Dividen
( 218 )Potensi Keuntungan dari Dividen BSI
Perjuangan BSI Jadi Bank Syariah Raksasa
Pembagian Dividen Dorong Optimisme Pasar
Gelombang pembagian dividen oleh sejumlah emiten sepanjang bulan Mei 2025 telah memberikan sentimen positif yang signifikan terhadap pasar saham Indonesia. Aksi ini tidak hanya mencerminkan kekuatan fundamental dan kesehatan keuangan perusahaan, tetapi juga menunjukkan optimisme manajemen terhadap prospek usaha ke depan, sekaligus menjadi insentif nyata bagi investor.
Tokoh-tokoh penting turut menegaskan dampak positif fenomena ini. Martin Aditya dari Capital Asset Management menyatakan bahwa konsistensi pembagian dividen memperkuat persepsi stabilitas emiten di mata investor. Nafan Aji Gusta, analis dari Mirae Asset Sekuritas, menambahkan bahwa selain pembagian dividen, aksi korporasi seperti buyback saham turut mendorong likuiditas dan penguatan IHSG, yang tetap bertahan di atas level 7.000. Di sisi lain, Maximilianus Nico Demus dari Pilarmas Investindo Sekuritas mengingatkan bahwa pasar Indonesia sebagai emerging market tetap terpapar sentimen global, sehingga dukungan makroekonomi domestik dan iklim global yang kondusif tetap diperlukan untuk menjaga aliran modal asing.
Dari sisi emiten, sejumlah perusahaan besar mengambil peran penting. Bob Tyasika Ananta, Wakil Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BRIS), menyampaikan pembagian dividen sebesar Rp1,05 triliun sebagai bentuk optimisme terhadap kinerja perusahaan ke depan. Bernardus Irmanto, Plt. Presiden Direktur Vale Indonesia (INCO), menekankan bahwa efisiensi kapital memberi ruang bagi pembagian dividen tanpa mengganggu proyek strategis. Sementara itu, Yusak Lumba Pardede, Direktur Cita Mineral Investindo (CITA), menegaskan komitmen perusahaan dalam konsistensi pembagian dividen, dengan nilai Rp1,29 triliun dari laba 2024.
Dengan setidaknya 30 emiten telah menjadwalkan cum date dividen, fenomena ini mempertegas peran dividen sebagai motor penggerak IHSG dan penguatan sentimen investor, baik domestik maupun asing.
Mengelola Opini Publik di Tengah Dinamika Ekonomi
Dividen Jadi Bahan Bakar Utama Bursa Saham
Dividen Rp 7,8 Triliun dibagikan United Tractors
PT United Tractors Tbk menyelenggarakan rapat umum pemegang saham tahunan dan luar biasa di Jakarta, Jumat (25/4). Dividen tunai total sebesar Rp 7,8 triliun diputuskan dibagikan kepada para pemegang saham. Selain itu, UT juga mengangkat mantan Menteri ESDM, Ignasius Jonan sebagai komisaris independen. Dalam konferensi pers, UT mengumumkan dividen Rp 7,8 triliun untuk tahun buku 2024. Tercakup di dalamnya dividen interim sebesar Rp 2,4 triliun yang telah dibayarkan pada 24 Oktober 2024. Sisanya Rp 5,4 triliun akan dibagikan kepada pemegang saham pada 28 Mei 2025. Sementara itu, pada susunan direksi, RUPST memutuskan mengangkat kembali Frans Kesuma sebagai Presdir UT.
Sementara yang menjabat sebagai direktur perseroan ialah Loudy Irwanto Ellias, Iwan Hadiantoro, Idot Supriadi, Widjaja Kartika, Vilihati Surya, Ari Sutrisno, dan Hendra Hutahean. Pada dewan komisaris, RUPST mengangkat kembali Djony Bunarto Tjondro sebagai Presiden Komisaris serta Rudy sebagai Wakil Presiden Komisaris. Sebagai komisaris ialah Djoko Pranoto Santoso, Gita Tiffani Boer, Benjamin Herrenden Birks, Paulus Bambang Widjanarko (independen), Bruce Malcolm Cox (independen), dan Ignasius Jonan (independen). ”Sebagai catatan, pada rapat (RUPST) tadi pagi, Bapak Ignasius Jonan berhalangan hadir karena ditugaskan Presiden RI untuk mewakili Pemerintah RI dalam acara pemakaman Sri Paus Fransiskus di Vatikan,” kata Sekretaris Perusahaan UT, Sara K Loebis. (Yoga)
Dividen Jumbo Unilever
Selangkah Lagi Meraup Dividen dari Pertambangan Batu Bara
CIMB Niaga Bagikan Dividen Senilai Rp 3,9 Triliun
Menaksir Dividen Emiten MIND ID
Pilihan Editor
-
TRANSISI ENERGI : JURUS PAMUNGKAS AMANKAN EBT
26 Dec 2023 -
Ekspansi Nikel Picu Deforestasi 25.000 Hektar
14 Jul 2023









