Ekonomi
( 40487 )MENIMBANG ”CHATBOT” UNTUK MENDONGKRAK TRANSAKSI
Sudah lima tahun terakhir, PT Pegadaian (Persero) mengembangkan program komputer yang dirancang untuk menyimulasikan percakapan dengan pengguna manusia, terutama melalui internet atau chatbot untuk layanan pelanggan. Chatbot bertugas menjawab pertanyaan fakta Pegadaian yang berulang ditanyakan, misalnya soal produk, lokasi kantor Pegadaian, dan promo. Menurut Franskel Wawan Ardiansyah, Senior Manager Contact Center Pegadaian, pemakaian teknologi ini mampu memangkas biaya operasional yang signifikan. Nama chatbot milik Pegadaian adalah Pevita. Kelebihan Pevita, klaim Franskel, adalah telah lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar produk Pegadaian. Kemudian pada 2020, Pegadaian mencoba membuat Pevita bukan hanya punya kemampuan menjawab pertanyaan layanan pelanggan, melainkan juga kemampuan membeli, sistem akan secara otomatis mengarahkan ke agen/petugas terkait.
Berdasarkan pengalaman VP Corporate Marketing Taco Group Satria Utama, chatbot ternyata bisa dipakai di fasilitas layanan pelanggan di sektor perdagangan material bangunan. Perusahaan material bangunan seperti Taco Group telah menyediakan saluran aplikasi pesan instan, tetapi tidak beroperasi 24 jam. Padahal, konsumen yang rata-rata desainer interior dan pengembang bisa bertanya spesifikasi hingga harga material sampai larut malam. Tidak jarang, konsumen meminta gambaran contoh material. Sebelum memakai chatbot, petugas layanan pelanggan bisa menerima 50 pesan saat bisnis buka pagi hari. Satu kali pesan konsumen, petugas biasanya bisa merespons sampai satu jam. ”Setelah memakai chatbot, lama respons pesan berkurang menjadi hitungan menit. Kami tetap mempertahankan petugas fasilitas layanan pelanggan karena kami rasa tetap ada saja konsumen yang butuh berbincang langsung dengan petugas. Kami sudah mulai menghubungkan chatbot dengan sistem pergudangan sehingga bisa cepat memproses pesanan material,” ujar Satria.
CEO & Co-Founder Kata.ai Irzan Aditya (10/7) menjelaskan, adopsi chatbot semakin meluas di Indonesia, sudah 20 sektor industri di Indonesia yang aktif mengembangkan chatbot, antara lain e-dagang, ritel, serta makanan dan minuman. Secara umum, chatbot mampu melayani 20.000-30.000 pengguna aktif dalam satu bulan. Dalam satu hari chatbot yang dikembangkan oleh Kata.ai secara khusus mampu melayani lebih dari 200.000 percakapan pada waktu bersamaan. Ketika kini berkembang chatbot untuk menggaet transaksi atau conversation commerce, Irzan menjelaskan, pemiliknya cukup melatih dengan cara menyinergikan mahadata seluruh divisi di perusahaan, mulai dari stok, manajemen order, hingga logistik. Di Indonesia, potensi untungnya besar. Berdasarkan studi Boston Consulting Group, nilai transaksi conversation commerce di Indonesia, termasuk percakapan biasa di Whatsapp dan pesan langsung (direct message/DM) media sosial, diprediksi mencapai 17 miliar dollar AS pada 2025. (Yoga)
Ternak Selundupan Persulit Pemberantasan PMK
Salah satu penyebab kembali merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Indonesia adalah longgarnya pengawasan lalu lintas hewan. Harian Kompas menelusuri jejak penyelundupan hewan ternak dari Thailand, melalui pesisir timur Pulau Sumatera hingga ke peternakan di Jawa. Thailand adalah negara yang belum bebas dari PMK. Transaksi kambing antarnegara ini dilakukan, antara lain, lewat media sosial. Kambing selundupan dari Thailand lolos dari jalur tidak resmi di Aceh Tamiang. Satu kiriman melalui ”pelabuhan tikus” di AcehTamiang pada Februari 2022 diketahui berhasil masuk ke Jawa. Sementara pengiriman pada April 2022 berhasil disita Bea dan Cukai Langsa dan tengah menjadi barang bukti kasus penyelundupan.
Sebuah peternakan di Wonosobo, Jawa Tengah, milik HR (31) diketahui memiliki kambing jenis saanen asal Thailand. HR mengatakan, kambing saanen tinggal tersisa satu ekor dari 14 kambing jenis ini yang dibeli dari penjual di Thailand pada Februari 2022. Sebanyak 13 ekor lainnya diantarkan ke pembeli di berbagai kota di Jawa. Dia membeli kambing berbulu putih bersih dari pedagang Thailand bernama Suchat Putae melalui Facebook. Setahun terakhir, HR membeli kambing saanen dari Thailand lewat Facebook. Pembayaran dilakukan dengan transfer ke bank di Thailand atas nama Suchat Putae di Amphoe Bhang Bua Tong, yang berjarak 12 jam dari Pelabuhan Kantang, Thailand.
Dari Pelabuhan Kantang ini, Kecamatan Seruway di AcehTamiang dapat dicapai dengan perjalanan kapal melalui Selat Malaka selama sekitar 30 jam. Tak sampai satu pekan, kambing pesanan tiba di Aceh Tamiang. ”Kami pindahkan kambing di jalan, dari mobilnya ke mobil L 300 kami,” kata HR. Tidak ada dokumen apa pun yang menyertai kambing itu. Kambing saanen kemudian ditampung di kandang penampungan yang juga milik HR di kawasan Kota Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Sumut, HR kemudian meminta surat jalan di kelurahan setempat untuk mengantar kambing ke Lampung. Dari Lampung, kambing diseberangkan ke Jawa melalui jalur Bakauheni-Merak menggunakan jasa calo.
Pada 8 Mei 2022, Balai Besar Veteriner (BB Vet) Wates Yogyakarta mengambil sampel kambing milik HR. Hasilnya, seekor kambing saanen dan dua ekor domba wonosobo dinyatakan positif PMK pada 9 Mei 2022. Dari data Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Wonosobo, saat itu belum ada satu pun kasus PMK dilaporkan di Wonosobo. PMK mulai menyebar di Wonosobo dua pekan setelah hasil pengujian sampel oleh BB Vet Wates terbit, tutur Kadis Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Wonosobo Dwiyama Satyani Budyayu. (Yoga)
Menunggu Insentif dan Ekosistem Kendaraan Listrik
Setelah terbit Perpres No 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), belum ada perkembangan signifikan, baik dalam produksi maupun penjualan KBLBB dalam negeri, terutama mobil listrik murni (all electric car). Dengan dukungan cadangan sumber daya yang cukup melimpah plus hilirisasi, secara ideal perlu dibangun ekosistem industri KBLBB nasional yang (akan) melibatkan regulator, industri manufaktur KBLBB, industri manufaktur baterai listrik, industri komponen, penyedia charging station, asosiasi industri otomotif, dan lainnya. Nilai strategisnya lebih tinggi jika BUMN juga menjadi pemain kunci, baik pada industri manufaktur KBLBB maupun baterai KBLBB. Pemerintah melalui holding Indonesian Battery Corporation (IBC) telah berupaya untuk mengakuisisi Street Scooter Engineering, pabrikan KBLBB asal Jerman, tetapi tidak berhasil. Pabrikan itu kini telah diakuisisi oleh Odin Automotive asal Luksemburg. Ketika akuisisi gagal, strategi lainnya tentu butuh waktu agak lebih panjang. IBC mungkin saja menggandeng PT Pindad, PT LEN, Hyundai, dan sejumlah perguruan tinggi untuk mengembangkan prototipe mobil listrik nasional, untuk kemudian diproduksi secara massal. Selain Hyundai, kerja sama dengan pabrikan otomotif Turki yang lebih ”ramah transfer teknologi” menjadi alternatif
Mendongkrak pasar KBLBB tentu tidak hanya melibatkan sisi suplai, tetapi juga sisi permintaan. Dalam hal ini, Norwegia dapat dijadikan referensi, tahun 2020 norwegia merajai jumlah kendaraan listrik per 1.000 penduduk, yakni sebanyak 81, disusul Eslandia (35,8). Keberhasilan Norwegia sebagai world’s top-selling electric-vehicle market per capita dapat menjadi pembelajaran, tingginya adopsi KBLBB di negara tersebut berkat dukungan di bauran kebijakan yang menguntungkan, harga BBM fosil yang relatif tinggi, dan upaya-upaya dari asosiasi KBLBB di tingkat akar rumput yang impresif. Norwegia akan menjadi negara pertama di dunia yang bakal melarang penjualan kendaraan berbasis BBM fosil pada 2025. Konsisten dengan keberlanjutan, pabrik daur ulang baterai KBLBB terbesar di Eropa telah beroperasi di Fredrikstand, dengan kapasitas 12.000 ton per tahun atau sekitar 25.000 unit baterai KBLBB. Sejak 1990, seabrek insentif diberikan oleh parlemen/pemerintah Norwegia untuk kendaraan beremisi nol (zero emission vehicle/ZEV), khususnya KBLBB. Sebut saja pembebasan pajak impor (sejak 1990), pengecualian dari PPN 25 % untuk pembelian KBLBB, pembebasan pajak jalan (1996-2021, yang kemudian diberlakukan mulai 2022). Selain itu, gratis jalan tol (1997-2017). (Yoga)
Masa Depan Uang Bukanlah Kripto
Laporan Bank for International Settlement(BIS) pada Juni 2022 menyimpulkan bahwa uang kripto tidak dapat menjadi fondasi bagi uang masa depan. Hal ini menimbulkan perdebatan, khususnya di tengah bertumbuhnya berbagai inovasi digital saat ini, mulai dari aset kripto, non-fungible token (NFT), hingga terbaru, decentralized finance (DeFI). Sejak Februari 2021 hingga Februari 2022 terjadi pertumbuhan aset kripto yang luar biasa, dari 1,47 triliun USD menjadi 1,98 triliun USD (Coinmarketcap, 2022). Rata-rata transaksi bulanan aset kripto mencapai Rp 71,6 triliun, dan ada sekitar 11,8 juta pengguna di Indonesia. Namun, nilai tersebut anjlok dalam sekejap, menjadi ”hanya” 0,9 triliun USD pada Juni 2022. Anjloknya nilai kripto ini dipicu oleh amblasnya nilai Stablecoin, yaitu TerraUSD dan Luna, dari nilai kapitalisasinya 18 miliar USD menjadi hampir tidak bernilai. Keruntuhan tersebut memicu reaksi berantai dan berdampak pada nilai pasar aset kripto yang menguap lebih dari 800 miliar USD dalam waktu singkat.
Prahara yang terjadi beberapa waktu lalu menguak permasalahan sekaligus kelemahan mendasar yang dimiliki sistem kripto. Satu masalah yang diungkap laporan BIS adalah bahwa sistem kripto didasari oleh jual beli berlandaskan spekulasi. Selain itu, kripto memiliki keterbatasan struktural yang disebabkan oleh sistem akunting rantai blok yang terbatas. Akibatnya, ketika semakin banyak penggunaan, prosesnya menjadi semakin mahal dan lambat. Meningkatnya antrean ini menyebabkan munculnya rantai-rantai paralel, selain Ethereum ada Avalanche, Binance, atau Solana, misalnya, yang melahirkan fragmentasi. Hal ini menyebabkan biaya jadi semakin mahal dan lemahnya keamanan (Boissay et al, 2022). Selain itu, agar sebuah sistem moneter dan pembayaran dapat berjalan dengan optimal dibutuhkan adanya jaminan keamanan dan stabilitas, yang masih belum terpenuhi dalam semesta kripto yang ada saat ini. (Yoga)
Antisipasi Dua Wajah Arus Modal Asing
Arus modal yang mengalir dari dan menuju sejumlah negara memiliki dua wajah berbeda. Masuknya arus modal bisa memperkuat nilai tukar mata uang suatu negara dan memperkuat sistem keuangan moneter dan fiskal. Di sisi lain, arus keluar modal menimbulkan depresiasi nilai tukar mata uang hingga berpotensi mengguncang stabilitas sistem keuangan. Mengingat potensi dan risiko itu, bank sentral negara-negara didorong untuk menyiapkan bauran kebijakan moneter yang tepat demi menjaga stabilitas sistem keuangan domestik. Hal ini mengemuka dalam diskusi bertajuk ”Central Bank Policy Mix for Stability and Economic Recovery” yang merupakan bagian dari rangkaian G20 Finance Track: Finance and Central Bank Deputies (FCBD) dan 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Nusa Dua,Badung, Bali, Rabu (13/7).
”Arus modal internasional bisa memberikan manfaat signifikan bagi suatu negara. Namun, juga terbayang sejumlah risiko dan tantangan yang perlu dimitigasi,” ujar Deputi Direktur Bagian Moneter dan Pasar Modal IMF Christopher Erceg. Disampaikan Christopher, saat ini tengah terjadi perputaran arus modal secara besar-besaran di dunia. Hal ini dipicu oleh normalisasi kebijakan moneter bank sentral di sejumlah negara. ”Arus modal yang berputar-putar ini meningkatkan ketidakpastian global. Ini bisa memicu guncangan stabilitas ekonomi dan sistem keuangan. Padahal, negara-negara sedang berupaya bangkit pascapandemi,” ujar Christopher. Head of Economics and Financial Markets for Asia and the Pacific in the Monetary and Economic Department of Bank of International Settlement (BIS) Ilhyock Shim mengatakan, cara lain dalam mengantisipasi gejolak arus modal adalah dengan terus memperdalam sistem keuangan. (Yoga)
Indonesia Ekspor Ayam ke Singapura
Sebanyak 50 ton produk ayam karkas beku dan ayam olahan asal Indonesia senilai Rp 2 miliar diekspor ke Singapura. Negara itu dinilai sedang krisis ayam seiring terhentinya pasokan dari Malaysia. Ekspor yang akan dilanjutkan bertahap hingga 1.000 ton sampai akhir 2022 itu diharapkan jadi pembuka jalan. Mentanian Syahrul Yasin Limpo saat melepas ekspor oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk,di Jakarta, Rabu (13/7), mengatakan, bersamaan ekspor ayam ke Singapura, dilepas juga produk olahan unggas ke Jepang dan ayam karkas ke Timor Leste. Volumenya masing-masing 12 ton atau senilai Rp 1 miliar. Keberhasilan ekspor ke Singapura menjadi bukti bahwa produk peternakan Indonesia terjamin baik dari sisi kualitas maupun keamanan pangan.
Presiden Komisaris PT Charoen Pokphand Indonesia Hadi Gunawan mengatakan, produk unggasnya telah tersertifikasi dan diakui secara internasional, seperti sertifikasi halal, Good Manufacturing Practice (GMP), dan Food Safety System Certification (FSSC) 22000. Juga terdapat nomor kontrol veteriner sehingga bisa masuk Jepang, Papua Niugini, Timor Leste, dan Qatar. Ekspor ke Singapura juga, antara lain, berkat kerja sama Kementan dengan Singapore Food Agency (SFA). Pihaknya telah menandatangani kerja sama dengan importir Singapura sebanyak 1.000 ton hingga akhir 2022. (Yoga)
United Tractors Rencanakan ”Buy Back” Saham
PT United Tractors Tbk berencana membeli kembali saham (buy back) dengan anggaran maksimal Rp 5 triliun. Jumlah saham yang dibeli balik tidak akan melebihi 20 % modal disetor. Setelah buy back, paling sedikit jumlah saham yang beredar adalah 7,5 % dari modal disetor. Transaksi tersebut tidak akan memengaruhi keuangan perseroan. Demikian keterangan manajemen United Tractors kepada Bursa Efek Indonesia, Rabu (13/7). (Yoga)
Presiden Jokowi Optimistis PDB Kuartal II Tumbuh 5,1%
Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis, laju pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 bisa mencapai 5,1% secara year on year (yoy). Banyak faktor yang menopang optimistis ini, diantaranya adalah konsumsi masyarakat dan investasi yang menunjukkan peningkatan serta tingkat kepercayaan investor terhadap Indonesia yang cukup tinggi. Di sisi lain, pemerintah akan menjaga inflasi agar berada di level yang aman dan tingkat kepercayaan investor agar investasi terus mengalir. "Ketika laju pertumbuhan ekonomi (2022) negara-negara lain direvisi turun beberapa persen, Indonesia hanya direvisi turun 0,1% "kata Presiden Jokowi dalam diskusi dengan 16 pemimpin redaksi media massa Indonesia. Dalam laporan yang sama, Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia 2022 menjadi 2,9%, dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 4,1%. Sedangkan pertumbuhan ekonomi Asia Selatan direvisi menjadi 6,8% dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 7,6%. (Yetede)
Smartfren Balikkan Rugi Rp397 M Jadi Laba Rp 25 Miliar
PT Smartfern Telecom Tbk (Fren) mencetak lonjakan laba bersih 106% dengan membalikkan posisi rugi bersih Rp 397 miliar menjadi laba bersih Rp25 miliar pada kuartalI-2022 secara tahunan year on year (yoy). Pencapaian ini diraih setelah selama 14 tahun perseroan membangun bisnis investasi US$4,5-5 miliar. "Kalau kita bicara rugi laba, kita lihat kok smartfren rugi terus. Nah, pada kuartal I kemarin, untuk pertama kali selama kami menjalankan usaha ini memang masa pertumbuhan kami, bahwa kami bertumbuh. Berkat gizi yang baik, kami tumbuh," kata Presiden Direktur PT Smartfren Telecom Tbk, Merza Fachys. Dia berharap tahun 2022 menjadi awal pertumbuhan dan performa positif Smartfren masih terus mencetak laba, sekaligus memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pengguna produk perseroan. Merza mengungkapkan, sejak 2018 hingga 2021, Smartfern masih merugi. Pada 2018, perseroan mencatatkan kerugian sebesar Rp3,53 triliun, kemudian menjadi rugi Rp2,19 triliun pada 2019, lalu menjadi rugi Rp1,50 triliun pada 2020. Pada 2021, kerugian bersih perseroan menjadi Rp 410 miliar. (Yetede)
Enam Bulan, Transaksi BI-Fast Mencapai Rp478 Triliun
Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi BI Fast Payment (BI-Fast) sejak Januari-Juni 2022 mencapai Rp 478 triliun. Dari nilai tersebut, transaksi terbesar terjadi pada bulan Juni dengan volume sebesar Rp146 triliun. Deputi Gubernur BI Aida S Budiman mengungkapkan, terdapat tiga inisiatif BI bersama industri sebagai tindak lanjut Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 antara lain QRIS, BI-Fast, dan SNAP telah menjadi langkah penting bagi perluasan akses pembayaran untuk seluruh masyarakat. Melangkah ke depan, BI menghadirkan tiga komitmen untuk mengakselerasi ekonomi digital dan ekosistem keuangan terintegrasi. Untuk BI-Fast, hingga saat ini jumlah peserta sebanyak 52 yang terdiri atas 51 bank dan satu nonbank yakni Kustodian Sentral Efek (KSEI). "Kedepan, jumlah peserta akan bertambah terus," kata Aida. Nominal transaksi BI-Fast mencapai Rp 478 triliun dengan 128, juta transaksi per Juni, angka ini akan terus mengalami peningkatan sejak diluncurkan pada Desember tahun lalu.(Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









