Ekonomi
( 40733 )Banyak Startup RI Bakal Merger dan Akuisisi untuk Raih Untung di 2022
EY memperkirakan banyak startup di Indonesia merger dan akuisisi tahun ini untuk mengejar untung pada 2022. Ini juga didorong oleh banyaknya perusahaan yang beralih ke digital saat pandemi corona. Perusahaan jasa profesional asal Inggris, Ernst & Young (EY) memperkirakan bahwa startup Indonesia masif merger dan akuisisi tahun ini. Ini bertujuan mendapatkan untung pada 2022. Dalam laporan berjudul EY Global Capital Confidence Barometer, 98% perusahaan meninjau strategi dan portofolio secara komprehensif selama pandemi corona. Mereka bakal berfokus pada investasi.
EY mencatat, upaya konsolidasi pada awalnya banyak dilakukan oleh perusahaan sektor mineral dan gas (migas). Namun, korporasi beralih ke digital selama pandemi corona. Oleh karena itu, tren merger dan akuisisi bergeser ke perusahaan teknologi termasuk startup. "Industri 4.0 akan menjadi sasaran selanjutnya," ujar David. Alasan perusahaan mempertimbangkan merger dan akuisisi saat pandemi yakni meningkatkan profit. Langkah konsolidasi dinilai membantu mereka untuk pulih. "Menarik melihat perusahaan melakukan transformasi selama pandemi Covid-19," ujar Strategy and Transaction Leader EY Asean Vikram Chakravarty.
Laporan EY tersebut sejalan dengan riset PwC bertajuk Global M&A Industry Trends yang dirilis Maret lalu. PwC mencatat, volume merger dan akuisisi perusahaan teknologi global meningkat 34% secara tahunan (year on year/yoy) pada semester II tahun lalu. Dari sisi nilai, meningkat 118%.
(Oleh - HR1)
Data Ekspor dan Tenaga Kerja Buktikan Industri Sawit Kebal Pandemi
Industri kelapa sawit terus tumbuh di tengah pandemi Covid-19 tahun lalu. Menteri Koordinasi (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut kelapa sawit masih menjadi komoditas yang mempunyai peran strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Sebagai penghasil kelapa sawit terbesar di dunia, industri ini menyerap 16 juta tenaga kerja Indonesia. Selain itu, di tengah pandemi Covid-19, ekspor produk kelapa sawit masih tumbuh 13,6% hingga mencapai US$ 22,97 miliar.
Pertumbuhan ekspor diprediksi masih berlanjut karena tren penguatan harga minyak sawit. “Tren ini terus berlanjut di tahun 2021,” kata Airlangga dalam webinar Sustainable Palm Oil Development in Indonesia, Rabu, (7/2).
Airlangga mengatakan industri kelapa sawit memprioritaskan keseimbangan berbagai aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam melaksanakan rencana pembangunan jangka menengah Indonesia tahun 2020-2024. “Pembangunan berkelanjutan harus diutamakan dengan tujuan memberikan akses pembangunan yang adil dan inklusif serta menjaga lingkungan hidup. Sehingga mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari generasi ke generasi,” kata Menko Airlangga.
(Oleh - HR1)
Ada Tesla - Goldman, Kapitalisasi Bitcoin dan Uang Kripto Rp 29.000 T
Bank asal Amerika Serikat (AS) Goldman Sachs dan Morgan Stanley berencana menawarkan investasi mata uang kripto (cryptocurrency), seperti bitcoin. Kapitalisasi pasarnya pun melonjak menjadi US$ 2 triliun atau sekitar Rp 29 kuadriliun per Senin (5/4).
CoinGecko dan Blockfolio menilai itu terjadi karena permintaan dari investor institusional dan ritel. Pada perdagangan Senin sore, kapitalisasi pasarnya pun mencapai US$ 2,02 triliun atau Rp 29.320 triliun.
Mata uang kripto lain yang harganya melonjak yakni ethereum. Harga cryptocurrency ini menyentuh rekor baru, yakni US$ 2.103 atau Rp 30,5 juta per koin. Kapitalisasi pasarnya pun mencapai US$ 244 miliar atau Rp 3.542 triliun.
Bitcoin telah meningkat lebih dari 100% sejak awal tahun, sementara ethereum naik hampir 190%. Keduanya secara besar-besaran mengungguli kelas aset tradisional, didukung oleh masuknya perusahaan arus utama dan investor besar, termasuk Tesla Inc dan BNY Mellon.
BI Dorong Ekonomi Digital Via FEKDI
Bank Indonesia akan menggelar Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) di Upper Hills Convention Hall, Jl Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar pada Jumat (9/4) besok.
Direktur BI Sulsel, Iwan Setiawan mengatakan, kegiatan itu digelar sebagai perwujudan dari upaya digitalisasi sistem pembayaran di wilayah Sulawesi Selatan. Ia optimistis, festival ini dapat mengembangkan digitalisasi pembayaran ke seluruh wilayah kabupaten/kota di Sulsel.
Pada kesempatan sama, Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Ali Afthan menjelaskan secara teknis acara FEKDI nantinya. Kegiatan itu akan dihadiri Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dan kepala daerah di 25 kabupaten/kota di Sulsel.
Selain kepala daerah, pihaknya juga akan mengundang Pentahelix atau yang memiliki peran diantaranya Akademi, Bisnis, komunitas, pemerintah dan media. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Ovo hingga Tokopedia.
Pasar Properti Kian Membaik
PT Ciputra Development Tbk kembali melanjutkan proyek CitraLand Vittorio di kawasan Wiyung dengan meresmikan Marketing Gallery dan penandatanganan bersama kontraktor yang akan melakukan pembangunan kontruksi.
Sutoto Yakobus, Senior DirectorPT Ciputra. Development Tbk, mengatakan, di triwulan I tahun 2021 ini, penjualan di Ciputra Group mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding periode yang sama tahun 2020 saat belum pandemi.
Indra Purnama, General Manager Citra Land Vittorio. menambahkan, penjualan unit apartemen di tower Alessandro sudah mencapai 70 persen. “Sehingga kami harus tindak lanjuti dengan mulai melakukan pembangunan,” ujar Indra.
Permenperin No.3/2021, Industri Jatim Persoalkan Beleid Gula Rafinasi
JAKARTA — Sejumlah pelaku industri makanan dan minuman meminta pemerintah mencabut Peraturan Menteri Perindustrian No. 3/2021 tentang Jaminan Ketersediaan Bahan Baku Industri Gula dalam Rangka Pemenuhan Kebutuhan Gula Nasional. Adapun regulasi tersebut adalah aturan turunan dari Undang-Undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja. Ketua Forum Lintas Asosiasi Industri Pengguna Gula Rafinasi (FLAIPGR) Dwiatmoko Setiono mengatakan Permenperin No. 3/2021 memaksa industri pengguna gula rafinasi hanya berhubungan dengan segelintir pelaku usaha yang izinnya terbit sebelum 25 Mei 2010.
Pelaku usaha yang dimaksud adalah 11 pabrikan yang tergabung dalam Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia atau AGRI. Kesebelas pabrik itu mayoritas berada di Banten sebanyak tujuh unit disusul Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Utara yang masing-masing memiliki satu pabrik. Oleh karena itu, Dwiatmoko menilai regulasi tersebut perlu dicabut karena tidak menjamin persaingan usaha yang sehat kepada semua industri, alih-alih menyebabkan kerugian pada industri pengguna. Kerugian itu bahkan belum menghitung sejumlah usaha yang berhenti di tengah pandemi ini.
Pengusaha mencatat kiprah industri Jawa Timur saat ini cukup penting mengingat berkontribusi 37,39% pada sektor manufaktur Nasional. Khusus industri makanan dan minuman, Jawa Timur mencatat porsi sekitar 38%. Ketua Asosiasi Pesantren Entrepreneur Jawa Timur Muhammad Zaki mengatakan kondisi usaha kecil menengah di Jawa Timur saat ini sedang runtuh dan kesulitan. Bahkan, banyak produksi terpaksa berhenti karena sulit mendapatkan gula rafinasi.
(Oleh - HR1)
Pemerintah Siapkan Subsidi Ongkir di Hari Belanja Nasional
Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk mendorong konsumsi jelang Lebaran. Pemerintah menyatakan akan menggelar hari belanja nasional di mana pemerintah akan memberikan subsidi ongkos kirim (ongkir).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, terkait program tersebut pemerintah menyiapkan anggaran Rp 500 miliar.
“Pemerintah juga mendorong hari belanja nasional, di H-10 dan H-5 dimana untuk hari belanja nasional melalui online ditujukan untuk produk nasional dan pemerintah akan mensubsidi ongkos kirim sehingga pemerintah menyiapkan Rp 500 miliar,” katanya saat menyampaikan Hasil Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (7/4).
Neraca Perdagangan Luar Negeri Sumut Turun 34,25%
Neraca perdagangan luar negeri Sumatera Utara bulan Februari 2021 mengalami surplus sebesar 313,44 juta dolar AS turun 34,25 % dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 476,72 juta dolar AS.
Kepala BPS ( Badan Pusat Statistik ) Propinsi Sumatera Utara Syech Suhaimi menyebutkan, Selasa (6/4), terjadi penurunan sebesar 14,39 % yaitu dari 366,12 juta dolar AS pada bulan Februari 2020 menjadi 313,44 juta dolar AS di bulan Februari 2021.
Ada Celah Tekan Gula Petani
Pemerintah membuka peluang bagi industri gula berbasis tebu untuk mengimpor gula mentah guna memenuhi kebutuhan gula konsumsi masyarakat. Regulasi itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Jaminan Ketersediaan Bahan Baku Industri Gula Dalam Rangka Pemenuhan Kebutuhan Gula Nasional.
Sebelumnya, kalangan petani memprotes tingginya alokasi impor gula yang diizinkan pemerintah. Menurut Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) M Nur Khabsyin, rencana impor gula mentah untuk memproduksi gula konsumsi sepanjang Januari-Mei 2021 akan mencapai 646.944 ton, sementara impor GKP 150.000 ton (Kompas, 12/3/2021).
Dengan stok awal tahun 2021 sekitar 800.000 ton, kata dia, jumlah impor itu dinilai terlalu besar. Volume impor semestinya hanya sekitar 300.000 ton untuk pemenuhan kebutuhan Mei hingga pertengahan Juni 2021 atau hingga musim giling tebu tiba tahun ini.
Selain itu, regulasi baru dikhawatirkan memicu dampak lain, yakni terganggunya pasokan gula rafinasi di sebagian industri pengguna.
Menurut Kementerian Perindustrian, alokasi kebutuhan gula rafinasi untuk industri makanan-minuman dan farmasi sepanjang 2021 mencapai 3,116 juta ton atau setara 3,315 juta ton gula mentah. Sebanyak 1,935 juta ton di antaranya akan direalisasikan sepanjang semester I-2021.
Faktor Pandemi dan Pasokan Tekan Okupansi Ruang Kantor
Tren sewa ruang perkantoran di Jakarta diproyeksikan terus menurun karena dampak pandemi Covid-19. Okupansi perkantoran kian tertekan oleh pasokan ruang kantor yang berlebih sampai tahun 2022. Namun, peluang baru muncul di bisnis ruang kerja bersama atau coworking space.
Pada 2021, tambahan ruang perkantoran diproyeksikan mencapai 231.857 meter persegi atau naik 9,2 persen dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 212.247 meter persegi. Pasokan terbanyak ada di kawasan pusat bisnis (CBD) Jakarta. Pada triwulan I (Januari-Maret) 2021, dua gedung perkantoran di Jakarta mulai beroperasi, yakni Menara Binakarsa di CBD serta Menara Tendean di luar CBD.
Data Colliers International Indonesia, tren penurunan ruang sewa perkantoran mulai terlihat sejak tahun 2013. Pada 2013, rata-rata okupansi ruang perkantoran mencapai 95,3 persen, kemudian menurun pada tahun-tahun berikutnya. Pada 2020, tingkat okupansi ruang perkantoran hanya 80,6 persen, sementara pada 2021 diperkirakan 77,9 persen dan tahun 2022 turun lagi ke level 77,7 persen.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









