Pegang Uang Tunai Hadapi Inflasi Tinggi
Kebijakan agresif bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve belum mampu mengendalikan inflasi. Secara mengejutkan, inflasi AS periode Juni melesat di atas proyeksi pasar, mencapai 9,1%. ini menimbulkan ekspektasi The Fed bakal mengerek suku bunga lebih agresif. Otomatis, ini membuat kekhawatiran terjadinya stagflasi global menguat, dan berdampak pada pasar keuangan dunia, termasuk Indonesia. Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee masih yakin stagflasi belum akan terjadi di Indonesia lantaran inflasi masih terjaga. Hans menilai, keluarnya dana asing bisa dimanfaatkan untuk akumulasi beli. Namun, tetap sediakan uang tunai yang lebih besar sambil mencermati pasar saham.
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023