;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Realisasi Dana Bergulir LPBD KUMKM 2022 Capai 100%

27 Dec 2022

JAKARTA, ID – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB KUMKM) telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp 1,8 triliun hingga akhir Desember 2022. Dari jumlah tersebut, realisasi penyaluran ke koperasi sektor riil mencapai 24,5% dari target sebesar 15%. "Akhir Desember 2022 sudah terealisasi Rp 1,8 triliun atau 100% tersalurkan. Untuk koperasi sektor riil sudah terealisasi 24,5%. Namun saya belum puas, tahun depan harus lebih tinggi,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam Refleksi 2022 dan Outlook 2023, Senin (26/12/2022). Pemerintah mendorong agar koperasi menjadi inkubator bisnis bagi UMKM. Oleh karena itu, pemerintah menugaskan LPDB agar menjadi pihak yang memperkuat pendanaan bagi koperasi. Pada saat yang sama, LPDB juga dapat berperan untuk membiayai UMKM. “Karena ini bagian dari arahan Presiden Joko Widodo lewat Menteri Keuangan supaya pembiayaan ini baik KUR (Kredit Usaha Rakyat) maupun LPDB agar memperkuat sektor produksi, supaya kita nggak dikuasai produk impor,” tandas Teten. (Yetede)

Realisasi Investasi Pariwisata Capai Rp 28 T

27 Dec 2022

JAKARTA, ID – Realisasi investasi di sektor pariwisata telah mencapai US$ 1,8 miliar atau setara Rp 28,13 triliun hingga akhir September 2022, sekitar 75% dari target yang ditetapkan pemerintah. Investasi tersebut tersebar di berbagai destinasi wisata dan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata di Indonesia. "Target investasi pariwisata 2022 sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) adalah US$ 2,42 miliar. Dan posisi September sudah US$ 1,8 miliar, jadi hampir mencapai target,” kata Sekretaris Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Oni Yulfian dalam Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Senin (26/12/2022). Pemerintah terus memacu investasi di sektor pariwisata, terutama di lima destinasi super prioritas (DSP) dan delapan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata. Kelima DSP tersebut adalah Danau Toba, Sumatera Utara; Borobudur, Jawa Tengah; Mandalika, Nusa Tenggara Barat; Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur; dan Likupang, Sulawesi Utara.  (Yetede)

Market Cap Bayan Sentuh Rp 686 Triliun, Tempel BRI

27 Dec 2022

JAKARTA, ID – Harga saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menembus Rp 20 ribu, tepatnya Rp 20.575 pada perdagangan Senin (26/12/2022), naik 10,77% dibandingkan penutupan pekan lalu. Seiring dengan itu, kapitalisasi pasar (market cap) Bayan kini mencapai Rp 686 triliun dan berada di posisi ketiga di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bayan menempel ketat PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI/ BBRI) di posisi kedua dengan market cap Rp 740 triliun. Adapun PT Bank Central Asia Tbk (BCA BBCA) masih kokoh di puncak dengan market cap Rp 1.047 triliun. Saham BYAN terus reli setelah perseroan menggelar stock split dengan rasio 1:10 Berdasarkan data RTI, saham BYAN telah naik 685%, ditopang lonjakan kinerja keuangan. Per September 2022, Bayan mencetak kenaikan pendapatan 91,5% menjadi US$ 3,34 miliar. Laba bersih melejit 148,9% menjadi US$ 1,62 miliar. Bayan akan membagikan dividen interim senilai total US$ 1 miliar pada 5 Januari 2023. (Yetede)

Kejar Tayang Pesenan Mobil Listrik

27 Dec 2022

JAKARTA-Rencana pemerintah memberikan insentif berupa subsidi bagi pembelian kendaraan listrik diyakini berdampak pada peningkatan minat dan permintaan  pesenan sepeda motor dan mobil listrik. Para produsen dan agen tunggal pemegang merek (ATPM) kendaraan listrik pun mulai mempersiapkan diri dengan meningkatkan kapasitas produksi dan ketersediaan stok. PT Hyundai Motors Indonesia, misalnya, mendorong percepatan ketersediaan stok tipe mobil listrik andalannya, yaitu Hyundai IONIQ 5. CEO Hyundai Motors Indonesia, Makmur Tahir, menuturkan Hyundai IONIQ 5 merupakan salah satu produk unggulan yang paling banyak diminati konsumen sepanjang tahun ini. "Namun memang pelanggan yang baru memesan  harus menunggu (inden) karena jumlah permintaan yang sangat tinggi tersebut. Kami harus berkoordinasi dengan prinsipal agar bisa memangkas waktu inden para pelanggan," ujarnya kepada Tempo, kemarin. (Yetede)

GELIAT EKONOMI AKHIR TAHUN

26 Dec 2022

Perayaan Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) yang dilakukan tanpa pembatasan diyakini dapat memberikan efek berganda bagi perekonomian seiring dengan bertambahnya aktivitas masyarakat. Intensitas aktivitas yang meningkat tersebut tampak dari kian bergeraknya kegiatan ekonomi yang dipicu oleh pergerakan arus perjalanan di seluruh moda transportasi saat libur Nataru. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksikan perputaran uang selama libur Nataru bisa mencapai Rp23,85 triliun, dengan asumsi jumlah penduduk yang mudik sekitar 44,7 juta atau setara dengan 11,92 juta keluarga. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang mengatakan perkiraan angka Rp23,85 triliun tersebut berdasarkan asumsi setiap keluarga membawa uang rata-rata Rp2 juta. Dia menjelaskan uang tersebut berputar sejak bepergian dari rumah, seperti pembelian tiket bagi yang naik angkutan umum atau bahan bakar minyak (BBM) yang memakai kendaraan pribadi. “Perputaran uang tersebut akan didominasi di daerah Jawa, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta dan sebagian lagi di luar Jawa, seperti Sumut, Sulut, Maluku, dan Papua, sebagian Kalimantan dan Bali,” ungkap Sarman. Perputaran uang tersebut mampu mendongkrak konsumsi rumah tangga di berbagai daerah yang akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV/2022. Pada akhirnya, laju kuartalan itu akan membawa pertumbuhan ekonomi nasional 2022 mencapai kisaran 5%–5,3% sesuai perkiraan. Kemenhub mencatat sebanyak 3,94 juta orang telah bepergian ke kampung halaman menggunakan angkutan umum selama sepekan lalu, 19-24 Desember 2022, atau meningkat 32,98% dari periode yang sama tahun lalu.Selama periode yang sama, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 1,15 juta unit kendaraan meninggalkan Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek) atau naik 5,29% daripada 19-24 Desember 2021.

SURAT UTANG KORPORASI : WASPADAI RISIKO SEKTORAL

26 Dec 2022

Buntut kenaikan suku bunga acuan dan potensi resesi ekonomi global pada 2023 mengerek risiko sejumlah perusahaan penerbit surat utang korporasi seperti infrastruktur, komoditas, dan usaha berbasis ekspor. Risiko kenaikan suku bunga acuan tak terelakkan karena misi Federal Reserve masih harus berlanjut karena bank sentral terkuat terjagat itu ingin membawa infl asi Negeri Paman Sam ke 2%. Sementara itu, infl asi tahunan pada November 2022 mencapai 7,1% sehingga selisih dengan target masih lebar. Dengan begitu, kondisi pasar surat utang masih merasakan dampaknya berlanjut pada 2023. Ekonom yang disurvei Bloomberg pun menyebut probabilitas resesi ekonomi di Amerika Serikat mencapai 70% atau yang tertinggi dibandingkan dengan survei yang digelar pada Juni 2022. Kepala Divisi Pemeringkatan Non Jasa Keuangan I PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefi ndo) Niken Indriarsih mengatakan beberapa sektor dibayangi oleh risiko yang lebih tinggi. Beberapa sektor seperti properti dan konstruksi masih memiliki risiko yang perlu diwaspadai. Belum lagi, selama pandemi sektor tersebut terkendala oleh pembatasan aktivitas. “Bisnis di beberapa sektor seperti sektor properti dan konstruksi tumbuh lebih rendah daripada pertumbuhan PDB,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Jumat (25/12). Sektor yang juga perlu mendapat perhatian karena berpotensi menanggung risiko yang lebih tinggi yakni sektor berbasis komoditas karena terdapat potensi koreksi harga. Niken berujar kenaikan suku bunga acuan bakal mengerek naik imbal hasil obligasi pemerintah yang menjadi acuan penetapan kupon obligasi korporasi. Tak heran bila instrumen obligasi korporasi masih menarik bagi investor karena menawarkan kupon tinggi. Niken memproyeksi bahwa kupon yang ditawarkan oleh instrumen berperingkat AAA tenor 5 tahun sebesar 7,73% hingga 8,12%. Kupon tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan obligasi pemerintah dengan tenor yang sama yakni 7,1% hingga 7,15%.

KONTRAK KERJA SAMA MIGAS : BP BAWA TAMBAHAN INVESTASI

26 Dec 2022

Industri hulu minyak dan gas bumi atau migas mendapatkan angin segar dari perpanjangan kontrak kerja sama Tangguh selama 20 tahun karena menghadirkan tambahan komitmen investasi hingga US$4,6 miliar. Perpanjangan kontrak kerja sama atau KKS Tangguh membuat BP dan mitranya bisa mengembangkan Proyek Tangguh liquefied natural gas (LNG) hingga 2055. Wilayah KKS Tangguh sendiri melingkupi Wiriagar, Berau, dan Muturi di Teluk Bintuni Papua Barat.Di Proyek Tangguh LNG, BP berperan sebagai operator dengan porsi kepemilikan 40,22%. Kemudian MI Berau BV 16,3%, CNOOC Muturi Ltd. 13.90%, Nippon Oil Exploration (Berau) Ltd. 12.23%, KG Berau Petroleum Ltd. 8.56%, KG Wiriagar Petroleum Ltd. 1.44%, dan Indonesia Natural Gas Resources Muturi Inc. 7.35%.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meminta BP segera menyelesaikan Proyek Tangguh Train 3 yang menjadi salah satu proyek strategis nasional di sektor hulu migas. Apalagi, gas bumi dianggap menjadi komoditas yang memiliki peran penting pada masa transisi energi menuju net zero emission pada 2060.Perpanjangan KKS Tangguh, kata Arifin, juga membuat ketersedian LNG untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor lebih terjamin. Menurutnya, pemerintah akan mendukung seluruh upaya yang dilakukan oleh kontraktor kontrak kerja sama atau KKKS untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada di dalam negeri. Hal itu pun membuat pemerintah lebih terbuka dalam kerja sama pengelolaan hulu migas di dalam negeri.Untuk diketahui, Proyek Tangguh Train 3 diproyeksikan bisa onstream pada kuartal pertama tahun depan. Targetnya, proyek tersebut bisa memproduksi 700 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) gas, dan 3.000 barel kondensat per hari. Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan bahwa, selain memberikan kepastian pasokan gas, perpanjangan KKS Tangguh juga akan mendatangkan komitmen investasi tambahan hingga US$4,6 miliar. “Perpanjangan kontrak ini juga memberikan dampak positif berupa kontribusi dalam menggerakkan perekonomian nasional maupun daerah, serta multiplier effect lainnya,” katanya

NILAI TAMBAH PERTAMBANGAN : Lima KomoditasJadi Fokus Penghiliran

26 Dec 2022

Kementerian Perindustrian ikut memacu kegiatan penghiliran di dalam negeri dengan menetapkan lima komoditas yang menjadi fokus dalam upaya meningkatkan nilai tambah dari sektor industri berbasis tambang dan mineral.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kegiatan penghiliran di dalam negeri terbukti telah membawa multiplier effect bagi perekonomian nasional, mulai dari meningkatkan nilai tambah bahan baku, menarik investasi masuk ke Tanah Air, menghasilkan devisa ekspor, hingga menambah jumlah serapan tenaga kerja.Hal itu pun membuat Kementerian Perindustrian memacu kebijakan penghiliran industri di tiga sektor, yakni agro, bahan tambang dan mineral, serta minyak bumi, gas bumi, dan batu bara.Terkait dengan pengembangan industri berbasis tambang dan mineral, Kementerian Perindustrian sedang berupaya memacu nilai tambah pada lima komoditas, yakni bijih tembaga, bijih besi dan pasir besi, bijih nikel, bauksit, serta logam tanah jarang.

Perpres SPBE Terbit, Celah Korupsi Dipersempit

26 Dec 2022

Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 132 tahun 2022 tentang Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Nasional. Beleid tersebut diundangkan pada 20 Desember 2022. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut, digitalisasi pemerintahan atau e-government bertujuan agar pemerintah lebih efektif, efisien dan menutup sedapat mungkin celah-celah korupsi. Pemberantasan korupsi dalam bentuk pencegahan dan penindakan oleh KPK, Kepolisian, Kejaksaan Agung dan Pengadilan, itu silahkan berjalan tidak akan diganggu, ujar Mahfud dikutip dari Youtube Kemenko Polhukam, Minggu (25/12).

Emiten Hotel Cuan di Libur Akhir Tahun

26 Dec 2022

Libur hari raya Natal dan tahun baru 2023, bakal jadi momen terindah bagi emiten perhotelan pasca pandemi Covid-19. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat, okupansi atau tingkat keterisian hotel pada musim liburan Natal dan tahun baru 2023 sudah di atas 80%, naik dibanding akhir tahun lalu. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat, okupansi atau tingkat keterisian hotel pada musim liburan Natal dan tahun baru 2023 sudah di atas 80%, naik dibanding akhir tahun lalu. Research Analyst Henan Putihrai Sekuritas Jono Syafei menimpali, secara historis, kinerja emiten hotel akan meningkat di akhir tahun. Ini didorong pergerakan masyarakat yang ingin memanfaatkan momen libur akhir tahun.