Nasional
( 434 )Generasi Cardless, QRIS Jadi Primadona
Jalur Khusus Anak Jenderal Polisi Masuk Akademi
Seabrek Masalah Energi bagi Calon Presiden
Pendekatan Perilaku untuk Mengatasi Judi Online
Agenda Terselubung Menghapus Larangan Prajurit Berbisnis
Ancaman Berulang Urusan Logistik Pilkada 2024
Indonesia Butuh Peta Jalan Pembangunan SDM
Pemerintah perlu mengambil langkah cepat dan tepat untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang mampu bersaing secara global. Untuk memastikan fokus pemerintah tersebut, dan arah langkah, peta jalan (roadmap) pembangunan SDM pun mendesak untuk disusun guna mengintegrasikan peta jalan yang selama ini terpisah-pisah berdasarkan bidang atau sektor. Hanya dengan itu, Indonesia bisa berpeluang untuk menikmati bonus demografi yang diperkirakan dialami Indonesia dalam rentang tahun 2030 hingga 2040 mendatang, sehingga status negara maju dapat disandang Indonesia pada 2045. Namun, datangnya erat saat jumlah generasi muda atau produktif lebih besar dibanding usia non produktif harus sudah dilaksanakan mulai saat ini. (Yetede)
Peluang Dua Poros Koalisi di Pilkada Jakarta
KOMISI Pemilihan Umum Jakarta menyatakan Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto lolos verifikasi administrasi sebagai calon gubernur dan wakil gubernur jalur perseorangan dalam pemilihan kepala daerah atau pilkada Jakarta, Rabu, 10 Juli 2024. Selanjutnya, pasangan calon dari jalur independen ini akan mengikuti verifikasi faktual dukungan penduduk. Ketua KPU Jakarta Wahyu Dinata mengatakan jumlah dukungan untuk Dharma-Kun Wardana sebanyak 721.221 penduduk. Angka ini melampaui batas minimal syarat dukungan pasangan calon perseorangan, yaitu 618.968 penduduk. Dukungan ini juga tersebar di enam kota dan kabupaten di Jakarta.
Dharma-Kun Wardana merupakan satu-satunya pasangan calon kepala daerah yang menggunakan jalur perseorangan dalam pilkada Jakarta. Jika memenuhi syarat, pasangan calon ini kemungkinan besar menghadapi Anies Rasyid Baswedan, Kaesang Pangerap, dan Ridwan Kamil. Ketiga nama tersebut bakal diusung sejumlah partai politik sebagai calon gubernur dalam pilkada Jakarta. Peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Kennedy Muslim, menilai keberadaan calon perseorangan tersebut tidak banyak mengubah peta persaingan politik dalam pilkada Jakarta.
Ia memprediksi Dharma-Kun Wardana akan sangat sulit mengalahkan Anies, Ridwan, ataupun Kaesang. "Mereka akan sangat kesulitan dalam pilkada Jakarta. Kepentingan elite nasional sangat besar di pilkada Jakarta," katanya, Kamis, 11 Juli 2024. Kennedy mengatakan DKI Jakarta masih menjadi episentrum politik nasional. Calon gubernur yang memenangi pilkada Jakarta tetap berpotensi menjadi peserta pemilihan presiden 2024. Karena itu, semua partai berusaha mengerahkan sumber daya untuk memenangi pilkada Jakarta. (Yetede)
Agar Investasi BPKH di Muamalat Optimal
Kempeskan Dana Subsidi Lewat Pembatasan BBM
Bersiaplah, Anda yang kendaraannya menenggak bahan bakar bersubsidi. Pemerintah akan membatasi pembelian BBM bersubsidi mulai 17 Agustus 2024. Adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang membuka rencana itu, lewat IG resmi Menko Marves. Alasan pembatasan adalah untuk mendorong penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran, serta menghemat anggaran. Kenaikan harga minyak mentah dan kurs rupiah yang kian menjauhi dari patokan anggaran 2024 menjadi alasan. Harga minyak dunia masih dalam tren mendaki. Saat ini harga minyak WTI di kisaran US$ 82 per barel. Kurs rupiah di posisi Rp 16.235 per dolar AS (10/7), jauh dari dari asumsi rupiah di APBN 2024 di Rp 15.000 per dollar AS.
Melihat outlook konsumsi BBM subsidi tahun ini diperkirakan 18,39 juta kilo litter (KL) terdiri dari minyak tanah 0,51 juta KL dan minyak solar 17,88 juta KL. Adapun realisasi BBM subsidi hingga Mei 2024 sebesar 7,16 juta KL. Realisasi mencakup minyak tanah sebanyak 0,21 juta KL dan minyak solar 6,95 juta KL.
Fluktuasi harga minyak mentah dan rupiah serta naiknya konsumsi diperkirakan akan membuat anggaran subsidi energi mendaki. Di tengah potensi penurunan penerimaan perpajakan tahun ini, sementara belanja negara membengkak sehingga negara berpotensi defisit Rp 609,7 triliun di 2024 ini.
Dihubungi KONTAN, Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengakui tengah menyiapkan pelaksanaan subsidi BBM tepat sasaran.
Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Saleh Abdurrahman menambahkan, sejauh ini upaya pelaksanaan subsidi tepat sasaran berjalan untuk pembelian solar subsidi yakni 60 liter, 80 liter dan 200 liter per hari.
Ekonom senior Faisal Basri menyebut bahwa Menko Marves Luhut memberikan sinyal bahwa pemerintah akan mengerek harga BBM subsidi seperti Pertalite dan solar.
"Ada kemungkinan besar pemerintah akan menaikkan harga BBM," ujar Faisal, (10/7). Apalagi, harga keekonomian Pertalite sudah jauh dari harga jual saat Rp 10.000 per hari.
Pilihan Editor
-
Investasi Teknologi
10 Aug 2022 -
Masih Saja Marak, Satgas Tutup 100 Pinjol Ilegal
01 Aug 2022 -
Tata Kelola Bantuan Sosial Perlu Dibenahi
29 Jul 2022









