Penumpang KeluhkanHarga Tiket, Maskapai Terbebani Biaya Operasional
Polemik tarif batas atas pesawat kembali mengemuka pada
libur Natal dan Tahun Baru. Penumpang mengeluhkan tingginya harga tiket,
sedangkan maskapai terbebani biaya operasional. Solusi terpadu dibutuhkan untuk
mencegah persoalan berulang. Chris Tria Wati Girsang (28), karyawan swasta di
Jakarta, terpaksa tidak mudik untuk merayakan Natal dan libur Tahun Baru bersama
keluarganya di Simalungun, Sumut, karena tiket Jakarta-Medan yang terlalu
mahal. Harga tiket pesawat melalui aplikasi agen perjalanan daring (online
travel agent) untuk keberangkatan tanggal 22 Desember 2023, menyentuh Rp 2,1
juta. Padahal, pada hari biasa, harganya berkisar Rp 1,2 juta-Rp 1,5 juta. ”Kalau
pulang, kan, tidak bisa semata-mata pulang.Harus beli ini itu untuk oleh-oleh
dan kasih salam tempel. Kalau tiket mahal, uang justru habis hanya untuk
perjalanan,” ujar Tria, Selasa (26/12). Ia pun mengurungkan niatnya untuk
mudik.
Harga tiket Jakarta-Medan Rp 2 juta itu melebihi tarif batas
atas, Rp 1.799.000. Aturan itu tertuang dalam Kepmenhub No KM 106 Tahun 2019
tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga
Berjadwal Dalam Negeri. Sekjen Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional
Indonesia (INACA) Bayu Sutanto mengatakan, harga tiket saat ini tidak bisa
dilepaskan dari masalah finansial maskapai. Apalagi, industri penerbangan
sebelumnya terdampak pandemi. Jumlah penumpang, katanya, menyusut 60 % sehingga
pendapatan maskapai juga menurun saat pandemi. Di sisi lain, maskapai masih harus
mengeluarkan biaya operasional, seperti suku cadang. Tarif batas atas yang ditetapkan
pemerintah pada 2019, menurut dia, juga sudah tidak relevan. Sebab, aturan itu
memakai parameter harga avtur Rp 10.000 per liter dengan kurs Rp 14.100 per USD.
Padahal, harga avtur sudah berada jauh di atas itu, yaitu Rp 13.656 per liter
pada periode 15-31 Desember 2023. Posisi kurs terhadap dollar AS adalah Rp
15.503 pada 15 Desember. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023