Investasi lainnya
( 1334 )Tangkap Peluang Investasi 2204, Bank Mandiri gelar Mandiri Investment Forum
Menyambut positivisme tahun ini, Bank Mandiri bersama anak perusahaan Mandiri Sekuritas akan kembali menggelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2024. Forum investasi tahunan terbesar ini akan berlangsung 5 hari, 4-8 Maret 2024. Rangkaian acaranya terdiri atas: Macro Day, Investmen Day, Site Visit dan Corporate Day. Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Eka Fitria menjelaskan, MIF 2024 menjadi penyelenggaraan ke 13 dari wujud konsistensi Bank Mandiri mendorong keran investasi di Indonesia dengan melibatkan ragam investor dan pembicara terkemuka dari dalam dan luar negeri.
Mengusung tema "Thriving Through Transition," Forum investasi bertaraf internasional ini membahas isu-isu strategis terkait proyek ekonomi Indonesia di tengah tahun pemilu global (superelection year). "MIF kali ini membahas sumber-sumber pertumbuhan penting bagi Indonesia, diantaranya sektor manufaktur dan pertanian," kata Eka di Jakarta, Rabu (21/2). Untuk MIF 2024, Mandiri Sekuritas melalui Site Visit dan Corporate Day akan menghadirkan 200 investor dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Hongkong, negara-negara Eropa dan AS. (Yoga)
Kejar Aset Kelolaan, Manajer Investasi Bidik Investor Ritel
Presiden Jokowi Harap Investasi Masuk Kembali
Seusai hari pencoblosan Pemilu 2024, Presiden Jokowi mengharapkan
arus modal kembali masuk sehingga mampu membuat iklim investasi semakin lebih baik.
”Banyak pelaku bisnis yang kemarin masih menunggu pemilu. Wait and see karena
agak khawatir dengan politik yang memanas menjelang pelaksanaan pemilu. Tetapi,
sekarang, alhamdulillah, pemilu berjalan dengan lancar, masyarakat berbondong-bondong
ke TPS juga dengan riang gembira,” kata Presiden saat memberikan sambutan pada
Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2024 di Jakarta, Selasa (20/2).
Dengan terjaganya stabilitas politik dalam negeri, Presiden berharap para
investor kembali masuk sehingga iklim investasi dapat menggeliat lagi. Selain kondisi
politik, industri jasa ke uangan dalam negeri juga turut menunjukkan daya tahan
di tengah perlambatan ekonomi global.
Pada industri perbankan, permodalan tetap terjaga 27,69 %
atau diatas negara-negara tetangga di ASEAN. Kredit perbankan juga tumbuh
hingga 10,38 % secara tahunan atau melebihi level prapandemi. Ekonomi Indonesia
selama 2023 mampu tumbuh 5,05 % secara tahunan dengan inflasi 2,57 %. Pada
periode sama, cadangan devisa tercatat 145 miliar USD dan neraca perdagangan mencatatkan
surplus 36 miliar USD atau Rp 570 triliun. Transaksi berjalan surplus 0,16 %. Dengan
berbagai catatan positif tersebut, Presiden optimistis terhadap laju pertumbuhan
ekonomi nasional pada 2024. Kendati demikian, ia mengingatkan kepada semua pihak
di industri jasa keuangan untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap
pergerakan ekonomi global dan disrupsi teknologi. (Yoga)
Pemilu Kondusif Picu Kepercayaan Investor
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai
pelaksanaan pemilu, mulai dari masa kampanye hingga hari pencoblosan, berjalan
dengan kondusif. Hal ini tentu akan membangun rasa kepercayaan para investor
untuk menanamkan modalnya di Indonesia. ”Stabilitas politik akan berdampak
terhadap stabilitas ekonomi. Stabilitas politik itu diterjemahkan dengan pemilu
yang dilakukan secara rutin lima tahunan. Artinya, Indonesia predictable karena
setiap lima tahun ada pemilu,” ujarnya. Menurut Airlangga, kondisi perekonomian
nasional sejauh ini masih terjaga stabil dengan menorehkan pertumbuhan 5,05 %
pada 2023. Pertumbuhan tersebut terutama didukung belanja masyarakat nonrutin dan
aktivitas pemilu.
Kendati demikian, lanjut Airlangga, kondisi perekonomian global
sedang tidak baik-baik saja. Perlambatan ekonomi global dan koreksi harga komoditas
akan menjadi tantangan bagi laju pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. ”Pertumbuhan
ekonomi glo- bal diperkirakan masih turun. Kemudian, harga komoditas tidak akan
melonjak seperti saat pandemi Covid-19,” katanya kepada awak media seusai
mencoblos di TPS 05 Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (14/2). Oleh
karena itu, peran investasi penting agar pertumbuhan ekonomi nasional dapat
terakselerasi di tengah perlambatan ekonomi global. Penyerapan investasi tersebut
akan optimal ketika pemilu dapat berjalan dengan lancar mengingat tidak sedikit
investor yang masih cenderung wait and see. (Yoga)
INVESTASI, Menanti Kemilau Emas pada Tahun Naga Kayu
Tahun baru China, Imlek 2575, akan segera tiba pada Sabtu
(10/2). Berdasarkan penanggalan China, hal itu menandai Tahun Naga berelemen Kayu atau Naga
Kayu. Budaya China meyakini, shio hewan mitologi yang biasa digambarkan seperti
ular besar, terbang di langit, dan menyemburkan api tersebut menjadi simbol
kekuatan, kekuasaan, kekayaan, kesuksesan, dan kemakmuran. Perpaduannya dengan
elemen kayu yang melambangkan kreativitas dan vitalitas menjadikan Naga Kayu
dianggap shio istimewa sekaligus dinantikan banyak orang. Naga diyakini sebagai
shio yang paling beruntung dalam siklus 12 tahunan sekaligus penuh dengan
energi dan impian akan adanya perubahan dunia, menunjukkan harapan terhadap
kehidupan yang lebih baik tatkala tahun berganti.
Karena kondisi perekonomian saat ini masih dirundung ketidakpastian,
setelah melalui situasi sulit pandemi Covid-19, situasi perekonomian global kembali
menghadapi ketidakpastian akibat pecah konflik geopolitik, perlambatan ekonomi,
dan tekanan suku bunga negara-negara maju. Di tengah perekonomian yang
diselimuti ketidakpastian, emas dapat menjadi investasi yang relatif aman (safe
haven). Hal ini tidak lepas dari sifat emas yang stabil dan menguntungkan
tatkala situasi serba tak pasti akibat guncangan perekonomian, politik, dan
geopolitik, yang tecermin dalam perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Bank Dunia
memperkirakan, pertumbuhan ekonomi global akan melambat dari 2,6 % pada 2023
menjadi 2,4 % pada 2024. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan,
sepanjang 2023, emas telah menorehkan kinerja yang positif di tengah tingkat
suku bunga tinggi bank sentral global.
Selain itu, kinerja emas juga tercatat telah mengungguli
komoditas obligasi dan sebagian pasar saham. ”Dengan ketidakpastian di pasar
keuangan global, emas yang merupakan safe haven asset dapat menjadi salah satu
alternatif investasi. Namun, potensi upside (pertumbuhan) saat ini terbatas
karena adanya potensi higher for longer (era suku bunga tinggi) dari The Fed
(bank sentral AS) sehingga dollar AS cenderung masih akan kuat,” katanya, Rabu
(7/2). Selain faktor suku bunga, tensi geopolitik di Timur Tengah dan
permintaan bank sentral global terhadap emas juga memicu pergerakan harga emas.
Equities Specialist DBS Group Research, Maynard Arif,
menyebut, ada indikasi masyarakat mengalokasikan dananya pada investasi emas
lantaran merupakan aset yang stabil di tengah kondisi global yang tidak
menentu. Berdasarkan perkiraan Bareksa, harga emas Antam di Indonesia
berpotensi menyentuh level Rp 1,15 juta-Rp 1,25 juta per gram pada 2024.
Dibandingkan dengan target harga emas 2023 sebesar Rp 1,1 juta per gram yang
telah tercapai sejak 24 November 2023, proyeksi harga emas pada 2024 bakal
meningkat 13,6 %. Pada 5 Februari 2024, emas Antam tercatat di harga Rp 1,136
juta per gram. Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada paruh kedua 2024
nanti diyakini dapat memberikan katalis positif terhadap pertumbuhan emas mendatang.
(Yoga)
Uji Materi Diharapkan Hasilkan Win-Win Solution
Atur Strategi Investasi
Para investor pasar modal mulai mengatur ulang belanja investasi memasuki musim laporan keuangan kinerja tahun lalu. Emiten berkinerja bagus dan rajin membagi dividen menjadi incaran para pemilik dana.Utak-atik portofolio saham dan instrumen investasi lainnya dilakukan sebagai upaya meminimalisir kerugian dan diharapkan mendatangkan keuntungan. Untuk itu, laporan keuangan emiten menjadi acuan dalam menentukan rencana investasi.Dari laporan ke Bursa Efek Indonesia, sejumlah emiten bank terlihat sudah menyampaikan kinerja keuangan dan hampir sebagian besar mencatatkan kinerja positif. Sebagai salah satu emiten paling rajin membagi keuntungan kepada investornya, beberapa saham bank pun merangkak naik dalam pekan ini.Sebut saja saham Bank Mandiri (BMRI) naik Rp175 dari Rp6.675 pada 31 Januari menjadi Rp6.850 pada 6 Februari. Kenaikan serupa juga dialami oleh saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI), naik dari Rp5.725 menjadi Rp5.825.Di lantai Bursa, IDX High Dividend 20 pada Senin (5/2) bergerak di teritori hijau sepanjang tahun berjalan 2024 dengan mencetak return 1,91%. Performa itu mengungguli kenaikan indeks bergengsi LQ45 dan IDX30 yang masing-masing naik tipis 0,51% dan 0,01% secara year-to-date (YtD).
Prospek IDX High Dividend 20 diyakini makin berwarna setelah rebalancing konstituen yang berlaku efektif mulai 5 Februari 2024 hingga 4 Februari 2025. Saham BRPT, ICBP, INKP, KLBF, SMGR, TPIA dan UNVR resmi masuk dalam IDX High Dividend 20 untuk menggantikan posisi BJBR, BJTM, BNGA, BSSR, HEXA, HMSP, dan MPMX.Aksi buru dividen para investor pun turut membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak menguat.
Aksi bagi dividen dan laporan positif dari emiten diharapkan dapat menopang kinerja indeks di tengah langkah menunggu pemodal karena menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden pada 14 Februari. Kestabilan pelaksanaan pemilihan umum sampai dengan pelantikan presiden baru menjadi tantangan gerak IHSG.
Kita tentu berharap indeks akan terus melaju sehingga para pemodal dapat menikmati keuntungan dari investasi yang ditanamkannya.
Menggaet Investor dari Sembilan Pasar Potensial
Status Maloy Batuta Terancam Dicabut
Sejak berdiri tahun 2019, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta
di Kaltim hanya mendapatkan investasi Rp 100 miliar. Jika tidak berkembang,
status KEK terancam dicabut oleh pemerintah pusat pada Juni 2024. Pj Gubernur
Kaltim Akmal Malik mengatakan, ia telah berkunjung ke KEK Maloy Batuta
Trans-Kalimantan (MBTK) di Kutai Timur pada 1 Februari 2024. Ia juga berdiskusi
dengan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan pemangku kepentingan di KEK
MBTK. ”Saya minta laporan detail. Identifikasi semua masalahnya dan segera
benahi. Biar enak saya berjuang di Jakarta,” kata Akmal dalam keterangan tertulis,
Minggu (4/2).
Hingga 2023, kata Akmal, investasi yang masuk ke KEK ini baru
Rp 100 miliar. Padahal, jika dibandingkan dengan KEK di daerah lain, investasinya
sudah mencapai triliunan rupiah. Dari diskusi dengan sejumlah pemangku di KEK
MBTK, kata Akmal, ada sejumlah kendala yang membuat KEK di Kaltim ini stagnan, di antaranya adalah persoalan kelembagaan, infrastruktur yang kurang
memadai, dan rendahnya minat investor. Dengan perkembangan yang lambat itu,
pemerintah pusat berencana mencabut KEK untuk Maloy jika Pemprov Kaltim tak mampu
membenahi persoalan yang ada, termasuk memenuhi sejumlah persyaratan dalam perizinan.
”Batas akhir keputusan pemerintah pusat itu Juni tahun ini,” kata Akmal. Salah
satu pertimbangan calon investor adalah infrastruktur dasar. Instalasi
pengolahan air limbah (IPAL) dan persampahan jadi dua hal krusial. Keduanya
belum sepenuhnya siap dan tersedia.
KEK MBTK ditetapkan melalui PP No 85 Tahun 2014. KEK ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang ditargetkan menarik investasi Rp 34,4 triliun dan menyerap 55.700 tenaga kerja sampai tahun 2025. KEK MBTK yang memiliki lahan 509 hektar dibentuk untuk jadi pusat hilirisasi kelapa sawit dan komoditas lain. Selain itu, kawasan ini juga ditargetkan menjadi pusat bagi industri energi, seperti industri mineral, gas, batubara, dan industri turunannya. Untuk itu, Akmal berharap KEK MBTK bisa tetap berjalan. Sebab, kawasan ini amat potensial untuk industri di Kaltim. Hal ini juga dinilai bisa mengungkit ekonomi di kawasan sekitar Kaltim. (Yoga)
PEMBANGUNAN IBU KOTA BARU : Menjaring Investor Hotel Murah di Nusantara
Otorita Ibu Kota Nusantara memburu investor yang ingin membangun hotel dengan kriteria bintang 3 ke bawah untuk memenuhi kebutuhan akomodasi di kawasan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono mengatakan, enam hotel yang sudah melakukan ground breaking pada tahap keempat memiliki spesifi kasi bintang 4 dan 5. Padahal, kawasan itu juga memerlukan hotel dengan kriteria bintang 3 ke bawah untuk memenuhi kebutuhan akomodasi masyarakat. Hal tersebut juga membuat Otorita Ibu Kota Nusantara membuka peluang lebar bagi para investor yang mau berinvestasi membangun hotel budget di ibu kota baru.
Dia menjelaskan, keberadaan hotel budget dapat meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke IKN Nusantara. Alasannya, hotel budget banyak diminati oleh wisatawan, terutama anak muda yang gemar melakukan tur dalam kota.
Saat ini sudah terdapat enam proyek hotel yang dibangun oleh penanam modal swastaKeenam proyek hotel tersebut dibangun oleh Konsorsium Nusantara (hotel bintang 5), Pakuwon Jati (hotel bintang 5), Vasanta Group (hotel bintang 5), serta Balikpapan Super Block (hotel bintang 5 dan 4).
Di sisi lain, Chief Operating Offi cer (COO) Agung Sedayu Retail Indonesia David Hilman menuturkan, Agung Sedayu Group bersama anggota Konsorsium Nusantara lainnya bakal merampungkan sebanyak 200 kamar hotel sebelum HUT ke-79 Indonesia digelar pada Agustus 2024.
Pilihan Editor
-
Neraca Komoditas Hapus Rekomendasi Ijin Ekspor
07 Apr 2021 -
IMF Dukung Pajak Minimum untuk Korporasi
07 Apr 2021









