;
Tags

Investasi lainnya

( 1334 )

Target Lifting Minyak Bumi Kian Menantang

Sajili 27 Apr 2021 Kompas

Sampai akhir Maret 2021, realisasi produksi siap jual atau lifting minyak sebanyak 676.200 barel per hari atau masih lebih rendah dari target APBN yang sebanyak 705.000 barel per hari. Pandemi Covid-19 pada 2020 menyebabkan investasi hulu minyak dan gas bumi merosot dan jumlah pengeboran sumur berkurang. Kondisi ini membuat target produksi 1 juta barel per hari di 2030 kian menantang.


Demikian pula lifting gas bumi yang pada triwulan I-2021 terealisasi sebanyak 5.539 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Dalam APBN, target lifting gas bumi adalah 5.638 MMSCFD. Namun, lifting gas bumi saat ini masih lebih tinggi dari realisasi pada 2020 yang sebanyak 5.462 MMSCFD.

SKK Migas mencatat, Blok Cepu di Jawa Timur yang dioperasikan oleh ExxonMobil Cepu Ltd adalah penyumbang produksi minyak terbesar di Indonesia saat ini, yaitu 213.000 barel per hari. Berikutnya adalah Blok Rokan di Riau yang menghasilkan 165.000 barel per hari. Masa operasi Blok Rokan oleh PT Chevron Pasific Indonesia akan berakhir pada Agustus mendatang dan pengelolaan berikutnya diserahkan kepada PT Pertamina (Persero).

Dari sisi investasi, SKK Migas menargetkan realisasi tahun ini 12,4 miliar dollar AS atau lebih tinggi dari realisasi tahun lalu yang sebesar 10,5 miliar dollar AS. Hingga triwulan I-2021, realisasi investasi hulu migas adalah 2,4 miliar dollar AS. Adapun penerimaan negara hingga periode yang sama sebanyak 3,29 miliar dollar AS atau 45 persen dari target 7,28 miliar dollar AS.

PMA Kuartal I Rp 111,7 Triliun

Sajili 27 Apr 2021 Tribun Timur

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan, realisasi investasi pada kuartal I 2021 mencapai Rp219,7 triliun dari target investasi sebesar Rp 900 triliun. Realisasi tersebut tumbuh 2,3 persen secara kuartalan (quarter to quarter/Gtog) dan 4,3 persen secara tahunan (year on year/yoy), dan mampu menyerap tenaga kerja sebesar 311.793 orang.

Kepala Ekonom BCA, David Sumual menilai pertumbuhan positif dari realisasi investasi menandakan pemulihan ekonomi telah muncul untuk domestik maupun global. Dia juga bilang, rapor investasi kuartal I-2021 baik karena bagian dari sektor manufaktur sudah mulai mendominasi.

Sementara itu, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, Penanaman Modal Asing (PMA) berupa investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) mulai tumbuh stabil setelah menurun di kuartal sebelumnya, dibanding Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Pada kuartal ini, BKPM mencatat realisasi PMA sebesar Rp 111,7 triliun, atau naik 0,6 persen (gtog) dan 14.09 triliun. Sedangkan PMDN mencapai Rp 108 triliun, naik 4,2 persen secara kuartalan.


OJK Siap Atur Investasi Unitlink

Sajili 22 Apr 2021 Kontan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang menyiapkan aturan mengenai investasi produk unitlink. Aturan diperkirakan rampung di kuartal dua tahun ini.

Dalam aturan tersebut, OJK akan membatasi investasi asuransi unitlink pada grup terafiliasi. Kepala Departemen Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) 2A OJK Ahmad Nasrullah menyebutkan, melalui pembatasan tersebut, perusahaan tidak menanggung risiko yang lebih besar. Misalnya, perusahaan investasi pada grup terafiliasi yang melebihi batas. Namun batasan tersebut tidak dihitung dengan aset yang sudah diakui atau tercatat.

Sayang, ia belum mengungkapkan portofolio investasi apa saja yang dibatasi dan nilanya berapa besar. Yang jelas, regulator membatasi investasi pada grup terafiliasi dan satu pihak agar risiko tidak terpusat satu tempat.


Pangkas Beban Utang , BUMN bisa Jual Aset ke LPI

Sajili 19 Apr 2021 Kontan

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kini bisa mengalihkan aset-asetnya ke Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Invesment Authority alias INA.

Lewat Peraturan Menteri BUMN Erick Thohir No 03/MBU/03/2/21 yang merupakan perubahan ketiga atas aturan tentang Tatacara Penghapusbukuan dan Pemindahtanganan Aktiva Tetap BUMN, pemindahan aset ke LPI sah bisa dilakukan.

Beleid ini adalah amanah Undang-Undang (UU) No 11/2020 tentang Cipta Kerja. UU ini mengharuskan adanya pemindahtanganan aset BUMN ke soverign wealth fund atau pengelola dana investasi pemerintah alias LPI.

Merujuk Peraturan Pemerintah No 74/2020 tentang LPI, pasal 58, bila terjadi perpindahan aset BUMN ke LPI, lembaga ini punya hak menilai harga wajar aset BUMN itu. Dengan nilai wajar itu, LPI akan membayar aset BUMN sehingga mengurangi beban utang akibat aset BUMN itu. Apalagi, sebagian besar aset itu dibiayai dengan utang.


China Siap Investasi Rp20,01 T di Bidang Furnitur RI

Ayutyas 17 Apr 2021 CNN Indonesia

Duta Besar Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Mongolia Djauhari Oratmangun mengungkapkan China siap menanamkan investasi ke Indonesia senilai US$1,38 miliar atau sekitar Rp20,01 triliun ke Indonesia. Rencananya, investasi tersebut ditempatkan pada sektor furnitur. "Sejauh ini Tiongkok sudah banyak investasi ke Kalbar (Kalimantan Barat). Tahun ini investor dari sana akan berinvestasi ke Indonesia terutama di Kalbar dan Kota Batang, Jawa Tengah (Jateng). Nilai investasi di bidang furnitur US$1,38 miliar," ujarnya saat Webinar Internasional Menggali Potensi Ekonomi Tiongkok-Kalbar Pasca, seperti dikutip Jumat (16/4). 

Djauhari mengungkapkan sejumlah pengusaha China akan berkunjung ke Indonesia pada pertengahan April - Mei 2021, terutama ke dua daerah, Kalbar dan Jateng yang dapat menjadi peluang daerah untuk maju dan terus membangun kerja sama perdagangan, Dia juga mengatakan bahwa ekspor Indonesia meningkat, termasuk kontribusi dari Kalbar, signifikan 10,13 persen. Dengan peningkatan ini, kita mampu mengurangi permasalahan perdagangan Indonesia-Tiongkok nyaris 69 persen, berdasarkan data dari Tiongkok, "Adapun produk unggulan dan potensialnya di antaranya, besi dan baja meningkat 136,52 persen, kertas dan kertas karton 133,25 persen, timah dan barang daripadanya 544,07 persen dan barang lainnya," kata dia. Kendati demikian, total perdagangan antar dua negara tersebut turun menjadi US$78,48 miliar karena pandemi covid-19.

(Oleh - HR1)

Satgas Waspada Investasi Catat Lonjakan Kasus Money Game

Ayutyas 16 Apr 2021 Investor Daily, 16 April 2021

JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi mencatat lonjakan kasus money game pada 2021. Padahal, tahun lalu, kasus penipuan dengan skema permainan uang ini belum banyak bermunculan. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengungkapkan, hingga Maret 2021, total kasus investasi ilegal mencapai 42 kasus. Dari jumlah tersebut, kasus money game mendominasi dengan 14 kasus. Selanjutnya, cryptocurrency sebanyak 9 kasus, penjualan langsung 5 kasus, dan sisanya kasus investasi yang lain. “Kasus money game ini banyak dilakukan dengan modus perdagangan forex dan cryptocurrency,” kata Tongam kepada Investor Daily, Kamis (15/4).

Meski demikian, jumlah investasi ilegal ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Tongam menjelaskan, dari tahun 2017 hingga 2020, jumlah kasus investasi ilegal berada di atas 100 kasus setiap tahunnya. Puncaknya adalah pada tahun 2019 dengan jumlah kasus 442 investasi ilegal. Dari segi nilai, kerugian akibat investasi ilegal ini juga mencatatkan peningkatan setiap tahunnya. Pada 2019, kerugian akibat investasi ilegal mencapai Rp 4 triliun. Lalu, pada 2020, meningkat menjadi Rp 5,9 triliun.

(Oleh - HR1)

Investasi Ilegal Marak Bermunculan Selama Pandemi Covid-19

Sajili 14 Apr 2021 Sinar Indonesia Baru

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan Tirta Segara mengatakan keberadaan fintech dan investasi ilegal masih marak bermunculan di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, sepanjang tahun 2020 hingga Februari 2021 Satgas Waspada Investasi telah menutup 390 kegiatan investasi ilegal yang berpotensi membahayakan masyarakat. Tak hanya investasi ilegal, SWI juga telah menutup 1.200 fintech ilegal dalam satu tahun terakhir, juga telah menutup sebanyak 92 gadai ilegal yang telah merugikan masyarakat.

Adapun OJK mencatat kerugian masyarakat akibat investasi ilegal mencapai Rp 114.9 trillun sejak 2011 hingga 2020.


Bukalapak Dikabarkan Disuntik Microsoft, GIC dan Emtek Rp 3,4 Triliun

Ayutyas 14 Apr 2021 katadata

Bukalapak dikabarkan meraih pendanaan Rp 3,4 triliun yang dipimpin oleh Microsoft, GIC sovereign wealth fund Singapura, dan Emtek. Investor lain yang berpartisipasi yakni SC Ventures dan Naver.

Startup e-commerce, Bukalapak dikabarkan meraih investasi US$ 234 juta atau sekitar Rp 3,4 triliun. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Microsoft, GIC sovereign wealth fund Singapura, dan konglomerat media di Indonesia, Emtek. Investor lain yang terlibat dalam pendanaan itu yakni, “cabang investasi Standard Chartered yakni SC Ventures dan portal web Korea Selatan Naver Corp,” demikian isi dokumen dikutip dari Reuters, Rabu (14/4).

Kabar Microsoft menyuntik modal Bukalapak sudah berhembus sejak November 2020. Sumber Bloomberg mengatakan, perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ini berinvestasi US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,46 triliun.

Melalui kerja sama itu, Bukalapak dan Microsoft akan berkolaborasi untuk tiga inisiatif. Pertama, membangun infrastruktur yang tangguh, salah satunya komputasi awan (cloud) dari Microsoft Azure. Kedua, menjembatani kesenjangan digital. Terakhir, memberikan pelatihan keterampilan digital untuk karyawan Bukalapak dan para pelapak. Bukalapak optimistis, teknologi tersebut akan mendukung perusahaan melayani masing-masing enam juta mitra Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) online dan warung, serta 100 juta pelanggan.

(Oleh - HR1)    

Bidik Investasi US$ 34,8 M, Kementerian ESDM Siapkan Langkah Strategis

Ayutyas 13 Apr 2021 Investor Daily, 13 April 2021

JAKARTA- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mencapai target investasi di sektor ESDM pada tahun ini yang mencapai US$ 34,8 miliar atau meningkat dibanding tahun lalu yang mencapai US$ 25,8 miliar.

Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial dalam webinar Energy and Mining Editor Society (E2S) bertema Collaboration to Accelerate Investment, Innovation and Technology in the Energy and Mineral Resources Sector, di Jakarta, Senin (12/4), untuk meningkatkan investasi di sektor ESDM, pemerintah menyiapkan tujuh kebijakan. Per tama, mempromosikan peluang investasi ke investor dalam dan luar negeri. Kedua, melakukan penyederhanaan perizinan dan kemudahan berusaha. Ketiga, menerapkan pelayanan perizinan terintegrasi secara elektronik (OSS). Hal ini dilakukan sejalan dengan percepatan penerapan teknologi terutama di masa pandemi.Keempat, memberikan open access data sektror ESDM mulai dari data produksi migas, stok BBM, status ketenagalistrikan hingga capaian kinerja Kementerian ESDM per periodenya. Kelima ialah pemberian insentif berupa tax allowance, tax holiday, fasilitas PPN dan PPnBM. Lalu menjamin ketersediaan energi untuk pembangunan nasional.

Kementerian ESDM juga mengusulkan perbaikan fiscal terms di sektor migas berupa: Fasilitas Perpajakan; Perbaikan split secara signifikan; Penetapan DMO price yang menarik; Pembebasan atau keringanan Branch Profit Tax (BPT). “Selain itu pemerintah juga menyiapkan rancangan perpres pembelian tenaga listrik EBT agar lebih menarik,” pungkasnya

(Oleh - HR1

Uni Emirat Arab Bidik Pembangunan Pabrik Vaksin Covid-19 di Indonesia

Sajili 13 Apr 2021 Katadata

Uni Emirat Arab (UEA) melirik Indonesia sebagai lokasi pembangunan pabrik vaksin Covid-19. Menteri Energi dan Infrastruktur Suhaiel Al-Mazrouei mengatakan hal tersebut merupakan cerminan kuatnya hubungan kedua negara.

Tak hanya itu, UEA juga tertarik berinvestasi di bidang energi terbarukan, industri strategis dan militer, produksi vaksin Covid-19, serta pertanian, ketahanan pangan, pendidikan digital, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Negara penghasil minyak itu juga telah mengumumkan investasi senilai US$ 10 miliar melalui Indonesia Investment Authority (INA). Dana tersebut akan digunakan dalam proyek dan sektor strategis.


Pilihan Editor