;

Tumbuh Mendekati Kondisi Sebelum Pandemi

Ekonomi Yoga 10 Nov 2022 Tempo
Tumbuh Mendekati Kondisi Sebelum Pandemi

Bisnis pariwisata perlahan menuju masa jayanya kembali. Hal ini setidaknya terlihat dari bergeliatnya penjualan sejumlah agen perjalanan daring. Para pelaku usaha di sektor ini mencatat kenaikan transaksi perjalanan dan akomodasi mendekati realisasi seperti pada masa pra-pandemi. CEO NusaTrip, Johanes Chang, menuturkan pandemi telah memukul sektor pariwisata. Pembatasan kegiatan masyarakat membuat para pelaku agen perjalanan daring harus mengencangkan ikat pinggang. Namun tahun ini kondisinya membaik, seiring dengan penurunan angka kasus positif Covid-19. "Dalam dua bulan terakhir ini, (pendapatan) kami bisa tumbuh double digit secara bulanan," ujarnya di Jakarta, kemarin, tanpa bersedia merinci angkanya.Dia optimistis pertumbuhan pendapatan makin pesat ke depan.

Melansir data Google, Temasek, dan Bain & Company, Johanes menyatakan pemulihan sektor pariwisata bakal berlangsung pada 2023-2025, yang akan tumbuh perlahan hingga kondisinya kembali seperti pada 2019, sebelum pandemi melanda. Chief Marketing Officer of Traveloka, Shirley Lesmana, menyebutkan pemulihan bisnis mulai dirasakan sejak awal 2022, didorong bertambahnya penerima vaksinasi Covid-19 dan pembukaan akses wisata di beberapa destinasi internasional. Tanda pemulihan di Traveloka terlihat dari pemesanan tiket pesawat rute domestik dan internasional yang melonjak lebih dari 75 % selama periode Januari-Oktober 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, pemesanan kereta api naik dua kali lipat serta bus dan shuttle meningkat hampir dua kali lipat. Indikator lainnya adalah kenaikan pemesanan akomodasi yang hampir 75 % selama periode tersebut (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :