UE Desak Permintaan Gas Dikurangi 15%
Komisi Eropa mendesak negara-negara anggota Uni Eropa (UE) untuk mengurangi permintaan gas alam sebesar 15% selama beberapa bulan mendatang guna mengamankan persediaan di musim dingin dan memerangi tindak "pemerasan" oleh Rusia. Sebagai informasi, penghentian total impor atau pengurangan tajam dalam aliran gas timur ke barat dapat menimbulkan efek bencana terhadap ekonomi Eropa, menutup pabrik-pabrik dan memaksa rumah tangga untuk mematikan alat pemanas. "Rusia sedang memeras kami. Rusia menggunakan energi sebagai senjata oleh karena itu, dalam hal apapun, apakah itu penghentian sebagian besar atau pemutusan total gas rusia, Eropa harus siap," ujar Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kepada wartawan, yang dilansir AFP. UE pun meminta negara-negara anggotanya untuk bersiap menghadapi yang terburuk. Sejak Negeri Beruang Merah menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022 dan di respon oleh barat dengan menjatuhkan sanksi-sanksi maka Rusia mulai mengurangi pengiriman gasnya. Langkah ini sepertinya ditujukan mencegah negara-negara UE untuk mengisi ulang cadangannya. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023