;
Tags

Digital Ekonomi umum

( 1150 )

GoTo Sumbang 2,2 Persen PDB pada 2022

KT3 30 Mar 2023 Kompas

Hasil kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI (LPEM FEB UI) menunjukkan, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) memberikan nilai tambah Rp 428 triliun atau 2,2 % terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2022. Tim peneliti LPEM FEB UI, Prani Sastiono, Rabu (29/3) menyebutkan, platform digital membantu perekonomian selama pandemi Covid-19 melalui pemenuhan kebutuhan masyarakat yang lebih mudah. Kegiatan bisnis mitra UMKM GoTo menciptakan tambahan kesempatan kerja bagi 1,7 juta orang dari total penduduk bekerja pada tahun 2022. (Yoga)

Asean Perlu Dorong Digitalisasi dan Konektivitas Pembayaran Regional

KT1 29 Mar 2023 Investor Daily (H)

BADUNG,ID- Negara-negara Asean perlu memajukan konektivitas pembayaran regional guna mewujudkan pemulihan ekonomi yang inklusif sekaligus untuk memitigasi resikonya. Selain itu, digitalisasi  juga diperlukan untuk membantu menutup kesenjangan inklusi dan daya tahan keuangan di antara negara-negara di kawasan Asean. "Teman-teman anggota Asean, kami mengundang Anda untuk bergabung dengan konektivitas pembayaran regional  dan memajukannya," ujar Perry Warjiyo dalam acara High Level Seminar Forum Asean to The World bertajuk "Payment System in Digital Era," di Kabupaten Badung, Bali, Selasa (28/03/2023). Dengan begitu, Asean akan memimpin dan menjadi contoh negara-negara lain di dunia, dimana konektivitas pembayaran lintas batas tersebut akan mendukung inklusi keuangan dan ekonomi kawasan. Apalagi, negara-negara anggota Asean memiliki potensi transaksi digital dengan nilai besar. Kesepakatan konektivitas di lima negara tersebut dilakukan melalui Quick Response (QR) Code, fast payment, data real Time Gross Settlement (RTGS), serta transaksi mata uang lokal atau local Currency Transaction (LCT). (Yetede)

Karakter Pendiri ”Start Up” Jadi Pertimbangan

KT3 23 Mar 2023 Kompas

Karakter yang dimiliki pendiri perusahaan rintisan bidang teknologi digital kerap dijadikan pertimbangan utama investor. Faktor berikutnya adalah potensi pasar yang bisa dihasilkan dari produk yang dikembangkan perusahaan. Co-Founder dan Managing Partner East Ventures, Willson Cuaca, mengatakan, tiga tahun pertama East Ventures berdiri, pihaknya selalu mempertimbangkan faktor produk, potensi pasar, dan sosok pendiri di balik perusahaan rintisan bidang teknologi (start up) sebelum memutuskan menyuntikkan dana. Seiring waktu berjalan, dia menyadari betapa pentingnya berfokus pada faktor potensi pasar dan sosok pendiri.

”Kalau sosok pendiri start up memiliki hasrat kuat(passion), dia akan memahami produk teknologi seperti apa yang harus dikembangkan dan apakah mampu menyelesaikan masalah di masyarakat atau tidak. Kami biasanya berinteraksitatap muka, bertanya banyak hal, dan meminta pendiri bercerita mengalir saja. Dari sanalah, kami biasanya bisa putuskan,” ujar Willson saat menghadiri diskusi bertajuk ”Finding The Next Unicorn”, Selasa (21/3) di Jakarta. Menurut Willson, pengusaha start up sebenarnya relatif mirip dengan wirausaha pada umumnya. Dia harus mampu mencetak nilai produk dan menghasilkan keuntungan. Biaya pemasaran untuk mengakuisisi pelanggan juga harus dipikirkan. (Yoga)


OVO Bermitra Dengan 18.000 Toko Alfamart di Indonesia

KT3 21 Mar 2023 Investor Daily

JAKARTA, ID-OVO, platform digital pembayaran dan layanan keuangan  terdepan dan financial technology (fintech) unicorn pertama di Indonesia, telah berkolaborasi dengan lebih dari 18.000 gerai/toko Alfamart di seluruh wilayah Tanah Air. Kali ini, OVO meluncurkan fitur baru diaplikasinya dengan menghadirkan metode pembayaran QRIS Customer Presented Mode (CPM). Hadirnya fitur itu baru ditandai  dengan kolaborasi bersama Alfamart, salah satu jaringan distribusi ritel  modern terbesar di Indonesia. QRIS CPM yang merupakan sistem pembayaran  berbasis teknologi QR diyakini mampu memudahkan dan mampu mempercepat pengguna  dalam melakukan transaksi  nontunai. OVO percaya bahwa hadirkan QRIS CPM mampu mempercepat adopsi pembayaran digital  dan mendorong inklusi keuangan di Tanah Air.  "Inovasi QRIS CPM di aplikasi OVO adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap inisiatif  pemerintah dan Bank Indonesia dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia," ujar Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra di Jakarta, Senin (20/3/2023). (Yoga)

Paques Luncurkan FDS Cegah penipuan

KT1 15 Mar 2023 Tempo

Paques, perusahaan penyedia solusi big data analitik buatan Indonesia, meluncurkan Paques Fraund Detection System (FDS) dalam gelaran acara tahunan diskusi konprehensif Paques Data Day, pada 14 Maret 2023. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dari solusi anti-fraud adalah kemampuan mengolah data dan informasi dari banyak transaksi. Tidak hanya mampu mengolah data transaksi yang masif, solusi Paques Fraud Detection System (FDS) ini memiliki kemampuan untuk terus beradaptasi terhadap pola ancaman penipuan yang kerap berubah dalam mencari target baru. "Sehingga, dengan solusi yang dibangun diatas platfom big data ini, menjadi salah satu kekuatan Paques FDS dalam mengantisipasi dinamika kebutuhan customer yang terus berkembang," kata CEO dan Product Creator Paques, Benni Adham. Saat ini, PT Bank Victoria International Tbk, sudah menggunakan solusi FDS untuk mencegah terjadinya upaya penipuan dan penyelewengan yang sejalan dengan peraturan OJK Nomor 39/POJK.03/2019 mengenai menerapan strategi anti-frud. Chief of Change Management Office di PT Bank Victoria Interantional Tbk, Muhammad Rakhmadhani, mengatakan, pihaknya dalam pengembangan digitalisasi perbankan demi peningkatan produk dan layanan untuk bisa bersaing di pasar. (Yetede)

OJK Gelar Literasi bagi Masyarakat Keci

KT3 07 Mar 2023 Kompas

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar literasi keuangan yang dihadiri ratusan warga dan pelaku usaha kecil dari wilayah Jakarta Selatan, Senin (6/3/2023). Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan, pemahaman masyarakat atas suatu produk dan layanan keuangan sangat diperlukan agar masyarakat terlindung dari jeratan investasi dan pinjaman daring ilegal. (Yoga)

DJP Kumpulkan Pajak Digital Rp 11,03 Triliun

KT1 04 Mar 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengumpulkan pajak pertambahan nilai (PPN) perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) senilai Rp 11,03 triliun per 28 Februari 2023. PPN PMSE dikumpulkan dari 124 perusahaan yang terdaftar di DJP. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Neilmaldrin Noor menjelaskan, realisasi PPPN PMSE sebesar Rp 11,03 triliun ini berasal dari Rp 731,4 miliar setoran tahun 2020, Rpm 3,9 triliun setoran tahun 2021, Rp 5,51 triliun setoran tahun 2022, dan Rp 891,5 miliar setoran tahun 2023. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 60/PMK.03/2022, pelaku usaha yang telah ditunjuk sebagai pemungut wajib memungut PPN dengan tarif 11% atas produk digital luar negeri yang dijualnya di Indonesia. “Selain itu, pemungut wajib membuat bukti pungut PPN yang dapat berupa commercial invoice, billing, order receipt, atau dokumen sejenis lainnya yang menyebutkan pemungutan PPN dan telah dilakukan pembayaran,” jelas Neil pada Jumat (3/3/2023). (Yetede)

Inkubasi Tingkatkan Bisnis Rintisan Digital

KT3 03 Mar 2023 Kompas

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam, Kamis (2/3) di Jakarta mengatakan, pemerintah mendorong pengembangan ekosistem usaha rintisan digital merata ke seluruh Indonesia, bukan hanya di kota besar. Inkubasi bisnis diyakini mampu meningkatkan daya hidup bisnis usaha rintisan. (Yoga)

Akselerasi Ekonomi Digital Berlanjut

KT3 01 Mar 2023 Kompas

Akselerasi ekonomi digital diyakini masih berlanjut pascapandemi Covid-19 karena perilaku masyarakat sudah berubah dan makin melek digital. Ekosistem digital perlu terus diperluas untuk memberi kontribusi positif terhadap perekonomian nasional. Perekonomian nasional pada 2022 yang tumbuh 5,31 % diyakini juga turut didukung oleh penguatan ekonomi digital. Optimisme terkait prospek perkembangan ekonomi digital pascapandemi Covid-19 ini mengemuka dalam diskusi Gojek Outlook 2023 di Jakarta, Selasa (28/2). Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, kinerja ekonomi yang baik turut disumbang oleh pola konsumsi dan melalui perilaku masyarakat yang semakin terbiasa dengan teknologi digital, di antaranya pengembangan transaksi nirsentuh (contactless). Tren ini juga ditopang layanan e-dagang, layanan sesuai permintaan (on-demand services) seperti ride-hailing, pemesanan makanan daring, dan kegiatan lain yang berbasis daring.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian Mohammad Rudy Salahuddin menambahkan, pada 2023, perekonomian diharapkan tetap terjaga  bertumbuh sebesar 5,3 %. ”Momentum pandemi yang membuat orang jadi melek digital jangan kendur. Justru ini harus terus ditingkatkan,” katanya. Rudy menjelaskan, untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang, pemerintah juga tetap mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusia. Terlebih saat ini, diperhitungkan sampai tahun 2030 mendatang, Indonesia masih kekurangan sembilan juta talenta digital. Hal ini harus bisa dipenuhi setidaknya dengan penambahan 600.000 talenta digital setiap tahun. (Yoga)


Berjualan secara Daring di Kios

KT3 27 Feb 2023 Kompas

Lestari, berjualan tas secara daring melalui fasilitas siaran langsung di media sosial Facebook di kios miliknya di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, , Minggu (26/2). Berjualan secara daring menjadi salah satu strategi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas dengan tidak mengharuskan pembeli datang langsung ke pasar. (Yoga)