Perusahaan
( 1080 )Nilai X Merosot 71 Persen sejak Dipegang Musk
Barito Renewables Tuntaskan Akuisisi 51% Saham PLTB Sukabumi dan Lombok
Bertahun-tahun Audit Keselamatan Absen di Smelter Morowali
Pasar Kerja Mulai Syaratkan Kecerdasan Buatan
Sepanjang 2021-2023,
berdasarkan temuan aplikasi media sosial untuk jaringan profesional LinkedIn,
lowongan pekerjaan di Asia Tenggara yang menyebutkan syarat keterampilan teknologi
kecerdasan buatan ataupun spesifik kecerdasan buatan generatif meningkat 2,4
kali lipat. Fenomena ini menandakan teknologi kecerdasan buatan sudah berada di
garis depan transformasi pasar tenaga kerja. Country Lead LinkedIn for Indonesia
Rohit Kalsy, Senin (1/1/2024), di Jakarta, mengatakan, sudah banyak pekerja di Indonesia
meyakini akan terjadi perubahan signifikan pada pekerjaan mereka seiring dengan
rilis teknologi kecerdasan buatan. Di antara profesional Indonesia, ada yang
optimistis mengenai manfaat menggunakan kecerdasan buatan untuk bekerja dan ada
pula pekerja yang merasa terbebani dengan tren teknologi tersebut.
”Untuk tahun 2024 dan seterusnya,
kami semakin jelas melihat bahwa dunia kerja semakin beralih menjadi lebih memprioritaskan
keterampilan, termasuk keterampilan dibidang teknologi kecerdasan buatan. Kami
pun melihat momentum ini sudah mulai terbangun. Para pengusaha sedang mengubah
pola pikir mereka dengan menempatkan keterampilan sebagai inti perekrutan dan
pengembangan talenta di dalam perusahaan,” ujar Rohit. Ia mengatakan, sesuai
data LinkedIn, di pasar Asia Tenggara yang di dalamnya ada Indonesia, filter
keterampilan yang menjadi bagian dari fitur pencarian perekrutan di aplikasi
LinkedIn telah tumbuh 25 %. Saat ini 50 % perekrut cenderung mencari kandidat
berdasarkan keterampilan daripada lamanya pengalaman kerja. Pengguna LinkedIn
secara global menambahkan lebih dari 595 juta keterampilan ke profil mereka per
September 2023 atau meningkat 69 % dari tahun sebelumnya.
Keterampilan teknis (hard
skill) di bidang teknologi, terutama kecerdasan buatan yang sifatnya disruptif,
sangat dicari oleh perusahaan. Data LinkedIn menunjukkan, kesenjangan
keterampilan terbesar di Indonesia masih menyangkut keterampilan ilmu data,
pengembangan laman, dan desain grafis. Menurut Rohit, keterampilan nonteknis
(soft skill) tetap tidak bisa diabaikan meskipun lingkungan bisnis semakin kompleks
dan otomatisasi tugas oleh kecerdasan buatan semakin marak. Mentransfer soft
skill pun lebih mudah dilakukan baik antar bidang pekerjaan maupun lintas industri.
Sejumlah pengguna LinkedIn di Indonesia diketahui menggemari belajar soft skill
yang berupa berpikir strategis, berbicara dengan percaya diri dan efektif,
serta kemampuan menganalisis data. (Yoga)
Bertahan Hidup dengan Terus Bekerja
Saat menghadiri Pertemuan Menteri Tenaga Kerja dan
Ketenagakerjaan (Labour and Employment Ministers’ Meeting) G20, di India, 20-21
Juli 2023, Director General ILO, Gilbert F Houngbo mengatakan, dunia terus bergulat
dengan guncangan dan risiko global. Situasi ini memperlambat kemajuan pembangunan
berkelanjutan dan menantang keadilan sosial bagi para pekerja. Pada skala
global, tingkat pengangguran tahun 2023 turun di bawah tingkat sebelum pandemi
Covid-19, yaitu lebih kurang 5,3 %. Namun, tingkat pengangguran di
negara-negara berpenghasilan rendah dikhawatirkan belum akan pulih seperti sebelum
pandemi. Kendati sejumlah kawasan, seperti Amerika Latin dan Karibia, Asia Tengah,
serta Asia Barat, berusaha mengurangi tingkat pengangguran, ILO menemukan bahwa
penciptaan lapangan kerja yang malahan muncul justru berasal dari sektor
informal.
Masalah berikutnya adalah kesenjangan lapangan kerja atau jobs
gaps yang ternyata terjadi secara global, mencakup semua individu yang ingin
bekerja,tetapi belum tentu aktif mencari pekerjaan karena ketidakcocokan
keterampilan. Negara-negara berpendapatan rendah memiliki tingkat jobs gaps
tertinggi pada 2023 di 21,5 %, sedang negara-negara berpendapatan tinggi rendah
di 8,2 %. Sedang di Indonesia, dengan situasi perekonomian dan perburuhan yang
semakin menantang akibat inflasi global dan dampak perang Rusia – Ukraina serta
perang Gaza, baik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said
Iqbal maupun Direktur Eksekutif Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS)
Syarif Arifin berpendapat, opsi terbaik bagi pekerja hanyalah bertahan hidup
sembari tetap bisa bekerja. Pekerjaan sampingan yang kini mulai marak diambil
pekerja tetap hanya akan membuat waktu istirahat mereka berkurang. (Yoga)
2024, Jakarta Mendapat Tambahan 3 Gedung Perkantoran
Riset Colliers Internasional Indonesia menyebutkan bahwa sembilan gedung perkantoran akan masuk ke Jakarta sepanjang rentang 2023-2025, sebanyak 3 diantaranya masuk tahun depan. Mengutip riset kuartal III/2023 Colliers Internasional Indonesia, gedung perkantoran anyar itu terletak di kawasan pusat bisnis (central business district/CDB) dan non-CBD Jakarta. Pasokan kantor diperkirakan meningkat berkisar 2,0% hingga 2,5% setiap tahun selama periode 2023-2025. Konsultan riset properti itu juga menyebutkan sebanyak 5 gedung perkantoran masuk dalam rentang 2024 dan 2025, sedangkan 4 lainnya pada 2023. Gedung perkantoran diproyeksikan masuk pada 2024 adalah Sun&Moon (The Owner Suite by Dharmawangsa), Menara Jakarta Office Tower, dan ADR Office. "Secara total, ada tujuh proyek yang sedang berjalan konstruksi, siap untuk memperkenalkan sekitar 270.000 meter persegi pasokan baru di luar CBD hingga 2025. Tiga dari tujuh proyek ini diharapkan selesai siap pada akhir tahun 2023, sehingga menghasilkan pasokan kumulatif pada tahun 2023, sehingga menghasilkan pasokan kumulatif pada tahun 2023 mencerminkan pertumbuhan 3,3% dibandingkan tahun 2022. (Yetede)
Indosat Alihkan Aset Data center Rp 2,62 Triliun
PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchinson (IOH) resmi mengalihkan aset pusat data (data center) miliknya kepada PT Starone Mitra Telekomunikasi (SMT) dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,62 triliun. SMT lainnya dikuasai perusahaan data center asal Singapura, BDX Asia Data Center Holdings Pte (BDX). "Dengan memiliki tambahan bisnis pusat data baru di Indonesia, SMT diharapkan dapat manfaat dari memiliki jejak bisnis di seluruh Indonesia. Dengan memiliki 25% kepemilikan saham di SMT, perseroan diharapkan memperoleh nilai tambah dalam jangka panjang," tulis manajemen Indosat. Perseroan dan SMT menandai transaksi pengalihan aset data center tersebut dengan menandatangani asset transfer agreement (ATA) dan menekan impelemntasi perjanjian bersama BDX pada 18 Desember 2023. (Yetede)
Toyota dan Daihatsu Tegaskan Produk di Indonesia Aman
Energi Mega Persada Siapkan Capex Rp 2,32 T Tahun Depan
Demi PLTB, Barito Renewables Akuisisi Lima Perusahaan
Pilihan Editor
-
Jalan Berliku Energi Ramah Lingkungan
25 Sep 2020 -
Membaik, Belanja Iklan Tembus RP 122 T
27 Aug 2020 -
Isu Kepemilikan Asing Kembali Mencuat
30 Jul 2020 -
Langsa Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang
14 Aug 2020 -
Bisnis Laptop Laris Manis di Masa Pandemi
13 Aug 2020









