;
Tags

Investasi lainnya

( 1334 )

Yang Bersahabat Dengan Pasar Menjadi Pilihan Investor Saham

HR1 08 Jan 2024 Kontan (H)
Penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (pilpres) semakin dekat. Pesta demokrasi pada 14 Februari 2024 mendatang, akan menjadi katalis penting yang menyetir pasar saham tahun ini. Ada tiga pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) yang berkompetisi. Di nomor urut 1 ada Anies Rasyid Baswedan berpasangan dengan Muhaimin Iskandar. Kemudian Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di nomor urut 2, serta  Ganjar Pranowo - Mahfud MD nomor urut 3. Tapi berbeda dengan dua pilpres sebelumnya. Tahun 2014 dan 2019, pasar tampak condong ke Joko Widodo. Pengamat pasar modal CSA Insitute David Sutyanto lebih menyoroti dampak pemilu dan pilpres ke ekonomi. Selain  anggaran pemerintah senilai Rp 71,3 triliun, belanja yang digelontorkan capres, calon legislatif dan partai politik bisa mendongkrak perputaran uang dan ekonomi. Dalam riset itu, investor dan sejumlah manajer investasi masih mencuil peluang di tengah tren menanjak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun mereka akan menyesuaikan dengan mencerna hasil  pilpres dan pemilu. CSA Index Januari 2024 mengungkapkan investor maupun manajer investasi tidak memandang pemilu dan pilpres dengan perspektif negatif.  Menurut David, wajar investor hati-hati dan mencerna dinamika politik yang seringkali diwarnai ketidakpastian. Fendi Susiyanto, Pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) Finvesol Consulting meyakini, pasar akan tetap berjalan dalam tren positif pada momentum politik ini. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas sepakat, pasar akan merespons positif hasil pilpres dan pemilu, sepanjang terselenggara kondusif. Menurut Agung, hal menarik dalam visi-misi kandidat saat ini, ketiganya membawa isu pengembangan energi terbarukan. Menurutnya, jika dapat meneruskan program pemerintah dianggap lebih market friendly. Asumsi saat ini, sebut Sukarno,  program Presiden Joko Widodo dilanjutkan oleh Prabowo-Gibran dan  pasangan Ganjar - Mahfud. Sementara Anies-Muhaimin yang mengusung perubahan diasumsikan bakal meninjau ulang sejumlah proyek, seperti Ibu Kota Negara (IKN). Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian juga memperkirakan, tidak ada perubahan radikal kebijakan siapapun pemenangnya. Head of Retail Marketing & Product Development Division Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi mengamini, sentimen global dan kebijakan moneter ikut mewarnai fokus pasar tahun ini.

Emas Jadi Instrumen Investasi Menarik di 2024

KT3 06 Jan 2024 Kompas

Komoditas emas menjadi alternatif instrumen investasi yang prospektif pada tahun 2024 lantaran dinilai lebih stabil. Hal ini dilihat dari karakteristik emas yang nilainya cenderung stabil di tengah perkembangan kondisi perekonomian global. Praktisi pasar modal dan pengajar Magister Ekonomi Terapan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Yohanis Hans Kwee, mengatakan, emas menjadi salah satu instrument investasi yang menarik pada 2024. Hal ini tidak lepas dari pengaruh kebijakan bank sentral AS (The Fed) yang diperkirakan telah mengakhiri kebijakan untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan dan berpeluang menurunkannya pada medio 2024. ”Emas menjadi sesuatu yang menarik karena instrumen ini tidak memiliki yield atau return (imbal hasil), tetapi dari capital gain. Dengan demikian, saat suku bunga turun, emas jadi menarik. Ke depan, tren indeks dollar AS juga cenderung melemah dibandingkan dengan tahun lalu yang membuat emas akan dihargai dalam dollar AS lebih murah sehingga permintaannya pun meningkat,” katanya saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (5/1/2024).

“Pemilu 2024 tak hanya diselenggarakan oleh Indonesia, tetapi banyak negara juga yang mengadakan pemilu sehingga membuat para investor akan wait and see. Maka, emas dapat menjadi pilihan saat ketidak pastian tersebut meningkat, terutama menjelang tahun pemilu dan di tengah konflik geopolitik,” ujarnya. BPS menyebut, perkembangan harga emas sepanjang 2023 di pasar internasional terlihat berada di level yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2022. Per November 2023, harga emas menyentuh 1.984 dollar AS per troy oz atau meningkat 15 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Senior Investment Information Mirae Asset Nafan Aji Gusta berpendapat, kenaikan harga emas secara global didukung pernyataan The Fed yang memutuskan untuk bersikap melunak dalam kebijakan moneternya atau tidak menaikkan tingkat suku bunga acuannya. Kenaikan harga emas di tingkat domestik juga menunjukkan daya beli masyarakat yang meningkat. (Yoga)

Pilih Investasi Saham dan Properti

HR1 06 Jan 2024 Kontan
Pengetahuan dunia bisnis dan investasi sudah disantap Henry Mixson saat sejak di bangku kuliah. Pria yang saat ini menjabat sebagai Country Manager Igloo Indonesia itu mengenyam bangku kuliah di London School of Economics and Political Science di Inggris. Henry masuk London School of Economics and Political Science pada tahun 2005 dan lulus tahun 2008, lalu kembali ke Tanah Air di tahun yang sama. Saat itu, Henry menjabat sebagai export operation di Wilmar. Lalu, sekitar 2013, pria kelahiran tahun 1986 itu pun masuk ke industri konsultan keuangan. "Saya kemudian bergabung dengan Tolaram Group yang saat itu memutuskan membentuk bisnis online lending di Indonesia," ujarnya saat ditemui KONTAN beberapa waktu lalu. Tolaram Group lalu memutuskan mengambil alih bank untuk menjadi perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bank yang dimaksud Henry adalah Bank Amar Indonesia. Pada tahun 2020, Henry berpindah ke Aspire Financial dan diangkat sebagai Country Manager. Kemudian, pada bulan November 2022 kemarin, Henry resmi menjadi Country Manager Igloo. "Kalau 10 analis melihat IHSG bakal naik hari ini, saya akan beli saham emiten penggerak IHSG. Saat itu, masih awam dan lebih memilih untuk trading. Padahal, waktu yang dipakai untuk trading tidak sebanding dengan hasil yang didapatkan," ungkapnya. "Saat ini, saya berinvestasi untuk jangka panjang. Jadi, saya tidak lihat untung rugi di bulan ini atau bulan depan. Namun, saya melihat yang prospeknya bagus dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang," paparnya. Jika dibuat persentase porsinya, Henry saat ini menaruh 70% dana investasinya di instrumen saham dan 30% sisanya di properti. Henry mengaku pernah mengalami rugi besar saat berinvestasi di salah satu emiten sektor tekstil. Saat ini emiten tersebut sudah disuspensi. "Sudah hampir dua tahun tertahan asetnya di sana," ungkapnya.

SIASAT ASURANSI TETAP CUAN

HR1 06 Jan 2024 Bisnis Indonesia (H)

Perusahaan asuransi tetap gencar berinvestasi di instrumen pendapatan tetap seperti obligasi pada tahun ini, kendati dibayangi ekspektasi penurunan imbal hasil atau yield sejalan dengan pemangkasan suku bunga bank sentral.Alokasi itu mengulang distribusi investasi tahun lalu, saat Bank Indonesia agresif menaikkan suku bunga yang diikuti dengan lompatan imbal hasil instrumen pendapatan tetap, termasuk surat utang pemerintah dan obligasi korporasi. PT BNI Life Insurance (BNI Life), misalnya, tetap akan menempatkan investasi paling besar di instrumen fixed income, sama dengan tahun lalu. Alasannya adalah perusahaan ingin memastikan keamanan investasi dan likuiditas dana, tetapi terus mengoptimalkan hasil investasi. Selain itu, perusahaan mengikuti panduan regulator agar minimal 30% investasi asuransi ditempatkan di Surat Berharga Negara (SBN).“Kami masih akan tetap berinvestasi lebih banyak di instrumen pendapatan tetap, sekitar lebih dari 80%,” kata Plt. Direktur Utama BNI Life Eben Eser Nainggolan kepada Bisnis, Jumat (5/1). Sebagian besar investasi di instrumen pendapatan tetap tersebut akan ditempatkan di obligasi pemerintah. Dengan strategi itu, Eben menyebut perseroan tahun ini menargetkan pertumbuhan hasil investasi 8,6% dibandingkan dengan target tahun lalu. Mengutip laporan keuangan BNI Life per November 2023, investasi perseroan paling banyak berada di SBN senilai Rp10,3 triliun atau 46,6% dari total investasi, diikuti reksadana Rp6,17 triliun, dan obligasi korporasi Rp2,93 triliun. 

Alokasi serupa juga dilakukan PT Asuransi BRI Life (BRI Life). Anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. ini bahkan akan menempatkan hampir 80% investasinya pada Surat Utang Negara, sama seperti tahun lalu. Sisanya ditaruh pada reksa dana dan pasar uang. Plt. Direktur Utama BRI Life I Dewa Gede Agung mengatakan komposisi itu berbeda dengan alokasi investasi oleh industri asuransi jiwa pada umumnya yang dominan menempatkan dana pada SUN dan saham. Berdasarkan laporan posisi keuangan unaudited perusahaan per kuartal I/2023, investasi BRI Life didominasi oleh SBN yang mencapai Rp8,85 triliun, disusul saham Rp2,73 triliun. Berbeda dengan asuransi jiwa anak BUMN, asuransi jiwa swasta PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia justru akan menempatkan investasinya paling banyak ke saham. Head of Investment Tokio Marine Life Insurance Indonesia Cholil Ridwan mengatakan pertimbangan perusahaan adalah karena kinerja IHSG pada tahun lalu relatif tertinggal (lagging) dari performa indeks saham Amerika Serikat dan regional. Alokasi penempatan investasi asuransi di instrumen pendapatan tetap meningkat tahun lalu di tengah suku bunga Bank Indonesia yang tinggi. Investasi asuransi jiwa di SBN per September 2023 mencapai Rp154,6 triliun atau 30,2% dari total investasi asuransi jiwa Rp511,8 triliun, obligasi korporasi Rp34,9 triliun (6,8%), dan medium term notes (MTN) Rp6,4 triliun (1,3%). Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Iwan Pasila mengatakan regulator mendorong perusahaan asuransi untuk menyesuaikan kebijakan investasinya berdasarkan karakteristik kewajiban perusahaan, durasi, dan kualitas aset yang dipilih, serta aspek likuiditas meskipun ada perubahan selera risiko di tengah prediksi penurunan suku bunga.

Mengamankan Portofolio di Tahun Politik

HR1 05 Jan 2024 Kontan (H)
Tahun 2024 menjadi momentum penting bagi para investor. Di tahun ini para investor harus menjaga portofolio mereka di tengah penyelenggaraan hajatan pemilihan umum (pemilu). Pemodal perlu menerapkan strategi investasi agar tetap bisa menghasilkan cuan yang optimal di tahun politik. Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Robertus Yanuar Hardy mencermati, terdapat kecenderungan indeks saham bergerak stagnan atau menurun di tahun ini. Namun, indeks biasanya akan membaik setelah ada kejelasan hasil pemilu. Dia meyakini, potensi meningkatnya volatilitas pada paruh pertama 2024 tidak akan berdampak besar terhadap penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Arah IHSG kemungkinan didukung saham sektor sektor ritel, konsumsi, dan saham energi terbarukan. Jika digabungkan dengan sentimen kepastian hasil pemilu, Mirae Asset Sekuritas menyarankan strategi alokasi aset yang lebih agresif di paruh kedua tahun 2024 ini. Head of Equities Investment Berdikari Manajemen Investasi, Agung Ramadoni sepakat. Ia menyebut, pasar akan cenderung lebih dinamis di tahun politik.  Sebab, pelaku pasar akan terus memonitor dan mengkalkulasi hasil pemilu. Salah satunya terkait kebijakan yang sudah berjalan dan nasibnya ke depan, terutama terkait perekonomian. Senada, Kepala Riset BCA Sekuritas Christopher Andre Benas menilai, investor bisa mempertimbangkan untuk memasukkan portofolio ke instrumen saham. Andre melihat kondisi pasar yang cenderung pricing in terhadap kebijakan pemangkasan suku bunga acuan. Sedangkan Reza Priyambada, Investment Consultant Reliance Sekuritas Indonesia cenderung menyarankan portofolio yang berimbang tahun ini. Baik itu di saham, obligasi dengan rating minimal BBB, hingga di reksadana pasar uang, jika butuh uang kas. Menurut Senior Vice President, Head of Retail, Product Research & Distribution Division Henan Putihrai Asset Management, Reza Fahmi Riawan, investor dengan profil risiko agresif bisa mengalokasikan 50% dananya ke reksadana saham, 30% ke reksadana pendapatan tetap, dan 20% ke reksadana pasar uang. Direktur Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) Eri Kusnadi menyarankan agar investor melakukan investasi yang sesuai dengan profil risiko mereka masing-masing. Sementara  Mirae Asset Sekuritas tahun ini memberikan sorotan khusus ke beberapa saham. Di sektor perbankan, Mirae menjatuhkan pilihan ke saham BBCA dan BBRI.  Di sektor telekomunikasi, ada TLKM dan ISAT. Lalu di sektor otomotif, saham ASII bisa menjadi pilihan. Sementara Agung menyebut, saham media seperti EMTK dan SCMA, juga akan diuntungkan dari hajatan pemilu. Selain itu, saham dari sektor barang konsumsi dan rokok seperti ICBP, CPIN, dan HMSP juga akan terimbas katalis pemilu. Reza menyarankan investor agar bisa mencermati  saham-saham yang punya korelasi dengan pasangan capres dan cawapres semisal PMMP, WIRG, BRMS, VKTR, MIKA, IRRA, hingga HEAL. 

BERBURU ASET CUAN

HR1 04 Jan 2024 Bisnis Indonesia (H)

Optimisme awal tahun 2024 rupanya turut membawa ekspektasi tinggi terhadap kinerja sejumlah produk investasi. Kendati tahun ini bertepatan dengan penyelenggaraan pemilihan umum, sejumlah kalangan tetap meyakini beragam instrumen investasi baik di pasar uang maupun pasar modal, mampu mendulang cuan.Apalagi, di pasar modal sedang diliputi katalis positif. Selain kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) yang sukses mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah sebesar 7.323,58 pada perdagangan perdana tahun ini, ancang-ancang emiten untuk menggelar aksi korporasi digadang-gadang membuat investor bergeliat.Menurut otoritas pasar modal, pada awal tahun ini setidaknya terdapat delapan emiten anyar yang siap mengadu nasib menggalang dana lewat aksi penawaran saham perdana kepada publik (initial public offering/IPO). Aksi IPO juga diperkirakan ramai dengan target 62 emiten baru yang masuk ke bursa.Katalis positif lainnya adalah ekspektasi penurunan suku bunga acuan baik oleh Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, maupun Bank Indonesia, seiring dengan infl asi yang makin terkendali.Ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto mengatakan investasi high risk akan lebih menarik dibandingkan dengan yang low risk dengan ekspektasi suku bunga yang akan turun, baik di AS maupun di Indonesia. Hal senada dikemukakan Head of Research Pasardana.id Beben Feri Wibowo. 

Menurutnya, penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral bakal membuka potensi geliat ekonomi yang sekaligus membawa sentimen positif bagi investor. Sebagai contoh, pada akhir 2014, kinerja saham, surat utang, dan produk terkait seperti reksa dana saham dan campuran mendulang return dua digit yakni pada rentang 12% hingga 26%. Namun, emas stagnan karena tertekan sentimen Federal Reserve. Sementara itu, pada Pemilu 2019, kinerja produk investasi kompak menguat mulai rentang 2% hingga 18%. Pada periode tersebut, reksa dana saham terkoreksi sedangkan emas memimpin akibat kenaikan suku bunga Federal Reserve. Sejumlah sekuritas menilai saham-saham sektor bank, konsumer, telekomunikasi, hingga komoditas dan manufaktur menjadi jagoan pada 2024. Demikian pula dengan IHSG yang diramal melanjutkan tren menembus rekor baru sepanjang sejarah. Dalam laporan terbaru bertajuk 2024 Investment Playbook, Mirae Asset Sekuritas menyatakan bahwa pada paruh pertama 2024, pasar dibayangi oleh tensi geopolitik, dampak suku bunga mahal, dan ketidakpastian akibat penyelenggaraan pemilu. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi risiko, Mirae menyarankan investor untuk memberi porsi dominan pada aset konservatif. Head of Investment Specialist Syailendra Capital Teguh Bagja mengatakan masih ada risiko yang perlu diantisipasi yakni kemungkinan perlambatan ekonomi global. Dengan demikian, pelaku pasar perlu meredam risiko dengan melakukan diversifi kasi. “Sebaiknya investor menyesuaikan dengan kondisi profi l resiko masing-masing, sebagai contoh untuk investor dengan profil risiko balance mungkin bisa mempertimbangkan komposisi 40% reksa dana saham, 30% reksa dana pendapatan tetap, dan 30% reksa dana pasar uang,” ujarnya, Rabu (3/1).

Pemerataan Investasi Hapus Kesenjangan

KT1 28 Dec 2023 Investor Daily (H)

Langkah pemerintah melakukan investasi di luar Pulau Jawa dinilai sebagai kebijakan yang tepat. Pemerataan investasi merupakan keharusan untuk menghapus kesenjangan, karena 52% perekonomian Indonesia masih terpusat di Jawa. Adapun berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi triwulan III (Juni-September) 2023 mencapai Rp 374,4 triliun atau meningkat 7% dibanding periode sebelumnya. Secara kumulatif, realisasi investasi periode Januari-September 2023 mencapai Rp 1.053,1 triliun atau meningkat 18% dibanding periode yang sama pada 2022. Nilai tersebut sudah mencapai 75,2% dari target investasi 2023 sebesar Rp1.400 triliun. Secara lebih spesifik, pada triwulan III-2023, kontribusi investasi di luar Jawa melampaui di Pulau Jawa, yaitu sebesar Rp 190,9 triliun. Angka itu meningkat 14,7% dibanding kuartal III-2022 yang sebesar Rp166,3 triliun. Untuk periode januari-September 2023, kontribusi investasi di luar Jawa melebihi di Pulau Jawa, yaitu sebesar Rp545,8 triliun. Angka itu meningkat 15,6% jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2022 atau sebesar Rp 472,1 triliun. (Yetede)

Masyarakat Gandrungi Obligasi Negara pada 2023

KT3 23 Dec 2023 Kompas

Masyarakat pada 2023 semakin berminat berinvestasi di obligasi pemerintah. Peminat obligasi ini mengalami kenaikan paling tinggi dibandingkan investasi aset keuangan lainnya. Kebanyakan investor adalah kelompok tabungan menengah. Pertumbuhan dana simpanan nasabah bank yang terbaca dalam data dana pihak ketiga (DPK) dalam dua bulan terakhir terus menurun. BI mencatat, total dana masyarakat di bank hanya naik 3,04 % secara tahunan pada November, turun dari 3,9 % pada Oktober 2023. Pertumbuhan itu hampir hanya sepertiga dibandingkan dengan 8,08 % pada November 2022 dan 9,01 % pada Desember 2022. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, pada acara Outlook Perekonomian Indonesia 2024 oleh Kemenko Perekonomian di Jakarta, Jumat (22/12) mengatakan, lonjakan kenaikan DPK pada tahun lalu adalah anomali karena kebangkitan ekonomi pascapandemi. Angka DPK tahun ini justru disebut mendekati tren sebelum pandemi.

Meski demikian, ia melihat, saat ini masyarakat cenderung lebih berminat menyimpan uangnya di instrumen keuangan lain yang lebih bervariasi. ”Termasuk dengan kemungkinan investasi di SBN atau juga di pasar modal, atau berkaitan dengan deposito,” ujarnya dalam acara yang disiarkan secara daring. Gubernur BI Perry Warjiyo pada konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta, Kamis (21/12), juga menyebut rendahnya pertumbuhan penyimpanan uang nasabah di perbankan dipengaruhi pergeseran ke investasi berupa pembelian obligasi pemerintah. Pergeseran initerjadi terutama pada kelompok tabungan menengah. ”Ada alternatif investasi lain, yang dulunya DPK di tabungan perbankan, sekarang bisa beli SBN, ritel, ataupun investasi-investasi yang lain. Jadi, komponennya di dalam neraca bank bukan lagi DPK, melainkan ke net claim to government, itu ada perpindahan-perpindahan,” kata Perry. (Yoga)

Perusahaan Baterai Asal China Investasi Sebesar US$ 420 Juta

HR1 23 Dec 2023 Kontan
Pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik sebagai moda transportasi ramah lingkungan di masa depan. Sejumlah regulasi dan insentif pun disiapkan demi menggaet investor untuk percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Kabar teranyar datang dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebutkan, perusahaan baterai kendaraan listrik asal Tiongkok, yakni China Ningbo Contemporary Brunp Legend Co Ltd (CBL) sepakat untuk membenamkan investasinya di Indonesia. Adapun investasi tersebut akan diumumkan pada 28 Desember 2023. Merujuk informasi pada website CATL, www.catl.com, perusahaan ini pada 15 April 2022 menyatakan telah terjadi penandatanganan tri-party framework agreement atau perjanjian kerangka kerja tiga pihak untuk proyek baterai electric vehicle (EV). Perjanjian tersebut melibatkan Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co Ltd (CBL), PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesian Battery Corporation (IBC) dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam). CBL adalah cucu usaha CATL, melalui Guangdong Brunp Recycling Technology Co Ltd (Brunp). Perjanjian tersebut merupakan rencana pengerjaan proyek terintegrasi baterai EV di Indonesia, meliputi penambangan dan pemrosesan nikel, bahan baterai EV, pembuatan baterai, dan daur ulang baterai EV. "Proyek Indonesia merupakan tonggak penting bagi CATL saat kami memperluas jejak global kami, dan itu akan menjadi lambang persahabatan abadi antara China dan Indonesia," ucap Robin Zeng, pendiri sekaligus Chairman CATL.

ANGGARAN PEMILU, PENGELUARAN ATAU INVESTASI NEGARA?

KT3 20 Dec 2023 Kompas

Secara pragmatis, anggaran pemilu disebut pengeluaran karena sekali pesta demokrasi usai, semua akan menjadi catatan sejarah. Namun, sudut pandang idealis menilai, anggaran pemilu adalah investasi yang menjamin stabilitas politik dan ekonomi di Indonesia dalam jangka panjang. Setiap lima tahun se- kali dalam dua decade terakhir, anggaran yang besarnya 10 % anggaran belanja pendidikan nasional secara rutin dikeluarkan pemerintah untuk penyelenggaraan pemiu di Indonesia. Untuk penyelenggaraan pemilu pada 14 Februari 2024, Kemenkeu mengalokasikan anggaran Rp 71,3 triliun dari usulan Rp 76,66 triliun. Sebagai perbandingan, anggaran pendidikan tahun 2023 sebesar Rp 608,3 triliun. Kompas mencatat, anggaran untuk Pemilu 2024 mulai di- salurkan sejak jauh-jauh hari, 20 bulan sebelum pemilu terselenggara. Pada tahun 2022, pemerintah mengalokasikan Rp 3,1 triliun. Tahun 2023, alokasinya bertambah menjadi Rp 30 triliun. Pada 2024, alokasinya naik lagi menjadi Rp 38,2 triliun, untuk membiayai berbagai kebutuhan teknis operasional penyelenggaraan pemilu, mulai dari pemutakhiran data pemilih, pengadaan serta pengelolaan logistik, dan lain sebagainya, termasuk mengantisipasi jika pemilu berjalan dua putaran.

Dirjen Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatawarta menganalogikan alokasi anggaran jumbo itu sebagai investasi untuk tatanan kehidupan demokrasi di Indonesia. Ia mengklaim keberhasilan Pemilu 2024 akan menghasilkan suksesi kepemimpinan nasional dan stabilitas politik. Hal ini menggaransi keberlanjutan pembangunan nasional di berbagai sektor. Dari sisi penyelenggaraannya, pesta demokrasi akan merangsang sektor produksi dan distribusi karena adanya kebutuhan pengadaan logistik serta barang dan jasa. Kegiatan kampanye dari para peserta pemilu juga akan turut memutar roda perekonomian masyarakat. ”Jadi, yang akan ikut bergeliat adalah semua sektor kehidupan masyarakat, tidak hanya sektor sosial dan politik, tetapi juga sektor ekonomi,” ujarnya dalam konferensi pers APBN edisi Oktober 2023. Mantan Ketua KPU yang juga Guru Besar Perbandingan Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, Surabaya, Ramlan Surbakti, mengatakan, besarnya biaya politik, dana kampanye, dan peningkatan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan kampanye politik turut memberi sumbangsih pada perekonomian. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Teuku Riefky, mengatakan ”Stabilitas politik yang dihasilkan pemilu menciptakan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang dapat membawa sentimen positif bagi masyarakat dan dunia usaha.”  (Yoga)