Ekonomi
( 40487 )Kawasan Lama Banjarmasin Bersemi Kembali
Dari sore hingga malam, kawasan pertokoan lama di Jalan Simpang Hasanuddin HM (bin Haji Madjedi), Kota Banjarmasin, Kalsel, tak pernah sepi. Pengunjung datang silih berganti untuk bersantai sembari menikmati kopi, roti, dan aneka makanan-minuman. Senin (27/6) Bambang (31), warga Banjarmasin, dan teman-temannya kerap bercengkerama di kawasan pertokoan lama di Jalan Simpang Hasanuddin HM, yang kini lebih dikenal sebagai kawasan Kota Lama Banjarmasin atau Bandarmasih Tempo Doeloe. ”Seminggu bisa tiga kali kami nongkrong di sini,” ujar Tole (29), pemuda di sebelah Bambang. Mereka biasa nongkrong dari pukul 17.00 hingga pukul 19.00 Wita. Jika lewat dari jam tersebut, pengunjung semakin ramai dan agak susah mencari tempat duduk.
Pemilik Kedai Roti Terang, Bayu Indra Aditya, menuturkan, kawasan kota lama semakin ramai akhir-akhir ini. Yang datang tak cuma anak muda, tetapi juga yang sudah berkeluarga. Kedai-kedai baru juga terus bermunculan. ”Dulu hanya ada dua kedai. Sekarang sekitar 20 kedai di sini,” katanya. Kedai di kawasan kota lama beragam jualannya. Namun, yang paling dominan tetap menjual minuman dan kudapan. Setiap kedai memiliki daya tarik tersendiri dari apa yang diperjualbelikan ataupun dari desain eksterior dan interior kedainya. Bangunan ruko lama yang sebelumnya kusam dan tidak terurus banyak berubah menjadi lebih cerah dan modern.
Sejak pertengahan 2019, kawasan pertokoan lama di Jalan Simpang Hasanuddin HM mulai jadi tempat kumpul anak muda karena ada kedai kopi yang buka di sana, yaitu Kotalama Koffie. Kedai kopi yang dirintis oleh anak muda dari grup musik reggae itu menjadi magnet kawasan niaga yang lebih dari 20 tahun mati suri. Setahun sesudah itu, muncul Kedai Roti Terang, bersebelahan dengan Kotalama Koffie. Pengelola kedai roti juga anak muda dalam satu grup music reggae. Kawasan itu hidup kembali karena gerakan ekonomi kreatif dari warga bawah, bukan dari pemkot. Kebangkitan kawasan niaga di Jalan Simpang Hasanuddin HM kemudian dilirik Pemkot Banjarmasin. Kawasan tersebut lalu dinamai Bandarmasih Tempo Doeloe. Pada Rabu (15/12) malam, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina meresmikan kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe sebagai kawasan wisata kuliner dan tempat kongko-kongko dengan suasana yang tergolong otentik.. (Yoga)
Meski Aman, Tetap Perlu Hati-hati
Presiden Jokowi, pada pidato puncak peringatan Hari Keluarga Nasional 2022 di Lapangan Merdeka, Medan, Sumut, Kamis (7/7) mengingatkan, dunia tengah menghadapi tantangan berat akibat pandemi Covid-19 dan perang Ukraina-Rusia. Harga beragam pangan dan energi di pasar internasional melonjak tajam. Pemerintah terus berupaya memperkecil dampak inflasi global tersebut terhadap perekonomian Indonesia. Menurut Presiden, walau harga minyak bumi saat ini naik dua kali lipat menjadi 110-120 dollar AS per barel, harga BBM jenis pertalite di Indonesia masih Rp 7.650 per liter karena disubsidi APBN. Indonesia masih mengimpor separuh kebutuhan BBM. Karena itu saat harga minyak internasional naik, negara membayar lebih banyak. Harga gas di pasar internasional, meningkat lima kali lipat. ”Padahal, gas, kita impor juga. Gede banget,” ujar Presiden. Beragam komoditas pangan di seluruh dunia juga sudah naik, 30 % – 50 %, untungnya, rakyat kita utamanya petani, masih berproduksi beras dan sampai saat ini harganya belum naik dan stoknya selalu ada.
Kendati beras dinilai relatif aman, Presiden tetap meminta kewaspadaan pada stabilitas harga pangan ditingkatkan. Alasannya, Indonesia masih mengimpor gandum sekitar 11 juta ton per tahun. Harga gandum tak stabil karena produksi dan distribusi gandum dari negara-negara yang sedang berkonflik, seperti Rusia, Ukraina, dan Belarus, terganggu. Di Ukraina, seperti disampaikan Presiden Volodymyr Zelenskyy, kata Presiden, ada stok 22 juta ton ditambah hasil panen baru sekitar 55 juta ton. Adapun di Rusia, ujar Presiden Jokowi mengutip Presiden Vladimir Putin, ada sekitar 130 juta ton. Perang membuat komoditas itu sulit untuk diekspor ke sejumlah negara. Akibatnya, beberapa negara di Afrika dan Asia sudah mulai mengalami kekurangan pangan akut. (Yoga)
Saatnya Bunga Acuan Dinaikkan
Untuk menyelamatkan perekonomian nasional, sudah saatnya Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan, BI 7-Day Repo Rate (BI7DRR), yang selama 17 bulan berturut-turut dipatok di level 3,5%. Penaikan BI7DRR diperlukan terutama untuk mencegah pelemahan rupiah lebih dalam akibat pelarian modal asing (capital flight). Pelemahan nilai tukar rupiah secara masif akan memicu inflasi. Laju inflasi yang tinggi bakal menekan daya beli masyarakat, menggerus daya saing dunia usaha, mengganggu ketahanan APBN, dan memangkas pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 20-21 Juli mendatang merupakan timing yang tepat untuk menaikkan BI7DRR minimal 25 bps. Apalagi bank sentral berbagai negara, termasuk Bank sentral AS, The Fed, sedang berancang-ancang menaikkan kembali suku bunga. Selisih (spread) suku bunga domestik dan suku bunga global yang semakin tipis akan membuat investor asing tergoda untuk keluar dari Indonesia. Mereka akan mengincar negara-negara lain yang menawarkan suku bunga lebih tinggi. (Yetede)
Direktur Utama BRI Sunarso Mendapatkan Penghargaan Internasional The Best 'SME Bangker of The Year'
Dua penghargaan yang diterima BRI diberikan oleh The Asset Triple A di Singapore (6/7). Di samping menobatkan Sunarso sebagai The Best 'SME Banker of The Year' BRI juga mendapat penghargaan The Best Treasury & Working Capital-SME'. Hadir langsung menerima penghargaan tersebut Direktur Utama BRI Sunarso dan BRI menjadi satu-satunya yang berasal dari Indonesia yang memenangkan penghargaan dari The Asset Triple A. Selain Sunarso yang dinobatkan sebagai The Best 'SME Banker of The Year', Industri Achievement Award juga diraih oleh Lay Hua So (Managing Director & Head of Group Transaction Banking UOP) sebagai Transaction Banker of The Year, Chintan Shah (APAC Head of Cash Management Duetsche Bank) sebagai Cash Management Banker of The Year, Makoto Hasegawa (Head of Transaction Banking BNP Paribas Japan) sebagai Transaction Banker of The Year, Yvonne Yiu (Regional Co-Head of Global Liquidity & Cash Management, Asia Pacific HSBC) dan Erin Huang (China Head of Cash Management of The Year. Melalui kepemimpinannya di BRI sejak 2019, Sunarso pun kembali menetapkan BRI untuk kembali ke khittahnya sebagai bank UMKM. (Yetede)
RI Siap Rebut Pangsa Wisman Singapura
Singapura adalah pangsa pasar yang strategis untuk pariwisata Indonesia, di mana sekitar 16 juta wisatawan asing datang ke Indonesia melalui Singapura pada 2019. Untuk itu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sengaja khusus datang ke Singapura untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Deputi Bidang Kebijakan strategis Kemenparekraf ingin memanfaatkan status Singapura adalah Indonesia bisa menarik warga Singapura, permanent recidence non Singapura dan para pekerja profesional asing dan ekspatriat. "Ini baru ibaratnya adalah long hanging fruit yang bisa kita ambil untuk berkunjung ke Indonesia," ucap Nia di Singapura. Dia mengatakan, potensi daerah yang dikunjungi adalah Batam dan Bintan, karena ada 48 trip yang bisa dimanfaatkan, di mana dari sisi jarak relatif dekat. (Yetede)
Cadangan Devisa Naik Jadi US$ 136,4 Milliar
Bank Indonesia (BI) mencatat, cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Juni 2022 naik US$ 800 juta menjadi 138,4 miliar, dibandingkan akhir Mei US$ 135,6 miliar. Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan yang dialami nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). "Peningkatan cadev Juni antara lain dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa," ungkap Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi, di Jakarta, Kamis (7/7). Pada 2 Juni pemerintah sukses menerbitkan Surat Utang Negara dalam valuta asing (global bond) berdenominasi yen Jepang (Samurai Bonds) untuk kali pertama. Penerbitan Samurai Bonds juga berhasil mencetak benchmark size sebesar 82 miliar yen Jepang yang kedelapan kalinya sejak 2015. Sementara itu, akibat sejumlah sentimen, baik domestik maupun global, dalam beberapa hari belakangan nilai tukar rupiah mengalami tekanan dan sempat menembus level psikologis Rp 15 ribu per dolar AS. (Yetede)
Presiden: Penurunan Stunting Untuk Siapkan Generasi Berkualitas
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan upaya bersama seluruh kekuatan bangsa dalam penurunan angka stunting saat ini untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Pada Harganas (Hari Keluarga Nasional) ini, saya mengajak seluruh kekuatan bangsa agar bersama-sama menurunkan angka stunting untuk menyiapkan generasi bangsa yang berkualitas," ujarnya pada Peringatan Harganas Ke-29 Tahun 2022 di Lapangan Merdeka Medan, Sumatera Utara. Kepala Negara mengatakan, generasi penerus bangsa Indonesia penting untuk dipersiapkan dengan baik karena merupakan penentu wajah masa depan Indonesia. "Kalau anak-anak kita pintar, cerdas, kita bersaing dengan negara lain itu mudah. Tapi kalau anak kita stunting, gizinya enggak baik, nutrisinya enggak tercukupi, ah sudah, nanti ke depan bersaing dengan negara-negara lain ini akan sangat kesulitan kita," kata Kepala Negara. Pada kesempatan itu Jokowi menekankan mengenai pentingnya kemandirian pangan, tak hanya untuk mencukupi kebutuhan gizi masyarakat tetapi juga untuk mengantisipasi krisis pangan global. (Yetede)
Walau Ekonomi Melambat, The Fed Prioritas Perangi Inflasi
Para pejabat The Federal Reserve (The Fed) pada rapat kebijakan Juni 2022 menekankan perlunya memerangi inflasi. Bahkan jika strateginya itu berarti melambatkan laju ekonomi yang sekarang sudah di ambang resesi. Demikian isi risalah rapat yang dirilis pada Rabu (6/7) waktu setempat. "Dalam membahas langkah-langkah kebijakan potensial di pertemuan mendatang, para peserta terus mengantisipasi bahwa kenaikan berkelanjutan dalam kisaran target suku bunga dana federal bakal sesuai dengan sasaran komite. Secara khusus, para peserta menilai, peningkatan 50 atau 75 basis poin kemungkinan akan sesuai di pertemuan berikutnya," demikian menurut risalah yang dilansir CNBC pada Kamis (7/7). Para anggota The Fed, langkah menaikkan suku bunga pinjaman acuan sebesar tiga perempat point persentase pada Juni diperlukan untuk mengendalikan kenaikan biaya hidup yang sudah berada di level tertinggi sejak 1918. (Yetede)
Menlu Tiongkok-Rusia Bertemu di Bali
Menteri Luar Negeri (Menlu)) Tiongkok Wang Yi dan Menlu Rusia Sergei Lavrov bertemu di Bali pada Kamis (7/7) untuk membahas perang di Ukraina, yang sudah memasuki bulan kelima. Pertemuan berlangsung jelang pertemuan singkat Menlu kelompok negara G-20 di resor Nusa Dua, Bali pada Jumat (8/7). Kedua Menlu tersebut tertangkap kamera sedang menggelar pertemuan bilateral di Bali. Pertemuan tingkat Menlu itu rencananya membahas isu-isu dunia paling menyita perhatian dan kekhawatiran dunia saat ini. Walau dikritik, Tiongkok menjadi negara yang salah satu tidak mau mengecam invasi Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari 2022 itu. Tiongkok tetap bersahabat dengan Rusia, pada saat negara-negara Barat mengucilkan pemerintahan Presiden Vladimir Putin dari tatanan diplomasi dan finansial global. "Dan menegaskan lagi alasan kami bahwa tujuannya untuk me-Nazi-kan Ukraina, kedua belah pihak menggaris bawahi sanksi-sanksi sepihak dan tidak dapat diterima dengan melangkahi PBB," kata Kemlu Rusia. (Yetede)
Shin Tae-yong Timnas U-19 Wajib Lolos ke Semifinal
Pelatih tim nasional (timnas) sepak bola U-19 Indonesia, Shin Tae-yong menegaskan, pasukannya wajib lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022, walaupun saat ini berada di posisi keempat Group A. Dalam kompetisi Piala AFF U-19 2022, hanya dua tim terbaik dari Group A dan B yang berhak melaju ke empat besar. Akan tetapi, peluang timnas U-19 ke semifinal masih terbuka. Syaratnya, Indonesia mesti memenangi dua laga pamungkas mereka di Group A yakni kontra Filipina, Jumat (8/7) dan Myanmar, Minggu (10/7). Shin Tae-yong yang mengetahui benar situasi yang ada dihadapinya. Namun, setidaknya ada dua tantangan yang mesti dilewati timnas U-19 demi mencapai target. "Kami memiliki masalah penyelesaian akhir. Seharusnya masalah ini diselesaikan dengan keberadaan sistem pembina atlet sepak bola muda berkualitas bagus yang dapat menghasilkan penyerang-penyerang yang baik. Jadi kalau ada yang mengetahui penyerang bagus, beri tahu saya," tutur Shin Tae-yong. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









