Lingkungan Hidup
( 5781 )Distribusi Elpiji Bersubsidi Masih Bermasalah
Persoalan kelangkaan elpiji 3 kilogram atau elpiji subsidi masih kerap terjadi akibat ketidaklancaran distribusi dan ketidaktepatan sasaran. Pemerintah meminta PT Pertamina (Persero) terus turun ke masyarakat di tingkat bawah untuk memastikan persoalan tersebut teratasi. Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDMTutuka Ariadji, di Jakarta, Senin (31/7) mengatakan, saat ini ada aturan dari Pertamina bahwa alokasi penjualan elpiji 80 % ke pengguna akhir (di pangkalan resmi) sehingga maksimal ke pengecer 20 %. Namun, sosialisasi dirasa kurang masif. Menurut Tutuka, ketersediaan elpiji sebenarnya cukup dan kendala ada pada pendistribusian.
”Saya sudah sampaikan ke Pertamina, harus turun ke bawah membantu masyarakat. Harus tertangani dengan baik. Tak bisa jika hanya menyuruh masyarakat beli ke pangkalan. Kalau tidak ada kendaraan bagaimana? Mengambil itu perlu waktu,” ujarnya. Di sisi lain, keberadaan pengecer elpiji subsidi juga menjadi tantangan dalam pendataan konsumen yang dicocokkan dengan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Pasalnya, pembeli yang membeli dari pengecer, bukan pangkalan resmi elpiji, menjadi tidak terdaftar/teregistrasi. Ia menambahkan, pendataan dan pencocokan data, yang ditargetkan selesai akhir 2023, bertujuan agar penyaluran elpiji subsidi lebih tepat sasaran. (Yoga)
Bisnis Nikel Jadi Daya Ungkit Baru
Penurunan harga batubara global masih membayangi kinerja PT United Tractors Tbk (UNTR). Kendati begitu, prospek UNTR masih positif didukung ekspansi di sektor non-batubara.
Salah satu ekspansi yang cukup gencar dilakukan UNTR adalah investasi di sektor pertambangan nikel. UNTR telah melakukan
share subscription agreement
pengambilan 19,99% kepemilikan saham di Nickel Industries Limited (NIC) yang tercatat di Australian Securities Exchange Ltd (ASX).
Analis Sucor Sekuritas, Yoga Ahmad Gifari mengatakan, akuisisi pertambangan nikel senilai US$ 1,43 miliar akan menguntungkan UNTR. Apalagi, Stargate memiliki total sumber daya 146,7 juta ton dan sedang membangun proyek
rotary kiln electric furnace
(RKEF) dengan kapasitas produksi
nickel pig iron
(NPI) sebesar 130.000 ton.
Sementara, Nickel Industries punya sumber daya bijih nikel sebesar 300 juta ton dan smelter RKEF yang memproduksi 65.336 ton NPI dan 4.743 ton nikel
matte.
Senior Investment Information
Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta juga sepakat, ekspansi ini dapat berkontribusi positif ke kinerja UNTR. Selain itu, bisnis alat berat UNTR masih akan bertumbuh. Terlihat dari kinerja alat berat yang positif, dengan penjualan 3.145 unit, naik 9,46% secara tahunan. "Sektor alat berat masih memberikan keuntungan," ujarnya, Senin (31/7).
Di sisi lain, analis Maybank Sekuritas Indonesia Richard Suherman dan Jeffrosenberg Chenlim masih yakin kinerja UNTR relatif tangguh sejalan penjualan operasional yang tumbuh. Richard memperkirakan, pendapatan UNTR tahun ini bisa mencapai Rp 117,98 triliun dengan laba bersih Rp 17,44 triliun.
KETAHANAN PANGAN NASIONAL : Indonesia Siap Hadapi Dampak El Nino
Kepala Bapanas Arief Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah menugaskan Perum Bulog untuk menyerap 2,4 juta ton beras petani dalam negeri untuk cadangan beras pemerintah (CBP). “Sumbernya utamanya dari produk dalam negeri, sehingga harus kita jaga di tingkat petani,” katanya, Senin (31/7). Berdasarkan paparan yang disampaikan Bapanas, stok beras saat ini tercatat sebanyak 806.682 ton. Jika diperinci, stok beras yang dikuasai Bulog secara total sebanyak 806.344 ton, yang berasal dari CBP 747.219 ton, dan komersil 59.125 ton. Sementara itu, stok beras milik ID Food sebanyak 338 ton. Dari stok yang ada, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Bapanas untuk meningkatkan stok beras dalam negeri menjadi di atas 1 juta ton dalam 1 bulan ke depan. Selain beras, stok pangan lainnya seperti daging ayam dan daging ruminansia sudah dimitigasi oleh Bapanas dengan memperpanjang umur simpannya, dan penggunaan cold storage agar bisa memastikan kebutuhan daging nasional sebanyak 700.000 ton terpenuhi. Stok gula pasir tercatat sebanyak 151.374,64 ton, dengan total kebutuhan per bulan 283.331 ton per bulan. Kemudian, stok daging sapi dan daging kerbau masing-masing sebanyak 2.452,06 ton dan 7.517,38 ton. Sementara itu, sejumlah stok pangan tercatat menipis. Stok jagung di gudang Bulog tercatat hanya 2.779,39 ton, kedelai 414,78 ton, bawang merah 0,18 ton, cabai 8,84 ton, daging ayam 15,41 ton, telur ayam 19,25 ton, minyak goreng 26.532,06 kl, dan ikan 477,72 ton.
Hilirisasi Jadi Pekerjaan Berkelanjutan
JAKARTA,ID-Hilirisasi memungkinkan negara untuk meningkatkan nilai tambah produknya. Dengan memproses bahan mentah menjadi produk jadi, negara dapat memanfaatkan keahlian dan teknologi yang lebih maju untuk menghasilkan produk yang lebih bernilai tinggi. Penciptaan down stream industri atau hilirisasi akan dilakukan secara berkelanjutan. Pasalnya program hilirisasi ini tidak hanya cukup dilakukan secara berkelanjutan dalam beberapa masa pemerintahan berikutnya. "Siapa yang akan menjadi presiden berikutnya? ini menjadi pekerjaan anda. Saya sudah bicara ke dua calon presiden, ini (hilirisasi, red) jadi mainan anda," ucap Menteri koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Investor Daily Roundtable di Plataran Hutan Kota, Senayan pada Senin (31/7/2023). Dipaparkan Luhut, sebelum larangan ekspor nikel diterapkan, Indonesia mengekspor bijih nikel dengan jumlah yang besar, dan didominasi tujuan ke Tiongkok. Pada tahun 2013 misalnya, Indonesia mengekspor bijih nikel sebesar 64,8 juta ton senilai US$ 1,7 miliar, volume ekspor tertinggi dalam sejarah. (Yetede)
Rawan Celaka di Perlintasan Kereta
JAKARTA – Kecelakaan mobil tertabrak kereta api Dhoho di kilometer 85 antara Stasiun Jombang dan Stasiun Sembung, Jawa Timur, pada Sabtu, 29 Juli lalu, menambah panjang daftar kecelakaan di perlintasan sebidang pada tahun ini. Insiden yang menewaskan enam orang dan menyebabkan dua orang luka berat itu terjadi hampir dua pekan setelah kecelakaan KA Brantas menabrak truk trailer yang tersangkut di rel, di Jalan Madukoro, Semarang Barat, 18 Juli lalu.
Dengan kecelakaan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat total jumlah kecelakaan di perlintasan sebidang hingga 30 Juli 2023 mencapai 185 kejadian. "Menyebabkan 42 orang meninggal, 42 orang luka berat, dan 43 orang luka ringan," ujar juru bicara PT KAI, Joni Martinus, kepada Tempo, kemarin. Tahun lalu, tercatat insiden di perlintasan sebidang mencapai 289 kejadian, yang menyebabkan 110 orang meninggal, 70 orang luka berat, dan 104 orang luka ringan.
Perseroan menilai berulangnya kecelakaan tersebut, antara lain, disebabkan oleh kurangnya budaya disiplin masyarakat di perlintasan sebidang kereta api. Joni mengingatkan bahwa tata cara melintas di perlintasan sebidang adalah berhenti di rambu tanda stop, lalu menengok ke kiri dan kanan. Apabila telah yakin aman, barulah bisa melintas. "Palang pintu, sirene, dan penjaga perlintasan adalah alat bantu keamanan semata. Alat utama keselamatannya ada di rambu-rambu lalu lintas bertanda stop tersebut," ujar Joni. (Yetede)
MIGAS NONKONVENSIONAL : ALTERNATIF TINGKATKAN PRODUKSI
Pemerintah tancap gas dalam mengoptimalkan potensi minyak dan gas bumi nonkonvensional di Tanah Air. Baru saja melakukan pengeboran pertama di Sumur Gulamo, PT Pertamina Hulu Rokan langsung ditugasi untuk melakukan tajak di Sumur Kelok November tahun ini. Seretnya realisasi lifting minyak dan bumi atau migas nasional membuat pemerintah menempuh cara alternatif untuk bisa meningkatkan produksi. Migas nonkonvensional (MNK) pun dilirik menjadi salah satu alternatif sebagai booster lifting nasional, karena diyakini banyak tersimpan di dalam negeri. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, potensi MNK inplace di Sumur Gulamo dan Kelok yang ada di Blok Rokan mencapai 80 juta barel minyak. Bahkan, potensi MNK di Blok Rokan diperkirakan mencapai 1,28 miliar barel minyak. Hanya saja pengembangan MNK membutuhkan kesabaran tebal, karena setidaknya butuh waktu 4 bulan untuk memastikan sumur yang dibor memiliki nilai ekonomi. “Kami berharap dalam 120 hari paling tidak untuk bisa mendapatkan data informasi mengenai keberadaan dan kepastian potensi MNK yang ada di Blok Rokan,” katanya, dikutip Minggu (30/7). Berdasarkan studi Kementerian ESDM, kontribusi MNK untuk produksi minyak dapat mencapai 72.000 barel minyak per hari (bopd) pada 2030. Asumsinya, target itu bakal ditopang dari 12 lapangan pengembangan yang ekonomis dan potensial untuk ditajak. “Selain Rokan, pemerintah telah melakukan inventarisasi potensi MNK pada wilayah kerja existing, dan mendorong kontraktor untuk melakukan studi potensi MNK di wilayah kerjanya,” kata Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Noor Arifin Muhammad kepada Bisnis. Sementara itu, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menyebut bahwa Blok Rokan merupakan bagian dari Cekungan Sumatra Tengah yang menyimpan potensi MNK dalam jumlah besar. Pengeboran Sumur Gulamo dan Kelok pun diharapkan bisa membuka jalan untuk mengakses sumber daya yang selama ini tidak dilirik. Untuk memastikan pengembangan potensi MNK terakselerasi, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengusulkan porsi bagi hasil gross split yang lebih besar untuk kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Bagi hasil yang menjadi bagian KKKS didorong mencapai 93%—95% untuk pengembangan sumur MNK. Sementara itu, bagian negara hanya dipatok di batas tertinggi 5%—7%.
Pesawat Bantuan Tiba di Papua Tengah
Pesawat maskapai Reven Global Airtranspor yang membawa bantuan makanan berhasil mendarat di Bandar Udara Agandugume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (29/7). Masyarakat yang mengalami kelaparan karena bencana kekeringan menyambut gembira adanya bantuan pangan. Bupati Puncak Willem Wandik secara langsung membawa bantuan pangan dan sejumlah barang lain yang dibutuhkan masyarakat. Warga telah menanti di Bandara Agandugume sejak pagi. Pesawat jenis Grand Karavan yang dipiloti Kapten Ukum dan Kapten Putri tiga kali membawa bantuan ke Bandara Agandugume dalam rentang pukul 06.00 hingga 11.00 WIT. Total bantuan makanan yang dibawa pesawat Reven Global Airtranspor mencapai 1,1 ton dan satu drum BBM.
Pesawat Reven Global Airtranspor hanya bisa tiga kali terbang ke Bandara Agandugume karena kondisi cuaca yang berkabut. Bandara Agandugume berada di atas ketinggian sekitar 9.000 kaki atau 2.700 meter di atas permukaan laut. Willem mengatakan, pihaknya berhasil membawa bantuan pangan ke Bandara Agandugume dengan aman membuktikan bahwa informasi situasi Agandugume rawan gangguan keamanan tidaklah benar. Bantuan yang telah tiba itu akan dibagikan ke masyarakat Distrik Agandugume dan Lambewi yang terdampak bencana kekeringan. Dengan demikian, mereka tak perlu lagi berjalan kaki selama satu hingga dua hari ke Distrik Sinak demi mendapatkan bantuan makanan. Warga di Distrik Agandugume yang terdampak kelaparan mencapai 3.500 orang dan di Distrik Lambewi 4.000 orang. (Yoga)
Tanam Padi Sebelum El Nino
El Nino merupakan fenomena alam yang dapat menyebabkan cuaca ekstrem, seperti kekeringan yang berkepanjangan. Bagi petani padi, persiapan yang matang sebelum musim badai El Nino sangatlah penting untuk meminimalkan dampak buruk yang mungkin terjadi.Hal tersebut, misalnya, dilakukan para petani di Seta Asih, Bekasi, Jawa Barat. Mereka menanam lebih awal. Dari pembajakan sawah, pembibitan, penanaman, perawatan, hingga pengendalian hama. Menurut Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menjelang El Nino, diperkirakan masih ada hujan dalam beberapa waktu terakhir. Karena itu, menurut dia, masih ada kesempatan bagi para petani untuk menanam hingga panen. (Yetede)
Pertamina Siap Bermitra dengan Inpex
PT Pertamina (Persero) siap bermitra dengan Inpex Corporation untuk mengelola gas Blok Masela di laut lepas Maluku. Kemitraan dengan Inpex di Masela meliputi perdagangan dan pengangkutan gas alam cair (LNG), pembangunan jaringan pipa gas, serta pembangunan kilang amonia. Menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Jumat (28/7/2023), Pertamina akan melibatkan seluruh lini bisnis dalam pengembangan Blok Masela. (Yoga)
Mengejar Target Penyelamatan 8 Penambang
JAKARTA – Tim Pencarian dan Pertolongan masih berupaya menyelamatkan delapan pekerja yang terjebak di tambang emas Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah. Namun, hingga kedalaman 35 meter, tim belum menemukan para korban. “Kami menduga mereka berada di kedalaman 60 meter,” kata Kepala Seksi Operasi SAR Banyumas Priyo Prayudha, kemarin, 28 Juli 2023. “Tim tidak bisa turun lagi karena di kedalaman 45 meter terendam air." Tim penolong sudah berupaya menyedot air menggunakan mesin pompa. Sayangnya upaya ini belum membuahkan hasil karena semburan air sangat kencang. Berdasarkan keterangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah, air yang masuk ke lubang tambang itu adalah air tanah. Kandungan air tanah di kawasan itu memang berlimpah karena area pertambangan berada di cekungan. Priyo menegaskan, upaya penyelamatan ini ditargetkan selesai dalam tujuh hari. Jika dalam rentang waktu itu korban belum bisa diselamatkan, tim akan mengevaluasi pola yang digunakan saat ini. "Saat ini kami berfokus menjalankan rencana A,” katanya. “Kami ada rencana B, tapi belum bisa dijelaskan sekarang." Delapan penambang emas sudah empat hari terjebak di lubang tambang. Awalnya, mereka masuk ke Sumur I untuk melanjutkan penambangan. Tidak berapa lama, mereka muncul lagi karena air mengalir deras di dalam sumur. Mereka melapor kepada operator untuk memperingatkan penambang yang masih berada di dalam sumur. Sayangnya, peringatan itu terlambat. Air menyembur dengan cepat dan menjebak penambang yang masih berada di dalam. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









