;

Bunga Turun, Emiten Saham Properti Ceria

Ekonomi Hairul Rizal 13 Mar 2024 Kontan
Bunga Turun, Emiten Saham Properti Ceria
Kinerja emiten saham properti diprediksikan positif sepanjang tahun ini. Salah satu pemicunya adalah potensi penurunan suku bunga perbankan. Harapan penurunan suku bunga itu semakin kuat karena bunga acuan Amerika Serikat (AS) berpeluang turun, sebagaimana sinyal dari pernyataan Gubernur Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell. Pekan lalu, Powell memberi sinyal akan menurunkan suku bunga acuan pada tahun ini. Sedangkan di dalam negeri, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memberi sinyal akan menurunkan suku bunga acuan di semester II 2024. Saat ini, BI masih menahan suku bunga di level 6%. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menganggap sinyal penurunan suku bunga sebagai kabar baik bagi bisnis properti di Tanah Air. "Penurunan suku bunga akan berdampak positif berupa peningkatan daya beli konsumen. Hal tersebut menjadi sentimen positif bagi industri properti," ujar Minarto Basuki, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Pakuwon Jati, kepada KONTAN, Jumat (8/3). Meskipun begitu, Direktur PT Ciputra Development Tbk (CTRA), Harun Hajadi mengaku masih ragu apakah The Fed akan menurunkan suku bunga acuan pada tahun ini. Di sisi lain, suku bunga acuan BI tak terlalu tinggi dan pasar properti Tanah Air juga masih sehat. Di sisi lain, kinerja perusahaan dan emiten saham properti amat terbantu oleh kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), yakni berupa diskon PPN sebesar 11%. Para emiten properti berharap banyak dari kebijakan tersebut. Terlebih beberapa emiten sudah mencatatkan kinerja positif. Misalnya, Ciputra Development menargetkan meraih marketing sales atau pendapatan pra penjualan sebesar Rp 11,1 triliun di tahun 2024. Research Analyst Phintraco Sekuritas, Arsita Budi Rizqi melihat di tahun 2024, ada optimisme pada kinerja sektor properti dan real estat yang didukung sejumlah sentimen. Yakni mulai dari proses pemilu yang lancar, adanya kebijakan pemerintah yang mendukung sektor properti, potensi penurunan suku bunga. Ia merekomendasikan trading buy untuk BSDE, PWON dan SMRA.
Tags :
#Bursa #Properti
Download Aplikasi Labirin :