KETAHANAN PANGAN NASIONAL : Indonesia Siap Hadapi Dampak El Nino
Kepala Bapanas Arief Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah menugaskan Perum Bulog untuk menyerap 2,4 juta ton beras petani dalam negeri untuk cadangan beras pemerintah (CBP). “Sumbernya utamanya dari produk dalam negeri, sehingga harus kita jaga di tingkat petani,” katanya, Senin (31/7). Berdasarkan paparan yang disampaikan Bapanas, stok beras saat ini tercatat sebanyak 806.682 ton. Jika diperinci, stok beras yang dikuasai Bulog secara total sebanyak 806.344 ton, yang berasal dari CBP 747.219 ton, dan komersil 59.125 ton. Sementara itu, stok beras milik ID Food sebanyak 338 ton. Dari stok yang ada, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Bapanas untuk meningkatkan stok beras dalam negeri menjadi di atas 1 juta ton dalam 1 bulan ke depan. Selain beras, stok pangan lainnya seperti daging ayam dan daging ruminansia sudah dimitigasi oleh Bapanas dengan memperpanjang umur simpannya, dan penggunaan cold storage agar bisa memastikan kebutuhan daging nasional sebanyak 700.000 ton terpenuhi. Stok gula pasir tercatat sebanyak 151.374,64 ton, dengan total kebutuhan per bulan 283.331 ton per bulan. Kemudian, stok daging sapi dan daging kerbau masing-masing sebanyak 2.452,06 ton dan 7.517,38 ton. Sementara itu, sejumlah stok pangan tercatat menipis. Stok jagung di gudang Bulog tercatat hanya 2.779,39 ton, kedelai 414,78 ton, bawang merah 0,18 ton, cabai 8,84 ton, daging ayam 15,41 ton, telur ayam 19,25 ton, minyak goreng 26.532,06 kl, dan ikan 477,72 ton.
Tags :
#PanganPostingan Terkait
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023