Lingkungan Hidup
( 5820 )Awas Dampak Surplus Bibit
Produksi bibit ayam broiler di Tanah Air diperkirakan surplus 69,4 juta ekor selama Juli 2021. Hal itu dikhawatirkan bakal semakin menekan harga jual ayam di tingkat peternak hingga jauh di bawah ongkos produksinya pada bulan depan.
Kondisi ini bakal semakin menyusahkan peternak unggas rakyat. Sebab, harga jual ayam hidup berulang anjlok di bawah harga acuan yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 19.000 hingga Rp 21.000 per kilogram (kg), seperti terjadi dalam satu bulan terakhir.
Rofii, Subkoordinator Produksi Unggas Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian, menyebutkan, produksi bibit ayam (day old chick final stock/DOC FS) pada Juli 2021 mencapai 294 juta ekor. Sementara kebutuhannya diperkirakan 224,64 juta ekor sehingga ada potensi surplus produksi DOC FS 69,4 juta ekor.
Dengan produksi DOC FS sebesar itu, potensi produksi daging ayam (karkas) bulan depan diperkirakan 324.241 ton atau setara 276,42 juta ekor. Padahal, kebutuhan daging ayam nasional diperkirakan 247.695 ton atau setara 211,16 juta ekor. Artinya, ada kelebihan produksi daging ayam sebanyak 76.546 ton.
Peternak berulang menghadapi situasi sulit seiring naiknya biaya produksi karena kenaikan harga pakan, jagung, dan bibit.Pada saat yang sama, harga jual ayam turun karena suplai berlebih atau permintaan yang turun, seperti terjadi saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat ini.
Luhut Pandjaitan Sebut RI Dapat Tekanan Saat Mau Kembangkan Nikel Jadi Baterai
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah mendapat tekanan usai melarang ekspor nikel, Menurutnya, nikel dibutuhkan untuk pengembangan industri baterai lithium di Indonesia. Dia mengatakan ketika pemerintah mulai membangun industri baterai, banyak pihak yang menekan, banyak pihak yang meminta Luhut untuk mengizinkan kembali nikel diekspor.
Indonesia sendiri memang sudah melarang nikel untuk diekspor, sebagai gantinya nikel akan fokus untuk dikembangkan alias memaksimalkan proses hilirisasi. Salah satunya, dikembangkan untuk membuat bateral lithium Luhut pernah mengatakan indonesia akan bisa memproduksi baterai lithium di 2023.
Pemerintah akan mengembangkan industri dan ekosistem kendaraan listrik melalui pembentukan holding BUMN baterai indonesia atau indonesia Battery Corporation (IBC) kerja sama dengan produsen mobil listrik dunia yaitu LG Chem (Korea) dan CATL (China).
Pabrik baterai mobil listrik milik PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Konsorsium LG serta CATL untuk mobil listrik akan mulai melakukan peletakan batu pertama akhir Juli 2021.
Pertamina Tambah Pasokan 932 Ribu Tabung LPG
Mengantisipasi tingginya konsumsi LPG pada momen Idul Adha 1442 H, PT Pertamina (Persero) Subholding Commercial and Trading Regional Sulawesi menambah pasokan Tabung LPG 3 Kg sebanyak 932.520 tabung se-Sulawesi.
Penambahan alokasi pasokan LPG 3 kg tersebut lebih banyak 6,34 persen dibandingkan konsumsi normal bulan Juli. Adapun rinciannya di enam provinsi ialah, Sulawesi Selatan sebanyak 605. 120 tabung. Sulawesi Tengah 68.320 tabung, Sulawesi Utara 74.840, Sulawesi Tenggara 66.080, Gorontalo 73.920 dan Sulawesi Barat 44. 240.
la mengatakan, penambahan alokasi tersebut dilakukan untuk antisipasi kenaikan konsumsi LPG akibat pembatasan yang diperketat. Sehingga menyebabkan aktivitas di rumah meningkat.
Peta Jalan Industri, Mobil Listrik & Nasib Emiten Nikel
Peta jalan kendaraan listrik di Indonesia sudah meluncur, berikut dengan target operasional pabrik baterai listrik. Bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja dan saham emiten produsen nikel?. Penjualan mobil listrik di dalam negeri pada semester I/2021, memang mengalami perbaikan angka ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Namun, bisnis segmen kendaraan ini bukannya tanpa kendala.Meski meningkat, angka penjualan yang berkisar 1.900 unit pada paruh pertama tahun ini, masih jauh dari kata memuaskan. Apalagi, jika ditarik ke target pemerintah.Atas situasi tersebut, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebut harga sebagai faktor kunci.“Kalau ingin berkembang di Indonesia, kita perlu menekan harga mobil listrik di bawah Rp300 juta agar daya beli masyarakat dapat menjangkau,” kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nagoi dalam seminar daring, Rabu (14/7).
Seperti diutarakan Kementerian BUMN usai pembentukan Indonesia Battery Company (IBC) pada Maret 2021, kemitraan dari berbagai produsen kelas dunia untuk memproduksi kendaraan di Indonesia diharapkan bakal menekan harga. Begitu pula pembentukan holding baterai listrik yang bertugas menyiapkan infrastruktur pengisian daya berikut ketersediaan baterai.Khusus untuk perkara terakhir, bukan cuma Erick Thohir dan Kementerian BUMN yang memberi penegasan. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmitra juga yakin dengan makin agresifnya produksi baterai listrik, maka secara otomatis harga mobil listrik juga bakal lebih terjangkau. Dalam roadmap yang disebut Agus, secara spesifik Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan penjualan mobil tahunan di Indonesia bisa menembus 2,1 juta unit dan ekspor 900.000 unit, atau total 3 juta unit pada 2030. Dari angka tersebut, sebanyak 20% atau 600.000 unit di antaranya ditargetkan berjenis mobil listrik.
Di sisi lain, produsen nikel seperti enggan terlambat menangkap sinyal yang dimaksud pemerintah. Seperti diketahui, komoditas tambang ini merupakan salah satu bahan baku utama dalam produksi baterai kendaraan listrik.PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) alias Antam misal, menargetkan produksi biji nikel sebanyak 8,44 juta metrik ton sepanjang tahun ini. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan realisasi produksi nikel perseroan yang berkisar 4,67 juta metrik ton pada 2020.Sementara itu, penjualan feronikel Antam juga ditargetkan bisa mencapai 26.000 ton nikel dalam feronikel (TNi), naik dari produksi 25.970 TNi pada tahun lalu.Dari sisi penjualan, Antam mematok target bijih nikelnya terjual 6,71 juta metrik ton pada tahun ini, meningkat 104% dari realisasi penjualan 3,3 juta metrik ton sepanjang tahun lalu. Untuk penjualan feronikel, perusahaan masih mematok target 26.000 TNi atau tak beda jauh dari tahun lalu.
(Oleh - HR1)
Kongsi Tsingshan Batal, Freeport Gandeng Chiyoda
Teka-teki pelaksanaan proyek smelter PT Freeport Indonesia mulai terjawab. Pada Kamis (15/7) lalu, Freeport dan PT Chiyoda International Indonesia telah meneken kontrak kerjasama untuk kegiatan engineering, procurement and construction (EPC) proyek smelter Manyar, Gresik, Jawa Timur.
Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengungkapkan, saat ini pengerjaan smelter di Gresik telah mencapai 7%. "Hingga Juni 2021, pembangunan Smelter Manyar sudah 7%. Kemajuan ini termasuk menyelesaikan fase front-end engineering design, dimulainya detail engineering, serta kemajuan pada penguatan atau persiapan lahan," ungkap dia kepada KONTAN, Jumat (16/7). Adapun nilai investasi untuk proyek smelter tersebut masih berada di kisaran US$ 3 miliar.Penerimaan Negara dari Sektor Hulu Migas Rp 96,7 T di Semester I 2021
Sektor hulu migas memberikan sebesar US$ 6,67 miliar atau setara Rp 96.7 triliun (kurs Rp 14. 492) terhadap pendapatan negara pada Semester I tahun 2021. Capaian itu didukung harga minyak yang berangsur membaik setelah sempat jatuh di tahun 2020 lalu.
SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menghadapi pandemi ini dengan melakukan usaha-usaha yang kreatif. Syukur pada Semester - I tahun 2021 ini kami berhasil memberikan penerimaan negara yang optimal. Dwi menjelaskan harga minyak berangsur membaik setelah sempat jatuh di tahun 2020 lalu. Oleh sebab itu, pihaknya meyakini pendapatan negara dari sektor migas tahun ini bisa menyebut Rp 154 triliun.
Harga ICP (Indonesian Crude Price) menunjukkan kenaikan, bahkan per Juni 2021 mencapal US$ 70,23/barel. Momentum ini akan kami gunakan secara maksimal untuk mendorong KKKS agar lebih agresif dalam merealisasikan kegiatan operasi.
la menambahkan pendapatan yang dihasilkan juga tak terlepas dari upaya efisiensi dan kegiatan yang dilakukan SKK Migas di sektor hulu, Kegiatan yang dilakukan antara lain melalui pemilihan prioritas kegiatan work order, pemeliharaan rutin, dan efisiensi general administration khususnya akibat adanya pembatasan kegiatan. Upaya ini berhasil membuat biaya per barel pada Semester - I tahun 2021 sebesar US$12,17/BOE.
la menyebut lifting migas juga mencatatkan hasil yang baik pada Semester - 2021, yakni rata-rata 1,64 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD), Dari tersebut, lifting minyak sebesar 667 ribu barel minyak per hari (BOPD), atau 95% dari target APBN yang ditetapkan untuk tahun ini sebesar 705 ribu BOPD. Sementara itu, lifting gas sebesar 5,430 MMSCFD dari target APBN sebesar 5.638 MMSCFD atau tercapai 96%.
Emas Granula Terbebas dari PPN
Pemerintah membebaskan pungutan pajak pertambahan nilai (PPN) atas emas granula atau emas butiran. Tujuannya untuk membatu ketersediaan emas granula lantaran merupakan barang strategis bagi industri. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70 Tahun 2021 tentang Penyerahan Barang Kena Pajak yang Bersifat Strategis yang Tidak Dipungut Pajak Pertambahan Nilai. Beleid ini diteken Presiden RI Joko Widodo pada 28 Juni 2021, dengan masa berlaku per tanggal 28 Juli 2021.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Neilmaldrin Noor mengatakan PP 70/2021 merupakan dukungan pemerintah untuk mendorong industri pengolahan emas dalam negeri. Aturan yang berlaku saat ini, PP Nomor 106 Tahun 2015 menjadikan harga jual emas batangan memiliki unsur PPN di dalamnya, Karena bahan emas granula sebagai salah satu bahan baku emas batangan dan perhiasan dikenakan PPN. Sementara emas batangan yang diimpor ke dalam negeri oleh pabrikan emas tidak kena PPN karena merupakan barang non-BKP (barang kena pajak). Dari sisi pabrikan penghasil emas granula justru lebih banyak mengekspor agar pajak masukan dapat dikreditkan. Selain itu bila dijual di dalam negeri emas granula dikenakan PPN. "Karena itu, harga emas batangan dalam negeri sulit untuk bersaing dengan harga emas batangan impor. Sehingga melalui PP 21/2021 diharapkan dapat menekan impor emas batangan dan mendorong industri pengolahan emas dalam negeri," kata Neilmaldrin kepada KONTAN, Rabu (14/7). Adapun emas granula yang terbebas PPN ini adalah emas berbentuk butiran dengan ukuran diameter paling besar 7 milimeter. Kemudian memiliki kadar kemurnian 99,99%.Harga Minyak Berpotensi Terus Meningkat
Harga minyak jenis west texas intermediate (WTI) sempat menyentuh level tertingginya di tahun ini pada level US$ 75,25 per barel pada penutupan pasar Selasa (13/7). Akan tetapi, harga minyak ini terkoreksi tipis, pada Rabu (14/7) pukul 17.00 WIB harga minyak kembali turun ke angka US$ 74,62 per barel.
Mengenai tren kenaikan harga minyak mentah, salah satunya didorong oleh musim panas di AS yang membuat permintaan minyak naik, karena banyak orang yang mobilitas dan jalan-jalan, sehingga kebutuhan bensin menjadi lebih tinggi. Jika ada koreksi pada harga minyak mentah, kata Ibrahim, secara teknikal harga minyak akan berada di angka US$ 73,50 per barel. Setelahnya harga akan naik kembali ke angka US$ 76,00 per barel.
Kopi Luwak Tembus Rp 1 Juta Per Kilogram
Selain harga kopi di pasaran yang cukup stabil green bean (beras kopi) di harga Rp 50 ribu per kilo. Ada kopi yang harganya spesial dan mahal yakni, kopi luwak. Untuk kopi luwak di Kalsel harga pasaran yakni Rp 1 juta.
Bahkan, direncanakan kebun edukasi kopi yang dikelola oleh Biji Kopi Borneo kedepan dikonsep lebih bagus lagi, dengan dilengkapi hewan Luwak dan kandangnya, serta dilengkapi beberapa gazebo.
Dia juga berambisi untuk mengembangkan kopi di Kalsel untuk bisa masuk museum rekor dunia atau museum rekor Indonesia yang mana dalam satu kawasan ada empat jenis tanaman kopi yang terintegrasi.
Pertamina Tawarkan Bisnis Pertashop
PT Pertamina terus mendorong pemerataan akses energi di seluruh penjuru negeri, khususnya, daerah yang jauh dari SPBU. Untuk itu, pada tahun 2018 Pertamina meluncurkan Pertashop.
Sebuah layanan one stop shopping produk Pertamina skala kecil yang dapat dimiliki siapapun dengan harga terjangkau dan keuntungan menjanjikan. Pertashop berusaha menekan disparitas harga energi di suatu daerah, sehingga ongkos distribusi dapat ditekan.
Pertamina pun membuka kesempatan masyarakat luas untuk dapat memiliki Pertashop. Sejak tahun 2020 di wilayah Sulawesi telah beroperasi 128 Pertashop. Khusus untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Tenggara total sudah beroperasi 50 Pertashop dengan rincian 33 di Sulsel dan sisanya di Sultra.
Sementara peminat yang telah mendaftar dan dalam proses verifikasi dan persiapan operasi untuk dua propinsi tersebut total mencapai 86 calon lokasi baru. Laode membeberkan beberapa keunggulan Pertashop, salah satunya, menjual produk resmi BBM Pertamina yang langsung dipasok dengan menggunakan mobil tangki Pertamina. Dengan begitu, keandalan pasokan dan kualitas produknya sangat terjamin.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









