;

10% Perjalanan Wisata Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrim

10% Perjalanan Wisata  Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrim

JAKARTA, ID – Industri tour dan travel mencatat, terjadi sekitar 10% pembatalan (cancellation) perjalanan wisata selama liburan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (nataru) akibat cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Indonesia beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut juga berdampak pada penurunan okupansi hotel hingga 50%, terutama di daerah pesisir pantai. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi adanya potensi cuaca eksterm selama libur nataru. Di mana pada periode 25 Desember 2022 - 1 Januari 2023, BMKG memprediksi adanya hujan dengan intensitas sangat lebat 100-150 mm per hari,   “Memang ada pembatalan beberapa perjalanan wisata yang terkena cuaca ekstrem, terutama di pesisir pantai karena kekhawatiran terhadap gelombang tinggi ataupun di daerah pegunungan yang rawan longsor. Tetapi cancellationnya tidak terlalu signifikan. Sementara untuk perjalanan wisata yang di daratan biasa, sejauh ini tidak ada keluhan dari wisatawan,” kata Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Nunung Rusmiati kepada Investor Daily di Jakarta, Jumat (30/12/2022). (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :