;

Kejar Aset Kelolaan, Manajer Investasi Bidik Investor Ritel

Ekonomi Hairul Rizal 22 Feb 2024 Kontan
Kejar Aset Kelolaan, Manajer Investasi Bidik Investor Ritel
Sejumlah manajer investasi (MI) terus menggenjot dana kelolaan alias Asset Under Management (AUM) di tahun ini. Memperbesar pasar ritel akan menjadi fokus MI untuk menumbuhkan AUM. Putut Endro Andanawarih, Direktur Investasi BNI Asset Management (BNI AM) menargetkan bisa berada di posisi lima besar MI berdasarkan besaran AUM di tahun ini. Pada tahun 2023, BNI AM berada di urutan keenam dengan total dana kelolaan sebanyak Rp 31,7 triliun. Strategi BNI AM salah satunya fokus menyasar pasar ritel. Investor ritel berkontribusi cukup besar dari sisi pendapatan. "Walaupun memang dari sisi dana kelolaannya, investor ritel lebih kecil ketimbang investor institusi," kata dia, Senin (20/2). Saat ini jumlah investor ritel BNI AM sekitar 400.000. Tahun lalu BNI AM menambah empat Agen Penjual Efek Reksa Dana (Aperd) baru, yakni Bahana Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Sayakaya, dan Buka Investasi Bersama (BIB). Sementara BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) berada pada posisi empat MI berdasarkan AUM reksadana per 31 Januari 2024 dengan pangsa pasar 6,1%. Peningkatan AUM ditopang oleh pertumbuhan AUM investor ritel 60,80% year on year (yoy) menjadi Rp 6,33 triliun dari sebesar Rp 3,94 triliun. Ira Irmalia Sjam, Plt Direktur Utama BRI-MI mengatakan, sinergi dengan Bank BRI menjadi salah satu faktor utama dalam peningkatan investor ritel BRI-MI.
Download Aplikasi Labirin :