai US$ 133 miliar pada 2025. “Didukung
185 juta penduduk yang
memiliki akses internet
terbesar keempat di dunia. Kemajuan Industri 4.0
akan menjadikan Indonesia top 10 economy global
tahun 2030,” kata Presiden
Jokowi.
Menurut dia, terdapat
tiga hal utama untuk mewujudkan harapan Indonesia
itu. Pertama, pada era Industri 4.0, penguatan sumber daya manusia (SDM)
mer upakan kebutuhan
karena Indonesia memiliki
bonus demografi.
(Oleh - HR1)
Perbaikan Penjualan Eceran Diindikasikan Berlanjut pada Maret 2021
JAKARTA – Hasil Survei Penjualan Eceran
(SPE) Bank Indonesia (BI) mengindikasikan terjadinya perbaikan kinerja penjualan
eceran secara bulanan pada Februari 2021.
Ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil
(IPR) yang tumbuh minus 2,7% (mtm) atau
membaik dibandingkan dengan minus 4,3%
(mtm) pada Januari 2021.
“Responden menyampaikan, perbaikan
tersebut didorong oleh permintaan masya rakat yang meningkat saat hari besar
ke agamaan dan nasional (HBKN) Imlek
dan libur nasional,” ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam
keterangan resmi bank sentral yang diterima
Investor Daily pada Senin (12/4).
Erwin menambahkan, perbaikan terjadi pada sebagian besar kelompok barang
seperti bahan bakar kendaraan bermotor,
perlengkapan rumah tangga lainnya, serta
suku cadang dan aksesoris.
Berdasarkan hasil SPE, responden memperkirakan peningkatan ini akan berlanjut
pada Maret 2021. Hal tersebut tercermin
dari IPR Maret 2021 yang diperkirakan tumbuh 2,9% (mtm) sejalan dengan permintaan
masyarakat yang meningkat di tengah
dukungan cuaca.
Perbaikan terjadi pada hampir seluruh
kelompok komoditas yang disurvei terutama
kelompok barang lainnya termasuk subkelompok sandang, kelompok bahan bakar
kendaraan bermotor, serta kelompok barang
budaya dan rekreasi.
Sementara dari sisi harga, responden
memperkirakan tekanan inflasi pada Mei
2021 relatif stabil sedangkan pada Agustus
2021 menurun.
(Oleh - HR1)
Bidik Investasi US$ 34,8 M, Kementerian ESDM Siapkan Langkah Strategis
JAKARTA- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mencapai target investasi di sektor ESDM pada tahun ini yang mencapai US$ 34,8 miliar atau meningkat dibanding tahun lalu yang mencapai US$ 25,8 miliar.
Menurut Sekretaris Jenderal
Kementerian ESDM Ego Syahrial
dalam webinar Energy and Mining
Editor Society (E2S) bertema Collaboration to Accelerate Investment,
Innovation and Technology in the
Energy and Mineral Resources Sector, di Jakarta, Senin (12/4), untuk
meningkatkan investasi di sektor
ESDM, pemerintah menyiapkan
tujuh kebijakan.
Per tama, mempromosikan
peluang investasi ke investor
dalam dan luar negeri. Kedua,
melakukan penyederhanaan perizinan dan kemudahan berusaha.
Ketiga, menerapkan pelayanan
perizinan terintegrasi secara elektronik (OSS). Hal ini dilakukan
sejalan dengan percepatan penerapan teknologi terutama di masa
pandemi.Keempat, memberikan
open access data sektror ESDM
mulai dari data produksi migas,
stok BBM, status ketenagalistrikan hingga capaian kinerja Kementerian ESDM per periodenya.
Kelima ialah pemberian insentif
berupa tax allowance, tax holiday,
fasilitas PPN dan PPnBM. Lalu
menjamin ketersediaan energi
untuk pembangunan nasional.
Kementerian ESDM juga mengusulkan perbaikan fiscal terms
di sektor migas berupa: Fasilitas
Perpajakan; Perbaikan split secara signifikan; Penetapan DMO
price yang menarik; Pembebasan
atau keringanan Branch Profit
Tax (BPT). “Selain itu pemerintah
juga menyiapkan rancangan perpres pembelian tenaga listrik EBT
agar lebih menarik,” pungkasnya
(Oleh - HR1
Platform Jual-Beli Bitcoin akan Melantai di Wall Street
Jakarta, CNN Indonesia -- Platform jual-beli uang kripto Coinbase menjadi perusahaan cryptocurrency pertama yang mencatatkan sahamnya di Wall Street. Coinbase akan terdaftar dengan kode COIN. Perkiraan nilai IPO masih bervariasi tergantung dengan metode penghitungan, tetapi kapitalisasi perusahaan diperkirakan mencapai US$70 juta hingga US$100 juta. Ini akan menjadi salah satu IPO terbesar sejak IPO Facebook pada 2012.
Coinbase memilih daftar langsung, yang tidak memungkinkannya mengumpulkan dana baru tetapi menawarkan pemegang saham saat ini, pendiri, karyawan, dan investor historis kesempatan untuk menjual saham mereka di pasar.
Spotify, Slack, Palantir dan Roblox juga telah menggunakan metode ini untuk debut Wall Street mereka. Hampir 115 juta saham Coinbase akan ditempatkan di pasar.
(Oleh - HR1)Pemulihan Ekonomi, Industri Kosmetik Genjot Omzet
Bisnis, JAKARTA — Industri kosmetik menargetkan dapat kembali meningkatkan penjualan secara signifikan pada 2021 setelah cenderung stagnan pada tahun lalu akibat pandemi Covid-19.
Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika (PPAK) Indonesia memproyeksikan penjualan pada tahun ini akan bertumbuh pada kisaran 7% menjadi US$7,45 juta dari tahun lalu senilai US$6,95 juta. Adapun, perolehan pada tahun lalu terbilang stagnan dan hanya sedikit beranjak dari realisasi 2019 senilai US$6,9 juta.Ketua Harian PPAK Kusuma Ida Anjani mengatakan saat ini industri kosmetik membagi dua kategori, yakni kosmetik yang terdiri dari makeup base dan dekoratif serta perawatan yang terdiri dari personal care dan skin care.Dia menyebut tren penjualan tahun lalu cenderung anomali. Alasannya, kategori kosmetik menurun tetapi perawatan home care justru meningkat.
Secara keseluruhan, Kusuma menilai perkembangan industri kosmetik terus berkembang dengan baik. Dalam 5 tahun terakhir, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat ada 185.290 produk kosmetik yang beredar di masyarakat.Data terakhir Kementerian Perindustrian pada 2018 ada 153 industri kosmetik baru skala kecil menengah (IKM). Angka itu mengakumulasi jumlah industri kosmetik secara keseluruhan menjadi 760 perusahaan, di mana 95% diisi oleh IKM dan hanya 5% industri skala besar. Sementara itu, penjualan secara daring tumbuh menjadi sekitar 21% dari sebelumnya yang hanya berada pada kisaran 14%.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan sektor kosmetik masih tumbuh signifikan pada 2020. Hal itu terlihat dari kinerja pertumbuhan industri kimia, farmasi, dan obat tradisional yang tumbuh 9,39% dan berkontribusi 1,92% terhadap produk domestik bruto (PDB).
(Oleh - HR1)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









