;
Tags

Digital Ekonomi umum

( 1150 )

Kans NetApp Dari Pesatnya Ekonomi Digital

KT1 05 Dec 2022 Tempo (H)

Pertumbuhan digitalisasi didalam negeri membawa angin segar untuk NetApp Indonesia, perusahaan global penyedia perangkat lunak berbasis komputasi awan. Melansir laporan e-Conomy 2022 yang dikeluarkan Google, Temasek, dan Bain, ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$ 77 miliar tahun ini, naik 22% dari tahun sebelumnya yang sebesar US$ 63 miliar. Nilainya diperkirakan terus tumbuh hingga US$ 130miliar pada 2025 dan diestimasi meningkat menjadi US$ 220-360 miliar pada 2030. "Saat organisasi mempercepat upaya digitalisasi, saya yakin cloud akan menjadi bagian  yang sangat penting karena semakin banyak yang memindahkan beban kerjanya ke cloud dan mengadopsi strategi cloud hybrid," tutur Country Manager NetApp Indonesia Adir Ginting. Adir yang memimpin NetApp Indonesia sejak November 2021, tak ingin melewatkan momentum tersebut. Sasarannya mulai dari usaha UMKM hingga perusahaan multinasional. (Yetede)

Indeks Literasi Perkuat UMKM

KT3 30 Nov 2022 Kompas

Indeks yang mencerminkan tingkat literasi ekonomi digital di tataran kabupaten/kota bisa jadi landasan kebijakan penguatan UMKM, termasuk untuk mengekspor produknya. Produk ekspor UMKM bisa makin berdaya saing jika pelaku usaha bergabung sebagai suatu komunitas berbasis daerah yang terintegrasi dengan industri. Tim Litbang Kompas dan Lazada mempublikasikan studi berjudul ”Indonesia Digital Economy Literacy Index 2022” pada Indonesia Digital Economy Conference yang digelar di Jakarta, Selasa (29/11). Studi ini menganalisis data sekunder untuk menilai 514 kota/kabupaten se Indonesia. Selain itu, ada wawancara terhadap 1.200 responden di 18 kota/kabupaten dalam penelitian tersebut. Ada lima dimensi yang di-aji dalam perumusan indeks untuk setiap kota/kabupaten, yakni infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, pengadopsian inovasi dan teknologi, penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, serta ekosistem e-dagang.

Skor indeks berada di rentang 1-7. Di kelompok kota, Bandung, Jabar, memperoleh indeks tertinggi, yakni 5,34. Sementara di kelompok kabupaten, Sleman, DI Yogyakarta, menempati posisi teratas dengan indeks 5. Menurut Executive Director Lazada Indonesia Ferry Kusnowo, data indeks tersebut dapat menjadi acuan menganalisis tingkat literasi ekonomi digital UMKM berbasis wilayah serta menyusun strategi untuk memperkuat ekspor UMKM. Melalui program yang baru berjalan enam bulan terakhir, kata Ferry, Lazada telah memfasilitasi 100-200 pelaku UMKM yang sudah memiliki kapasitas untuk ekspor. Negara tujuannya adalah Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Ferry optimistis, permintaan ekspor produk UMKM meningkat. Salah satu pelaku UMKM asal Bandung yang mengekspor gamis ke Filipina, misalnya, memasok produknya ke Filipina lebih besar dibandingkan di dalam negeri. Artinya, model yang diproduksi pelaku tersebut cocok dengan selera pasar Filipina. (Yoga)


UMKM Penopang Ekonomi Digital

KT3 25 Nov 2022 Kompas

UMKM diperkirakan menjadi penopang ekonomi digital Indonesia di masa mendatang, karena besarnya jumlah unit usaha dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Guna mewujudkan potensi itu, pelaku usaha tetap perlu didorong meningkatkan kapasitasnya. Demikian poin yang mengemuka dalam diskusi Kompas100 CEO Forum-CEO Live Series dengan tema ”Mendorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Naik Kelas Melalui Go Digital”, di Jakarta, Kamis (24/11). Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebut, pada 2021 sebanyak 99 % sektor usaha di Indonesia merupakan UMKM. Perhatian besar terhadap UMKM tak lepas dari kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Pada 2021 kontribusinya 60,5 % PDB, menyerap 96,9 % tenaga kerja, dan menyumbang 15,69 % ekspor nasional. Potensi ekonomi digital Indonesia di masa mendatang sangat besar. Mengutip laporan ekonomi digital yang dirilis Google, Temasek, dan Bain, nilai ekonomi digital Indonesia tahun 2021 mencapai Rp 416 triliun. Adapun pada 2030 pertumbuhan ekonomi digital diperkirakan tumbuh 13 kali lipat lebih besar menjadi Rp 5.600 triliun. Digitalisasi, banyak membantu UMKM bertahan selama pandemi Covid-19. Dengan bergabung di ekosistem digital, UMKM bisa mengakses pasar yang lebih luas dan memperoleh alternatif pendanaan.

Sebelum pandemi, baru 8 juta UMKM tergabung dalam ekosistem digital. Saat ini, sampai Oktober 2022, tercatat 20,24 juta UMKM, dan 30 juta UMKM ditargetkan terhubung ke ekosistem digital tahun 2023. Lekatnya ekonomi digital dengan UMKM dibuktikan di lokapasar Tokopedia. Menurut Co-Founder & Vice Chairman Tokopedia Leontinus Alpha Edison, 90 % produk yang dipasarkan di Tokopedia berasal dari  UMKM. ”Digitalisasi sangat membantu UMKM menjangkau pasar lebih luas sehingga bisa meningkatkan kapasitas UMKM itu sendiri,” ujarnya. Kendati sudah dipermudah oleh digitalisasi, menurut Leon, UMKM tetap harus meningkatkan kapasitas produkdan layanan. Produk yang ditawarkan juga harus terus ditingkatkan kualitasnya. Selain itu, pedagang perlu berlatih merespons dan mengirim barang dengan cepat. Produk UMKM Indonesia, lanjutnya, mempunyai potensi besar untuk menjadi unggulan, bahkan menembus pasar global. Namun, mereka perlu dibantu untuk terus bisa meningkatkan kapasitasnya. (Yoga)


Digitalisasi Jadi Motor Pertumbuhan

KT3 23 Nov 2022 Kompas

Kendati banyak perusahaan teknologi tengah mengalami rasionalisasi struktur biaya, ekonomi digital dinilai tetap menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Meluasnya penetrasi internet dan pola konsumsi masyarakat yang makin lekat dengan digitalisasi akan mengakselerasi ekonomi  digital di Tanah Air. Demikian benang merah dalam diskusi Kompas 100 CEO Forum-CEO Live Series, Selasa (22/11) di Jakarta. Hadir sebagai pembicara, Managing Partner East Ventures Roderick Purwana, Chief Executive Officer (CEO) Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) Mia Melinda, dan Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi. Roderick mengatakan, perekonomian digital berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama selama pandemi Covid-19. Ke depan, terbuka peluang pertumbuhan ekonomi digital makin terakselerasi. ”Saatini baru bagian awalnya saja. Kita akan memasuki era keemasan ekonomi digital dalam 5-10 tahun ke depan,” ujar Roderick. Ia menjelaskan, laju pertumbuhan ekonomi digital ditopang oleh jumlah pengguna internet yang telah mencapai lebih dari 200 juta orang. Selain itu, pandemi yang membatasi mobilitas orang juga telah mengakselerasi digitalisasi secara lebih cepat.

Berdiri pada 2009, East Ventures telah berinvestasi ke berbagai perusahaan rintisan, bukan hanya di Indonesia, melainkan juga negara lain, seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Pperusahaan yang disuntik dana oleh East Ventures, antara lain, GoTo, Traveloka, dan Fore. Roderick mengaku sangat beruntung menyaksikan kelahiran ekonomi digital sejak awal hingga saat ini. Salah satunya adalah saat East Ventures menginvestasikan dana di Tokopedia sejak 2010. ”Kami beruntung melihat pertumbuhan ekonomi digital dari awal perintisannya hingga terus berkembang sampai saat ini. Kami yakin di masa depan ekonomi digital akan makin bertumbuh,” ujar Roderick. Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, pandemi telah mengubah perilaku konsumen menjadi kian akrab dengan digitalisasi. Ketika pandemi mulai mereda dan kegiatan luring sudah menggeliat, perilaku digital konsumen tidak akan menurun. Menurut Neneng, selama pandemi, pihaknya telah membantu 2 juta UMKM masuk ke ekosistem digital. Selain itu, pihaknya juga telah membantu 5.200 pedagang pasar di tujuh kota memanfaatkan teknologi digial. (Yoga)


Investor Makin Gencar Sasar Sektor ESG

KT3 22 Nov 2022 Kompas

Seiring tuntutan global akan ekonomi hijau dan berkelanjutan, investasi semakin gencar menyasar perusahaan-perusahaan yang mengedepankan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social, and governance/ESG, termasuk dari perusahaan modal ventura. Ke depan, prinsip keberlanjutan diharapkan menjaga stabilitas perusahaan di tengah dinamika ekonomi global. Senior Investment Associate at East Venture Gavin Adrian, dalam Kompas CEO On Stage bertajuk ”Investing with Purpose” di kampus Fakultas Teknik, UI, Depok, Jabar, Senin (21/11) mengatakan, pihaknya terus menggenjot investasi di sektor itu, misalnya pada bidang climate tech atau  perusahaan teknologi terkait pengurangan emisi.

 ”Bagaimana agar portofolio atau framework-nya diarahkan ke arah sana, terutama untuk growth stage company atau yang sudah lebih lanjut. East Ventures, imbuh Gavin, telah menjadi platform yang melakukan investasi ke perusahaan-perusahaan digital atau rintisan. Tidak hanya pada early stage, tetapi juga pada tahap tumbuh dan maju. Saat ini, investasi sudah diberikan kepada lebih dari 250 perusahaan di Asia Tenggara, mayoritas berada di Indonesia. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Teguh Dar-tanto menuturkan, investasi perlu perencanaan dan tujuan matang serta jelas, bukan sekadar ikut-ikutan atau Fear Of Missing Out (FOMO). (Yoga)


Terteror Transaksi Fiktif

KT3 19 Nov 2022 Kompas

Janji manis menggiurkan mendapatkan keuntungan besar secara cepat tanpa modal berbalik menjadi teror yang menghantui ratusan mahasiswa dan warga lainnya dari modus transaksi fiktif di toko daring milik SAN. ”Takut, malu. Sampai saat ini masih ada teror meski tak sesering beberapa bulan dan minggu kemarin. Saya benar tidak tahu apa-apa, tidak tahu ini penipuan,” kata AL (20), salah satu mahasiswi IPB University, Jumat (18/11). AL adalah salah satu dari ratusan korban penipuan yang namanya tidak mau disebut karena takut identitasnya terungkap dan teror penagih utang kembali datang. Mereka terjerat bujuk rayu SAN yang menawarkan para korban membeli barang dari toko daringnya dengan menggunakan fasilitas bayar kemudian (paylater) di lokapasar resmi. Namun, pesanan itu disepakati dari awal sebagai pesanan fiktif alias tidak ada barang riil yang dibeli. SAN menjanjikan ada keuntungan dari pembelian daring walaupun fiktif dan dari pencairan dana hasil pembayaran via paylater. SAN akan memberi 10 % keuntungan dari transaksi fiktif itu kepada para korban. Pembayaran tagihan paylater pun akan diurus SAN. Namun, janji tinggal janji. Tagihan tak dibayar-bayar hingga bunga berbunga dan nilai utangnya membengkak. Bagi hasil pun omong kosong belaka. AL tak mengenal SAN dan bisa tercebur dalam modus investasi bodong tersebut karena mengikuti ajakan kakak tingkat di kampusnya pada Agustus tahun ini. Awalnya, janji bagi hasil dipenuhi oleh SAN. Lama kelamaan, aliran bagi hasil dan pembayaran tagihan paylater terhenti. AL dan para korban lain mulai menanggung utang yang terus bertambah besar karena bunga dan denda menunggak tagihan. Walhasil, Al kini terlilit utang sekitar Rp 6 juta.

Anton Siburian, kuasa hukum para korban, mengatakan, kliennya terbebani dan terus mendapat teror dari para penagih utang. Beberapa korban harus menanggung beban tagihan Rp 10 juta hingga Rp 40 juta. Dari suara korban, lanjut Anton, mereka berharap modus SAN bisa dibongkar  tuntas oleh polisi dan OJK bisa memberikan kebijakan khusus, terutama perlindungan bagi para korban. Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin mengatakan, pihaknya menangkap SAN. Dari hasil penyelidikan, SAN menawarkan kerja sama pencairan dana dan bisnis pada toko daring miliknya dengan iming-iming 10 % dari setiap transaksi pembelian barang. ”Namun, ternyata toko online itu milik orang lain. Dugaan kerugian yang ditimbulkan dari tindakan pelaku mencapai Rp 2,3 miliar dari berbagai aplikasi yang ditawarkan pelaku kepada korban,” kata Iman. Mahasiswa IPB University yang jadi korban penipuan ini mencapai 116 orang. Total dengan warga non-mahasiswa kini mencapai 329 korban. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing menjelaskan, pihaknya telah bertemu dengan pimpinan IPB dan sejumlah mahasiswa yang menjadi korban pada Kamis (17/11) dan memperoleh informasi mengenai modus penipuan tersebut. ”Kasus ini bukan masalah pinjol (pinjaman daring), melainkan penipuan berkedok toko online dengan pembiayaan pembelian barang, ternyata barangnya fiktif, tetapi uangnya mengalir ke pelaku,” kata Tongam. (Yoga)


Efisiensi, GoTo Pangkas Jumlah Karyawan

KT3 19 Nov 2022 Kompas

Setelah beberapa hari diterpa rumor, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akhirnya mengumumkan pemangkasan 12 % karyawan tetap atau1.300 orang. Pemangkasan karyawan ini dilakukan demi meningkatkan efisiensi. ”Layoff adalah salah satu bentuk perampingan biaya perusahaan. Ini hal yang normal dalam sebuah business cycle,” kata analis Sucor Sekuritas, Paulus Jimmy, di Jakarta, Jumat (18/11). Perampingan ini buruk bagi karyawan, tetapi dinilai baik bagi perusahaan. Seusai pengumuman pemangkasan karyawan itu, harga saham GoTo naik 2,6 % menjadi Rp 220 per  saham. Ketidakpastian global, kenaikan bahan bakar, pangan, dan kenaikan tensi geopolitik membuat perlambatan ekonomi. ”Situasi ini menyebabkan fenomena PHK termasuk di perusahaan teknologi. Di sisi lain, kenaikan suku bunga global untuk melawan inflasi jadi terkait satu sama lain,” ujar Nafan Aji Gusta, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas.

Kenaikan tingkat suku bunga cenderung berdampak buruk pada saham-saham di sector teknologi. Rasio harga saham terhadap pendapatan meningkat dan dividen menurun. Suku bunga tinggi memperlambat laju arus kas dan bisa jadi memangkas investasi untuk inovasi di perusahaan teknologi. Dalam keterangan tertulisnya, manajemen GoTo mengatakan, tantangan makroekonomi global berdampak signifikan bagi pelaku usaha. GoTo perlu beradaptasi untuk memastikan kesiapan perusahaan menghadapi tantangan ke depan. Pada akhir kuartal kedua 2022 GoTo menghemat biaya struktural sebesar Rp 800 miliar dari berbagai aspek, seperti teknologi, pemasaran, marke- ting, dan outsourcing. Tim manajemen GoTo juga sepakat mengembalikan sebagian gaji mereka untuk mendukung langkah penghematan itu. GoTo meyakini, langkah efisiensi ini tidak memengaruhi layanan kepada konsumen serta mitra pengemudi dan pedagang. (Yoga)


Transformasi Digital Percepat Pemulihan Global

KT3 17 Nov 2022 Kompas

Presiden Jokowi kembali menegaskan agar perang segera dihentikan. Pemulihan ekonomi dunia tidak akan terjadi jika situasi dunia tidak membaik. Penegasan itu disampaikan Presiden saat membuka sesi ketiga pada hari kedua KTT G20 di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/11). Ia mengulang seruan agar perang dihentikan hingga dua kali. Ia menuturkan, setiap pemimpin negara bertanggung jawab memastikan situasi global dapat kondusif bagi masa depan dunia. Indonesia sebagai presiden G20 pun mendorong adanya transformasi digital. Sejumlah pertemuan kelompok kerja ekonomi digital pun sudah mulai dijalankan dalam Presidensi G20 Indonesia. Menurut Jokowi, ekonomi digital merupakan masa depan ekonomi dunia yang dapat menjadi pilar ketahanan pada masa pandemi. Ekonomi digital telah menyumbang setidaknya 15,5 % dari PDB global. Untuk itu, transformasi digital terus didorong sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan global.

Presiden menyampaikan, ada tiga fokus utama transformasi digital yang diusung dalam Presidensi G20 Indonesia. Pertama, kesetaraan akses digital. Saat ini, terdapat 2,9 miliar penduduk dunia yang belum terhubung dengan internet, termasuk 73 % penduduk di negara kurang berkembang. Setidaknya 390 juta orang yang tinggal di wilayah tanpa internet nirkabel. ”Ketimpangan ini harus segera kita perbaiki,” kata Jokowi. Fokus kedua adalah literasi digital. Ia mengatakan, melek digital merupakan keharusan. Literasi digital harus terjangkau bagi semua masyarakat agar bisa berpartisipasi dalam ekonomi di masa depan. Fokus ketiga mengenai lingkungan digital yang aman. Hoaks dan perundungan siber dapat memecah persatuan dan mengancam demokrasi. Kebocoran data yang terjadi akibat kejahatan siber bisa berpotensi merugikan ekonomi dunia hingga 5 triliun dollar AS pada 2024. (Yoga)


Mewujudkan Penggunaan QRIS Lintas Batas

KT3 15 Nov 2022 Tempo

BI bekerja sama dengan bank sentral empat negara ASEAN melakukan integrasi dan konektivitas sistem pembayaran digital di kawasan. Kerja sama itu diresmikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali dan dituangkan dalam bentuk dokumen kesepahaman serta kesepakatan bertajuk Regional Payment Digital Connectivity. Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan inisiatif ini akan membuka jalan penggunaan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di empat negara tetangga, yaitu Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina.

“Ini merupakan mimpi yang akhirnya menjadi nyata, sebagai inisiatif dari para gubernur bank sentral di kawasan ASEAN yang ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujar dia, kemarin. Implementasi kesepakatan di area sistem pembayaran ini juga diharapkan dapat menjadi upaya konkret untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Harapannya, setelah fase awal ini akan lebih banyak lagi negara yang terkoneksi dalam sistem pembayaran digital di regional ASEAN. Sistem pembayaran yang cepat dan efisien diharapkan dapat menjadi solusi untuk mendukung pengembangan industri pariwisata, perdagangan, ataupun UMKM. Akselerasi, kata Perry, akan terus dilakukan dengan perluasan kepesertaan dan penggunaan BI Fast, Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP), dan juga QRIS. (Yoga)


Telkom dan Indosat Kerja Sama Akselerasi Ekonomi Digitalisasi RI

KT3 15 Nov 2022 Investor daily

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) atau PT Indosat Tbk berkolaborasi untuk memberikan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat serta berperan aktif dalam mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia (RI). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan bertepatan dengan puncak acara B20 Summit di Nusa Dua, Bali, Senin (14/11). Lingkup kerja sama antara lain, mempercepat adopsi teknologi terkini, antara lain 5G, internet of things, dan industrial metaverse yang akan menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia di masa depan. Kedua perusahaan tersebut ingin lebih berkontribusi terhadap ekonomi digital dengan membawa inovasi digital masing-masing, meningkatkan literasi digital, dan mempercepat ekosistem digital di Indonesia.

Dirut Telkom Indonesia Ririek Adriansyah mengatakan, Telkom, sebagai lokomotif digitalisasi di Indonesia, selalu ingin memperluas peran untuk mempercepat adopsi teknologi dan menggerakkan ekonomi digital Indonesia. Salah satunya kali ini dilakukan melalui kolaborasi dengan IOH. “Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan jangkauan, lebih jauh mempercepat adopsi teknologi, seperti 5G, internet of things, dan industrial metaverse yang akan menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia di masa depan. Pada akhirnya, Telkom selalu berupaya mewujudkan visi Presiden untuk Indonesia tahun 2045,” ujar Ririek, dalam sambutannya. President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menambahkan, IOH lahir dengan tujuan yang lebih besar untuk menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital bangsa. (Yoga)