Perusahaan
( 1080 )Mitratel Akuisisi Emiten Tower Grup Sinar Mas di Semester I-2024
177 Pengaduan Perusahaan Pialang Berjangka
Ancang-ancang Lonjakan Tarif Kargo
PHK di Tengah Keramaian Pemilu
Pekan lalu, media sosial gempar membahas PHK yang diam-diam
terjadi di sejumlah perusahaan rintisan bidang teknologi atau start up. Warganet
memberikan deretan nama start up yang melakukan PHK, di antaranya Flip (start up
teknologi finansial untuk pembayaran) dan Lazada (lokapasar tingkat Asia
Tenggara). Dalam keterangan resminya, Flip menyatakan keputusan memangkas
karyawan ditempuh perusahaan demi menjamin keberlangsungan bisnis. Kondisi
perekonomian global yang tak menentu juga jadi alasan. Lazada dikabarkan
mengurangi 30 % pekerjanya di wilayah Asia Tenggara. Beberapa pos eksekutif di
kawasan pun dipangkas. Keputusan Lazada itu dilakukan mendadak. The South China
Morning Post pada Jumat (5/1/2024) menurunkan pernyataan The National Trades
Union Congress (NTUC).
Isinya, NTUC dan serikat afiliasinya, Food Drinks and Allied
Workers Union (FDAWU), kecewa karena Lazada tidak memberi tahu dan
berkonsultasi dengan FDAWU. Apalagi, pekerja Lazada tergabung dalam serikat pekerja
di bawah FDAWU. Mengutip CNA, PHK masih berlangsung. Jubir Lazada mengatakan,
perusahaan membuat penyesuaian untuk mentransformasi tenaga kerja. Koordinator
Divisi Advokasi dan Pendampingan Hukum Serikat Pekerja Media dan Industri
Kreatif untuk Demokrasi (Sindikasi) Jabodetabek Setyo A Saputro, Minggu (14/1) di
Jakarta mengatakan, selain start up dan perusahaan teknologi besar, beberapa
perusahaan yang bergerak di sektor media juga melakukan PHK beberapa minggu
terakhir.
Aksi tersebut tidak banyak terdengar di masyarakat luas. Pekerja
yang menjadi korban sempat berdiskusi mengenai hak-hak setelah terkena PHK,
tetapi jarang berlanjut ke pengadilan hubungan industrial. Pada Pemilu 2024 para
capres-cawapres juga menyertakan gagasan tentang ekonomi digital, seperti
digitalisasi dalam UMKM dan start up, ekonomi digital sebagai sumber
pertumbuhan, seperti meratakan literasi digital. Setyo khawatir, industri
digital cuma jadi komoditas politik. ”Belum ada kejelasan program untuk
mendorong ekonomi digital. Digitalisasi industri dilepas begitu saja. Kalaupun
terjadi PHK, PHK terjadi dalam suasana silent yang kami duga karena kesadaran
hak pekerja di antara karyawan belum masif,” kata Setyo. Di sisi lain, omnibus
law Cipta Kerja mengubah beberapa ketentuan PHK. Dulu PHK karena rugi sehingga
operasionalisasi harus tutup permanen. Kini, perusahaan tidak perlu tutup
permanen. (Yoga)
Pekerja Muda Enggan Bergabung ke Serikat Pekerja
Pekerja usia muda semakin enggan bergabung menjadi anggota
serikat pekerja. Disrupsi industri digital dan tren hubungan kerja yang
fleksibel menjadi factor yang melatarbelakanginya. ”Semua pekerja, sesuai UU No
13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, berhak memiliki serikat pekerja/serikat
buruh. Masalahnya, sistem bekerja saat ini berbeda dengan kerja konvensional.
Metode perekrutan ataupun penilaian kinerja karyawan sekarang mulai dipengaruhi
oleh teknologi digital,” ujar analisis Indonesia Labor Institute, Rekson
Silaban, di Jakarta, Senin (8/1/2024). Penduduk bekerja usia muda yang sekarang
semakin mendominasi pasar kerja, menurut Rekson, lebih menyukai hubungan kerja
yang tidak mengikat. Padahal, berjalannya serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB)
membutuhkan pekerja yang memiliki majikan tetap agar dapat diajak berunding.
Oleh karena itu, Rekson berpendapat, SP/SB perlu mereformasi
diri agar relevan dengan pasar tenaga kerja yang semakin didominasi pekerja sektor
jasa dan teknologi informasi. Pertama, federasi memerlukan SP/SB khusus pekerja
jasa dan teknologi informasi. Kedua, cara rekrutmen dan advokasi anggota SP/SB
diubah menjadi lebih menggunakan media digital. Dosen Fakultas Ekonomi
Universitas Katolik Parahyangan, Indrasari Tjandraningsih, menyatakan,
kaderisasi dari SP/SB yang ada saat ini masih lemah. ”Faktor seperti itu
membuat bergabung menjadi anggota serikat kurang populer di kalangan pekerja
usia muda. Hubungan kerja yang semakin fleksibel juga menuntut pekerja mementingkan
terus bekerja dan mengutamakan memperoleh pendapatan (dibandingkan berserikat),”
tuturnya. (Yoga)
Relasi Besar antara Bahasa dan Ekonomi
Mereka yang memilih belajar bahasa Indonesia di China melihat
peluang luas. Di dunia industri, Bahasa bekerja menyampaikan maksud perusahaan.
Semua menjadi contoh kecil hubungan besar antara bahasa dan ekonomi bekerja. Di
kantor pusat Build Your Dreams atau BYD, perusahaan baterai asal China yang
berkembang menjadi produsen kendaraan listrik dunia, 20 wartawan dari
Indonesia, bisa berkomunikasi dengan warga China dengan lancar. Bahkan,
menggunakan bahasa Indonesia. Di pusat perbelanjaan atau kantor BYD, sebagian
besar berbahasa Mandarin dan beberapa berbahasa Inggris. Dannie Zheng (23) warga
setempat, mampu berbahasa Indonesia fasih dan percaya diri menceritakan
mengenai BYD, tempatnya bekerja. Lini masa perkembangan usaha BYD ia jabarkan
satu per satu sejak pertama kali berdiri pada 1995.
Dannie bertindak seperti pemandu bagi rombongan wartawan asal
Indonesia untuk tur keliling kantor pusat BYD dan menjelaskan berbagai hal. Ia
mendampingi Presdir PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao yang menjelaskan banyak hal
dalam bahasa Inggris. Adapun Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia
Luther Panjaitan yang biasa menerjemahkan perkataan Zhao ke bahasa Indonesia. Dannie lulusan Program Studi Bahasa Indonesia
di Universitas Teknologi Hefei, di ibu kota Provinsi Anhui. Setelah lulus pada
medio 2023, Dannie langsung bekerja di BYD pada bulan Agustus di tahun yang
sama. ”Itu sangat potensial. Bahasa Inggris sangat kompetitif. Kalau (belajar)
bahasa Indonesia, mungkin saya bisa mencari kesempatan bekerja yang banyak dan
memperluas pengalaman,” katanya, apalagi hubungan China dan Indonesia berjalan
cukup baik dari tahun ke tahun. Seiring dengan itu, kerja sama ekonomi juga
terjalin.
BYD, kantor Dannie, sudah memulai bisnis di Indonesia sejak
2018. BYD menyediakan bus listrik dan mobil listrik untuk taksi. Pada 2024,
perusahaan terkemuka itu akan memperluas pasar kendaraan listrik mereka. Dannie
kemungkinan akan ditugaskan ke Indonesia pada pertengahan 2024. Di BYD, ia
tidak bekerja layaknya orang kebanyakan. Ia bertemu banyak orang baru,
menyampaikan maksud bahasa Mandarin seakurat mungkin ke bahasa Indonesia untuk
kepentingan perusahaan, dan memperluas jaringan pertemanan. Bahasa, dalam kadar
tersebut, tidak bisa dilihat sebagai alat komunikasi semata. Ada kepentingan
lain yang mengiringinya, yakni ekonomi. Bagi Dannie, kemampuan berbahasa membuatnya
bisa mendapat pekerjaan. Bagi BYD, maksud dan tujuan mereka tersampaikan
melalui bahasa yang ditulis wartawan Indonesia. (Yoga)
Trafik Data Saat Nataru Naik hingga 19%
Memetik Manfaat Lebih Magang
Magang memberi manfaat lebih kepada mahasiswa sebelum
betul-betul terjun ke dunia karier. Dari sudut pandang perusahaan, program ini
juga memberi wawasan baru tentang pekerja masa kini. Temuan ini bisa membantu
calon pekerja muda menjadi lebih baik, termasuk soal etika kerja. Menurut HR
and Learning Development Manager Harian Kompas (Kompas.id) Dinda Richfiela,
program magang menjadi saluran bagi mahasiswa untuk mempraktikkan teori yang
sudah mereka pelajari ataupun hal yang mereka sukai. Selama proses magang berlangsung,
mereka juga dapat merasakan seperti apa dinamika dunia kerja, khususnya
industri media. ”Mahasiswa juga akan memperoleh koneksi profesional yang belum
tentu mereka dapatkan di kampus,” kata Dinda di Jakarta, Rabu (3/1/2024).
Dalam program magang di Kompas, mahasiswa juga mendapat
mentor selama magang dan pembekalan soal karier seusai magang, berupa seminar
tentang karier dan pemberian tips membuat CV serta memperbaiki aset digital. Bahkan,
mahasiswa dengan kinerja baik juga tak jarang mendapatkan tawaran untuk bekerja
setelah lulus. Program magang di Kompas yang berbasis di Jakarta telah berlangsung
lama, tetapi semakin rutin sejak 2020. Pembukaan program magang berlangsung
tiga kali setahun dengan durasi empat bulan. Satu batch (angkatan) bisa
menerima 40-50 mahasiswa semester enam ke atas dari kampus di berbagai daerah,
seperti Jabodetabek, Yogyakarta, Jatim, dan Bali. Dinda menjelaskan, program magang
memberikan manfaat dua arah, baik untuk mahasiswa maupun perusahaan. Mahasiswa bisa
berkontribusi dalam operasional perusahaan. Di divisi redaksi, sebagai contoh,
hasil liputan mahasiswa yang magang sebagai jurnalis bisa dipakai sebagai
konten pemberitaan. (Yoga)
Gandeng Tangan Salurkan Pembiayaan Rp 174 Miliar
Barito Renewables Diprediksi Masuk Indeks MSCI, Potensi Gain 25%
Pilihan Editor
-
Ekspor Pertanian Rp 451 T
09 Feb 2021 -
Warga Asing Bisa Punya Hak Milik Apartemen
08 Oct 2020









