;
Tags

Ekspor

( 1055 )

PBB: Expor Pertanian dan Pupuk Rusia Jangan Dihalangi

KT1 22 Aug 2022 Investor Daily (H)

ISTANBUL, ID – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Sabtu (20/8) mengatakan produk-produk pertanian dan pupuk Rusia jangan dihalangi untuk sampai ke pasar dunia. Atau dunia bisa mengalami krisis pangan paling cepat tahun depan. “Seluruh pemerintah dan sektor swasta harus bekerja sama untuk menghantarkannya ke pasar,” ujar Guterres, berbicara dari Pusat Koordinasi Bersama atau JCC di Istanbul, Turki, seperti dikutip AFP. JCC menjadi menjadi pengawas pelaksanaan perjanjian ekspor biji-bijian Ukraina. Yang tercapai pada bulan lalu oleh Ukraina dan Rusia dengan PBB dan Turki sebagai penjaminnya. Perjanjian itu juga menjamin hak Rusia untuk mengekspor produk- produk pertanian serta pupuknya. Walau sedang mendapat sanksi-sanksi ekonomi dari Barat atasi invasinya ke Ukraina sejak 24 Februari 2022. “Tanpa pupuk (yang memadai) di 2022, tidak akan ada cukup pangan pada 2023. Jadi mengeluarkan lebih banyak pupuk dan pangan dari Ukraina serta Rusia sangat penting untuk terus menstabilkan pasar komoditas  sekaligus menurunkan harganya di tingkat konsumen,” papar Guterres. (Yetede)

TANAMAN HIAS, MAGNET BARU KOMODITAS EKSPOR LAMPUNG

KT3 21 Aug 2022 Kompas

Aziz Hermawan (43) sibuk menyiapkan aglonema yang akan diekspor ke Turki, Minggu (14/8). Bersama belasan petani lain, Aziz harus memastikan 10.500 batang aglonema yang akan diekspor perdana ke Turki bebas dari organisme pengganggu tumbuhan. Untuk itu, mereka harus teliti sejak awal proses penanaman hingga persiapan ekspor. Untuk membantu petani, Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung mendirikan tempat karantina tumbuhan khusus di Kelurahan Adipuro. Di sana, petani juga didampingi untuk memeriksa tanaman, mulai dari cara membersihkan hingga membungkus tanaman hias yang akan diekspor. Dengan karantina di tingkat desa/kelurahan, waktu untuk menyiapkan tanaman yang akan diekspor bisa lebih cepat.

Aziz menggeluti usaha tanaman hias sejak 2019. Pada awal masa pandemi Covid-19, masyarakat Lampung ”demam” tanaman hias. Ia pun memanfaatkan momentum itu untuk coba-coba menanam berbagai jenis tanaman hias yang sedang tren, tak terkecuali aglonema. Aglonema koleksi Aziz pernah terjual dengan harga tinggi, Rp 700.000 untuk satu batang. Saat ini, ia bisa mengantongi uang Rp 3 juta-Rp 4 juta setiap bulan dari hasil berjualan tanaman hias, padahal, usaha tanaman hias hanya sebagai pekerjaan sampingan yang diurus di sela-sela kesibukannya bekerja sebagai buruh rongsok. Aziz hanyalah satu dari puluhan rumah tangga petani aglonema di kelurahan itu yang menikmati hasil dari budidaya tanaman hias. Peluang ekspor tanaman hias yang sangat besar menjadi daya tarik bagi para perantau asal Adipuro untuk kembali ke kampung halamannya.

Eko Widiantoro (41). Perantau yang 16 tahun terakhir bekerja di pabrik sepatu di Tangerang memutuskan pulang ke kampung halamannya pada Mei 2022. Sejak dua bulan lalu, dia memulai usaha budidaya aglonema dengan modal awal Rp 3 juta, untuk membeli media tanam, bibit, dan menyiapkan area budidaya. ”Saya baru bisa panen 3-4 bulan lagi. Saat ini masih dalam proses pemotongan batang untuk memperbanyak bibit aglonema,” kata Eko. Selain budidaya aglonema, Eko juga bekerja sebagai petani padi di desa. ”Saya lihat banyak warga di sini yang hidup layak dari budidaya tanaman hias. Dari situ, saya tertarik menggeluti usaha ini,” ucapnya. Ketua Kelompok Tani Aglonema Adipuro Sri Sejeki Margiono menuturkan, ada 90 rumah tangga di Kelurahan Adipuro yang mengembangkan budidaya tanaman hias. Para petani inilah yang memasok aglonema untuk diekspor perdana ke Turki. (Yoga)


KLIN Ekspor Pel ke Amerika

HR1 16 Aug 2022 Kontan

Produsen alat kebersihan, PT Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN) resmi merambah pasar ekspor. Terbaru, perusahaan telah mengirimkan 100.000 pieces (pcs) mop head (alat pel) refil ke Amerika Serikat (AS). Direktur Utama KLIN Anggun Supanji menuturkan ekspor ini merupakan awal dari realisasi kontrak kerja jangka panjang di Negeri Paman Sam itu. Selain itu, Klinko telah mengantongi dua pesanan lain yang sedang disiapkan untuk total pesan 100.000 pcs mop head refil

Desa Sejahtera Astra Mulai Ekspor Produk

KT3 15 Aug 2022 Kompas

Produk unggulan beberapa desa di Kabupaten Wakatobi, Bombana, dan Bone, Sulsel, senilai Rp 6,5 miliar diekspor untuk pertama kalinya ke sejumlah negara, yaitu Amerika, China, India, dan Pakistan. Barang yang diekspor berupa produk perikanan, rumput laut, dan minyak nilam. Ekspor perdana ditandai seremoni Ekspor Produk Desa 2022 di Makassar, Jumat (12/8). Rangkaian kegiatan itu merupakan bagian dari Festival Kewirausahaan Astra 2022. (Yoga)

Kasus Ekspor Biji Koka Ditelusuri Sumbernya

KT3 12 Aug 2022 Kompas

Polisi menyelidiki kasus ekspor biji koka yang merupakan bahan pembuatan narkotika jenis kokain. Penyelidikan berawal dari penangkapan SDS yang menjual biji koka ke luar negeri. Terungkapnya kasus ekspor biji koka itu berdasarkan kecurigaan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta terhadap barang yang dikembalikan dari pihak pembeli di Ceko. Barang yang diketahui milik SDS itu ternyata berisi biji koka yang disembunyikan dalam boneka jari. Setidaknya SDS empat kali mengirim paket serupa. SDS ditangkap di Perumahan Green Valley Residence, Pasir Layung, Bandung, Jabar, Senin (1/8). Di rumah itu, polisi menemukan barang bukti 200 biji koka, tiga tanaman koka, dan boneka jari.

Berdasarkan pemeriksaan, SDS mengaku menanam koka sejak 2003 dan memperoleh biji koka dari Kebun Raya Bogor dan Kebun Balitro (Balai Penelitian Rempah dan Obat) Lembang, Kabupaten Bandung. Biji yang dihasilkan dari tanaman itu lantas dipasarkan melalui situs web dengan target penjualan ke luar negeri. Pola pembayarannya menggunakan mata uang digital bitcoin seharga 40 USD setiap paket pengiriman. Atas tindakannya, SDS dijerat menggunakan Pasal 114 subsider Pasal 113, subsider Pasal 111 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara.

”Kami koordinasi dengan Polres Kota Bogor apakah koka berasal dari Kebun Raya Bogor atau bukan. Kalau yang di Lembang, kami pastikan itu koka. Jadi, kami fokus yang di Lembang dulu,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa, Kamis (11/8). Keterangan otoritas Kebun Balitro Lembang membenarkan ada tanaman koka untuk penelitian yang dimulai sejak 1978. Kepala Subdirektorat III Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Danang Setiyo Pambudi mengatakan, biji koka diduga dicuri anggota satpam atas perintah SDS yang saat itu mahasiswa jurusan teknik di ITB. Satpam Kebun Balitro Lembang itu mendapat bayaran Rp 100.000 dan tidak dijadikan tersangka atau berstatus saksi. (Yoga)


Perlambatan Permintaan Rugikan Eksportir Asia

KT1 10 Aug 2022 Investor Daily (H)

SINGAPURA – Kepala ekonom Asia HSBC, Frederic Neumann mengatakan bahwa para eksportir di Asia bakal menghadapi tantangan dan kerugian signifikan karena melambatnya permintaan dari pasar-pasar utama seperti Amerika Serikat (AS), Eropa dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dalam beberapa bulan mendatang. “Produsen-produsen di Eropa sudah mundur cukup signifikan, yaitu di Jerman. Ingat bahwa Eropa adalah pasar ekspor utama bagi eksportir Asia. Kami juga memperkirakan pada dasarnya pengiriman yang terjadi pada semester kedua tahun ini, yang melengkapi poros dalam pengeluaran AS yang jauh dari barang. Perlambatan AS dan Eropa akan menjadi hambatan bagi eksportir Asia,” ujar Neumann kepada CNBC pada Senin (8/8). Ia menambahkan, perlambatan ekonomi di Tiongkok akan semakin memperburuk masalah yang dihadapi eksportir di kawasan itu, “Data perdagangannya sangat jelas menunjukkan pelemahan permintaan domestik ini. Tiongkok adalah pasar ekspor besar ketiga yang benar-benar perlu kita dukung – yang sepertinya juga tidak benar- benar meningkat.  Dari perspektif itu, resesi perdagangan tidak dapat dikesampingkan pada saat ini,” kata dia. (Yetede)

Trade Expo Indonesia Akan Kembali Digelar

KT3 06 Aug 2022 Kompas

Kemendag akan kembali menggelar pameran dagang berskala internasional Trade Expo Indonesia (TEI) di Indonesia Convention Exhibition BSD City, Tangerang. Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, Jumat (5/8/2022), menjelaskan, TEI ke-37 ini akan digelar secara luring pada 19-23 Oktober 2022 dan secara daring pada 19 Oktober-19 Desember 2022. (Yoga)

Konsumsi dan Ekspor Dongkrak Pertumbuhan Kuartal Kedua 5,4%

KT1 06 Aug 2022 Investor Daily (H)

Seiring melandainya pandemi, laju perrtumbuhan ekonomi kuartal II 2022 melesat 5,44%, jauh di atasekspektasi para pengamat dan pelaku bisnis. Meski belanja pemerintah minus 5,24%, berbagai komponen pengeluaran meningkat. Konsumsi rumah tangga bertumbuh impresif, 5,51%, sedang ekspor meningkat signifikan, 19,74%. Daya beli masyarakat pulih. Kelas menengah-atas mulai berbelanja dan masyarakat bawah mendapatkan dana perlindungan sosial. Dari sisi pasokan, sektor industri menjadi sumber pertumbuhan terbesar dengan pangsa 17,84%, sedang sektor transportasi dan pergudangan mencatat pertumbuhan ter tinggi, 21,27%. Ketika pergerakan manusia meningkat dan kembali normal, sektor pariwisata dan semua sektor terkait turisme — seperti transportasi, perhotelan, perdagangan, dan kuliner— bertumbuh signifikan. Sektor akomodasi dan kuliner bertumbuh 9,7. “Konsumsi rumah tangga dan ekspor menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022. Sebagai penyumbang utama dari PDB, konsumsi rumah tangga tumbuh sangat impresif, 5,51%,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam telekonferensi pers di Kantor BPS, Jumat (5/8/2022). (Yetede)

RESTRIKSI EKSPOR PANGAN : Pemerintah Pacu Produksi Jagung

HR1 02 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Pemerintah berupaya memacu produksi jagung nasional yang kini 5 ton per hektare menjadi 10 ton—13 ton per hektare (ha). Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan bahwa upaya itu seiring dengan harga pangan global yang terus meroket, dengan harga jagung mencapai US$335 per ton atau Rp5.000 per kg. “Pemerintah akan meningkatkan produksi nasional di daerah yang baru di Papua, Papua Barat, NTT, Maluku, Maluku Utara dan Kalimantan Utara dengan total luas lahan 141.000 ha dan 86.000 ha merupakan lahan baru,” ujarnya dalam keterangan pers bersama Mentan Syahrul Yasin Limpo, Senin (1/8). Airlangga menekankan langkah itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas mengenai penguatan ekosistem pangan nasional. Dia menuturkan upaya peningkatan produksi jagung adalah dengan ekstensifikasi dan mendorong Genetically Modified Organism (GMO) dan hibrida. Dari segi hibrida pemerintah sudah mendorong bibit unggul jagung yang bisa memproduksi antara 10,6 ton—13,7 ton per ha. “Ada 14 varietas antara lain pertiwi 3N1, Witi, NK Perkasa, Singa, Bima, Dahsyat dan P36 dan yang lainnya. Hibrida ini berbasis hibrida nasional,” ujar Airlangga. Dia memperkirakan produksi jagung nasional untuk kadar air 27% sampai akhir tahun bisa 25 juta ton atau dengan kadar air 14% bisa setara dengan 18,6 juta ton. “Tentu kita memiliki cadangan jagung 3 juta ton,” ucapnya.


EKSPOR MINYAK SAWIT : PEMERINTAH DIDESAK HAPUS DMO

HR1 02 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Pengusaha dan petani kelapa sawit sepakat meminta kepada pemerintah agar segera menghapus ketentuan domestic market obligation dan domestic price obligation untuk produk minyak sawit mentah dan turunannya. Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNl) Sahat Sinaga mengatakan bahwa potensi bisnis crude palm oil (CPO) adalah untuk pasar ekspor, bukan di dalam negeri. “Kami sepakat profil bisnis Indonesia itu hanya 35% pasar domestik, 65% itu pasar ekspor, kalau ada terganggu terhadap pasokan ekspor, selesai. Seharusnya ekspor itu tidak ada barrier, DMO DPO hapus,” ujarnya dalam diskusi virtual, Senin (1/8). Dengan penghapusan ketentuan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO), pemerintah bisa menjaga harga dan pasokan minyak goreng di seluruh Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Manurung sepakat untuk penghapusan DMO dan DPO guna mendongkrak harga tandan buah segar (TBS) sawit yang sebelumnya anjlok hingga 75%. Berdasarkan data Apkasindo per 30 Juli 2022, harga TBS di petani swadaya atau mandiri terpantau rata-rata berada di angka Rp1.448 per kg, sedangkan petani plasma mencapai Rp1.775 per kg. Harga tersebut sudah cukup naik dibandingkan dengan harga TBS pada awal Juli 2022 yang rata-rata menyentuh Rp800 per kilogram. Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bersama jajarannya tengah mempertimbangkan mencabut aturan DMO dan DPO untuk mempercepat ekspor minyak sawit dan mengangkat harga TBS.