;
Tags

Investasi lainnya

( 1343 )

PENANAMAN MODAL JAWA BARAT : PENOPANG UTAMA CAPAIAN INVESTASI NASIONAL

HR1 31 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Provinsi Jawa Barat kembali mengukuhkan posisinya sebagai jawara penanaman modal sepanjang tahun lalu lantaran menjadi destinasi favorit para investor, baik asing maupun nasional. Kini, target penanaman modal wilayah ini dikerek guna mengoptimalkan pesona Bumi Pasundan sebagai destinasi investasi unggulan. Pemerintah pusat mematok target investasi Provinsi Jawa Barat (Jabar) dapat menembus Rp250 triliun pada tahun ini. Angka ini naik 32,97% dari target tahun lalu, atau meningkat 18,7% dari realisasi sepanjang 2023. Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jabar Taufiq B. S. mengatakan bahwa pemerintah pusat kembali meningkatkan target investasi di wilayah ini pada rentang Rp247 triliun—Rp250 triliun sepanjang 2024. Oleh sebab itu, ia memandang bahwa perlunya menciptakan iklim investasi yang kondusif guna mencapai target baru tersebut. Menurutnya, terdapat empat hal pada tahun ini yang bisa menjadi fokus peningkatan investasi ke Jawa Barat, yakni infrastruktur, pariwisata, penghiliran, dan teknologi. Investasi, imbuhnya, juga akan ditopang dengan masih masuknya investor padat modal ke wilayah ini. Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Nining Yuliastiani menjelaskan bahwa pada 2024, target investasi secara nasional mencapai Rp1.650 triliun. Nining pun meyakini bahwa meski masuk tahun politik, target jumbo ini bisa tercapai lewat kolaborasi dengan seluruh stakeholder dan kabupaten/kota. Adapun, sepanjang 2023, Provinsi Jabar kembali sukses menyabet jawara realisasi investasi 2023 dengan nilai realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp210,6 triliun. ia mengatakan bahwa Jabar masih menjadi destinasi investor berinvestasi di Indonesia lantaran nilai realisasi investasi wilayah ini yang selalu berada pada peringkat pertama secara nasional.“Pada 2023, realisasi investasi asing di Jawa Barat mencapai Rp122,6 triliun, atau sekitar 16,5% dari realisasi PMA nasional. Sementara itu, realisasi investasi dalam negeri mencapai Rp88 triliun, atau sekitar 13% dari realisasi PMDN nasional,” jelasnya. Pada kategori PMA, sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi menjadi favorit para investor asing dengan nilai realisasi sebesar Rp29,49 triliun.

Investasi ke IKN Diproyeksi Tembus Rp 100 Triliun

KT1 29 Jan 2024 Investor Daily (H)
Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) menargetkan investasi yang masuk ke IKN hingga akhir 2024 tembus angka Rp 100 triliun. Sedangkan per Januari ini, total nilai investasi yang telah masuk mencapai Rp 47,5 triliun. Kepala OIKN Bambang Susantono menjelaskan, target investasi di IKN pada 2024 yang mencapai Rp 100 triliun tersebut termasuk dalam bentuk pembangunan  fasilitas publik  yang telah dilakukan hingga saat ini, diantaranya empat unit rumah sakit, enam unit hotel, dan empat unit pusat perbelanjaan. "Target investasi 2024 itu Rp 100 triliun, bisa publik atau swasta. Publik itu contohnya ada BUMN juga  yang akan investasi kemudian ada lembaga  yang non pemerintah," kata Bambang. Sementara total investasi publik dan swasta yang masuk ke IKN dari tahun lalu hingga seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) keempat pada Januari 2024 sekitar Rp47,5 triliun. Sedangkan untuk investasi  swasta saja yang sudah groundbreaking dan sekarang berproses sekitar Rp35,9 triliun. Sisanya dari sektor publik yakni mencapai Rp11,6 triliun. (Yetede)

Investasi Jateng Ditargetkan Naik 10 Persen

KT3 29 Jan 2024 Kompas
Jawa Tengah menargetkan investasi tahun ini naik 10 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pemilihan umum disebut tidak berpengaruh signifikan. Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jateng Sakina Rosellasari, Jumat (26/1/2024), mengatakan, realisasi investasi pada 2023 naik 12,59 persen dari realisasi investasi tahun sebelumnya. Sepanjang 2022, realisasi investasi di Jateng Rp 68,41 triliun. (Yoga)

Paruh Kedua 2024 Investasi Akan Melesat

KT1 26 Jan 2024 Investor Daily
Geliat investasi dinilai akan meningkat pada paruh kedua tahun 2024 selaras dengan berkurangnya aksi wait and see investor terkait dengan pemilu. Di sisi lain, peluang investasi akan terbuka pada semester II-2024 sejalan dengan terbukanya ruang pemotongan suku bunga global sehingga memicu risiko dan sentimen, terutama pada pasar portfolio. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, target investasi sebesar Rp 1.650 triliun tahun 2024 cukup menantang bagi pemerintah. Apalagi mempertimbangkan potensi perlambatan ekonomi global  yang dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi Amerika Serikat dan China, tingkat suku bunga bank sentral global yang masih bertahan di level tinggi seperti saat ini diperkirakan masih akan berlangsung  setidaknya sampai semester I-2024 sehingga berpotensi menekan minat investasi asing. "jadi kami melihat peluang investasi  tahun 2024 masih terbuka  meski memang masih akan ada beberapa tantangan di awal tahun," kata Joshua. (Yetede)

MANUVER INVESTASI INVESTOR INSTITUSI

HR1 26 Jan 2024 Bisnis Indonesia (H)

Situasi ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian tinggi pada tahun ini membuat investor institusi harus mengatur strategi lebih jitu, guna mencari instrumen yang aman, tetapi tetap memberikan imbal hasil yang menarik. Belakangan, ekspektasi pemburukan ekonomi global mendorong penurunan suku bunga acuan. Selain ekspektasi penurunan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve, bank sentral China rupanya juga mengirim sinyal yang sama. People's Bank of China (PBoC) siap menurunkan suku bunga sebesar 0,5 poin persentase pada awal Februari 2024. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan sepanjang 2023, investor asing dan investor institusi lokal mengakumulasi infl ow, kecuali industri bank yang menarik dananya sebesar Rp202,24 triliun. Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon mengatakan bahwa investasi asuransi jiwa pada tahun ini menitikberatkan pada SBN. Kebijakan investasi ini mempertimbangkan ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan The Fed pada paruh kedua. Budi mengatakan, dari sisi imbal hasil, SBN pun berada pada posisi yang menarik sehingga menjadi salah satu instrumen investasi andalan. Dihubungi terpisah, Staf Ahli Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Bambang Sri Muljadi mengatakan dana pensiun masih memiliki minat terhadap SBN terlepas dari kewajiban alokasi aset pada surat utang negara itu. SBN menjadi pilihan karena stabilitas imbal hasil dan risiko rendah gagal bayar. Sementara itu, Kepala Departemen Riset dan Informasi Pasar PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) Roby Rushandie mengatakan SBN tenor pendek menjadi pengaman dari risiko seiring dengan masih tingginya ketidakpastian. Sementara itu, SBN tenor panjang memberikan peluang yield tinggi di tengah proyeksi perlambatan ekonomi. Adapun, Director & Chief Investment Offi cer, Fixed Income Manulife Aset Manajemen Indonesia Ezra Nazula memprediksi tahun 2024 menjadi periode konstruktif bagi pasar obligasi Indonesia. Faktor-faktor makroekonomi yang mendukung termasuk inflasi yang terjaga dan potensi pemangkasan suku bunga. Tingkat imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) acuan tenor 10 tahun sebesar 6,7% dianggap sebagai titik masuk menarik bagi investor.

Tiga Perusahaan Bidik IBST, Nilai Akuisisi Rp 11,4 Triliun

KT1 26 Jan 2024 Investor Daily (H)
Penjualan saham emiten penyewaan menara  telekomunikasi (tower) terafiliasi Group Sinar Mas, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) ditaksir bisa menyentuh angka Rp9,8-11,4 triliun.  sebanyak tiga perusahaan tower papan atas berpotensi tertarik untuk mengakuisisi saham IBST. Inti Bangun Sejahtera merupakan perusahaan tower terbesar kelima di indonesia yang memiliki 3.383 menara telekomunikasi, 5.791 penyewa, dan 16.642 km serat optik di fiber to the building (FFTB) fiber/ to the home (FTTH)/fiber to the tower (FTTT). Sebanyak 79,9% saham IBST dikuasai PT Bakti Taruna Sejati, disusul 8,5% milik PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), 0.00001% milik PT Inovasi Mas Mobilitas, dan 11,6 saham publik. "Meskipun data peserta tender tidak diungkapkan, kami yakin bahwa tiga perusahaan tower teratas di indonesia  kemungkinan besar akan berada diantara para pelamar tersebut," tulis Indo Premier Sekuritas dalam riset terbarunya, yang dikutip Kamis (25/1/2024). (Yetede)

JALAN TERJAL MENDULANG MODAL

HR1 25 Jan 2024 Bisnis Indonesia (H)

Pemerintah kembali menghela napas lega. Setelah konsolidasi fiskal berjalan sesuai jalur dan normalisasi inflasi terealisasi, kini giliran penanaman modal yang berhasil menembus angka sasaran. Kemarin, Rabu (24/1), Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan realisasi investasi pada 2023 senilai Rp1.418,9 triliun atau 101% dari target. Apalagi, secara historis, pertumbuhan ekonomi pada tahun digelarnya pemilihan umum (pemilu) selalu turun yang dipicu perlambatan investasi, salah satu mesin utama pendorong produk domestik bruto (PDB). Selain target investasi yang disusun moderat, berbagai siasat juga disiapkan untuk menguatkan magnet penggaet pemodal. Investasi pada tahun ini ditargetkan Rp1.650 triliun, hanya naik 16,28% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu. Faktanya, capaian pada 2023 tumbuh lebih tinggi, yakni 17,53%. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, mengatakan ada tiga sektor usaha yang akan menjadi fokus penarik investor pada tahun ini, yakni infrastruktur, jasa, serta penghiliran sumber daya alam (SDA). Agenda politik memang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemerintah untuk dapat memacu aliran modal. Namun, ada pula faktor klise yang juga butuh penanganan yakni kemudahan perizinan, sinkronisasi regulasi, pengadaan lahan, hingga ketenagakerjaan. Kalangan pelaku usaha pun meminta pemerintah agar lebih serius memperbaiki ekosistem investasi. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Sarman Simanjorang, mengatakan selain memperbaiki perizinan berusaha, pemerintah juga perlu menyusun kebijakan yang berkesinambungan. Pasalnya, memasuki kuartal IV/2024, Indonesia mulai dipimpin oleh pemerintahan baru sehingga investor pun mengharapkan adanya jaminan keberlanjutan proyek dan regulasi. Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Diana Dewi, menambahkan apabila pemerintah gagal menjaga stabilitas politik, target investasi pada tahun ini perlu direvisi. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet, mengatakan kunci dari daya tarik investasi ada pada pertumbuhan ekonomi. Artinya, pemerintah harus menjaga ekonomi tahun ini tumbuh minimal setara dengan realisasi tahun lalu.

Optimalisasi Investasi Infrastruktur, Jasa, dan Hilirisasi

KT1 25 Jan 2024 Investor Daily (H)
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menegaskan, meskipun saat ini Indonesia sedang memasuki tahun politik, namun pemerintah optimistis dapat mencapai target investasi Rp1.650 triliun. Pemerintah, akan mengoptimalkan investasi pada infrastruktur, jasa, serta hilirisasi. Kebijakan hilirisasi nantinya akan menjadi penopang dari investasi. "Pemerintah menargetkan hilirisasi dapat mencapai 40-45% dari total realisasi investasi. Kinerja hilirisasi akan ditambah cakupannya diluar pertambangan, tetapi kita perluas karena calon investor mulai kelihatan," kata Menteri investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahdahlia dalan konferensi pers Perkambangan realisasi Investasi di Kantor Pusat Kementerian Investasi/BKPM. Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi pada hilirisasi selama tahun 2023 mencapai Rp 375,4 triliun atau 26,5% dari total realisasi investasi Januari-Desember 2023 (Yetede)

Investasi Makin Minim Ciptakan Lapangan Kerja

KT3 25 Jan 2024 Kompas

Ditengah gejolak tahun politik yang memanas, porsi investasi asing pada 2023 merosot. Catatan pentingnya, penyerapan tenaga kerjanya juga anjlok. Menteri Investasi / Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Rabu (24/1) mengatakan, investasi asing tidak tumbuh sebesar tahun-tahun sebelumnya. Ada dua faktor yang membuat pertumbuhan investasi asing terhambat. Pertama, acuan dasar target investasi dari tahun ke tahun terus meningkat signifikan sesuai instruksi Presiden Jokowi. Pada 2021, basis target investasi Rp 900 triliun, meningkat menjadi Rp 1.200 triliun pada 2022 dan Rp 1.400 triliun pada 2023. Kedua, faktor tahun politik yang membuat ketidakpastian meningkat. Hal itu membuat investor asing ragu-ragu menanamkan modal di Indonesia.

”Jujur saja, saya tidak bisa tutupi, sebagian investor itu wait and see. Namun, di atas itu sebenarnya masih ada kepercayaan (investor). Makanya, itu jadi tantangan bagi kami untuk tetap meyakinkan investor bahwa sekalipun di tahun politik seperti ini, kita tetap clear,” ujarnya. Di sisi lain, meski realisasi investasi berhasil melampaui target, penyerapan tenaga kerja masih minim. Sepanjang 2023, realisasi investasi ribuan triliun hanya menciptakan 1,8 juta lapangan kerja. Sekalipun naik dari tahun sebelumnya yang sebanyak 1,36 juta lapangan kerja, jumlah itu masih terhitung minim dibandingkan dengan nilai investasi besar yang masuk dalam beberapa tahun terakhir.

Bahlil mengakui, penyerapan tenaga kerja memang belum berbanding lurus dengan realisasi investasi. Namun, pemerintah tidak saja fokus menarik investasi padat modal, tetapi juga yang berbasis teknologi demi mengerek pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita lebih masif. ”Kalau kita hanya berpikir padat karya, sampai ayam tumbuh gigi pun negara ini tidak akan maju karena padat karya itu, mohon maaf, gajinya terukur. Kalau kita hanya ciptakan lapangan kerja dengan gaji Rp 4 juta-Rp 5 juta terus, bagaimana kita mau naik kelas,” katanya. Berdasarkan data BKPM, total realisasi investasi langsung di Indonesia sepanjang 2023 mencapai Rp 1.418,9 triliun atau 101,3 % dari target yang ditetapkan Presiden dan 129 % dari target rencana strategis (renstra) pemerintah. (Yoga)

INVESTASI PROPERTI : Mitsubishi Jajaki Pasar Batam

HR1 24 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Developer asal Jepang Mitsubishi Estate Asia Pte. Ltd. menjajaki peluang pengembangan kondominium di Batam, Kepulauan Riau. Guna merealisasikan rencana itu, rombongan Mitsubishi Estate Asia mengunjungi Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Selasa (23/1). President Director Mitsubisi Estate Asia Yasuaki Oda menyatakan bahwa kunjungannya ke BP Batam merupakan kesempatan bagi perusahaan dalam mengeksplorasi potensi dan peluang investasi di Batam. Selain itu, imbuhnya, Batam juga sangat terbuka untuk investor asing. 

Pada kunjungan tersebut, Mitsubishi Estate Asia tak sendirian. Dalam rombongan itu juga ada pengembang asal Singapura, Tuan Sing Holding Limited. Head of Asset and Fund Management Tuan Sing Holdings (Opus Bay) Patrick Tan mengatakan bahwa pihaknya mengundang Mitsubishi untuk menjajaki potensi kerja sama yang dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi dan infrastruktur di Batam. Kolaborasi dengan Mitsubishi dinilai dapat mengakselerasi kemajuan proyek-proyek yang tengah dikembangkan di kawasan tersebut. Kemudahan akses kepada para investor dari BP Batam, imbuhnya, merupakan langkah pertama yang penting dalam meraup investasi.