;
Tags

Digital Ekonomi umum

( 1150 )

Tips Membagi THR yang Aman Melalui Transaksi Digital

KT3 30 Apr 2022 Kompas

Hadirnya layanan transaksi digital memberikan solusi agar masyarakat tetap dapat berkirim THR Lebaran untuk keluarga di mana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan ponsel di genggaman tangan. Sejumlah lembaga jasa keuangan menawarkan promosi yang menguntungkan, di antaranya bebas biaya admin dalam transaksi hingga dalam bentuk pengumpulan poin dan atau kembalian tunai (cashback). Salah satu tren perkembangan menuju digitalisasi perbankan dilakukan melalui pengembangan layanan mobile atau  internet banking yang terintegrasi dengan sistem pembayaran penyelenggara lainnya sehingga dapat memudahkan transaksi nasabah melalui telepon pintar. Meski demikian, masyarakat harus tetap memastikan keamanan saat melakukan transaksi digital agar terhindar dari berbagai macam risiko kejahatan siber.

Aspek yang perlu diperhatikan dalam keamanan layanan transaksi, di antaranya:  1. Set kata sandi (password) dengan kombinasi yang unik dan secara berkala. Kata sandi yang kuat adalah salah satu cara mempertahankan akun dan informasi pribadi dari peretas.  2. Pastikan data diri penerima sesuai. Sebelum mengirimkan THR melalui aplikasi lembaga keuangan, cek dan konfirmasi kembali nomor rekening yang dituju dan nama pemilik akun untuk meminimalisir salah kirim ke akun lain.  3. Jangan bagikan kode one time password (OTP). OTP adalah kode berupa kombinasi angka yang hanya dapat digunakan sekali dalam jangka waktu terbatas, misalnya dalam melakukan verifikasi transaksi.  4. Cek riwayat transaksi dan saldo rekening secara berkala. Cek kembali riwayat transaksi setelah melakukan transfer uang secara digital untuk terhindar dari kesalahan sistem (error system) yang disebabkan oleh sistem atau koneksi internet yang buruk dan memastikan uang yang dikirim sudah diterima oleh pemilik akun yang dituju.

Agar lebih kekinian, memberikan modal investasi akan menjadi semakin berarti bagi penerima THR. Jumlah yang diberikan pun tidak perlu besar karena hanya dengan modal Rp 10.000 hingga Rp 100.000, siapa pun sudah bisa mulai berinvestasi. THR ini juga mengenalkan pentingnya berinvestasi kepada sanak keluarga, khususnya kepada anak, ponakan, ataupun adik sejak dini. Memberikan voucher digital kepada sanak keluarga tentu dapat menggantikan kepuasan saat menerima THR berupa uang cetak, karena dengan memberi THR voucher digital, penerima dapat dengan bebas menukarkan voucher tersebut dengan berbagai benda atau keperluan lainnya yang dibutuhkan. Kemudahan dalam memesan makanan dan minuman dapat dijadikan opsi untuk menjadikannya sebagai THR bagi sanak keluarga. (Yoga)


Ekonomi Digital, ”Start Up” Masih Berpeluang

KT3 28 Apr 2022 Kompas

Masih terjadi tren penurunan harga saham sejumlah perusahaan rintisan bidang teknologi nasional di BEI. Namun, kondisi ini seharusnya tidak menghentikan langkah perusahaan teknologi lainnya yang berencana melakukan penawaran saham perdana. Mereka tetap dapat mengembangkan produk dan layanan digital yang akan selalu dibutuhkan warga. Dalam keterbukaan informasi di BEI, Selasa (26/4), agen stabilisasi saham GoTo, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, menyatakan, saham jatah greenshoe sudah terpakai 98,76 %. Skema greenshoe merupakan upaya untuk menstabilkan harga saham agar tidak berada di bawah harga perdananya. GoTo resmi tercatat sebagai perusahaan publik pada 11 April 2022. Harga saham GoTo pada perdagangan Rabu (27/4) ditutup melemah 6,45 % menuju Rp 290 per lembar saham. Harga saham ini di bawah harga penawaran umum saham perdana yang ditetapkan GoTo, yaitu Rp 338 per lembar. Dari papan pengembangan BEI, harga saham perusahaan teknologimetaverse PTWIR Asia Tbk (WIR Group) menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) 7 % sebanyak empat kali sejak pekan lalu. Terkait harga saham PT Bukalapak.com Tbk, pada penutupan perdagangan Rabu harga sahamnya mencapai Rp 372 per lembar saham, naik 2,2 % dari perdagangan sebelumnya, yaitu Rp 362 per lembar saham.

Analis pasar modal dari Nusantara Investama, Kuntho Priyambodo, memandang, apabila jatah saham greenshoe telah terpakai semuanya, agen stabilisasi saham GoTo tidak memiliki kewajiban melakukan tambahan saham GoTo. Selanjutnya, pergerakan harga saham GoTo dan volume yang terdistribusi dilepaskan kepada mekanisme pasar. Menurut Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David E Sumual, harga saham perusahaan teknologi di tingkat global masih ada kecenderungan turun. Sensasi (hype) harga tinggi saham perusahaan teknologi telah terjadi pada awal pandemiCovid-19. Investor cenderung melirik ke harga saham sektor lain, seperti komoditas. Meski demikian, bukan berarti tidak ada investor yang tidak memercayai perusahaan teknologi, seperti start up. Sebab, teknologi digital merupakan sektor industri masa depan. Dia meyakini masih ada berbagai peluang inovasi digarap menjadi bisnis jangka panjang. (Yoga)


AFPI Gandeng TékenAja!

KT3 27 Apr 2022 Kompas

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Selasa (26/4) resmi menggandeng TékenAja! dalam penyediaan tanda tangan elektronik dan e-meterai bagi perusahaan tekfin dalam asosiasi ini. TékenAja! adalah perusahaan rintisan di bawah GDP Venture yang menyediakan layanan tanda tangan elektronik pertama berstatus ”berinduk” ke Kementerian Komunikasi dan Informasi. (Yoga)

Pembelian secara Daring Kian Merata

KT3 26 Apr 2022 Kompas

Tokopedia mencatat transaksi belanja daring melalui platform e-dagang mencapai 99 % dari total 7.230 kecamatan yang ada di  Indonesia. Menurut Head of External Communications Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya, Senin (25/4), di Jakarta, mitra penjual Tokopedia juga meningkat menjadi 12 juta orang pada 2022 atau naik 64,38 % dibanding Januari 2020. (Yoga)

”Livestream Shopping" Semakin Populer

KT3 26 Apr 2022 Kompas

Pergeseran sistem perdagangan sebagai dampak pandemi membuat system livestream shopping atau penjualan langsung naik daun. Potensi besar pasar Indonesia menjadi modal bagi strategi marketing ini tumbuh pesat. Seiring banyaknya waktu orang di rumah sepanjang pandemi, terjadi peningkatan transaksi berbasis digital atau e-commerce. Berdasarkan laporan BI, di tengah pandemi, bisnis dagang berbasis digital ini diproyeksi tumbuh 33,2 % dari tahun 2020 yang mencapai Rp 253 triliun menjadi Rp 337 triliun pada 2021. Bisnis e-dagang di Indonesia semakin menjanjikan. Tumbuhnya bisnis e-dagang tersebut, juga disokong maraknya strategi penjualan streaming langsung atau dikenal dengan livestream shopping atau live commerce. Penjualan streaming langsung adalah teknik pemasaran ketika pelaku bisnis mengadakan acara belanja virtual secara real time (waktu nyata) untuk memamerkan dan menjual produk mereka kepada pelanggan.Penjualan streaming sedang naik daun untuk pelaku bisnis. Tak hanya toko-toko besar yang sudah memiliki merek terkenal, tetapi pengecer dan pelaku UMKM yang tak memiliki lapak juga bisa menjalankan strategi pemasaran ini.

Dengan memanfaatkan media sosial untuk menawarkan produk secara langsung, baik penjual maupun pembeli sama-sama mendapat keuntungan. Pembeli lebih puas dan cepat mengambil keputusan untuk membeli karena bisa melihat produk secara langsung. Produk fashion (pakaian, tas, sepatu, dan lainnya) masih menjadi favorit sistem belanja streaming langsung, diminati 7 dari 10 responden. Kepuasan konsumen yang bisa langsung melihat produk fashion yang ditawarkan (model, bahan, warna, ukuran) menjadi nilai tambah yang dapat memengaruhi keputusan konsumenuntuk membeli.Produk makanan, kecantikan, dan rumah tangga juga cukup diminati melalui livestream shop\ping. Di pasar Indonesia, prospek penjualan streaming langsung cukup menjanjikan. Riset Ipsos menemukan, 78 % konsumen pernah mendengar dan mengetahui alternative belanja melalui live streaming, bahkan 71 % telah mengaksesnya, dan 56 % mengaku pernah membeli produk melalui live streaming selama pandemi. Indonesia menjadi pasar potensial bagi perkembangan e-commerce, termasuk livestream shopping. McKinsey melaporkan, orang Indonesia termasuk pengguna teknologi digital paling antusias di dunia. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan empat jam sehari untuk mengakses internet di perangkat seluler (dua kali rata-rata orang AS). Perdagangan daring juga berkembang pesat. Tercatat 30 juta orang Indonesia bertransaksi daring, menciptakan pasar 8 miliar USD. Diprediksi pasar tumbuh lebih dari 40 miliar USD dalam lima tahun ke depan, 60 % penjualan disumbang oleh perdagangan daring melalui lokapasar, antara lain Tokopedia,Shopee, dan Lazada. Sisanya dilakukan melalui media social Facebook, Instagram, Youtube, Twitter, Tik Tok, dan lainnya. (Yoga)


”Livestream Shopping" Semakin Populer

KT3 26 Apr 2022 Kompas

Pergeseran sistem perdagangan sebagai dampak pandemi membuat system livestream shopping atau penjualan langsung naik daun. Potensi besar pasar Indonesia menjadi modal bagi strategi marketing ini tumbuh pesat. Seiring banyaknya waktu orang di rumah sepanjang pandemi, terjadi peningkatan transaksi berbasis digital atau e-commerce. Berdasarkan laporan BI, di tengah pandemi, bisnis dagang berbasis digital ini diproyeksi tumbuh 33,2 % dari tahun 2020 yang mencapai Rp 253 triliun menjadi Rp 337 triliun pada 2021. Bisnis e-dagang di Indonesia semakin menjanjikan. Tumbuhnya bisnis e-dagang tersebut, juga disokong maraknya strategi penjualan streaming langsung atau dikenal dengan livestream shopping atau live commerce. Penjualan streaming langsung adalah teknik pemasaran ketika pelaku bisnis mengadakan acara belanja virtual secara real time (waktu nyata) untuk memamerkan dan menjual produk mereka kepada pelanggan.Penjualan streaming sedang naik daun untuk pelaku bisnis. Tak hanya toko-toko besar yang sudah memiliki merek terkenal, tetapi pengecer dan pelaku UMKM yang tak memiliki lapak juga bisa menjalankan strategi pemasaran ini.

Dengan memanfaatkan media sosial untuk menawarkan produk secara langsung, baik penjual maupun pembeli sama-sama mendapat keuntungan. Pembeli lebih puas dan cepat mengambil keputusan untuk membeli karena bisa melihat produk secara langsung. Produk fashion (pakaian, tas, sepatu, dan lainnya) masih menjadi favorit sistem belanja streaming langsung, diminati 7 dari 10 responden. Kepuasan konsumen yang bisa langsung melihat produk fashion yang ditawarkan (model, bahan, warna, ukuran) menjadi nilai tambah yang dapat memengaruhi keputusan konsumenuntuk membeli.Produk makanan, kecantikan, dan rumah tangga juga cukup diminati melalui livestream shop\ping. Di pasar Indonesia, prospek penjualan streaming langsung cukup menjanjikan. Riset Ipsos menemukan, 78 % konsumen pernah mendengar dan mengetahui alternative belanja melalui live streaming, bahkan 71 % telah mengaksesnya, dan 56 % mengaku pernah membeli produk melalui live streaming selama pandemi. Indonesia menjadi pasar potensial bagi perkembangan e-commerce, termasuk livestream shopping. McKinsey melaporkan, orang Indonesia termasuk pengguna teknologi digital paling antusias di dunia. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan empat jam sehari untuk mengakses internet di perangkat seluler (dua kali rata-rata orang AS). Perdagangan daring juga berkembang pesat. Tercatat 30 juta orang Indonesia bertransaksi daring, menciptakan pasar 8 miliar USD. Diprediksi pasar tumbuh lebih dari 40 miliar USD dalam lima tahun ke depan, 60 % penjualan disumbang oleh perdagangan daring melalui lokapasar, antara lain Tokopedia,Shopee, dan Lazada. Sisanya dilakukan melalui media social Facebook, Instagram, Youtube, Twitter, Tik Tok, dan lainnya. (Yoga)


Perempuan Wirausaha

KT3 26 Apr 2022 Kompas

Menkominfo Johnny G Plate saat membuka webinar Women in Digital Entrepreneurship, 21 April 2022, mengatakan, tingkat partisipasi perempuan Indonesia dalam kewirausahaan tertinggi di Asia Tenggara. Pernyataannya ini mengutip laporan riset Google bertajuk Advancing Women in Entrepreneurship (November 2020). Studi tersebut menyurvei secara daring 18.123 perempuan dan laki-laki di 12 negara. Selain Indonesia, 11 negara lain juga disurvei, yaitu Argentina, Brasil, Jepang, Kenya, Korsel, Malaysia, Meksiko, Nigeria, Afsel, Thailand, dan Vietnam. Mereka berasal dari beragam latar belakang pendidikan, profesi, dan lokasi geografis. Separuh responden perempuan di Indonesia mengidentifikasi diri sebagai pengusaha. Ini tertinggi dibanding 11 negara lain yang diteliti. Baik responden laki-laki maupun perempuan di Indonesia menempatkan waktu berkualitas bersama keluarga di jajaran lima alasan teratas mengapa mereka mengejar atau tertarik menjadi wirausaha.

Kemauan kuat perempuan Indonesia menjadi wirausaha juga tecermin dalam Survei Populix bertajuk The Women preneurial Spirit in Indonesia (2022). Sebanyak 35 % dari 743 responden perempuan wirausaha beralasan menjadi pengusaha karena ingin membantu perekonomian keluarga, 67 % di antaranya tetap ingin melanjutkan usaha. Mereka tidak segan memanfaatkan momen tertentu, seperti Ramadhan, untuk meningkatkan penjualan. Selain dari mulut ke mulut, 68 % responden menyebut pernah memakai aplikasi pesan instan dan media sosial untuk promosi. Hanya saja, tidak banyak perempuan calon wirausaha percaya diri. Mereka umumnya takut gagal dan tidak yakin bagaimana berbisnis dengan teknologi digital. Sementara di kalangan perempuan yang sudah menjadi pengusaha, mereka mengakui salah satu hambatan terbesar adalah kurangnya keterampilan pemasaran, terutama pemasaran digital.Di kalangan perempuan kelas menengah bawah, cerita perempuan terjun menjadi wirausaha dan memakai teknologi digital lebih kompleks lagi. Mulai dari keterbatasan kepemilikan perangkat sampai keterbatasan akses jaringan internet. (Yoga)


BI Gelar Lomba Inovasi Mata Uang Digital

KT3 26 Apr 2022 Kompas

BI dan Bank International Settlement (BIS) Innovation Hub menggelar G20 Techsprint Initiative 2022. Tahun ini temanya adalah  pengembangan mata uang digital bank sentral atau Central Bank Digital Currencies. Demikian disampaikan Kepala Departemen Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendrata, Senin (25/4). (Yoga)

Menimbang Dampak Pajak Kripto

KT3 22 Apr 2022 Kompas

Mulai 1 Mei 2022, pemerintah akan mengenakan pajak atas transaksi perdagangan aset kripto sebagaimana diatur Permenkeu No 68/PMK.03/2022 tentang PPN dan PPh atas Transaksi Perdagangan Aset Kripto. Ketentuan itu menimbang bahwa aset kripto, sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka sesuai dengan ketentuan perundang-undangan bidang perdagangan, telah berkembang luas di masyarakat. Guna memberikan kepastian hukum, pemerintah menilai perlu mengatur ketentuan PPN dan PPh atas transaksi perdagangan aset kripto, dengan tarif PPN 0,11 % jika transaksi diselenggarakan pedagang aset kripto (exchanger) yang terdaftar di Bappebti dan PPN 0,22 persen jika transaksi dilakukan melalui pedagang yang tidak terdaftar di Bappebti. Sementara tarif PPh Pasal 22 final ditetapkan 0,1 % jika transaksi melalui pedagang yang terdaftar di Bappebti dan 0,2 % jika transaksi dilakukan pedagang yang tak terdaftar di Bappebti. Peraturan itu juga menetapkan jasa penambangan (mining) aset kripto sebagai jasa kena pajak. Tarif PPN-nya 10 % dari tarif PPN umum atau 1,1 % dikali nilai berupa uang yang diterima penambang (miner). Penambang aset kripto juga dikenai PPh final 0,1 % dari nilai transaksi.

Selain mendongkrak adopsi teknologi digital, pandemi Covid-19 turut mendorong pertumbuhan pasar kripto di Indonesia. Namun, perkembangan itu rentan terdampak kebijakan. Situasi di India, meski mematok tarif pajak yang jauh lebih tinggi, bisa jadi cermin. Cointelegraph yang mengutip data perusahaan riset kripto, Crebaco, melaporkan, volume perdagangan kripto di bursa-bursa yang berbasis di India turun ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir setelah aturan pajak kripto baru negara itu berlaku pada 1 April 2022. India mengenakan pajak 30 % atas keuntungan dari transaksi kripto. Situasi serupa bisa terjadi di Tanah Air meski dengan kadar berbeda. Para investor lokal bisa ”migrasi” massal ke pedagang-pedagang kripto yang berbasis di luar negeri guna menghindari pajak. Apalagi, mereka bisa dengan mudah menjangkau bursa-bursa di luar hanya dengan gawainya, sementara pemerintah belum dapat memastikan dapat mengontrol pedagang-pedagang aset kripto di luar negeri. (Yoga)


Mudik dan Belanja Lebaran Ramai di Media Sosial

KT3 22 Apr 2022 Kompas

Daya tarik Lebaran di segi ekonomi  terekam dalam perbincangan warganet di media sosial dan pemberitaan media massa daring. Berdasarkan pantauan Litbang Kompas melalui aplikasi Talkwalker selama sepekan (11-17 April 2022), terdapat 2.425.000 perbincangan warganet dari berbagai platform media social terkait kata kunci ”Lebaran” dan ”Idul Fitri”. Perbincangan ini telah menghasilkan interaksi sebanyak 1,1 juta akun pengguna media sosial. Selain soal mudik, topik tertinggi ialah perbincangan seputar mode pakaian Lebaran yang menjadi perhatian warganet. Momentum ini juga dimanfaatkan oleh lokapasar untuk menyebarkan promosi di media sosial. Salah satu toko daring yang berhasil memanfaatkan momentum ini ialah Lazada Indonesia yang menduduki urutan teratas percakapan tertinggi di kalangan warganet. Lazada Indonesia berhasil menggaet 92,5 ribu interaksi warganet melalui video singkat di platform Tiktok. Di kanal tersebut, Lazada Indonesia mempromosikan event Lebaran Mega Sale yang berisi berbagai diskon untuk berbagai barang, khususnya pakaian, yang menjadi incaran konsumen menjelang Lebaran.

Lokapasar lainnya yang juga gencar memanfaatkan momentum ini ialah Shopee Indonesia.Tagar#KetupatShopee menjadi tagar terpopuler yang digunakan warganet, terutama di Twitter. Sebab, setiap hari hingga hari raya nanti, Shopee Indonesia menggelar kuis berhadiah dan warganet yang terlibat wajib menyertakan tagar tersebut. Fenomena lainnya yang dapat dicermati di Twitter ialah semakin gencarnya para pemilik toko daring yang menjajakan foto barang jualannya secara sporadis, misalnya di kolom komentar suatu cuitan. Usaha promosi terselubung seperti ini juga diikuti oleh akun-akun dropshipper dan reseller dari berbagai toko daring. Tujuannya tentu sama, memanfaatkan momentum persiapan Lebaran untuk menarik pembeli. Gencarnya promosi jualan ti- dak hanya di sektor ritel pakaian, tetapi juga menjalar ke sektor jual beli kendaraan. Dalam rekaman kata kunci dan tagar terkait ”Lebaran” dan ”Idul Fitri”, terdapat cukup banyak tagar promo mobil bekas dan baru, khususnya tipe SUV (sport utility vehicle) yang cocok digunakan sebagai sarana mudik bersama keluarga. (Yoga)