Digital Ekonomi umum
( 1150 )Akses e-Katalog untuk UMKM Disederhanakan
Pemerintah berkomitmen menyederhanakan birokrasi yang menyulitkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengakses sistem belanja negara lewat layanan elektronik pengadaan barang dan jasa. Demikian disampaikan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas saat dihubungi, Selasa (21/6), di Jakarta. (Yoga)
Warga RI Semakin Sadar dengan Keamanan Digital
Populix, perusahaan penyedia layanan consumer insights yang menghubungkan individu, pelaku usaha UMKM, serta start-up, menyebutkan bahwa warga negara Indonesia (RI) semakin memiliki kesadaran keamanan digital ketika aktif di dunia maya (Internet). Hal tersebut merupakan kesimpulan dari sebuah survey untuk melihat kebiasaan masyarakat Indonesia dalam bermedia sosial serta pandangannya terhadap metaverse sebagai masa depan internet. Survei diadakan untuk memperingati Hari Media Sosial Indonesia yang jatuh setiap tanggal 10 Juni. Studi bertajuk Social Media Habit and Internet Safety itu menunjukkan bahwa 87% responden mengakses media sosial dalam satu bulan terakhir. Selanjutnya, YouTube (94%) dan Instagram (93%) menempati posiisi sebagai dua paltform media sosial yang paling banyak digunakan responden, disusul TikTok (63%), Facebook (59%) dan Twitter (54%). Chief Technology Offering Populix Jonathan Benhi mengatakan, dewasa ini, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. (Yetede)
Jaga Kenyamanan Data, BRI Gunakan Teknologi Terkini dan Standar Internasional
Di-era Digital saat ini, ancaman siber selalu berkembang dan berusaha untuk mengeksploitasi sekecil apapun celah yang ada. Perbankan menyadari perlunya untuk selalu melakukan evaluasi dan memahami apa vulnerability yang dimiliki, pola dan tren apa yang dilakukan oleh para fraudster untuk melakukan kejahatan perbankan. Direktur Digital & Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha yang mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggunakan AI (Artificial Intelegence) guna memahami pola-pola froud & threat yang terjadi, sehingga BRI dapat memberikan tindakan preventif serta respon yang cepat dan tepat untuk menghadapi resiko-resiko kejahatan siber seperti upaya pencarian data. "Dalam pemilihan teknologi yang digunakan BRI dipilih melalui metode yang tepat dengan mempertimbangkan hasil kajian dan analisa resiko. Sehingga teknologi yang digunakan untuk melindungi data nasabah merupakan teknologi yang dapat meminimalisir resiko kebocoran data," ungkapnya. (Yetede)
Ramai-ramai Merayakan NFT
Galam Zulkifli (51) pelukis kelahiran Sumbawa, NTB, yang kini tinggal di Yogyakarta menceritakan pengalaman manis yang ia rasakan pada Maret 2022. Salah satu karya seni NFT berbasis lukisan yang ia unggah di ”jagat” Etherium laku senilai 5 ETH, setara Rp 225 juta di salah satu semesta maya itu. Di dalam kesepakatan transaksi NFT, Galam menyertakan lukisan fisik turut dikirim kepada pembeli jika karya digitalnya terbeli.Musisi Indra Lesmana (56) meraup sejumlah uang kripto dengan mata uang Matic lewat lelang album In The Moment di lokapasar karya NFT bernama Netra pada akhir April 2022. Indra juga merasakan, medium baru NFT itu patut dirayakan. ”Bagi saya, NFT berpihak kepada seniman, termasuk musisi. Ketika karyanya terjual di NFT, uang yang diperoleh langsung diterima kreator tanpa potongan-potongan lainnya,” ujar Indra, yang kini menetap dan berkarya di Sanur, Bali. Dari hasil lelang album InThe Moment, Indra memperoleh 1.850 Matic setara Rp 40 juta.
Akademisi ISI Yogyakarta, Sudjud Dartanto, sedang menyelesaikan program studi doktoralnya. Risetnya terkait karya seni digital yang diunggah ke metaverse, terutama NFT. Menurut Sudjud, karya seni NFT semata-mata sebagai karya seni digital teregistrasi atau tercatat di dalam teknologi rantai blok atau blockchain internet. Sementara karya seni kripto, lanjutnya, lebih meluas lagi. Karya seni kripto tidak sekadar tercatat di rantai blok internet, tetapi memiliki peluang pengembangan oleh tiga disiplin, meliputi seniman kripto, desainer, dan ilmuwan pengembang kripto. Di situ tetap ada penggalian masalah finansial secara mandiri. ”Produk yang bagus akan bertahan di ranah kripto. NFT menjadi momentum penting bagi seniman, bagi kreator, karena di situ terjadi desentralisasi dan divalidasi secara kolektif disertai konsensus yang membuat NFT dipercaya,” ujar Sudjud. Meski sekarang mata uang kripto anjlok, NFT justru berpeluang berkembang. NFT menjadi produk peradaban terkini, dan patut kita rayakan. (Yoga)
Indonesia Butuh Lebih Banyak Talenta Digital
Indonesia perlu memiliki banyak talenta digital untuk menghadapi dunia bisnis dengan daya saing digital yang ketat. ”Transformasi digital kini merupakan poin kunci yang menjadi concern semua pihak. Kami ingin menghadirkan tantangan dan peluang yang dimiliki oleh transformasi digital,” ujar pendiri sekaligus CEO Binar Academy Alamanda Shantika, Kamis (9/6) di Jakarta. (Yoga)
GoTo Siapkan Strategis Percepat Profitabilitas
Perusahaan ekosistem digital PT GoTo Gojek Indonesia Tbk (GOTO) menyiapkan empat strategi bisnis untuk memperkuat pangsa pasar di Tanah Air, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis perseroan secara berkelanjutan dan mempercepat langkah menuju profitabilitas. CEO Group GoTo Andre Soelityo menjelaskan, keempat strategi itu yakni pertama, meningkatkan cross selling antar-platform. Kedua, memaksimalkan strategi hyperlocal pada layanan logistik dan pemenuhan (fulfilment). Ketiga, mengintegrasikan layanan fintech antar-platform secara lebih dalam. Terakhir, meningkatkan layanan value-added (nilai tambah) untuk memberi lebih bagi mitra driver dan merchant. "Perjalanan GoTo baru berlangsung satu tahun, oleh karena itu kami akan mengoptimalkan keunggulan bersaing kami akan mendorong kemajuan dan membawa dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat," jelas Andre pada paparan publik secara virtual, Jumat (10/16). (Yetede)
Pencarian Info secara Daring Terus Tumbuh
Pencarian info properti, khususnya rumah tinggal, melalui kanal daring terus tumbuh. Faktor kemudahan mengakses internet jadi pertimbangan konsumen. Menurut Vice President of Corporate Sales Lamudi Michael Kauw, Rabu (8/6) fenomena itu menjangkiti konsumen lintas generasi. Pertumbuhan tak hanya di kalangan warga usia 25-34 tahun, tetapi juga warga umur 45-54 tahun. (Yoga)
Selisik di Balik Sensasi NFT
Blockchain adalah teknologi yang menjadi dasar bitcoin, ether, dan NFT. Blockchain bisa dibilang adalah buku catatan transaksi yang terdistribusi. Pengajar ilmu komputer ITB, Budi Rahardjo, menganalogikan, blockchain bekerja dengan cara seperti sebuah tempat pemungutan suara (TPS) di mana setiap pemilih juga mencatat hasil suara. Dalam konteks blockchain, setiap transaksi mata uang kripto akan dicatat pada jaringan ribuan komputer di seluruh dunia yang juga akan memvalidasi setiap transaksi. Alhasil, orang yang tidak memiliki akses sah tidak bisa memanipulasi informasi yang ada karena datanya tersimpan dan terdistribusi di ribuan ”buku catatan”. Selain itu, buku catatan ini bersifat publik, di mana setiap orang bisa melihatnya. Nah, selain transaksi aset kripto seperti bitcoin dan ether, status kepemilikan setiap aset NFT memiliki catatannya di blockchain. Dengan demikian, setiap aset NFT memiliki catatan unik di blockchain. Dengan pencatatan ini, setiap aset NFT bisa dilihat kepemilikannya dan juga terdeteksi apabila berpindah tangan.
NFT tidak selalu berbentuk file gambar. Memang, dua contoh besar kesuksesan penjualan NFT, seperti kolase karya Beeple (terjual dengan harga 69 juta USD atau Rp 1 triliun) dan kumpulan foto swafoto milik Ghozali (mencapai Rp 13 miliar), keduanya adalah file gambar. Aset NFT bukan berarti file gambar JPG-nya tidak bisa digandakan. Hal yang tidak bisa digandakan adalah rekaman catatan yang ada di blockchain. ”NFT mungkin bisa dianalogikan sebagai sertifikat keaslian yang Anda dapat ketika membeli sebuah patung mahal, misalnya. Patung itu memang bisa ditiru atau digandakan, tetapi karena punya sertifikatnya, Anda bisa membuktikan kalau Anda adalah pemilik aslinya,” tutur kolumnis teknologi New York Times, Kevin Roose. Klaim kepemilikan NFT pada dasarnya sebuah cara mengklaim kepemilikan suatu benda digital. Kemampuan untuk meng-copy dan mem-paste membuat konsep scarcity atau kelangkaan menjadi semacam hal yang agak mustahil di dunia digital. Konsep kelangkaan terhadap aset digital inilah yang membuat harganya bisa melambung.
Dengan NFT, seorang seniman bisa menciptakan karya seni, baik itu visual maupun audio, yang langka secara digital. Dengan harga yang tinggi ini, Tidak ada yang bisa memberi garansi harga NFT dan nilai aset kripto. Semua tergantung mekanisme pasar; makin tinggi minat dan permintaan, makin tinggi pula harganya. Namun, kini pasar NFT dan aset kripto pun sedang melandai. Dalam sebulan terakhir, volume penjualan NFT Ethereum di platform NFT terbesar, OpenSea, telah turun sebesar 68,4 %, menurut firma pelacak pasar NFT, DappRadar. Rerata harga jual NFT di sejumlah platform pun menurun. Di platform BloctoBay, misalnya, harga jual NFT turun 66 % menjadi setara 51,64 USD. Dengan mendinginnya pasar, pemanfaatan NFT sudah mulai bergerak ke fungsi utility atau kegunaan. Misalnya, NFT dijadikan sebagai tiket konser atau kegiatan tertentu. Bahkan, sejumlah platform NFT musik seperti Royal dan Opulous memungkinkan fans yang membeli NFT dari musisi kegemaran mereka turut mendapatkan bagian royalti. Hal ini dimungkinkan melalui sebuah smart contract yang terprogram pada kode setiap aset. (Yoga)
UMKM Melejit lewat Digitalisasi dan Dukungan
Daya saing dan inovasi ekonomi digital UMKM berkembang. Meski begitu, perlu dorongan banyak pihak demi peningkatan kontribusi pelaku usaha di masa pemulihan ekonomi saat ini seiring perannya yang signifikan menciptakan lapangan kerja. Berdasarkan data Kemenkop dan UKM, 19 juta UMKM terhubung ekosistem digital, tumbuh 100 % sejak sebelum pandemi Covid-19. ”Targetnya menjadi 30 juta pada 2024,” kata Menkop dan UKM Teten Masduki dalam Bincang Kompas bertema ”Inovasi UMKM dan Ekosistem Digital untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi” di Hotel Kampi, Surabaya, Jatim, Selasa (7/6).
”Tahun ini ditargetkan 1 juta produk UMKM masuk sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik atau e-katalog. Saat ini sudah 326.990 produk. Pemerintah terus mengawal program 40 % pengadaan barang dan jasa bagi produk UMKM,” ujar Teten. Strategi lain, pemerintah pusat membangun kemitraan usaha besar dan kecil, baik bersama BUMN maupun swasta, sehingga UMKM menjadi rantai pasok industri nasional. Belajar dari Jepang, Vietnam, dan Korsel, pelaku UMKM satu paket dengan ekosistem pengembangan usaha. Teten pun mengapresiasi peran Sampoerna Entrepreneurship Training Center mendampingi ribuan UMKM di lebih dari 70 kota dengan mendirikan pusat pelatihan kewirausahaan terpadu pada 2007. (Yoga)
Bertemu Dubes Uni Eropa, Kemkominfo Bahas Investasi
Menteri Komunikasi dan Informatika (menkominfo) Johnny G Plate bertemu dengan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket. Pertemuan tersebut membahas tentang potensi investasi sektor digital di Indonesia. Selain itu, juga terkait potensi kerja sama disektor infrastruktur global. "Ada dua hal yang kami diskusikan. Pertama adalah, yang berkaitan dengan potensi kerja sama di sektor infrastruktur digital. Tidak hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana untuk memungkinkan investasi dari Uni Eropa di Indonesia, secara khusus terkait dengan produksi-produksi dalam negeri," kata Jhonny di Kantor Kemenkominfo, di Jakarta, Selasa (7/6).
Apalagi, kata jhonny, pertemuan tingkat Menteri serta pengambil keputusan dari UE akan dilakukan dalam acara Digital Economy Working Group (DEWG), pada awal September 2022 di Bali. "Dengan UE terus kita bicarakan, apalagi di saat-saat pandemi Covid-19. Pengambilan-pengambilan keputusan dari UE yang juga berencana untuk hadir rapat tingkat Menteri di DEWG awal September di Bali. Itu juga yang kami diskusikan. Dan tentu ada hal-hal lain yang berkaitan dengan hubungan antara Indonesia dengan UE," tambah Jhonny. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Kemkes-BSSN Klaim Data Pengguna eHAC Tak Bocor
03 Sep 2021 -
UU Keamanan Data Tiongkok Resmi Berlaku
02 Sep 2021 -
Kinerja Ekspor, Perikanan Jadi Energi Baru
29 Aug 2021 -
Grup Djarum Siapkan Rencana IPO Blibli
29 Aug 2021









