;

Harga Batu Bara Acuan, Emas Hitam Kian Memanas

Lingkungan Hidup R Hayuningtyas Putinda 06 Jul 2021 Bisnis Indonesia
Harga Batu Bara Acuan, Emas Hitam Kian Memanas

JAKARTA — Harga batu bara acuan belum berhenti menanjak pada tahun ini sekaligus mengukir rekor tertinggi dalam hampir 10 tahun terakhir. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batu bara acuan (HBA) Juli 2021 senilai US$115,35 per ton atau naik 14,97% dibandingkan dengan HBA Juni 2021 senilai US$100,33 per ton. Posisi itu pun menjadi yang tertinggi sejak Desember 2011 yang kala itu HBA tercatat senilai US$112,67 per ton. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Agung Pribadi mengatakan kenaikan ini dipicu oleh tingginya tingkat konsumsi di negara-negara Asia Timur. Kebutuhan batu bara Cina sebagai importir terbesar mengalami lonjakan.

Selain China, sambung Agung, Jepang dan Korea Selatan juga menunjukkan tren kenaikan konsumsi serupa. “Ini berimbas pada kenaikan harga batu bara global,” imbuhnya. Adapun, HBA adalah harga yang diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt’s 5900 pada bulan sebelumnya, dengan kualitas yang disetarakan pada kalori 6.322 kcal/kg GAR. Senada dengan Agung, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia menilai tingginya harga batu bara ini dipengaruhi oleh masih tingginya permintaan batu bara dari pasar ekspor, terutama dari China. Head of Corporate Communication PT Adaro Energy Tbk. Febrianti Nadira mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada perubahan target rencana produksi yang telah ditetapkan dan akan fokus pada efisiensi serta keunggulan operasional.

(Oleh - HR1)

Tags :
#Batu Bara
Download Aplikasi Labirin :