Ekonomi
( 40733 )Stimulus Free PPN 10 Persen Dongkrak Penyaluran KPR
Penjaluran KPR (Kredit Pemilikan Rumah) BCA Surabaya di triwulan I tahun 2021 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding triwulan IV tahun 2020 lalu.
Selanjutnya di tahun 2021 ini, BCA kembali optimis penyaluran KPR akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Mulai 1 Februari hingga awal April 2021 ini, penyaluran KPR BCA Surabaya sudah mencapai Rp 3,3 triliun.
Indikasi pendorong tercapainya target itu antara lain dengan adanya stimulus free PPN 10 persen yang akan berlangsung hingga akhir Agustus 2021 mendatang, Kemudian suku bunga yang rendah dan penurunan angka penularan Covid 19 bersama dengan program vaksinasi nasional.
Kerja Sama Antardaerah, Kolaborasi Dagang Mulai Bangkit
SURABAYA — Pemerintah daerah memacu aktivitas perdagangan guna menjaga denyut perekonomian tetap berdetak. Perdagangan antardaerah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan meskipun belum pulih sepenuhnya. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jatim Difi Ahmad Johansyah menilai kinerja ekspor antaradaerah tahun 2020 mengalami kontraksi cukup dalam dibandingkan dengan 2019. Keterpurukan ekonomi hampir di seluruh Provinsi di Indonesia akibat pandemi Covid-19 menjadi penyebabnya. Daya beli serta permintaan domestik terperosok cukup dalam. Selain itu, pemulihan perekonomian China yang lebih cepat dari perkiraan menyebabkan produk dari Negeri Panda memenuhi pasar domestik yang kian menekan kinerja ekspor impor antardaerah.
Berdasarkan data statistik itu, kinerja net ekspor antardaerah Jatim diperkirakan bakal meningkat sejalan dengan program vaksinasi Covid-19 serta penyaluran bantuan sosial yang berdampak pada peningkatan aktivitas korporasi dan rumah tangga. “Perbaikan kinerja ekspor antardaerah ini sejalan dengan berakhirnya kebijakan PSBB di berbagai wilayah di Indonesia serta penyaluran bantuan sosial, serta peningkatan kinerja mitra dagang domestik yang ditopang pembukaan sektor ekonomi dan penerapan normal baru,” katanya, Jumat (9/4). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan Malut selama ini menyuplai komoditas rempah-rempah, ternak, minyak kayu putih, hasil laut atau perikanan, serta nikel dan biji besi.
“Sebaliknya Jatim menyuplai komoditas seperti ayam beku, beras, bibit tanaman, jagung, pipa besi, serta bahan pangan untuk Malut,” katanya. Pada 2020, transaksi perdagangan Jatim ke Malut mencapai Rp1,3 triliun, sedangkan perdagangan dari Malut ke Jatim mencapai Rp930 miliar, sehingga Jatim mengalami surplus. “Market di Jatim sangat potensial dengan jumlah penduduk mencapai hampir 41 juta orang, dan banyak bahan baku industri yang dibutuhkan Jatim. Selain itu juga ada kerja sama bidang pertanian gapoktan Jatim belajar ke Malut dan sebaliknya,” ujar Khofifah. Misi dagang ke Malut dilakukan pada 8 April 2021. Dalam misi dagang itu, Jatim membawa 50 pelaku usaha, dan Malut membawa 100 pengusaha.
Adapun, pemda yang tengah membangun kerja sama antardaerah adalah Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan Provinsi Bali. Perjanjian kerja sama (PKS) di sektor strategis dalam pembangunan kedua daerah dan ditandatangani di Bali pada Rabu (31/3) oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Gubernur Bali Wayan Koster. Zulkieflimansyah menjelaskan kerja sama yang akan dibangun kedua pihak di beberapa sektor potensiyakni di sektor pariwisata, perindustrian, perhubungan, koperasi dan UMKM, kelautan dan perikanan, dan pertanian Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut meliputi promosi bagi produk Koperasi dan UMKM, pengembangan akses pemasaran produk UMKM kedua daerah. Kepala Bidang Pembinaan UMKM NTB Chalid Tomasdang Bulu belum lama ini menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk membangun jaringan koperasi dan UMKM.
(Oleh - HR1)
Investasi Startup, Arus Pendanaan Bakal Meningkat
Bisnis, JAKARTA — Arus pendanaan untuk perusahaan rintisan atau startup di Indonesia diyakini meningkat pada kuartal II/2021 seiring dengan pemulihan ekonomi yang terus berjalan. Ketua Umum Asosiasi Startup Teknologi Indonesia (Atsindo) Handito Joewono mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara dengan program vaksinasi terbaik. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu magnet bagi para pemodal untuk berinvestasi di Tanah Air. “Pendanaan pada startup Indonesia akan makin meningkat dan terus membaik pada kuartal pertama, kedua, dan seterusnya dengan fenomena ini,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Minggu (11/4).
Selain faktor pemulihan ekonomi, agresifnya startup untuk menjadi unikorn selanjutnya di Tanah Air dinilai menjadi sentimen positif untuk meningkatkan minat pemodal. Bendahara Asosiasi Modal Ventura Seluruh Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani mengatakan sejumlah perusahaan rintisan berambisi untuk mencapai valuasi US$1 miliar. Menurutnya, beberapa pendana besar akan tetap melihat startup di bidang teknologi finansial (fintech) sebagai salah satu primadona yang disasar oleh investor mengingat aktivitas transaksi digital yang terus meningkat.
PT Mandiri Capital Indonesia meyakini aktivitas penyuntikan dana oleh pemodal pada kuartal II/2021 akan lebih agresif. Direktur Utama Mandiri Capital Eddi Danusaputro mengatakan bahwa perusahaan tengah melirik dua sektor untuk disuntikkan dana. Sementara itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan bahwa pendanaan startup diperkirakan masih akan terkontraksi lantaran para modal ventura cenderung wait and see. Selain itu, beberapa perusahaan juga akan didorong untuk secepatnya go public atau melantai di bursa mengingat valuasi dinilai cukup besar dan investor berharap segera mencetak profitabilitas.
(Oleh - HR1)
Regulator Harus Pelajari Perkembangan Fintech dan Mata Uang Kripto
Komisaris Bursa Efek Indonesia Pandu Sjahrir berbicara mengenai perkembangan fintech dan prediksinya soal teknologi blockchain dan mata uang kripto.
Pandemi Covid-19 memunculkan adaptasi baru. Masyarakat menjadi semakin dekat dengan teknologi, khususnya sebagai alat pembayaran. Perusahaan teknologi keuangan atau financial technology (fintech) pun terus tumbuh dengan mengembangkan layanan baru. Pertarungan ketat di bisnis ini pun terbilang sengit. Di antara pemain utamanya yakni GoPay, OVO, ShopeePay, DANA, dan LinkAja.
“Otoritas harus bekerja sama dengan asosiasi fintech untuk membuat sistem investasi yang baik tapi juga penggunaannya terarah,” kata Komisaris Bursa Efek Indonesia Pandu Sjahrir dalam wawancara Bicara Data dengan Katadata.co.id, Rabu (7/4)
Selain membahas soal fintech, Pandu berbicara soal perkembangan dan maraknya pemakaian crytocurrency secara global. Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara maju lainnya dalam memakai mata uang kripto. Tapi pria kelahiran Boston, 17 Mei 1979, itu yakin dalam sepuluh tahun ke depan kondisinya akan berubah. “Ini seperti booming internet,” kata Pandu yang juga menjabat Komisaris Utama SEA Group.
(Oleh - HR1)
Ramai Eks Petinggi OVO Hijrah ke Bank Aladin, Bagaimana Kinerjanya?
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk yang akan berganti nama menjadi PT Bank Aladin Syariah Tbk menambah jajaran direksi. Tiga dari empat direksi baru yang ditunjuk pernah berkarier di PT Visionet Internasional atau OVO.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia akhir pekan ini, terdapat empat nama baru yang masuk dalam jajaran direksi Bank Net Syariah. Keempat jajaran direksi baru Bank Net Syariah ini akan resmi menjabat setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test Otoritas Jasa Keuangan.
Hijrahnya para eks petinggi OVO memicu kabar masuknya perusahaan financial technology tersebut ke Bank Net Syariah. Namun kabar ini tak dibantah atau dibenarkan oleh pihak OVO.
Head of Corporate Communication OVO Harumi Supit mengatakan pihaknya saat ini berfokus pada pengembangan layanan pembayaran digital dan sejumlah layanan lainnya, seperti investasi, asuransi dan pinjaman.
Saat ini, 60,55% saham Bank Net Syariah digenggam PT NTI Global Indonesia Tbk, 20,01% saham dikuasai Bortoli International Ltd, 6,18% dipegang Kasai Internasional Inc, dan sisanya publik.
Sosok Dyota Marsudi, Anak Menlu yang Jadi Presdir Bank Aladin
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk pekan ini menetapkan perubahan nama perseroan serta merombak jajaran direksi dan komisaris.
Perusahaan yang akan berganti nama menjadi PT Bank Aladin Syariah Tbk ini bakal dipimpin oleh anak menteri luar negeri, Dyota Mahottama Marsudi.
Pria kelahiran 1989 ini juga merupakan co-founder startup Happy5 yang juga menjabat sebagai chief operating officer sejak 2016 hingga 2018. Happy5 bergerak di bidang software-as-a-service (SaaS) yang fokus pada sistem human capital management. Saat ini, Happy5 sudah digunakan oleh 60 ribu pegawai dari 24 perusahaan di Indonesia.
Bank Net Syariah resmi menggelar IPO pada 1 Februari 2021 dengan harga Rp 103 per saham . Hinga saat ini, harga sahamnya telah melesat hingga lebih dari 2.000%. Pada penutupan perdagangan pekan ini, harga saham yang berganti nama menjadi Bank Aladin Syariah mencapai Rp 2.890.
Mengais Untung di Lapangan Hijau
Klub sepak bola menjadi ladang bisnis yang menjanjikan keuntungan.
JAKARTA – Sepak bola bukan lagi semata-mata olahraga atau hiburan. Gencarnya yang ditonton jutaan orang menjadi ladang bisnis yang menjanjikan cuan. Operator liga dan klub sepak bola pun sudah berevolusi menjadi korporasi, bahkan mampu menarik modal di bursa saham.
PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, yang mengelola Bali United, merupakan satu-satunya perusahaan sepak bola yang menjadi emiten Bursa Efek Indonesia. Emiten berkode BOLA itu melepas sahamnya ke public sejak Juni 2019. Saat melepas saham perdana atau initial public offering (IPO), BOLA meraup dana segar Rp. 350 miliar yang kemudian digunakan untuk pengembangan insfrastruktur serta lini bisnis lain, seperti periklanan, e-commerce, dan e-sport.
Kepada Tempo, Kepala Eksekutif BOLA, Yabes Taruni, mengakui bahwa pandemi Covid-19 menjadi tantangan terberat saat ini. Meski kondisi sulit, Yabes mengatakan akan mengembangkan usaha Bali United. Salah satunya melalui anak perusahaan yang bergerak di bisnis berbasis digital. “Contohnya membuat digital ads (iklan) dan produksi program,” ujar dia
(Oleh - HR1)Investasi Duit Kripto Kian Menarik
Investasi mata uang kripto makin diminati investor dalam negeri. Jumlah investor dan volume transaksi Cryptocurrency juga meningkat pesat. TKO berhasil mencetak penawaran 10,5 juta BNB, setara US$ 4,2 miliar, dengan jumlah partisipan 201. 406. Ini merupakan IEO rekor baru dalam negeri.
Sekadar info, TKO merupakan valas kripto besutan Tokocrypto yang didukung Binance, salah satu bursa cryptocurrency terbesar di dunia. TKO adalah proyek cryptocurrency Finance pertama di Indonesia, dan proyek kellma di 2021.
Teguh Kurniawan Harmanda, Chief Operations Officer Tokocrypto, menyebut, TKO juga mengalami kenaikan harga lebih dari 3.000% dalam 30 menit pertama listing di TokoCrypto. Jumat (9/4), TKO menduduki peringkat ke-233 di coinmarketcap. Per pukul 20.40 WIB, harga TKO berada di level Rp 32.200 per BNB.
Secara umum, perkembangan mata uang kripto di Indonesia memang signifikan. Vinsensius Sitepu, pengamat sekaligus investor cruyptocurrency mengamati, berdasarkan gencarnya promosi yang dilakukan bursa aset kripto di Indonesia, tidak heran perkembangan aset kripto di dalam negeri cukup tinggi. Ini juga didukung munculnya peraturan mengenai aset kripto oleh Bappebti.
Kantong Taipan Kian Tebal
Pundi-pundi kekayaan mayoritas taipan Indonesia yang masuk dalam daftar Forbes Billionaires 2021 kian melimpah sejalan dengan geliat pemulihan ekonomi. Peningkatan kekayaan tersebut berpotensi berlanjut sejalan dengan prospek kenaikan harga saham dan strategi memacu kinerja emiten-emiten yang terafiliasi dengan konglomerat. Dalam daftar yang dirilis majalah Forbes setiap tahunnya ini, sebanyak 18 pengusaha Indonesia masuk dalam jajaran konglomerat dunia yang memiliki kekayaan bersih lebih dari US$1 miliar pada 2021.
Gelar orang terkaya di Indonesia masih digenggam oleh dua bersaudara pemilik Grup Djarum, Budi Hartono dan Michael Hartono dengan kekayaan bersih masing-masing US$20,5 miliar dan US$19,7 miliar. Taipan yang terafiliasi dengan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) itu membukukan kenaikan nilai kekayaan bersih yang cukup signifikan. Harta Budi Hartono naik 50,74% dari US$13,6 miliar pada 2020 dan kekayaan bersih Michael Hartono tumbuh 51,54% dari US$13 miliar pada tahun lalu. Tak hanya dua orang terkaya ke-86 dan ke-89 sejagat itu, sejumlah taipan lain juga membukukan kenaikan nilai kekayaan bersih di tengah pandemi Covid-19.
Presiden Direktur Bank Central Asia Jahja Setiaatmadja mengatakan perseroan terus menganalisa segmen pasar yang cocok untuk dibiayai melalui Digital BCA. Kehadiran bank digital itu diyakini membuat penetrasi bisnis perbankan milik Grup Djarum makin kencang. PT Barito Pacific Tbk. dan anak usahanya PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. juga siap menangkap peluang untuk memacu kinerja keuangan pada tahun ini. Dua korporasi itu terafiliasi dengan orang terkaya ke-3 di Indonesia, Prajogo Pangestu dengan total kekayaan bersih US$6,5 miliar. “Kalau ekonomi Indonesia bagus, kinerja kami pasti ikut bagus,” ujar Direktur Utama Barito Pacific Agus Pangestu, kepada Bisnis, Kamis (8/4).
Menyusul PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) yang terafiliasi dengan T. P. Rachmat pun melihat adanya pemulihan kinerjanya pada tahun ini. Presdir Adaro Energy Garibaldi Thohir menuturkan, prospek pemulihan ekonomi global berdampak positif pada industri keseluruhan.Sementara itu, entitas bisnis properti milik Mochtar Riady dan keluarga, PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) membukukan peningkatan kinerja dalam 3 bulan pertama tahun ini yang tecermin lewat raihan marketing sales yang melonjak 86,34% secara tahunan menjadi Rp1,31 triliun sepanjang kuartal I/2021. Direktur Keuangan Lippo Karawaci Yudhistira Rusli mengatakan meredanya pandemi Covid-19 dan membaiknya iklim investasi di Tanah Air menjadi katalis kinerja perseroan untuk mencapai target marketing sales Rp3,5 triliun pada 2021.
CEO sekaligus Pemilik MNC Grup Hary Tanoesoedibjo, sebelumnya, menyatakan optimismenya terhadap prospek pemulihan ekonomi Indonesia. Hal itu mendasari langkah Grup MNC untuk berinvestasi besar di proyek MNC Lido City dengan estimasi kebutuhan belanja modal Rp12,7 triliun dalam jangka panjang.
(Oleh - HR1)
Industri Otomotif, Prospek Cerah Pasar Sepeda Motor Listrik
Bisnis, JAKARTA — PT Wika Industri Manufaktur optimistis pasar sepeda motor listrik di Tanah Air akan berkembang dengan pesat seiring dengan makin berkembangnya minat masyarakat. Adapun, perseroan yang memiliki pabrik di Kawasan Industri Wika, Cileungsi, Jawa Barat, ini memiliki kapasitas produksi sekitar 200 unit motor listrik per hari. GM Sales dan Marketing Wika Industri Manufaktur Abdullah Alwi mengatakan kendati belum menjadi produk yang familiar di masyarakat, perseroan optimistis motor listrik akan menjadi produk pilihan masa depan di Indonesia. Belum lagi, sejumlah dukungan pengembangan listrik juga telah dilakukan khususnya oleh pemerintah.
Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong pengoperasian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Indonesia. Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari mengatakan bahwa SPKLU merupakan peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan, baik oleh produsen dalam negeri maupun badan usaha.
(Oleh - HR1)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









