;
Kategori

Teknologi

( 1193 )

2028, Nilai Pasar Gim RI Tembus US$ 5 Miliar

15 Dec 2023
JAKARTA,ID-Total nilai pasar/omzet permainan pada perangkat elektronik dan pintar (gim/games) di Indonesia (RI) diproyeksikan mencapai US$ 5,15 miliar pada 2028 dari US$ 3,28 miliar tahun 2023, atau dengan  tingkat pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/CAGR) 9,44% pada periode tersebut. Perkembangannya ditopang oleh generasi muda yang yang makin suk adengan permainan gim di perangkatnya. Pemerintah pun memberikan ruang bagi developer lokal untuk lebih berkontribusi agar pasar tak hanya diisi oleh pemain global. Statista, lembaga riset dan pemerintah berbagai sektor industri, memperkirakan, perkembangan pasar gim  di Indonesia ditopang oleh 160,3 juta pengguna  diproyeksikan sebesar 55,6% tahun 2023 dan diperkirakan naik menjadi 57,7 pada 2028. Selain itu, pendapatan rata-rata per guna (avarage renevue per user/ARPU) dari pasar gim diperkirakan US$ 412,80 tahun 2028. (Yetede)

WNI Kendalikan Judi Daring dari Kamboja

14 Dec 2023

Maraknya judi daring di Indonesia diduga kuat terkait dengan industri perjudian di Kamboja yang memang legal di negara tersebut. Industri perjudian di Kamboja terindikasi melibatkan warga negara Indonesia atau WNI, baik sebagai pekerja maupun pemodal. Situs-situs judi beroperasi dari Kamboja mengincar pasar di Indonesia dengan tarif minimum deposit di bawah Rp 100.000. Tim Investigasi Kompas melacak pengoperasian situs-situs judi daring berbahasa Indonesia ke tiga lokasi di Kota Sihanoukville, Kamboja, awal Desember 2023. Ibu kota Provinsi Sihanoukville ini menjadi salah satu tujuan pekerja migran Indonesia. WNI di tempat itu sebagian besar bekerja pada sektor jasa, di antaranya di kawasan Kompong Dewa Resort, Holiday Palace, dan Trimulia Casino. Merujuk situs  Kemendag Pemerintah Kerajaan Kamboja, Senin (4/12) Kompong Dewa (tertulis ”Kampong Dewa”) tercatat sebagai perusahaan properti. Kompong Dewa juga bagian dari lini bisnis sebuah grup perusahaan di Indonesia, seperti tercantum dalam situsnya, https://www.jhlgroup.co.id/db/kompong-dewa-cambodia, yang diakses pada Sabtu (9/12).

Kompas menemukan adanya aktivitas operasional judi daring Kompong Dewa pada Senin hingga Rabu (4-6/12). Dari Gedung Sadewa di Kompong Dewa, tim melihat orang-orang hilir mudik masuk dan keluar gedung seharian. Sebagian  besar mengenakan pakaian kasual, seperti kaus dan celana pendek. Ketika malam, dari dinding kaca gedung lantai tiga,tim melihat 30 orang bekerja di depan computer. Asep, bu- kan nama sebenarnya, pegawai yang turun dari lantai atas, membenarkan aktivitas di gedung adalah pengoperasian judi daring meskipun tidak menyebutkan nama situs judi yang dioperasikannya. ”Iya (situs judi). Macam-macam yang kerja, ada telemarketing, saya di customer service,” ujarnya di KD Bar & Cafe, Rabu (6/12) dini hari. Sekitar pukul 02.30, sedikitnya lima orang berbahasa Indonesia minum di KD Bar & Café, mengenakan kaus dan jaket bertuliskan LXGROUP, yaitu sebuah situs judi.

Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja Santo Darmosumarto mengakui ada investasi WNI di bisnis perjudian. Namun, investor WNI harus bermitra dengan warga Kamboja. Sebab, orang asing tak bisa memiliki properti. Bisnis judi milik WNI terpusat di Kota Sihanoukville, seperti di Holiday Palace dan Kompong Dewa Resort. ”Peraturannya, baik (judi) darat maupun online haram untuk orang Kamboja. Jadi, mereka menyediakan ini untuk (orang) asing, baik pekerja maupun pelanggan. Investor juga sama, baik Indonesia maupun Tiongkok,” katanya, Selasa (28/11). Catatan Kedubes RI Phnom Penh, perusahaan yang mempekerjakan WNI di Kamboja ada 250 perusahaan. Sebagian besar terkait industri perjudian, baik sebagai bisnis utama maupun pendukung. Merespons ini, Polri berusaha menindak berbagai bentuk promosi judi daring di Indonesia. ”Selain penegakan hukum, kami juga melakukan pendekatan lunak dengan memberikan literasi, pendidikan ke masyarakat terkait bahaya judi online,” kata Kasubdit 2 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rizki Agung Prakoso, Selasa (21/11). (Yoga)

Judi Daring Sangat Agresif Mengepung Warganet

14 Dec 2023

Warganet kian rentan terpapar judi daring seiring dengan ekosistem pendukung dan operator judi daring terus bersiasat menguatkan eksistensinya. Media sosial menjadi wahana surgawi bagi operator judi daring, tak ubahnya lokapasar perjudian. Grup-grup yang mendukung judi, lowongan kerja, hingga jasa lain berkaitan dengan judi bisa dicari dari media sosial. Dengan mengetik kata ”judi online” di mesin pencari, kami bisa menemukan konten promosi platform judi bahkan terselip di antara berita penangkapan terkait kasus judi daring. Hasil pelacakan, Jumat (1/12) menampilkan sedikitnya empat situs judi di antara berita pada halaman pertama pencarian Google. Sejumlah situs berlabel Texas88, HOKI178, muncul dengan tagline ”Situs judi slot online paling gacor terpercaya hari ini”. Hal serupa dapat ditemukan di media social Facebook.

Dari halaman pertama, iklan situs judi segera tampil dengan tawaran ”Slot gacor pasti bisa maxwin”, dengan modal awal Rp 25.000. Tiap iklan dan tawaran yang mengarah ke situs judi itu dapat dibuka leluasa dengan jaringan internet di Indonesia. Selain iklan dan situs judi, ragam lowongan kerja hingga jasa pembuatan situs juga ikut muncul di Facebook. Lebih dari 10 tawaran kerja sebagai customer service daring hingga jasa pemengaruh (influencer) atau promoter situs judi bisa ditemukan hanya dari hasil pencarian pertama. Kami menghubungi sebuah akun bernama ”Jasa Pembuatan Situs Judi Online”  yang terang-terangan memasang daftar harga untuk situs judi. Harga yang dipasang merentang mulai dari Rp 4,8 juta hingga Rp 8,35 juta, sembari memasang kontak Whatsapp dan Telegram di unggahan tersebut.

Kompas mencoba menanyakan jasa itu, Whatsapp, akun Jasawebsiteku itu langsung  menyodorkan daftar berisi kolom nama situs, warna situs, e-mail aktif, nomor ponsel, dan hal yang disebut sebagai display engine, yang berpengaruh ke tampilan serta langganan server yang beda. Display engine untuk platform IDNPLAY dihargai Rp 5,2 juta. Situs dengan display engine Pay4D dihargaiRp 7,35 juta. Selain uang, dia menyarankan kami agar menyiapkan komputer untuk peladen (server), lalu membeli akun rekening untuk deposit uang di situs judi. Mereka bakal menyiapkan semua kebutuhan situs sampai aktif, yang rampung 1 x 24 jam setelah proses registrasi. Dia juga menyebutkan, situs yang dibuatnya itu aman dari blokir dan pantauansiber. Juga, ada orang yang bekerja dan dibayar khusus sebagai pencari pemain untuk situs-situs baru tersebut. Oni (28), bukan nama sebenarnya, mantan streamer judi daring di Jakarta, masih aktif mencari pemain untuk empat situs judi daring baru sejak September 2023. Dari pekerjaan itu, total bayaran yang ia terima sekitar Rp 13 juta per bulan. (Yoga)

Alokasi Capex Telko RI Tertinggi Kedua di Asean

14 Dec 2023
JAKARTA,ID-Alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan penyelenggara pada industri  telekomunikasi (telko) di Indonesia merupakan yang tertinggi kedua dibandingkan yang ada di beberapa negara Asia Tengggara (Asean) dalam 5-7 tahun terakhir. Investasi dan ekspansi perusahaan telko di Tanah Air hanya kalah dari yang ada di negara Kamboja. Data draft Vision Indonesia Digital (VID) 2023 menyebutkan, rata-rata alokasi capex perusahaan telko Indonesia sekitar 19% dari total pendapatan kotor. Sementara itu, di tiga negara Asean lain, yakni Vietnam mengalokasikan capex rata-rata 11%, Malaysia 14%, dan Thailand 15%. Sedangkan perusahaan telko di kamboja membelanjakan modal 39%, lebih tinggi dibandingkan Indonesia. Khusus di Indonesia, dalam lima tahun terakhir, pada 2017, perusahaan telko mengalokasikan capex 19% dari pendapatan kotor,  naik menjadi 23% tahun 2018, sebesar 21% pada 2019, selanjutnya 17% tahun 2020, dan sebesar 19% pada 2021. (Yetede)

Tumbuh Tinggi Lampaui Kinerja Ekonomi

13 Dec 2023
JAKARTA,ID-Sektor teknolgi informasi dan komunikasi (TIK/infokom) selalu tumbuh tinggi sejak 2018 hingga per September 2023 berkisar 6,81-10,41%, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (PBS). Pertumbuhan  itu melampaui rata-rata  pertumbuhan produk domestik bruto  (PDB) nasional yang berkisar 4-5% pada periode tersebut. Ketika pandemi Covid-19 mencapai puncaknya melamda Tanah Air tahun 2021, sektor TIK sempat melambung sangat tinggi hingga 10,41% karena terjadi peningkatan lonjakan kebutuhan layanan telekomunikasi dan yang paling moncer di antara sektor yang ada. Pada 2023-2027, industri ini pun tetap diproyeksikan masih tumbuh positif rata-rata minimal 6% setiap tahun ditopang oleh sejumlah strategi dan inovasi para penyelenggara industrinya. (Yetede)

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI : KORIDOR PEMANFAATAN AI

13 Dec 2023

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) memang menyimpan potensi ekonomi yang besar guna meningkatkan perekonomian Indonesia di masa mendatang. Akan tetapi, aturan main pemanfaatan teknologi perlu segera disusun guna memitigasi risiko yang ditimbulkan. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengungkapkan bahwa potensi nilai ekonomi dari pemanfaatan AI di Indonesia diperkirakan mencapai US$366 miliar atau sekitar Rp5.371 triliun pada 2030. Angka ini setara dengan 40% produk domestik bruto (PDB) Asean.“RI adalah negara yang potensial dalam hal penggunaan AI. Pertama, karena populasi RI terbesar di Asean. Kedua, adopsi teknologi pesat terlihat dari suburnya industri startup,” kata Nezar di Jakarta, Selasa (5/12).Laporan Access Partnership dan Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) 2023 menunjukkan bahwa teknologi generatif AI berpotensi menyumbangkan US$243,5 miliar terhadap perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. Proyeksi ini setara dengan 18% PDB Asean pada 2022.Oleh karena itu, potensi tersebut menuntut adanya pengelolaan yang baik agar manfaat dari teknologi AI dapat dimaksimalkan dengan mengurangi sebanyak mungkin risiko yang mungkin terjadi. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memandang bahwa terdapat tiga yang dapat ditimbulkan dari pemanfaatan teknologi ini.Pertama, kesalahan analisis dapat mengakibatkan bisa terhadap kelompok tertentu. Kedua, menjadi senjata terotomasi yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Ketiga, memicu maraknya manipulasi audio, gambar, atau video yang menyerupai orang tertentu (deepfake). Dia menilai bahwa pemanfaatan kemampuan pemrograman berbasis AI mesti dilakukan sebagai pendukung aktivitas kerja, serta pengawasan terhadap pengembangan teknologi berbasis pemrograman AI untuk mencegah kejahatan dan penyalahgunaan. Nezar memandang bahwa dari sisi pertanggungjawaban, penggunaan AI wajib memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya terkait dengan penggunaan data pribadi serta memastikan AI tidak menggantikan eksistensi manusia. Di sisi lain, para pengembang teknologi berbasis AI juga harus memberikan informasi yang berkaitan dengan pengembangan yang dilakukan untuk mencegah dampak negatif dan kerugian dari teknologi yang dihasilkan. Sementara itu, Peneliti Elsam Parasurama Pamungkas mengatakan bahwa terdapat sejumlah usulan yang disampaikan terkait dengan penyusunan beleid tentang penggunaan AI a.l penyelenggaraan AI dirancang sedemikian rupa sehingga tidak mendiskriminasi serta mampu mengurangi risiko atau dampak buruk, terutama terhadap kelompok rentan. Di sisi lain, Director of Government Affairs Microsoft Indonesia dan Brunei Darussalam Ajar Edi berharap bahwa regulasi yang berlaku di Indonesia juga turut mengadopsi prinsip-prinsip global tentang responsible AI.

KECERDASAN BUATAN, Uni Eropa Buat Pengaturan Komprehensif

10 Dec 2023

Uni Eropa berusaha mengatur penggunaan kecerdasan buatan yang mencakup penggunaan data biometrik. Kesepakatan pun tercapai pada Jumat (8/12) malam waktu Brussels, Belgia, atau Sabtu pagi WIB. Komisioner Perdagangan Dalam Negeri Eropa, Thierry Breton, mengumumkan kesepakatan itu. Kesepakatan dicapai setelah perwakilan Parlemen Eropa, Dewan Uni Eropa, dan Komisi Eropa berunding hampir dua hari penuh. Perundingan lanjutan untuk mematangkan aspek teknis RUU akan dilakukan pekan depan. Parlemen Eropa dijadwalkan menggelar pemungutan suara untuk pengesahan RUU itu pada Januari 2024. Aturan diharapkan mulai berlaku pada 2026. Diumumkan pertama kali pada 2021, naskah RUU dikenal sebagai AI Act. Para pihak menyebutnya sudah menyeimbangkan semua kepentingan. Di satu sisi, RUU menjadi landasan perusahaan rintisan dan peneliti UE untuk mengembangkan kecerdasan buatan (artificialintelligence/AI). Di sisi lain, RUU mendorong kepercayaan konsumen terhadap para pengembang dan peneliti AI. Perkembangan masif AI beberapa tahun terakhir memicu kekhawatiran. Bahkan, sejumlah tokoh mendesak pembatasan pengembangan AI sampai potensi bahaya diketahui.

Kekhawatiran, antara lain, dipicu kemampuan AI merekayasa tulisan, suara, dan citra digital. Berbagai mesin AI bisa menghasilkan citra, tulisan, dan suara rekaan berdasarkan pesanan penggunanya. Pada tahap lanjut, AI juga dapat menyusun kode dasar untuk pembuatan perangkat lunak komputer. Kemajuan beberapa tahun terakhir membuat AI bisa digunakan banyak orang. Karena itu, ada kekhawatiran aneka produk hasil rekayasa AI dipakai untuk kejahatan. Sebagian pihak cemas, AI digunakan untuk melancarkan serangan siber. Ada pula kecemasan atas kemampuan AI berjalan sendiri atau otonom. Kemampuan itu dinilai membuat AI tidak dapat dikendalikan manusia. Di sisi lain, AI diakui memudahkan produksi aneka materi komersial dan sosial. Pembuatan materi pembelajaran yang menarik lebih mudah dilakukan berkat AI. Lewat AI Act, UE coba menyeimbangkan semuanya. Parlemen Eropa mendorong pengaturan hingga ke model dasar untuk pengembangan AI. Rancangan AI Act mewajibkan setiap pengembang AI menyerahkan model dasarnya untuk ditinjau otoritas UE. Peninjauan dilakukan sebelum aplikasiAI dikeluarkan ke pasar. Pengembang juga diwajibkan melapor ke Komisi Eropa jika menemukan indikasi bahaya pada model atau aplikasi mereka. Rancangan AI Act juga mengatur penggunaan data biometrik di ruang publik. Pengawasan yang memanfaatkan pengolahan data biometrik dengan AI hanya dapat dilakukan pada kondisi tertentu. (Yoga)

Pergerakan Pasar Pusat Data Mengarah ke Negara Berkembang

09 Dec 2023

Indonesia menjadi negara berkembang yang bersaing untuk menjadi lokasi pembangunan fasilitas pusat data baru di kawasan Asia Pasifik. Selain Jabodetabek, Batam dan Bintan di Kepri belakangan menjadi opsi lokasi pembangunan. Ketua Bidang Aplikasi Nasional Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Djarot Subiantoro, Kamis (7/12) di Jakarta, mengatakan, pembangunan fasilitas di luar Singapura atau di wilayah negara terdekat, seperti Batam dan Bintan, menjanjikan biaya yang lebih efisien. Selain itu, lahan di wilayah tersebut juga masih cukup luas untuk dipakai membangun fasilitas pusat data dengan penerapan energi terbarukan. ”Singapura selama ini menjadi tujuan populer pembangunan fasilitas pusat data bagi operator pusat data ataupun perusahaan teknologi global. Akan tetapi, lahan mereka terbatas dan peruntukan lahan di sana semakin ditingkatkan untuk nilai tambah yang lebih besar.

Maka, pilihan operator pusat data membangun fasilitas pusat data di luar dan di sekitar Singapura menjadi masuk akal,” ucapnya. Indonesia diproyeksikan berkontribusi 40 % dari ekonomi digital di kawasan ASEAN. Penetrasi pengguna internet di Indonesia telah mencapai lebih dari setengah populasi penduduk. Regulasi terkait lokalisasi dan proteksi data juga mendukung pengembangan bisnis ekonomi digital Indonesia. Menurut Djarot, pembangunan fasilitas pusat data baru di daerah lain di Indonesia amat memungkinkan. Hanya, hal yang perlu dicek kembali adalah kualitas kondisi konektivitas jaringan telekomunikasi, listrik, dan sumber daya manusia. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom sudah melakukan peletakan batu pertama Neutra DC Hyperscale Data Center Batam pada Desember 2023. Direktur Wholesale and International Service Telkom Bogi Witjaksono mengatakan, NeutraDC Hyperscale Data Center Batam menjadi bagian dari ekosistem fasilitas pusat data Grup Telkom. Artinya, fasilitas itu akan terhubung dengan fasilitas pusat data Telkom yang berada di Cikarang (Bekasi, Jabar) dan luar negeri, seperti Hong Kong. (Yoga)

Penerapan Keamanan Siber Masih Menjadi Tantangan

07 Dec 2023

Ancaman keamanan siber masih menjadi hambatan utama dalam upaya mengimplementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik. Padahal, integrasi data server instansi pemerintah di pusat dan daerah, ditambah luruhnya ancaman siber dapat membantu mempercepat transformasi ekosistem digital di Indonesia. Di sela peluncuran Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia 2030, di Jakarta, Rabu (6/12), Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan, Indonesia punya 27.000 pusat data pemerintahan, dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa. Dari 27.000 pusat data di tingkat lembaga, baik pemerintah pusat maupun daerah, baru 3 % yang sudah memiliki sertifikasi pusat data. Selain menyulitkan integrasi data, perbedaan standar keamanan dari setiap server instansi pemerintahan juga membuka celah bagi aktivitas kriminal siber yang berbahaya bagi keamanan nasional.

”Sebagian pengelola situs instansi pemerintah telah menerapkan standar keamanan yang ketat, tetapi ada juga yang belum,” ujar Budi. Kondisi ini sejalan dengan laporan Lanskap Ancaman Siber 2023 Edisi Ke-4, Ensign Info Security membahas sejumlah ancaman keamanan siber di wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya, termasuk di Indonesia. Area yang paling rentan serangan siber di Indonesia ialah layanan publik pemerintah. Kompas mencatat, serangan server instansi pemerintahan yang cukup meresahkan warga sempat terjadi pada tahun 2021, saat maraknya dilakukan penjualan data masyarakat Indonesia di situs Raidforums.com yang diklaim oleh penjualnya bersumber dari BPJS Kesehatan. ”Keamanan siber memang menjadi isu penting dalam implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik. Untuk meningkatkan keamanannya, semua akan disinergikan dalam pusat data nasional (PDN),” kata Budi. (Yoga)

Penguasa Beribu-ribu Triliun Rupiah

06 Dec 2023

Setelah internet kian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia, muncul bisnis superraksasa yang pada 20 tahun lalu hampir tak dikenal. Bisnis itu adalah bisnis cloud. Sungguh, semua yang terjadi dalam kehidupan kita, bekerja, bercinta, bermain, hingga bermimpi, bisa terwujud berkat cloud. Pekan lalu, perhelat-an besar berlangsung di Las Vegas, AS. Mulai dari Senin (27/11) sampai Jumat (1/12), puluhan ribu orang dari berbagai penjuru dunia berkumpul untuk menghadiri pertemuan membahas perkembangan layanan cloud yang diberikan Amazon Web Service (AWS). Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri CEO AWS Adam Selipsky, Chief Technology Officer Werner Vogels, ViP AWS Data & AI (Artificial Intelligence) Swami Sivasubramanian, serta VP AWS AI Matt Wood yang meraih doktor di bidang machine learning.

Berkat cloud, AWS pada tahun lalu memiliki pendapatan (revenue) 80 miliar USD, setara Rp 1.200 triliun. Sebagai perbandingan, dalam RAPBN 2023, pendapatan Indonesia ditargetkan Rp 2.463 triliun. Artinya, pendapatan AWS tahun lalu separuh target pendapatan Indonesia tahun 2023. Selain AWS, korporasi raksasa penyedia layanan cloud ialah Microsoft Azure serta Google Cloud. Ada pula Alibaba Cloud dan IBM Cloud. ”Penyewaan” Cloud, diterjemahkan sebagai awan, merujuk pada layanan penyediaan server dan jasa pengolahan data. Karena itu, layanan ini biasanya juga disebut cloud computing atau komputasi awan. Sederhananya, layanan cloud menyediakan server (tempat penyimpanan raksasa) bagi  perusahaan-perusahaan penyewa jasa tersebut dengan membayar uang sewa kepada penyedia jasa cloud, sebuah perusahaan dapat memiliki pengolahan data serta server yang sangat memadai.

Perusahaan rintisan penyedia aplikasi kencan, misalnya, cukup menyewa kantor fisik di sebuah ruko lalu menyewa server dan layanan pengolahan data dan meminta perusahaan cloud membuat program tertentu sehingga terjadi pencocokan antar pengguna aplikasi. Pria dengan profil tertentu mencari istri dengan tipe A akan dipertemukan dengan perempuan pemilik profil yang sesuai, lalu dihubungkan dilanjutkan dengan janji temu darat. Perusahaan rintisan penyedia aplikasi kencan itu menerima uang dari iuran anggota. Belum lagi jika ada iklan retoran, hotel, dan mobil. Perusahaan ini tak perlu memiliki banyak programmer. Jumlahnya secukupnya saja dengan tugas memastikan layanan dari penyedia cloud sesuai dengan permintaan. Perusahaan penyedia film pasti menggunakan jasa cloud computing. Media daring, mobile banking, jasa perbankan sistem tilang di banyak negara juga sudah menggunakan jasa cloud (public cloud). Lewat AI generatif, perusahaan cloud seperti AWS berupaya memikat banyak pelanggan raksasa dan terus menambah penghasilan hingga beribu-ribu triliun rupiah. (Yoga)