Ekonomi
( 40789 )Mandiri Dorong Pembiayaan Berkelanjutan
PT Bank Mandiri (persero) Tbk berkomitmen mendukung transisi ekonomi hijau. Seiring upaya pemerintah dan industri global yang mendorong peningkatan pembiayaan berkelanjutan, tren ekonomi hijau pun konsisten meningkat. Hal ini secara langsung berdampak pada permintaan pembiayaan berkelanjutan atau sustainable financing yang ikut naik. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan, pada kuartal I-2022 kontribusi perseroan terhadap pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp 209,8 triliun atau 24,9% dari total kredit Bank Mandiri. Kemudian pembiayaan hijau sebesar Rp 209,8 triliun setara 11,5% dari total kredit Bank Mandiri. "Bank Mandiri secara konsisten terus melanjutkan komitmen untuk menjaga dan meningkatkan prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance) yanag dapat berkontribusi secara langsung terhadap industri keuangan nasional. Antara lain dengan mengembangkan pembiayaan yang selaras dengan POJK 51/2017, Roadmap NDC/NZE Indonesia, serta framework ESG yang mengacu pada best practices." ungkap Darmawan. (Yetede)
Mahendra Perkuat Janji Perlindungan Nasabah
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2022-2027, Mahendra Siregar berjanji akan memperkuat peran OJK dalam memberikan perlindungan kepada nasabah industri jasa keuangan dan masyarakat. "OJK akan terus memperkuat perannya dalam perlindungan nasabah atau konsumen dan masyarakat. Tegas Mahendra dalam konferensi pers usai dilantik Mahkamah Agung (MA) sebagai Ketua DK OJK bersama delapan Anggota DK OJK di Jakarta, Rabu (20/7). Mahendra Siregar melangsungkan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan di ruangan terpisah karena ia sedang melakukan isolasi mandiri setelah dinyatakan positif Covid-19. Selain Mahendra, petinggi DK OJK periode 2022-2027 dilantik MA yaitu Mirza Adityaswara (Wakil Ketua merangkap Ketua Komite Etik dan Anggota), Dian Ediana Rae (Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota), dan Inarno Djajadi (Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota). (Yetede)
Semester I, Mitratel Cetak Laba Bersih Rp 879 Milliar
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel membukukan laba bersih sebesar Rp 879 miliar hingga semester I-2022, meningkat 25,5% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 701 miliar. Pencapaian ini sesuai dengan guideline yang ditetapkan perseroan. Direktur Investasi sekaligus Sekretaris Perusahaan Mitratel Hendra Purnama mengatakan, pihaknya berhasil membukukan kinerja laba bersih sesuai dengan target yang sudah ditetapkan pada awal tahun. Dari sisi angka revenue dari ABITDA, juga in-line dengan guideline. Mungkin, yang berubah alokasi antara Bulit to Suit (B2S) and kolokasi," ujar Hendra kepada Investor Daily. Lalu dari sisi EBITDA, emiten yang berencana menjadi perusahaan digital telco ini juga memperlihatkan kinerja apik dengan pembukuan sebesar Rp 2,8 triliun, tumbuh sekitar 16,9% dibandingkan EBITDA Juni tahun lalu yakni Rp 2,4 triliun. Perihal kolokasi, tahun ini MTEL mengincar sejumlah penyewa (tenant) kolokasi melonjak signifikasi sebanyak 3.000 sampai 4.000 yang utamanya berasal dari PT Indosat Ooredoo Hutchinson Tbk (ISAT). (Yetede)
Perluasan Pabrik, PT Arwana Citramulya Tbk Investasi Rp 300 Miliar
Industri keramik di Tanah Air terus menggeliat untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor, dengan meningkatkan kapasitas produksi melalui investasi baru atau perluasan pabrik. Salah satunya adalah PT Arwana Citramulia Tbk yang menggelontorkan investasi sebesar Rp 300 miliar untuk penambahan kapasitas sebesar 3 juta meter persegi dari Plant 5B untuk produksi ubin keramik 60x60 cm. Selain itu penambahan kapasitas sebanyak 4,4 juta meter persegi dari proyek Plant 5C yang akan dimulai berproduksi pada awal 2023 dengan kebutuhan tenaga kerja lokal hingga 401 orang. Plt. Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKTF) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ignatius Warsito menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi kepada PT Arwana Citramulia Tbk yang telah merealisasikan investasinya, karena akan memberikan dampak luas bagi perekonomian nasional. "Dalam pengembangan industri keramik, kita harus mengoptimalkan sumber daya produksi dalam negeri dengan visi menjadikan Indonesia kembali masuk dalam lima besar produsen ubin keramik dunia," kata dia melalui keterangan tertulisnya, Jakarta. (Yetede)
Produk Perikanan Indonesia Diterima di 138 Negara
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKPIM) berhasil mengantar produk Perikanan Indonesia hingga bisa diterima di 138 negara di dunia selama semester I-2022 dari target 132 negara. Hal itu terkait strategi penguatan jaminan mutu dan keamanan produk perikanan melalui penerbitan health certificate (HC) yang gencar dilakukan KKP. Sebagai petugas quality assurance, BKIPM telah menerbitkan 72.760 HC pada semester I-2022, ini sangat penting guna menjamin produk perikanan RI aman dan bermutu. Jumlah produk yang di ekspor sebanyak 589.810 ton. "Produk perikanan kita sudah bisa diterima di 138 negara dari target 132. Ini menjadi target bagaimana bisa kita mempertahankan, jangan sampai ini hilang gara-gara penjaminan kesehatan, penjaminan atas mutu ini tidak baik," ujar Plt Kepala BKIPM Hari Maryadi saat paparan Kinerja KKP Semester I-2022 di Jakarta, Rabu (20/7). (Yetede)
Rupiah Cepat Targetkan Penyaluran Pinjaman Rp 6 Triliun
PT Kredit Utama Fintech Indonesia ( Rupiah Cepat) sebagai penyelenggara fintech p2p lending klaster multiguna menargetkan penyaluran pinjaman baru pada tahun ini mencapai Rp 6 triliun. Untuk mencapai target tersebut, Rupiah Cepat menggandeng sejumlah bank umum sebagai pemberi pinjaman (lender). Direktur Utama Rupiah Cepat Yolanda menyampaikan, akumulasi pinjaman tersalurkan sampai dengan Juni 2022 hampir mencapai Rp 15 triliun, sejak perusahaan berdiri pada Maret 2018. Khusus tahun ini, Rupiah Cepat berupaya secara konsisten dapat menyalurkan pinjaman sebesar Rp400-500 miliar per bulan "Pada tahun ini sesuai target, kami ingin tumbuh mencapai Rp 6 triliun. Pada tahun lalu pencapaiannya Rp 4 triliun, jadi ada pertumbuhan sekitar 50%," kata Yolanda pada saat media visit ke Kantor BeritaSatu Media Holdings di Jakarta, Rabu (20/7)
UE Desak Permintaan Gas Dikurangi 15%
Komisi Eropa mendesak negara-negara anggota Uni Eropa (UE) untuk mengurangi permintaan gas alam sebesar 15% selama beberapa bulan mendatang guna mengamankan persediaan di musim dingin dan memerangi tindak "pemerasan" oleh Rusia. Sebagai informasi, penghentian total impor atau pengurangan tajam dalam aliran gas timur ke barat dapat menimbulkan efek bencana terhadap ekonomi Eropa, menutup pabrik-pabrik dan memaksa rumah tangga untuk mematikan alat pemanas. "Rusia sedang memeras kami. Rusia menggunakan energi sebagai senjata oleh karena itu, dalam hal apapun, apakah itu penghentian sebagian besar atau pemutusan total gas rusia, Eropa harus siap," ujar Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kepada wartawan, yang dilansir AFP. UE pun meminta negara-negara anggotanya untuk bersiap menghadapi yang terburuk. Sejak Negeri Beruang Merah menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022 dan di respon oleh barat dengan menjatuhkan sanksi-sanksi maka Rusia mulai mengurangi pengiriman gasnya. Langkah ini sepertinya ditujukan mencegah negara-negara UE untuk mengisi ulang cadangannya. (Yetede)
Menkominfo: 2030 RI Sumbang 42% Ekonomi Digital ASEAN
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, Indonesia memiliki potensi ekonomi digital sebesar US$ 315 miliar atau setara Rp 4,720,12 pada 2030. Angka itu setara dengan 42% ekonomi digital di Asia tenggara (Asean). "Ini menjadi tantangan dan tugas bagi kita semua, bahwa kekuatan ekonomi dalam negeri mengambil bagian yang aktif di dalamnya. Sehingga manfaat ekonomi digital yang tengah berkembang pesat ini bisa dinikmati masyarakat, terutama UMKM," Kata Johnny G Plate. Presiden, lanjut dia, telah memberikan petunjuk yang sangat jelas bahwa pengembangan infrastruktur digital harus di semua wilayah. Pembangunan infrastruktur hulu ini juga akan diimbangi dengan kemampuan memanfaatkan di sektor hilir. "Ini termasuk tiga agenda prioritas G20 dalam rangka empowerment untuk center digital development. Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur digital hulu, tapi juga mendorong agar infrastruktur hilir digital dikembangkan dengan serius," tegas Johhny. (Yetede)
BI Diproyeksikan Masih Tahan Suku Bunga Acuan
Bank Indonesia (BI) diprediksi, tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 3,5% dalam Rapat Dewan Gubernur BI Juli 2022, meski inflasi Juni 2022 sudah melebihi atas dari target inflasi BI yang sebesar 4% year on year (yoy). Kepala Ekonom Bank Permata Joshua Pardede mengatakan, BI masih akan mempertahankan suku bunga acuan., karena inflasi inti yang merupakan proxy dari inflasi fundamental belum menunjukkan peningkatan yang signifikan "Selain itu BI juga mengimplementasi kebijakan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah," ucapnya saat dihubungi. "Surplus neraca transaksi berjalan sejak Indonesia kuartal III-2021 yang ditopang oleh tren kenaikan harga komoditas mengindikasikan bahwa kondisi keseimbangan eksternal tetap solid sehingga tetap dalam mendukung stabilitas rupiah," kata dia. Meski demikian, dalam Lelang Operasi Pasar Terbuka pada Juli. Reserve Repo dengan tenor dua minggu, i bulan, 3 bulan, tercatat naik sekitar 25-35 bps jika dibandingkan akhir bulan Juni ke level 3,8%, 3,85%, 3,9%. Hal tersebut secara umum juga memberi indikasi bahwa BI juga memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga acuannya. (Yetede)
RMKE Menyiapkan Belanja Modal Rp. 174 Miliar
PT RMK Energy Tbk (RMKE) punya agenda melebarkan sayap bisnisnya. Emiten yang bergerak di bidang logistik dan perdagangan batubara ini mengalokasikan belanja modal senilai Rp 174 miliar di tahun 2022. “Pada kuartal pertama 2022 terserap Rp 18 miliar. Sebesar 13 miliar untuk pembelian mesin dan peralatan. Sementara Rp 5 miliar lainnya untuk pengerjaan aset,” ujar Direktur keuangan RMKE Vincent Saputra, Rabu (20/7). Selain itu perusahaan ini juga akan mengembangkan sayap ke bisnis jasa penunjang batubara seperti kontraktor hauling, dan kontraktor tambang. Karena itu RMKE optimis, tahun ini pendapatannya bisa naik 32,8 % menjadi 2,74 triliun. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









