;
Tags

Properti

( 407 )

Peluang Properti Masih Besar, BTN Gencar Gaet Pendanaan

KT1 25 Mar 2024 Investor Daily
PT Bank Tabungan Negara (BTN) gencar menggaet pendanaan dari nasabah. Salah satu jurusnya adalah lewat Layanan BTN Prospera yang diperkenalkan ke publik Jumat (22/3/2024). Menurut Direktur Distribution and Institutional Funding BTN Jasmin, Layanan BTN Prospora hadir untuk membidik segmen  kelas atas (emerging affluent) dengan harapan ikut menumbuhkan dana pihak ketiga yang hingga akhir 2023 mencapai Rp349,93 triliun.  Dia menerangkan, pihaknya menargetkan BTN Prospera mendorong pertumbuhan dana portfolio nasabah bank BTN Prospera dan membidik nasabah baru lebih dari 6.000 orang dengan target pertumbuhan dana mencapai dana RpRp 8 triliun hingga akhir 2024. (Yetede)

Terrakon Properti Garap Proyek Senilai Rp 300 Miliar

KT1 25 Mar 2024 Investor Daily
Terrakon Properti mulai mengembangkan proyek perumahan  kedua bertajuk Royal  Grande Residences, Palembang diatas lahan seluas 6,3 hektare (ha) Pembangunan proyek dimulai dengan peletakan batu pertama (Ground breaking) rumah contoh, baru-baru ini. "Setelah semua peraturan-peraturan yang terkait legalitas telah tuntas dengan baik, kami segera melakukan proses pembangunan rumah contoh bahkan untuk semua tipe yang ada di RGR," ujar Hengky Gunawan, promotion Manager Terrakon Poperti. "Di Palembang ini konsumennya sangat teliti dan hati-hati sekali. Makanya mereka tidak mau beli properti tanpa melihat produknya seperti apa agar mendapatkan kesan dan ambience dari produk incarannya," ujar Hengky. (Yetede)

Torehan Program Sejuta Rumah Februari 2024 Melonjak 86 %

KT1 21 Mar 2024 Investor Daily
Capaian Program Sejuta Rumah (PSR) Januari-Februari 2024 melonjak sekitar 86% dibandingkan dengan periode yang sama 2023 menjadi 79.568 unit.  Menurut Direktur Rumah Umum dan  Komersial Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Fitrah Nur, secara umum kinerja  pendataan PSR dan geliat realisasi pembangunan sejuta rumah cenderung mengalami peningkatan. "Hal ini tergambar dari perbandingan  year on year capaian PSR bulan Februari  2024 sebesar 79.568 unit mengalami peningkatan dibandingkan capaian PSR bulan Februari  2023 yaitu sebesar 42.885 unit," kata dia dalam keterangannya di Jakarta. Dia menerangkan, berdasarakan data yang ada, capaian PSR Januari 2024 sebesar 24.407 unit atau 2,34% dari total target nasional  meliputi capaian pembangunan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebesar 19,539 unit  dan non MBR sebesar 4,868 unit. (Yetede)

Segmen Business Hotel Diperkirakan Tumbuh 8 %

KT1 19 Mar 2024 Investor Daily

Sejumlah factor diprediksi mendongkrak bisnis hotel (hospitality) di Indonesia pada 2024. Selain ditopang industri pariwisata, bagi segmen hotel bisnis (business hotel) di Jakarta, unsur pendukung utama adalah bergulirnya meeting, incentives, confrences dan exhibition (MICE). Di sisi lain, gairah bisnis sektor hospitality di Jakarta terekam dari rencana masuknya delapan hotel baru sepanjang tahun ini.

Menurut Satria Wei, Head of Hosppitality Services Colliers Indonesia, sejak awal 2022, kinerja sektor perhotelan di Indonesia telah terlihat mengalami perkembangan yang positif dan signnifikan. “Untuk segmen hotel bisnis, Collier Indonesia memproyeksikan peningkatan 6-8 % dibandingkan tahun 2023. Kinerja positif segmen hotel bisnis tahun 2024 didorong adanya berbagai kegiatan meeting, incentive, dan exhibition (MICE) yang didominasi sektor swasta maupun pemerintah,” kata dia. (Yetede)

OXO Group Indonesia Siapkan Proyek di Bali Senilai 500 Miliar

KT1 18 Mar 2024 Investor Daily

OXO Group Indonesia, perusahaan pengembangan dan manajemen properti butik yang berbasis di Bali, menyiapkan satu proyek senilai Rp 500 miliar. “Pada uni 2024 nanti, kami berencana meluncurkan proyek terbaru di daerah Nyanyi, Bali senilai 500 miliar. Proyek terbaru kami ini akan mewakili gaya desain terbaru dan filosofi OXO Living yang menganut paham life style real estate,” ujar Johanes Weissenbaeck, founder dan CEO OXO Group Indonesia dalam keterangan tertulis baru-baru ini.

Lokasi proyek hunian terbaru ini terletak di depan Nuanu City, sebuah proyek seluas 50 hektare yang akan menjadi The Next Big Thing di Bali setelah Canggu dalam 2-3 tahun ke depan. “Dan nantinya semua penghuni pryek hunian ini dapat menikmati semua fasilitas yang dimiliki Nuanu City,” tambahnya. Johanes menjelaskan, masifnyapariwisata di Bali mendorong pengembangan property di kawasan ini. (Yetede)

Destinasi Kuliner Ruang Terbuka Dibidik

KT3 15 Mar 2024 Kompas

Destinasi kuliner di Jakarta terus semarak dengan bertambahnya ritel-ritel baru makanan dan minuman. Summarecon Mall Kelapa Gading meresmikan Gafoy, destinasi kuliner untuk melengkapi fasilitas pusat perbelanjaan di Jakut itu. Merujuk data BPS tahun 2022, jumlah usaha penyedia makanan dan minuman skala menengah besar sebanyak 10.900 usaha, tumbuh 20,76 % secara tahunan. Usaha penyedia makanan dan minuman skala menengah besar di Pulau Jawa terbanyak berada di Provinsi DKI Jakarta dan Jabar. Sekitar 50,44 % usaha makanan dan minuman tersebut berlokasi di mal/pertokoan. Presdir PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P Adhi mengemukakan, industri makanan dan minuman bertumbuh sangat pesat, tidak hanya dari sisi jumlah, tetapi juga inovasi. Pihaknya menangkap peluang bisnis makanan dan minuman itu dengan melakukan transformasi bisnis serta destinasi kuliner yang kekinian dan menyasar berbagai lapis usia.

Pusat kuliner Gafoy di kawasan Mal Kelapa Gading yang terdiri dari beragam restoran dan kafe berkonsep semiterbuka dinilai melengkapi eksplorasi kuliner dan hiburan kaum urban modern di segala usia. Kawasan itu menempati area seluas 11.000meter persegi (m2) dengan luasan area sewa 8.500 m2 yang akan diisi 22 tenant. Nilai investasi pembangunan Gafoy Rp 100 miliar. ”Gafoy melengkapi destinasi kuliner dan transformasi bisnis makanan dan minuman sehingga mengundang tenant-tenant pilihan,” ujar Adrianto dalam peresmian pusat kuliner Gafoy, di Jakarta, Kamis (14/3). Director Summarecon Soegianto Nagaria menambahkan, masyarakat semakin menyukai dan mencari konsep ruang terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Gafoy didesain dengan konsep ruang terbuka (outdoor) sekaligus ruang tertutup (indoor), serta ruang untuk komunitas. Konsep ruang semiterbuka itu juga akan terus dikembangkan pada proyek-proyek township Summarecon lainnya. (Yoga)

Bunga Turun, Emiten Saham Properti Ceria

HR1 13 Mar 2024 Kontan
Kinerja emiten saham properti diprediksikan positif sepanjang tahun ini. Salah satu pemicunya adalah potensi penurunan suku bunga perbankan. Harapan penurunan suku bunga itu semakin kuat karena bunga acuan Amerika Serikat (AS) berpeluang turun, sebagaimana sinyal dari pernyataan Gubernur Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell. Pekan lalu, Powell memberi sinyal akan menurunkan suku bunga acuan pada tahun ini. Sedangkan di dalam negeri, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memberi sinyal akan menurunkan suku bunga acuan di semester II 2024. Saat ini, BI masih menahan suku bunga di level 6%. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menganggap sinyal penurunan suku bunga sebagai kabar baik bagi bisnis properti di Tanah Air. "Penurunan suku bunga akan berdampak positif berupa peningkatan daya beli konsumen. Hal tersebut menjadi sentimen positif bagi industri properti," ujar Minarto Basuki, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Pakuwon Jati, kepada KONTAN, Jumat (8/3). Meskipun begitu, Direktur PT Ciputra Development Tbk (CTRA), Harun Hajadi mengaku masih ragu apakah The Fed akan menurunkan suku bunga acuan pada tahun ini. Di sisi lain, suku bunga acuan BI tak terlalu tinggi dan pasar properti Tanah Air juga masih sehat. Di sisi lain, kinerja perusahaan dan emiten saham properti amat terbantu oleh kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), yakni berupa diskon PPN sebesar 11%. Para emiten properti berharap banyak dari kebijakan tersebut. Terlebih beberapa emiten sudah mencatatkan kinerja positif. Misalnya, Ciputra Development menargetkan meraih marketing sales atau pendapatan pra penjualan sebesar Rp 11,1 triliun di tahun 2024. Research Analyst Phintraco Sekuritas, Arsita Budi Rizqi melihat di tahun 2024, ada optimisme pada kinerja sektor properti dan real estat yang didukung sejumlah sentimen. Yakni mulai dari proses pemilu yang lancar, adanya kebijakan pemerintah yang mendukung sektor properti, potensi penurunan suku bunga. Ia merekomendasikan trading buy untuk BSDE, PWON dan SMRA.

Pengembang Properti Terus Ekspansi

KT1 12 Mar 2024 Investor Daily
Pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 tak menghentikan langkah ekspansi sejumlah pengembang properti. Bahkan, ditengah tahun politik,  sektor properti dinilai tetap bertumbuh sekitar 10%. Demikian rangkuman pendapat yang dihimpun Investor Daily dari Direktur PT Summarecon Agung Tbk Herman Nagaria, Presiden Direktur PT Graha Perdana Indah (GPI) Aditya Dharmawan Sutanto, dan Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras (KAS Group) I Wayan Madik Kesuma. Lalu Komsaris PT Intra Golflink Resorts (IGR) Darma Mangkuluhur Hutomo, Direktur Sales & Marketing  Citra Swarna Group (CSG) Felicia Simon, Dan Wakil Ketua Umum DPR REI Bambang Eka Jaya. "Kami baru saja meluncurkan klaster Kopenhagen di proyek  Graha Laras Sentul, Bogor, Jawa Barat  atas lahan seluas 3,5 hektare dengan kapasitas 170 rumah. Selanjutnya, setelah Lebaran kami mengembangkan rumah tapak kaki di Bekasi," kata Wayan.(Yetede)

Pemilu Usai, ASRI Genjot Penjualan

HR1 06 Mar 2024 Kontan
Pemilu usai, emiten properti, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), akan menggenjot penjualan properti. Perusahaan ini membidik perolehan pra penjualan atau marketing sales Rp 2,8 trilliun di tahun 2024 yang berasal dari segmen residensial sebesar Rp 2 triliun dan segmen komersial Rp 800 miliar. Tony Rudiyanto, Corporate Secretary ASRI mengatakan, target tersebut sejalan dengan prospek bisnis properti di tahun 2024 yang diperkirakan masih tetap tumbuh. Menurut Tony, permintaan hunian rumah tinggal masih tinggi, terutama untuk segmen pembeli rumah pertama. Ditopang insentif pemerintah tersebut, manajemen ASRI optimistis bisa membukukan kinerja positif ke depannya. Nah, untuk mencapai target marketing sales tahun ini, ASRI telah menyiapkan strategi penjualan. Di antaranya adalah gencar melakukan peluncuran produk-produk baru yang sesuai dengan permintaan dari konsumen. Pada Februari 2024, misalnya, ASRI telah melakukan launching klaster Cassia di  kawasam Ayodhya by Alam Sutera dan klaster Agra di Suvarna Sutera, Tangerang, Banten. Proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 9,1 hektare (ha), dengan nilai pengembangan Rp 765 miliar. Selain rumah tapak yang baru saja diluncurkan, ASRI juga  masih memasarkan beberapa proyek lainya. Di antaranya The Gramercy yang merupakan proyek high-end landed houses. Ini adalah proyek perumahan premium yang dibanderol mulai harga Rp 16 miliar-Rp 28 miliar per unit. Sebagai catatan, sampai dengan September 2023, penjualan properti ASRI berkontribusi sebesar 77,3% terhadap total pendapatan ASRI yang sebesar Rp 2,48 triliun.  Namun demikian, penjualan properti ASRI itu tercatat menurun 9,45% secara tahunan dari periode sama tahun 2022 yang mencatatkan penjualan sebesar Rp 2,75 triliun. Dari penjualan di kuartal III-2023, komposisi pendapatan real estate ASRI sebesar Rp 1,92 triliun, yang disumbang dari penjualan rumah dan ruko Rp 1,27 triliun. Selain itu, ada pula penjualan tanah sebesar Rp 596,4 miliar, apartemen Rp 62,9 miliar dan gedung perkantoran sebesar Rp 6 miliar.

Bisnis Rumah Tapak Tetap Stabil

KT1 29 Feb 2024 Investor Daily
Bisnis rumah tapak dinilai masih stabil mengingat permintaan masih besar dan beragam stimulus membanjiri pasar pada 2024. "Sektor rumah tapak bertahan menjadi sektor yang stabil memiliki performa positif, terindikasi dari para pengembang yang  terus meluncurkan produk-produk baru, juga kawasan perumahan skala besar baru di Bogor dan Tangerang," ujar Vivin Harsanto, head of Advisory JLL Indonesia. Pengembang asing juga aktif mencari kesempatan untuk bermitra dengan pengembang lokal yang sudah memiliki lahan siap bangun. Selain itu, tambah dia "Dampak positif dari insentif pemerintah yang dikleluarkan pemerintah perihal keringanan pajak bersyarat cukup terlihat dari peningkatan pasokan baru dari penjualan rumah tapak pada semester kedua (2023) yan tumbuh pesat," jelas dia. (Yetede)