Pemerintah Teken Kontrak Jargas Rp 604,92 Milyar
JAKARTA – Pemerintah telah menandatangani
kontrak pembangunan jaringan gas (jargas)
untuk 76.315 sambungan rumah tangga senilai
Rp 604,92 miliar. Pada tahun ini, pemerintah
akan membangun jargas sebanyak 120.776
sambungan yang tersebar di 21 kabupaten/kota.
Kontrak pembangunan untuk
15.440 sambungan senilai Rp 137,13
miliar diteken pada Selasa (15/3).
Kontrak ini mencakup pembangunan jargas di Kabupaten Karawang
dan Kabupaten Subang sebanyak
8.541 sambungan, serta di Kabupaten Banyuasin 6.899 sambungan.
Sebelum itu, pemerintah juga
telah menandatangani kontrak
jargas untuk 60.875 sambungan
senilai Rp 467,79 miliar pada pekan
lalu. Kontrak ini untuk pembangunan jargas di Kabupaten Aceh
Utara, Kota Lhokseumawe, dan
Kabupaten Aceh Timur sebanyak
11.526 sambungan, Kota Cirebon
dan Kabupaten Cirebon 8.273 sambungan, Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo 17.506 sambungan,
Kabupaten Pasuruan dan Kota
Pasuruan 12.753 sambungan, serta
Kabupaten Probolinggo dan Kota
Probolinggo 10.817 sambungan.
Kementerian ESDM telah memulai pembangunan jargas sejak 2009. Hingga kini, sebanyak
535.555 sambungan jargas telah
beroperasi. Kementerian ESDM
menargetkan pembangunan jargas
bisa mencapai 4 juta sambungan
pada 2024. Jargas yang dibangun
pada tahun ini seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020, namun
anggarannya direalokasi untuk
penanganan Covid-19.
(Oleh - HR1)
Tags :
#PembiayaanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023