;
Kategori

Ekonomi

( 40498 )

Bapanas Tugasi Bulog Impor jagung Pakan 500 Ribu Ton

12 Oct 2023
JAKARTA,ID-Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) menugasi Perum Bulog mengimpor beras 500 ribu ton jagung pakan sebagai salah satu langkah strategis menekan harga komoditas itu di tingkat peternak. Separuh dari kouta impor jagung  itu dijadwalkan tiba di Indonesia mulai bulan ini. Sembari menunggu kedatangan jagung dari luar negeri tersebut, Bulog diminta mematikan para peternak yang akan menjadi pembeli siaga. Berdasarkan Panel Harga Beras Bapanas, rerata harga nasional jagung di tingkat peternak pada 1 Oktober 2023 naik menjadi Rp 7.000 per kg. Kondisi itu karena harga jagung di tingkat produsen dan konsumen yang terus meningkat dan melampaui HAP (Harga Acuan Penjualan). Impor jagung pakan sebanyak 500 ribu ton akan ditugaskan kepada Bulog. Untuk menjaga harga ditingkat petani tetap baik, impor jagung itu dilakukan bertahap dan memastikan Bulog telah memiliki pembeli siaga dari kalangan peternak. (Yetede)

Berharap Dana Pariwisata Terealisasi

12 Oct 2023

JAKARTA – Para pelaku usaha jasa pariwisata berharap rencana pembentukan dana pariwisata atau tourism fund bisa segera terealisasi. Pasalnya, rancangan pembentukan pundi-pundi untuk membiayai operasi pariwisata domestik itu sudah lama bergulir. Rencana pembentukan dana pariwisata ini kembali mencuat dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, awal Oktober lalu. Dalam rapat itu, Presiden Joko Widodo menginstruksikan bawahannya mempercepat pembentukan tourism fund.

Mengulangi arahan Jokowi itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan dana tersebut bisa menyokong agenda pariwisata bertaraf internasional. Baik agenda kebudayaan; kegiatan meeting, incentive, convention, exhibition (MICE); maupun perhelatan olahraga yang ditargetkan untuk menarik turis. Menurut Sandiaga, konsep tersebut sudah dipakai lebih dulu oleh Singapura dan Arab Saudi. "Jadi, sumber pendanaannya ini nanti ditelaah sehingga governance (pengelolaannya) terjaga," ucapnya. "Tapi tidak akan membebani APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) terlalu besar, juga tak bakal membebani wisatawan." 

Sandiaga menyatakan pemerintah akan membentuk tim khusus untuk mengkaji sumber dana yang cocok untuk tourism fund. Selain berupa dana abadi, devisa pariwisata bisa menjadi alternatif sumber dana. Yang pasti, kata dia, nilai awal yang ditargetkan pemerintah dalam kantong dana itu mencapai Rp 1 triliun. (Yetede)

Hilirisasi Musiman Bisa Gagalkan RI Maju

11 Oct 2023

Inkonsistensi kebijakan hilirisasi sebagai bagian dari industrialisasi akan membuyarkan mimpi Indonesia menjadi negara maju. Pengalaman menunjukkan, pergantian rezim selama 30 tahun terakhir selalu berdampak pada kebijakan teknokratis jangka panjang, termasuk industrialisasi yang merupakan kunci mencapai kemajuan. ”Hilirisasi bagus. Tapi, yang saya khawatirkan, (pengalaman) dalam industri itu, minim konsistensi. Perlu komitmen dari pemerintah berikutnya. Sejarah kita menunjukkan, gonta-ganti (kebijakan) terus,” kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Teguh Dartanto dalam paparanya pada sesi ke-2 Indonesia Mining Summit 2023 di Badung, Bali, Selasa (10/10).

Urusan konsistensi kebijakan industrialisasi pemerintah tersebut menjadi perhatian sekaligus harapan yang mencuat pada pertemuan tersebut. Acara kolaborasi antara Indonesian Mining Association (IMA) dan harian Kompas itu mengusung tema ”Sustainable Downstream”. Sekitar 400 pemimpin dan perwakilan industri pertambangan nasional hadir dalam kesempatan itu. Menteri PPN /Kepala Bapenas Suharso Monoarfa mengakui, selama ini Indonesia terlalu terlena menjalankan hilirisasi yang sebatas mengolah komoditas menjadi bentuk setengah jadi. ”Kita seharusnya bisa mengembangkan produk-produk turunan. Kebertautan hulu-hilir ini yang akan terus kita kejar,” kata Suharso. (Yoga)

Indonesia-Jerman Kerja Sama di Sektor Energi

11 Oct 2023

Kerja sama Pemerintah Indonesia-Pemerintah Jerman di sektor energi diperkuat dan ditingkatkan melalui fasilitas dialog, pendanaan, hingga penyediaan para ahli. Energy Hub Team Lead Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Indonesia Gitafajar Septyani, di Jakarta, Selasa (10/10/2023), mengatakan, kerja sama bertujuan mencapai target nasional penurunan emisi dan mendukung promosi penggunaan energi terbarukan bersama pemerintah daerah. (Yoga)

El Nino Berpotensi Pengaruhi MT I Padi

11 Oct 2023

BMKG memprakirakan, El Nino akan memuncak pada Oktober 2023 dan berakhir pada Maret 2024. Namun, musim kemarau akibat dampak fenomena pemanasan suhu muka laut di atas kondisi normal itu akan berakhir secara bertahap pada November 2023. Hal itu terjadi lantaran ada pergantian angina yang membawa uap air yang bakal memicu hujan pada November 2023. Kementan memperkirakan awal musim tanam (MT) I padi di sejumlah daerah lumbung beras akan dimulai pada November dan Desember 2023. Sementara itu, di daerah aliran irigasi Waduk Kedungombo, Jateng, yakni Demak, Kudus, dan Grobogan, MT I berlangsung sejak awal Oktober 2023. El Nino masih berpotensi memengaruhi MT I padi di sejumlah daerah.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Demak Hery Sugihartono, Selasa (10/10) mengatakan, petani di Kecamatan Gajah, Dempet, dan Karanganyar, Kabupaten Demak, mulai menanam padi sejak awal Oktober 2023 sehingga panen diperkirakan terjadi pada Januari 2024. Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Undaan di Kabupaten Kudus, serta Kecamatan Purwodadi, Klambu, dan Godong, Kabupaten Grobogan. ”Untuk menghemat dan meratakan pembagian air, aliran air irigasi dari Bendung Klambu (salah satu infrastruktur jaringan irigasi Waduk Kedongombo) digilir tiga kali sehari. Namun, kami tetap khawatir sumber air irigasi bisa habis karena hujan masih belum terjadi hingga kini,” ujarnya ketika dihubungi dari Jakarta. Untuk mengoptimalkan MT I, Hery berharap pemerintah perlu mengantisipasinya dengan hujan buatan. (Yoga)

Mutiara Indonesia Makin Tak Terjangkau

11 Oct 2023

Indonesia tercatat sebagai penghasil terbesar komoditas mutiara laut selatan (south sea pearl) di dunia. Mutiara asal Indonesia dikenal dengan mutiara berwarna emas dan putih. Selama ini, mutiara laut itu diekspor gelondongan dalam bentuk butiran. Selain Indonesia, mutiara laut selatan juga dihasilkan oleh Australia, Filipina, dan Myanmar. Selama pandemi, ekspor mutiara laut selatan asal Indonesia sempat merosot. Namun, sejak tahun 2022 ekspor mutiara laut terus melesat dengan nilai fantastis. Permintaan konsumen dunia semakin besar, terutama dari China, Korea Selatan, dan India. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), volume ekspor mutiara pada tahun 2022 sebesar 13.493 kg atau naik 300 % dibandingkan masa pandemi. Adapun nilai ekspor mutiara tahun 2022 sebesar 54,65 juta USD, melampaui masa sebelum pandemi. Sementara itu, selama Januari-Agustus 2023, ekspor komoditas mutiara laut Indonesia mencapai 7.132 kg dengan nilai 74,47 juta USD.

”Harga jual mutiara saat ini merupakan tertinggi sepanjang sejarah budidaya mutiara. Nilai jual diprediksi masih akan terus naik karena permintaan dunia besar, sedangkan produksi (mutiara) masih terbatas” kata pemilik CV Rosario Mutiara di Jakarta, Ambrosius Kengrry Retanubun, saat dihubungi, Senin (9/10). Sebagai ilustrasi, harga gelondongan mutiara kualifikasi terbaik, yakni kelas AAA berukuran 8-12 milimeter (mm), menembus 200-300 USD per gram. Adapun mutiara kelas AAA berukuran 12-15 mm, laku dijual seharga 500 USD per gram. Sementara itu, harga mutiara kualitas rendah berkisar 30 USD per gram. Mutiara kelas rendah itu pun dinilai laku keras. Apabila dijadikan perhiasan, harga sepasang anting mutiara laut selatan berukuran 8 mm mencapai Rp 10,5 juta. Harga itu jauh lebih mahal dibandingkan sepasang anting mutiara air tawar asal China yang dibanderol di kisaran Rp 3 juta-Rp 4 juta. (Yoga)

Perbankan Berkomitmen Terlibat dalam Mitigasi Perubahan Iklim

11 Oct 2023

Industri perbankan berkomitmen untuk terlibat dalam aksi mitigasi perubahan iklim melalui program dan pembiayaan yang mendukung ekonomi berkelanjutan. Di sisi lain, saat ini pemerintah tengah menyusun revisi taksonomi hijau Indonesia di sector keuangan sebagai bentuk mitigasi perubahan iklim. Presdir PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengatakan, ekonomi berkelanjutan dapat tercapai apabila para pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama tentang dampak perubahan iklim. Oleh sebab itu, pihaknya kembali menyelenggarakan Indonesia Knowledge Forum (IKF) XII 2023 sebagai wadah pertemuan antarpemangku kepentingan yang membahas aspek keberlanjutan dan upaya menjaga stabilitas ekonomi jangka panjang.

”Melalui IKF XII 2023, kami bertekad menggali potensi kolaborasi lintas sektor dan inovasi berbasis teknologi digital dalam menghasilkan solusi ramah lingkungan untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan,” katanya saat membuka IKF XII 2023, di Jakarta, Selasa (10/10). Selain program yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, BCA juga turut menyalurkan pembiayaan hijau sebesar Rp 76 triliun pada triwulan I-2023 atau meningkat 4,9 % secara tahunan. Adapun penyaluran pinjaman paling besar pada sektor sumber daya alam dan penggunaan lahan berkelanjutan sebesar Rp 60,4 triliun, sektor transportasi berkelanjutan Rp 7 triliun, dan untuk pembiayaan energi terbarukan Rp 2,9 triliun. (Yoga)

Dilema Hilirisasi di Era Transisi Energi

11 Oct 2023

Indonesia masih meniti langkah untuk mewujudkan hilirisasi atau industrialisasi tambang yang lebih utuh dari hulu ke hilir. Konsekuensinya, dibutuhkan jaminan pasokan energi terjangkau yang sejauh ini baru bisa didapat dari tenaga batubara.Pengembangan energi terbarukan yang terjangkau dan ”menghijaukan” batubara menjadi tantangan besar mewujudkan cita-cita tersebut. Sampai saat ini, batubara masih menjadi sumber energi utama di sektor pembangkit listrik di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian ESDM untuk tahun 2022, batubara berperan 67,21 % dalam bauran energi primer pembangkit listrik di Indonesia. Angka itu naik dari 2021 di 66,01 %. Adapun porsi energi baru dan terbarukan di 2022 sebesar 14,11 % atau naik dari 2021 yang 13,65 %.

Menurut Ketua Umum Indonesian Mining Association (IMA) Rachmat Makkasau, komitmen menekan emisi karbon lewat sektor pembangkit listrik itu akan semakin menantang seiring dengan kebutuhan konsumsi yang tinggi di sektor industri. Apalagi, Indonesia sedang menggenjot industrialisasi tambang yang lebih utuh dari hulu ke hilir, yang otomatis akan ikut menyumbang kenaikan emisi karbon. ”Dengan meningkatnya industrialisasi itu, konsekuensinya adalah peningkatan power. Kita pasti akan membutuhkan banyak energi. Pemerintah dan industri harus sama-sama memikirkan bagaimana batubara tetap bisa dipakai, tetapi dengan emisi yang ditekan,” katanya dalam acara Indonesia Mining Summit (IMS) yang digelar IMA bersama harian Kompas di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (10/10). (Yoga)

Bunga Acuan Perlu Dinaikkan

11 Oct 2023
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) perlu kembali menaikkan suku bunga  acuan BI 7-Day Reserve Repo Rate (BI7DRR)  yang telah bertahan di level 5,75% sejak Januari 2023, guna mencegah kemerosotan lebih dalam nilai tukar (kurs) terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Bila tidak, cadangan devisa dikhawatirkan akan terkuras akibat arus keluar modal asing (capital outflow) maupun kebutuhan untuk intervensi pasar. Bagi pelaku usaha, pelemahan rupiah yang dalam juga lebih banyak mendatangkan dampak negatif dibanding dampak positif.  Sementara sektor usaha lain seperti wksportir produk manufakture  dan pelaku usaha berorientasi pasar domestik, hampir semua mengalami peningkatan  beban overhead usaha, pelemahan daya saing, dan cenderung menunda ekspansi usaha atau investasi jangka pendek-menengah. (Yetede)

Tersangkut Masalah Iuran, 12 Dapen Dipelototi OJK

11 Oct 2023
JAKARTA,ID-Otoritas jasa keuangan (OJK) membeberkan adanya 12 perusahaan dana pensiun (dapen) yang masuk dalam status pengawasan khusus, baik berasal dari dapen pelat merah maupun dapen non-BUMN. Sebagian besar masalah yan dialami dapen tersebut  adalah pembayaran iuran pemberi kerja yang tidak lancar yang menyebabkan piutang iuran membengkak. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, dalam hal suatu dapen yang belum berada dalam tingkat pendanaan level I akan diberikan waktu yang cukup untuk melunasi  defisit selain solvabilitas berdasarkan perhitungan dari aktuaria. "Jumlah dana pensiun dalam pengawasan khusus dan fluktuatif. Ada yang berhasil jadi sehat, ada yang masuk ke pengawasan normal, dan ada yang  masuk ke pengawasan  normal, dan ada yang tidak sehat  itu yang dilikuidasi," jelas Ogi. (Yetede)