Perekonomian Indonesia Dinilai dalam Kondisi Baik
Dana Moneter Internasional (IMF) menilai perekonomian Indonesia dalam kondisi baik. Hal itu terindikasi dari sejumlah hal, seperti pertumbuhan ekonomi, neraca perdagangan, dan tingkat inflasi. Hal itu diungkapkan Menkeu Sri Mulyani seusai mendampingi Presiden Jokowi menerima kunjungan delegasi IMF di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Minggu (17/7). Presiden juga didampingi Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Sementara delegasi IMF ialah Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF Krishna Srinivasan, serta Representatif Senior IMF untuk Indonesia James Walsh.
Inflasi Indonesia per Juni 2022 sekitar 4,35 % secara tahunan, sedangkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,01 % per triwulan I-2022. Adapun neraca perdagangan mencatat surplus selama 26 bulan berturut-turut. Menurut Sri Mulyani, IMF juga mengapresiasi penyelenggaraan Pertemuan Menkeu dan Gubernur Bank Sentral (Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting) G20 yang ketiga di Nusa Dua, Bali, Jumat (15/7). Indonesia dinilai sukses menjadi tuan rumah G20 Finance Track di tengah situasi dunia yang penuh tantangan, antara lain perang Rusia dan Ukraina yang membuat harga komoditas pangan dan energi melonjak. Kenaikan harga pada dua komoditas tersebut kemudian memacu inflasi di sejumlah negara. (Yoga)
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
China Meminta Dukungan Lebih Besar dari AIIB
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023