;

Potensi Keuntungan dari Dividen BSI

Ekonomi Hairul Rizal 17 May 2025 Kontan
Potensi Keuntungan dari Dividen BSI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) atau BRIS memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 1,05 triliun, atau 15% dari laba bersih tahun 2024 yang mencapai Rp 7 triliun, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) baru-baru ini. Dividen per saham meningkat tajam menjadi Rp 22,7 dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 9,24 per saham.

Bob Tyasika Ananta, Wakil Direktur Utama BSI, menyatakan bahwa pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas dukungan mereka terhadap pertumbuhan BSI. Ia juga menekankan bahwa ke depan BSI akan terus mengembangkan bisnis dan layanan agar sesuai ekspektasi seluruh pemangku kepentingan.

Namun, analis pasar seperti Oktavianus Audi dari Kiwoom Sekuritas menilai yield dividen BRIS masih tergolong rendah, sehingga respons pasar terhadap keputusan ini cukup moderat. Menurutnya, harga saham BRIS cenderung bergerak sideways di kisaran Rp 2.800–3.000.

Sementara itu, Ekky Topan dari Infovesta Kapital Advisori mengakui bahwa meski yield dividen kurang maksimal, secara fundamental BSI masih menunjukkan kinerja yang solid dan berpotensi menguat hingga Rp 3.350 per saham.

Selain membagikan dividen, RUPS juga memutuskan melakukan perubahan jajaran direksi dan komisaris, dengan Anggoro Eko Cahyo ditunjuk sebagai direktur utama menggantikan Hery Gunardi.

Kebijakan dividen BSI mencerminkan kehati-hatian dalam menjaga keseimbangan antara memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dan mempertahankan cadangan untuk pertumbuhan jangka panjang.
Download Aplikasi Labirin :