;

Bertahan Hidup dengan Terus Bekerja

Ekonomi Yoga 30 Dec 2023 Kompas
Bertahan Hidup dengan Terus Bekerja

Saat menghadiri Pertemuan Menteri Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan (Labour and Employment Ministers’ Meeting) G20, di India, 20-21 Juli 2023, Director General ILO, Gilbert F Houngbo mengatakan, dunia terus bergulat dengan guncangan dan risiko global. Situasi ini memperlambat kemajuan pembangunan berkelanjutan dan menantang keadilan sosial bagi para pekerja. Pada skala global, tingkat pengangguran tahun 2023 turun di bawah tingkat sebelum pandemi Covid-19, yaitu lebih kurang 5,3 %. Namun, tingkat pengangguran di negara-negara berpenghasilan rendah dikhawatirkan belum akan pulih seperti sebelum pandemi. Kendati sejumlah kawasan, seperti Amerika Latin dan Karibia, Asia Tengah, serta Asia Barat, berusaha mengurangi tingkat pengangguran, ILO menemukan bahwa penciptaan lapangan kerja yang malahan muncul justru berasal dari sektor informal.

Masalah berikutnya adalah kesenjangan lapangan kerja atau jobs gaps yang ternyata terjadi secara global, mencakup semua individu yang ingin bekerja,tetapi belum tentu aktif mencari pekerjaan karena ketidakcocokan keterampilan. Negara-negara berpendapatan rendah memiliki tingkat jobs gaps tertinggi pada 2023 di 21,5 %, sedang negara-negara berpendapatan tinggi rendah di 8,2 %. Sedang di Indonesia, dengan situasi perekonomian dan perburuhan yang semakin menantang akibat inflasi global dan dampak perang Rusia – Ukraina serta perang Gaza, baik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal maupun Direktur Eksekutif Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS) Syarif Arifin berpendapat, opsi terbaik bagi pekerja hanyalah bertahan hidup sembari tetap bisa bekerja. Pekerjaan sampingan yang kini mulai marak diambil pekerja tetap hanya akan membuat waktu istirahat mereka berkurang. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :