;
Kategori

Ekonomi

( 40487 )

BI Terbitkan Panduan Rupiah Digital Akhir 2022

13 Jul 2022

BI berencana menerbitkan panduan  (white paper) rupiah digital sebagai mata uang digital  resmi bank sentral  (central bank digital currency/CBD) akhir 2022. Hal ini untuk mengakomodasi  pesatnya perkembangan digitalisasi dan penggunaan aset kripto, seperti Bitcoin selama pandemi Covid-19. Deputi Gubernur BI Doni J Joewono menjelaskan, panduan ini merupakan langkah besar yang ditempuh BI sebelum menerbitkan rupiah digital. Sebab, ada berbagai resiko yang harus diantisipasi  ketika rupiah digital terbit, seperti stabiltas ekonomi , moneter, dan sistem keuangan. Menurut dia, keberadaan aset kripto melatarbelakangi penerbitan CBDC atau mata uang digital. "Saat ini mayoritas bank sentral dunia telah melakukan tahapan riset dan percobaan sesuai dengan karakteristik negara masing-masing," kata dia. CBDC, kata dia, dirancang untuk dapat digunakan melalui transfer uang tunai maupun surat berharga. Saat ini sejumlah bank  sentral masih mendesain uang digital guna memitigasi implikasi resiko keuangan akibat pesatnya perkembangan aset kripto di dunia (Yetede)

Polri Bentuk Tim Gabungan Ungkap Baku Tembak Antaranggota Propam

13 Jul 2022

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membentuk tim gabungan melibatkan pihak internal dan eksternal Polri untuk mengungkap kasus penembakan antar anggota yang terjadi  di rumah dinas Kadiv Propam. "Saya sudah membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Pak Wakapolri," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/7). Tim ini, kata dia, beranggotakan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), Kabareskrim, Asisten Kapolri Bidang SDM, dan beberapa unsur  lain yang dilibatkan seperti Provos dan Paminal. Menurut Jenderal bintang empat itu, pembentukan tim ini selain untuk mengungkapkan peristiwa secara terang benderang, juga meng-counter isu-isu atau berita-berita agar tidak liar di masyarakat. Mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan kasus ini ditangani oleh Polres Jakarta Selatan dengan asistensi dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri. Sementara itu, Presiden Jokowi meminta proses hukum dilakukan terkait peristiwa kasus penembakan antar anggota Polri yang terjadi di Jakarta, Jumat (8/7)

Was-was Ambisi Lumbung Pangan Baru

13 Jul 2022

Ditengah compang-campingnya program food estate, pemerintah menyiapkan proyek lumbung pangan baru di sejumlah daerah. Dikhawatirkan hanya menjadi kedok pembangunan infrastruktur yang haus lahan dan anggaran. Ada enam provinsi yang terpampang dalam peta sebaran lokasi pengembangan sentra produksi pangan atau food estate versi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURP). Tiga lokasi pertama, yakni Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, dan Nusa Tenggara Timur, sudah menjadi bagian dari proyek strategis nasional yang dikerjakan pemerintah era Presiden Joko Widodo.  Sedangkan tiga lokasi lainnya dicantumkan dengan status "potensi", yaitu Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Papua. Peta itu terpampang di lembar kedua bahan paparan Direktorat Irigasi dan Rawa pada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PURP saat bertemu dengan Tempo, Selasa,12 Juli 2022. "Sekarang ditindaklanjuti kementerian dan lembaga, termasuk tim kami yang turun ke lokasi untuk mendeteksi potensi airnya," kata Suparji, Direktur Irigasi dan Rawa. (Yetede)

Biden Minta Arab Saudi Tambah Minyak

13 Jul 2022

Kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Arab Saudi pada 13-16 Juli tidak hanya memiliki dimensi politik strategis terkait keamanan  kawasan. Biden punya agenda lain yang tak kalah penting, yaitu meminta Riyadh memproduksi lebih banyak minyak. Langkah ini untuk mencegah harga-harga barang tidak makin meroket. ”Kami percaya perlu ada pasokan memadai di pasar untuk melindungi perekonomian global dan khususnya konsumen minyak di AS,” kata Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan, Senin (11/7). (Yoga)

Bank Sentral Terus Bersiap Terbitkan Uang Digital

13 Jul 2022

Seiring maraknya penggunaan mata uang digital dan aset kripto, bank sentral di berbagai negara pun bersiap menerbitkan mata uang digital bank sentral. Di Indonesia, kelak disebut digital rupiah. Penerbitan mata uang digital bank sentral ini perlu disiapkan dengan berhati-hati untuk memaksimalkan peluang yang bisa ditawarkan sambil memitigasi potensi risiko yang mungkin terjadi. Haltersebut mengemuka dalam seminar ”Digital Currency” yang merupakan rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) hari kedua sebagai side event rangkaian G20 Finance Track: Finance and Central Bank Deputies (FCBD) dan 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Nusa Dua, Bali, Selasa (12/7).

Deputi Gubernur BI Doni P Joewono menjelaskan, sepanjang sejarah, cara bertransaksi dan sistem pembayaran masyarakat terus berubah. Mulai dari barter, penggunaan mata uang, hingga muai berkembangnya mata uang digital. Digitalisasi dan pandemi Covid-19 turut mendorong pesatnya perkembangan mata uang digital dan aset kripto. Aset kripto memang memiliki potensi memperluas inklusi keuangan, tetapi juga menimbulkan risiko baru yang bisa memengaruhi stabilitas ekonomi, moneter, dan sistem keuangan. Kehadiran aset kripto melatarbelakangi bank sentral di seluruh dunia untuk menjajaki desain dan penerbitan mata uang digital bank sentral (central bank digital currency/CBDC) atau mata uang digital yang diterbitkan oleh bank sentral. (Yoga)


Penjualan oleh Investor Asing Tekan Indeks Saham

13 Jul 2022

Tekanan jual oleh para investor asing dikhawatirkan membuat IHSG menjadi lebih berfluktuasi. Para investor tetap harus memperhatikan sentimen di pasar yang dipengaruhi oleh perkembangan situasi ekonomi AS. ”Jangan melawan arus investor asing, banyak aliran dana asing keluar di sektor finansial. Selama ada outflow, tekanan jual masih ada,” kata Head of Reaserch Mirae Asset Sekuritas Hariyanto Wijaya dalam Mirae Asset Day, Selasa (12/7) di Jakarta. Mirae juga merevisi target IHSG pada akhir tahun menjadi 7.400 dari sebelumnya 7.600.  Penurunan target ini terkait kondisi ekonomi Indonesia dan global.

Macro Equity Strategist dari Samuel Sekuritas Indonesia, Lionel Priyadi, dalam risetnya, mengatakan, investor di AS bersiap menghadapi musim laporan keuangan yang cenderung pesimistis. Hal ini terlihat dari pergeseran dana pasar saham ke uang tunai dan pasar obligasi. Ketika imbal hasil obligasi Pemerintah AS berdurasi 10 tahun hanya turun menjadi 2,99 %, indeks USD menguat signifikan 0,9 % menjadi 108 pada Senin (11/7). Lionel juga mencermati bahwa tekanan inflasi dan pertumbuhan PDB yang rendah berpotensi menekan IHSG dan harga obligasi. (Yoga)


Harga TBS Kelapa Sawit Turun, Petani Biarkan Kebun Tanpa Perawatan

13 Jul 2022

Terus turunnya harga tandan buah segar atau TBS membuat petani kelapa sawit memutuskan untuk tidak mengurus kebunnya sampai harganya membaik. Sebagian petani memilih membiarkan kebunnya tanpa perawatan karena hasil penjualan TBS kelapa sawit tak mampu menutupi biaya perawatan. Hal ini dialami Andi Triyono, petani kelapa sawit di kawasan Muara Padang, Banyuasin, Sumsel. Sudah tiga bulan terakhir dia tak merawat 1 hektar kebun sawitnya. Sudah dua bulan terakhir harga TBS di tempat Andi sekitar Rp 500-Rp 700 per kg. Harga turun bertahap. Sebelum kebijakan larangan ekspor CPO dikeluarkan, harga TBS sempat menyentuh Rp 3.500 per kg.

Begitu pemerintah pusat melarang ekspor CPO untuk menurunkan harga minyak goreng, harga TBS langsung terjerembap ke Rp 1.500 per kg dan kini jadi Rp 700 per kg. Andi pun tak mampu lagi merawat kebunnya karena hasil penjualan TBS jauh lebih rendah dari biaya pupuk dan herbisida. Di Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng harga TBS petani swadaya anjlok hingga Rp 350 per kg. Adapun di Kabupaten Kotawaringin Timur, harganya Rp 800 per kg sejak lima minggu lalu. (Yoga)


Memprediksi Dampak ”Metaverse”

12 Jul 2022

Para pemain besar berlomba-lomba masuk ke metaverse. Facebook akan berinvestasi 10 miliar USD dan mengubah nama menjadi Meta untuk menunjukkan keseriusannya. Microsoft membeli Activision Blizzard, pembuat gim online, senilai 70 miliar USD sebagai salah satu pintu masuk ke metaverse. Alibaba menyuntik 60 juta USD ke Nreal, perusahaan pembuat kacamata AR, untuk menyusul Tencent yang memimpin industri gaming di China. Metaverse akan mengakibatkan beberapa pergeseran signifikan terhadap kehidupan kita secara sosial ataupun ekonomi. Microsoft mulai membangun Mesh dan Facebook mengembangkan Horizon Workrooms sebagai platform meeting metaverse yang memungkinkan kolaborasi dengan interaksi fisik dan sosial secara imersif. Penggunaan metaverse di dunia kerja juga akan mendorong penggunaannya untuk keperluan pribadi. Metaverse akan mengubah e-dagang menjadi virtual commerce.

Nike dan Zara, menyadari bahwa mereka harus hadir di metaverse karena di situlah konsumen akan berkumpul. Dengan metaverse, konsumen dapat mencoba produk dan melakukan personalisasi tanpa harus datang ke outlet fisik mereka. Hal ini menghasilkan skalabilitas bisnis yang tinggi dan meningkatkan loyalitas konsumen. Dalam dunia metaverse, aset-aset seperti tanah, rumah, mobil, dan benda-benda lain, termasuk mata uang, akan berbentuk digital. Awalnya terjadi spekulasi sebelum akhirnya bergeser ke utilitas aset digital yang lebih fungsional. Misalnya, non-fungible token (NFT) akan bergeser ke utilitas yang lebih jelas di dunia virtual ataupun dunia nyata. Mata uang kripto bergeser dari spekulasi ke arah pendapatan pasif melalui proses staking. Pemilik tanah virtual bakal menyewakan tanah menggunakan smart contract. Didukung teknologi blockchain, metaverse akan mendorong decentralized finance (DeFi), yakni konsumen dapat bertransaksi tanpa intermediasi dari institusi keuangan tradisional. DeFi akan menghasilkan sistem ekonomi berbiaya rendah dan keuntungan yang lebih tinggi bagi semua pihak.

Model bisnis metaverse yang masih mencari bentuk memang membuat ketidakpastian tinggi bagi para investor awal. Namun, jika terlambat berinvestasi juga berbahaya. Oleh karena itu, untuk memitigasi risiko,  perusahaan yang berinvestasi di metaverse harus mencari keseimbangan seberapa besar dan kapan investasi harus dilakukan dengan kesempatan dan kompetisi yang ada. Kurangnya regulasi formal di dunia metaverse, bisnis model yang terdesentralisasi, serta utilitas baru yang bermunculan di metaverse akan menantang regulator untuk memahami dan mengantisipasi dampak sosial dan ekonominya. Pemerintah dan bank sentral akan kesulitan mengatur ekonomi di dunia metaverse karena kewenangan formal dunia nyata perlu ditransfer ke dalam dunia metaverse yang secara natural memiliki otonomi mandiri. Metaverse niscaya akan hadir dan berdampak terhadap dunia nyata. Tantangannya adalah bagaimana kita memastikan kedua dunia ini dapat hadir bersama demi kemaslahatan semua pihak (Yoga)


Memantau ”Hilal” Kenaikan Bunga Acuan

12 Jul 2022

Pembukaan kembali aktivitas ekonomi di tengah disrupsi rantai produksi global serta perang antara Rusia dan Ukraina telah menyebabkan harga-harga barang di berbagai belahan dunia meningkat. Kenaikan harga barang secara umum yang dikenal dengan istilah inflasi ini mulai mengkhawatirkan. Pasalnya, tren peningkatan inflasi terus berlanjut meskipun bank-bank sentral di beberapa negara telah melakukan normalisasi, bahkan pengetatan kebijakan moneternya.Terlepas dari dinamika inflasi global dan pengetatan kebijakan moneter dunia, BI sebagai bank sentral Republik Indonesia tetap menahan suku bunga acuan. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan  bahwa BI tidak buru-buru menaikkan suku bunga mengingat inflasi inti yang rendah.

Seiring perbaikan ekonomi domestik Indonesia, tahun ini inflasi inti merangkak naik. Inflasi inti tercatat 2,63 % yoy pada Juni 2022. Dengan demikian, wajar jika BI tidak terburu-buru dalam menaikkan suku bunga acuannya. Namun, arah dari inflasi dan nilai tukar mata uang ini penting untuk dicermati. Inflasi intiterlihat konsisten meningkat sejak Oktober 2021 dari level 1,33 %. Peningkatan inflasi inti akan terus terjadi mengingat kondisi perekonomian domestik yang terus membaik. ”Hilal” makin dekat, dari sisi nilai tukar, rupiah melemah 2,2 % pada akhir Juni dibandingkan dengan akhir Mei seiring dengan semakin agresifnya The Fed dalam menaikkan bunga acuannya.  Memasuki semester II-2022, rupiah kembali melemah, hampir menembus level Rp 15.000 per USD. Dampak suku bunga acuan kepada inflasi memiliki waktu tunda untuk tersalurkan secara penuh (sekitar dua kuartal). Artinya, untuk mencegah inflasi terlalu tinggi, BI juga perlu menyesuaikan suku bunga lebih dahulu (pre-emptive). (Yoga)


Pertaruhan Citra Koperasi

12 Jul 2022

Tepat hari jadi ke-75 tahun Koperasi Indonesia, pada 12 Juli 2022, koperasi di Indonesia semakin diwarnai kegamangan. Tidak hanya kesuksesan yang diraih, sebagian koperasi gagal bayar akibat lemahnya tata kelola manajemen. Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga koperasi terancam pudar. Citra koperasi tak hanya tercoreng oleh oknum pengurus koperasi, tetapi juga kegagalan dalam tata kelola keuangan, terutama terjadi pada  koperasi simpan pinjam (KSP). Namun, sejumlah koperasi lainnya tetap masih layak menjadi percontohan untuk dikembangkan dan menjadi pendorong pemulihan ekonomi nasional.

Sepanjang tahun ini, dunia perkoperasian Indonesia diramaikan oleh delapan koperasi bermasalah yang harus menyelesaikan pembayaran utang sesuai dengan putusan PKPU Pengadilan Niaga. Kedelapan KSP tersebut ialah Sejahtera Bersama, Indosurya, Pracico Inti Sejahtera, Pembiayaan Syariah Pracico Inti Utama, Intidana, Koperasi  Jasa Wahana Berkah Sentosa, Lima Garuda, dan Timur Pratama Indonesia. Total dana anggota koperasi bermasalah akibat gagal bayar tersebut diperkirakan Rp 20 triliun. Merespons situasi tersebut di atas, Kementerian Koperasi dan UKM membentuk Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah di awal 2022. Satgas ini beranggotakan lintas kementerian dan lembaga, seperti kepolisian dan PPATK, untuk melacak aliran dana koperasi yang diduga diselewengkan.

Menteri Koperasi dan UKM Tetes Masduki mengatakan bahwa sebagian besar koperasi yang bermasalah tersebut dibentuk oleh pebisnis, bukan didorong kesamaan visi dari kumpulan orang-orang kecil yang ingin membangun usaha secara kolektif untuk mencapai kesejahteraan bersama. Ia menyebut koperasi jenis itu ibarat shadow banking. Koperasi semacam inilah yang dirasa perlu ditertibkan. Bagi praktisi perkoperasian, sekaligus Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), Suroto, kemelut yang terjadi pada koperasi di Indonesia menunjukkan masalah yang kian akut dan mengkhawatirkan. Bukan hanya menyangkut buruknya tata kelola, melainkan juga ada masalah serius dalam hal dasar tentang regulasi dan kebijakan tentang perkoperasian di Indonesia, termasuk pemerintah selaku regulator.Apabila koperasi tidak mampu mewujudkan cita-citanya yang mulia, tak mustahil koperasi akan ditinggalkan anggotanya. Saat ini, citra koperasi sedang dipertaruhkan. (Yoga)