;

Penguasa Beribu-ribu Triliun Rupiah

Teknologi Yoga 06 Dec 2023 Kompas
Penguasa Beribu-ribu Triliun Rupiah

Setelah internet kian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia, muncul bisnis superraksasa yang pada 20 tahun lalu hampir tak dikenal. Bisnis itu adalah bisnis cloud. Sungguh, semua yang terjadi dalam kehidupan kita, bekerja, bercinta, bermain, hingga bermimpi, bisa terwujud berkat cloud. Pekan lalu, perhelat-an besar berlangsung di Las Vegas, AS. Mulai dari Senin (27/11) sampai Jumat (1/12), puluhan ribu orang dari berbagai penjuru dunia berkumpul untuk menghadiri pertemuan membahas perkembangan layanan cloud yang diberikan Amazon Web Service (AWS). Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri CEO AWS Adam Selipsky, Chief Technology Officer Werner Vogels, ViP AWS Data & AI (Artificial Intelligence) Swami Sivasubramanian, serta VP AWS AI Matt Wood yang meraih doktor di bidang machine learning.

Berkat cloud, AWS pada tahun lalu memiliki pendapatan (revenue) 80 miliar USD, setara Rp 1.200 triliun. Sebagai perbandingan, dalam RAPBN 2023, pendapatan Indonesia ditargetkan Rp 2.463 triliun. Artinya, pendapatan AWS tahun lalu separuh target pendapatan Indonesia tahun 2023. Selain AWS, korporasi raksasa penyedia layanan cloud ialah Microsoft Azure serta Google Cloud. Ada pula Alibaba Cloud dan IBM Cloud. ”Penyewaan” Cloud, diterjemahkan sebagai awan, merujuk pada layanan penyediaan server dan jasa pengolahan data. Karena itu, layanan ini biasanya juga disebut cloud computing atau komputasi awan. Sederhananya, layanan cloud menyediakan server (tempat penyimpanan raksasa) bagi  perusahaan-perusahaan penyewa jasa tersebut dengan membayar uang sewa kepada penyedia jasa cloud, sebuah perusahaan dapat memiliki pengolahan data serta server yang sangat memadai.

Perusahaan rintisan penyedia aplikasi kencan, misalnya, cukup menyewa kantor fisik di sebuah ruko lalu menyewa server dan layanan pengolahan data dan meminta perusahaan cloud membuat program tertentu sehingga terjadi pencocokan antar pengguna aplikasi. Pria dengan profil tertentu mencari istri dengan tipe A akan dipertemukan dengan perempuan pemilik profil yang sesuai, lalu dihubungkan dilanjutkan dengan janji temu darat. Perusahaan rintisan penyedia aplikasi kencan itu menerima uang dari iuran anggota. Belum lagi jika ada iklan retoran, hotel, dan mobil. Perusahaan ini tak perlu memiliki banyak programmer. Jumlahnya secukupnya saja dengan tugas memastikan layanan dari penyedia cloud sesuai dengan permintaan. Perusahaan penyedia film pasti menggunakan jasa cloud computing. Media daring, mobile banking, jasa perbankan sistem tilang di banyak negara juga sudah menggunakan jasa cloud (public cloud). Lewat AI generatif, perusahaan cloud seperti AWS berupaya memikat banyak pelanggan raksasa dan terus menambah penghasilan hingga beribu-ribu triliun rupiah. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :