;

EKONOMI GLOBAL, Roubini: Resesi Akut Segera Muncul

Ekonomi Yoga 27 Jul 2022 Kompas
EKONOMI GLOBAL,
Roubini: Resesi Akut Segera Muncul

Resesi akut segera tiba dan kali ini diduga kuat bukan resesi kategori ringan. Banyak alasan sahih untuk memperkirakan  resesi akut parah itu. Resesi kali ini diwarnai dua fondasi rapuh, yakni situasi stagflasi yang terjadi pada era 1970-an dan tingkat utang yang tinggi hingga 350 % PDB pada 2008. Demikian dikatakan ekonom AS, Dr Nouriel Roubini, dalam wawancara dengan Bloomberg, Senin (25/7). Roubini adalah dosen di New York University Stern School of Business. Ia juga salah satu ekonom yang tepat meramalkan akan datangnya resesi ekonomi di AS pada 2008 dan di Eropa pada 2009.

Roubini lebih menekankan pada potensi resesi di AS, tetapi dampaknya pasti juga merembet ke seantero dunia. ”Pemikiran bahwa resesi kali ini akan singkat dan dangkal itu jelas salah,” ujar Roubini. Rincian Roubini tentang potensi resesi akut kali ini telah dia tuliskan di situs The Project Syndicate edisi 29 Juni 2022 berjudul ”A Stagflationary Debt Crisis Looms”. ”Krisis akut berikutnya tak akan lebih ringan dari dua krisis besar sebelumnya,” tutur Roubini. Pada 1970-an, resesi terjadi karena stagnasi dan inflasi, salah satunya akibat kenaikan harga minyak dunia, tetapi kala itu tidak ada tumpukan utang. Meski demikian, resesi 1970-an itu juga tergolong parah.

”Saat ini kita menghadapi gangguan pasokan global, diikuti utang besar dan inflasi tinggi. Artinya, kita sedang mengarah pada resesi yang jadi kombinasi penyebab resesi 1970-an dan 1980-an. Itu disebut krisis yang diwarnai stagnasi dan inflasi serta tumpukan utang,” jelas Roubini. Gangguan pada pasokan global sekarang ini terjadi akibat invasi Rusia ke Ukraina, perang dagang AS, dan inflasi tinggi. Semua ini terjadi saat kombinasi utang swasta dan pemerintah Barat sedang meningkat dari 200 % terhadap PDB psada 1999 menjadi 350 % terhadap PDB pada 2022. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :