Internasional
( 1352 )Imbas Perang Iran-Israel terhadap Ekonomi Indonesia
Timteng Memanas, Ekonomi Rawan Terguncang
Populasi Usia Kerja Tumbuh Melambat
Sejak 2008, sesuai laporan analisis Dana Moneter
Internasional atau IMF, pertumbuhan populasi usia kerja yang berada dalam rentang
usia 15-64 tahun telah melambat. Hal ini dikhawatirkan memicu ketidak seimbangan
pasokan tenaga kerja dunia dan menghambat pertumbuhan ekonomi global. Laporan
analisis bertajuk ”Slowdown in Global Medium-Term: What Will It Take toTurn the
Tide?” dirilis dalam blog IMF pada Rabu (10/4). Dalam laporan itu disebutkan,
ketika suatu negara mengalami transisi demografi yang ditandai dengan menurunnya
tingkat kesuburan dan populasi yang menua, maka jumlah penduduk usia kerja mulai
menyusut. Sejak 2008, pertumbuhan populasi usia kerja yang berada dalam rentang
15–64 tahun telah melambat 92 % terhadap perekonomian global. Perlambatan ini
terlihat di sebagian besar negara maju dan berkembang.
Adapun negara-negara berpendapatan rendah masih menikmati
bonus demografi. Pergeseran demografis ini berdampak langsung pada pasokan
tenaga kerja global. Pada 2030, dalam laporan analisis yang sama, IMF memperkirakan,
kontribusi tahunan pasokan tenaga kerja terhadap pertumbuhan produk domestic bruto
(PDB) global diperkirakan akan menurun menjadi 0,2 %, atau hanya seperempat rata-rata
kontribusi tahunan pasokan tenaga kerja terhadap PDB global pada tahun
2000-2019. Hal ini mencerminkan proyeksi pertumbuhan pasokan tenaga kerja
potensial secara global hanya akan sebesar 0,3 % pada 2030. Namun, tren pasokan
tenaga kerja akan bervariasi menurut wilayah. Negara-negara berpendapatan
rendah diperkirakan akan mengalami pertumbuhan pasokan tenaga kerja yang kuat
sebesar 2,1 %.
Sementara pasokan tenaga kerja di negara-negara berkembang,
kecuali China, akan tumbuh sebesar 0,9 %, dan di AS sebesar 0,5 %. Adapun
penurunan tajam dalam partisipasi kerja akan menyebabkan pasokan tenaga kerja
terkontraksi sebesar 0,6 % di China dan sebesar 0,5 % di Uni Eropa. Potensi
hambatan partisipasi kerja akibat penuaan terlihat di semua negara maju dan
China, sedangkan hambatan pada tingkat lebih rendah ada di Amerika Latin. Akan
tetapi, sejumlah negara maju, kecuali AS, mampu mengatasi dampak penuaan
demografi terhadap pasokan tenaga kerja dengan cara meningkatkan partisipasi
kerja perempuan dan pekerja berusia lebih tua. IMF, dalam laporan itu, juga
menyebutkan, tingkat pertumbuhan ekonomi global, tanpa adanya siklus naik dan
turun, terus melambat sejak krisis keuangan global tahun 2008–2009. (Yoga)
Airlangga Janjikan Respons Terukur
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjanjikan
langkah kombinasi terukur dalam merespons dampak ekonomi menyusul konflik
Iran-Israel. Langkah yang dimaksud mencakup sektor perbankan dan pasar modal,
pengendalian inflasi, serta rencana koordinasi bauran kebijakan fiskal-moneter
guna pengendalian nilai tukar dan pengelolaan defisit anggaran pemerintah. ”Rambatan
dampak (eskalasi konflik Iran-Israel) kepada pasar finansial Indonesia baru akan
terlihat saat pembukaan pasar besok pagi (Selasa, 16/4). Namun, langkah-langkah
antisipatif akan disiapkan untuk menjaga kepercayaan pasar atas dampak potensi
semakin meningkatnya harga komoditas terutama minyak akibat terganggunya pasokan,
serta kenaikan harga emas, sebagai aset safe haven, dan rambatan ke sektor
lainnya,” katanya.
Airlangga menyelenggarakan rapat terbatas dengan seluruh unsur
kedeputian pada Kemenko Bidang Perekonomian dengan sejumlah Dubes di Jakarta, Senin
(15/4), merespons eskalasi konflik di Timur Tengah menyusul serangan udara Iran
ke Israel pada Minggu (14/4) yang diklaim sebagai balasan atas serangan Israel
yang menghancurkan gedung Konsulat Iran di Damaskus, Suriah, 1 April 2024. Rapat
tersebut, membahas respons kebijakan terhadap dampak konflik di tingkat
regional dan global, kinerja sektor perbankan dan pasar modal, pengendalian
inflasi, serta rencana koordinasi bauran kebijakan fiskal moneter dengan
otoritas terkait untuk strategi pengendalian nilai tukar dan pengelolaan
defisit anggaran ke depan.
Konflik Iran-Israel, Airlangga menambahkan, juga akan menimbulkan
gangguan pada rantai pasokan melalui Terusan Suez. Ini akan berdampak langsung
setidaknya pada kenaikan biaya kargo. Produk yang terganggu antara lain gandum,
minyak, dan komponen alat-alat produksi dari Eropa. Secara fundamental, perekonomian
Indonesia relatif cukup kuat. Pertumbuhan ekonomi masih terjaga di atas 5 %
dengan inflasi terkendali. Sampai Februari 2024, neraca perdagangan Indonesia
juga masih mengalami surplus dan menopang cadangan devisa yang pada posisi
terakhir di Maret 2024 tercatat masih kuat. (Yoga)
Dunia Desak Deeskalasi di Timur Tengah
Meskipun tidak ada serangan lanjutan, situasi di kawasan
Timur Tengah masih ”panas”. Seiring saling klaim keberhasilan baik Iran maupun
Israel, kedua belah pihak masih bersemuka, saling ancam. PBB mendesak semua
pihak yang berkepentingan untuk menahan diri. Sekjen PBB António Guterres dan Presiden
Majelis Umum PBB Dennis Francis, Sabtu (13/4) di Markas PBB di New York, AS,
menegaskan, semua pihak harus menahan diri. Kawasan Timur Tengah serta dunia,
menurut mereka, tidak lagi mampu menghadapi peperangan baru.
”Saya mendesak penghentian kekerasan segera,” kata Guterres,
Sabtu petang, beberapa saat setelah Iran melancarkan serangan ratusan drone dan
rudal ke Israel. DK PBB pun segera mengagendakan Rapat Darurat untuk membahas
perkembangan terakhir di Timur Tengah. ”Tanggapan Iran membuat rentan situasi
yang sudah tegang di Timur Tengah,” kata Francis. Untuk itu, dia mendesak semua
pihak menahan diri untuk mencegah eskalasi. Sejumlah negara juga menyerukan
agar para pihak menahan diri. Kemenlu Rusia pada Minggu (14/4) pagi mendesak
semua pihak mengambil pendekatan diplomatik.
”Kami berharap negara-negara di kawasan menyelesaikan persoalan
secara politis melalui jalur diplomatik. Kami sangat prihatin dengan ekskalasi
kekerasan yang sangat berbahaya di Timur Tengah,” demikian Kemenlu Rusia. Minimnya
penyelesaian masalah dalam berbagai krisis di Timur Tengah dengan pusat masalah
konflik Israel-Palestina dapat menimbulkan gangguan stabilitas. Menlu Rusia
Sergey Lavrov menggarisbawahi kecaman terhadap serangan Israel di Suriah yang menewaskan
jenderal Iran sebagai pangkal masalah. Rusia menilai, serangan Iran sejatinya
adalah bentuk pembelaan diri setelah konsulat mereka di Damaskus diserang
Israel, 1 April lalu.
Sebagaimana Rusia, Kemenlu China menyatakan keprihatinan atas
eskalasi konflik Israel-Iran menyusul serangan balasan Iran ke Israel. China
mendesak para pihak menahan diri dan mencegah eskalasi berlanjut. Kemenlu China
dalam keterangan tertulis menyatakan, masyarakat internasional terutama negara
berpengaruh untuk menjalankan peran konstruksif untuk menjaga perdamaian dan
stabilitas Timur Tengah. ”Ini adalah lanjutan dari konflik di Jalur Gaza
sehingga resolusi DK PBB No 2728 harus segera dilaksanakan dan konflik diakhiri
sekarang juga,” demikian keterangan Kemenlu China. Resolusi DK PBB Nomor 2728 adalah
gencatan senjata segera antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza. (Yoga)
Saat Liburan, Banyak Warga Beli Kebutuhan Harian Melampaui Anggaran
Musim liburan menjadi kesempatan banyak orang untuk piknik dan
membelanjakan uangnya. Banyak di antaranya menghabiskan dana di luar prediksi
atau anggaran yang tersedia. Survei YouGov di 17 negara pasar internasional
menemukan konsumen secara umum membeli kebutuhan harian, termasuk pangan dalam
jumlah banyak melampaui anggaran saat liburan, 22 % responden di 16 negara menyatakan
demikian. Survei dilakukan pada warga usia 18 tahun ke atas di 16 negara pasar
internasional dengan jumlah sampel bervariasi, 500 responden hingga 2.001
responden setiap negara. Survei dilakukan secara daring pada November
2023 dan dipublikasikan Februari 2024.
Sebanyak 17 % responden membelanjakan dana melebihi anggaran
untuk pemberian hadiah. Anggaran yang berlebih juga muncul pada aktivitas makan
di luar (16 %), biaya perjalanan (16 %), dan biaya sosialisasi (10 %). Kanada
dan Jerman menjadi negara dengan jumlah responden tertinggi yang membelanjakan
kebutuhan harian saat liburan melebihi anggaran. Sebanyak 27 % responden
melakukannya. Warga Indonesia yang membelanjakan kebutuhan harian melebihi
anggaran di musim liburan mencapai 22 %, sama dengan rata-rata dunia, tetapi
tertinggi di kawasan Asia yang disurvei, melebihi Singapura dan India yang
masing-masing 20 %.
Meski banyak warga yang menghabiskan anggaran untuk kebutuhan
harian melebihi anggaran, 35 % responden menyatakan tetap ketat mengatur
belanja pangan dan kebutuhan harian dan 35 % responden lainnya menyatakan
membelanjakan makanan dan kebutuhan harian di bawah anggaran. Belanja paling
irit dilakukan penduduk India. Di luar 20 % responden yang belanja makanan dan
kebutuhan harian melebihi anggaran, terdapat 50 % responden negara itu yang
belanja di bawah anggaran. Secara khusus, survei YugGov menunjukkan hampir
separuh atau 48 % responden Tanah Air menyatakan akan berbelanja makanan dan
minuman lebih banyak pada Lebaran 2024 dibandingkan tahun lalu. Sebanyak 37 %
berbelanja sama dengan tahun lalu dan 6 % berbelanja lebih sedikit dibanding
tahun lalu.
Survei dilakukan pada 2.136 responden di Indonesia usia 18 tahun
ke atas pada Januari 2024. Adapun responden yang menghabiskan dana untuk
fashion dan pakaian lebih besar dibandingkan tahun lalu mencapai 33 %. Artikel
YouGov berjudul, ”Holiday Shopping in Indonesia: How Consumers Find What to Buy
and How Early Most Start Their Shopping” berdasarkan survei pada November 2023
menemukan 79 % warga Indonesia berbelanja pada bulan liburan berlangsung, meliputi,
21 % konsumen berbelanja 3-4 minggu sebelum liburan, 34 % berbelanja 1-2 minggu
sebelumliburan dan 24 % berbelanja pada pekan perayaan berlangsung. Kebanyakan
konsumen mendapatkan ide berbelanja dari media sosial, 52 % responden. (Yoga)
Harga Minyak Menuju Keseimbangan Baru
Eskalasi konflik di Timur Tengah dengan serangan udara Iran
ke Israel pada Minggu (14/4) berpotensi mendongkrak harga minyak dunia. Jika
eskalasi berlanjut, harga minyak dunia bisa menembus 100 USD per barel. Iran
melakukan serangan udara selama beberapa jam terhadap Israel pada Sabtu (13/4)
tengah malam hingga Minggu (14/4) pagi. Pemerintah Iran menyatakan, serangan
itu merupakan balasan atas serangan Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus
pada 1 April 2024. Meski serangan Iran telah berhenti pada Minggu pagi, risiko
eskalasi konflik sangat terbuka. Situasi memanas penuh ketidakpastian ini berpotensi
menimbulkan dampak negatif terhadap perekonomian global. Dampak langsung yang
sudah terjadi adalah kenaikan harga minyak dunia yang biasanya akan diikuti
kenaikan harga komoditas lainnya.
Baru sebatas kabar tentang potensi Iran menyerang Israel
beredar pada Jumat (12/4) saja, harga minyak dunia sudah melonjak. Mengutip
data situs pencatat basis data ekonomi dan komoditas, Refinitiv, harga minyak
Brent pada penutupan perdagangan per Sabtu (13/4) mencapai 90,45 USD per barel,
tertinggi sejak 20 Oktober 2023 atau enam bulan terakhir. Harga ini melampaui
asumsi rata-rata Indonesia Crude Price (ICP) yang ditetapkan pada APBN 2024
senilai 82 USD per barel. Administrasi Informasi Energi AS dalam prospek energi
bulanan jangka pendeknya memperkirakan harga minyak mentah Brent rata-rata
88,55 USD per barel tahun ini, naik dari perkiraan sebelumnya senilai 87 USD
per barel.
Kenaikan ini mencerminkan ekspektasi kuatnya penarikan persediaan
minyak global pada triwulan I-2024 dan risiko geopolitik yang sedang berlangsung.
Prospek ini dirilis per 9 April atau sebelum serangan udara Iran ke Israel.
Artinya, bisa saja perkiraannya dalam prospek berikutnya akan direvisi naik lagi.
Mengutip CNBC, Presiden Rapidan Energy dan mantan pejabat energi senior di pemerintahan
Bush, Bob McNally, menyatakan, harga minyak mentah jenis Brent bisa melonjak
hingga 100 USD per barel jika Iran langsung menyerang Israel. Jika eskalasi menyebabkan
gangguan di Selat Hormuz, harga bisa melonjak hingga 120 USD atau 130 USD per barel. (Yoga)
Dunia Antisipasi Serangan Balasan Iran ke Israel
Peringatan Presiden AS Joe Biden bahwa Iran akan segera
menyerang Israel mendapat respons cepat dan beragam. Sejumlah negara
mengingatkan warganya untuk segera meninggalkan Iran. Beberapa maskapai
memutuskan mengubah rute penerbangan dan sejumlah saham rontok. Presiden AS Joe
Biden pada Jumat waktu Washington atau Sabtu (13/4) waktu Jakarta mengatakan,
pihaknya memperkirakan Iran segera menyerang Israel. ”Lebih cepat, daripada
nanti.” AS, tegas Biden, tetap akan mendukung dan membela Israel. Situasi di
kawasan Timur Tengah semakin memanas setelah serangan udara Israel atas Kantor
Perwakilan Iran di Damaskus, Suriah, 1 April lalu, yang menewaskan satu
jenderal senior pasukan Quds Iran dan enam perwira lainnya. Israel mengaku
tidak bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, Teheran bersumpah
membalasnya. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan,
Israel harus dihukum.
Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan, Pemerintah
Belanda akan menutup kedutaan besar mereka di Teheran pada hari Minggu ini. Mereka
akan kembali memutuskan apakah kedutaan akan kembali beroperasi pada Senin
(15/4). Pemerintah Jerman juga telah mengingatkan warganya untuk segera
meninggalkan Iran. Berlin menyebutkan, ada risiko peningkatan ketegangan Israel
dan Iran yang mungkin dapat berdampak pada penangkapan sewenang-wenang. ”Dalam
ketegangan saatini,terutama antara Israel dan Iran, ada risiko peningkatan yang
tiba-tiba. Warga negara Jerman menghadapi risiko nyata ditangkap dan
diinterogasi secara sewenang-wenang serta dijatuhi hukuman penjara yang lama. Warga
negara ganda yang berkewarganegaraan Iran dan Jerman sangat berisiko,” tulis
Kementerian Luar Negeri Jerman.
Sejumlah negara lain, seperti India, Perancis, Polandia, dan Rusia,
juga telah mengingatkan warganya untuk tidak bepergian ke Iran, Israel, dan
wilayah di sekitarnya. Kemenlu Indonesia melalui Direktorat Perlindungan WNI mengatakan
terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah. ”Kemenlu bersama KBRI Teheran
dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memonitor situasi di kawasan. Sesuai
SOP, setiap Perwakilan RI wajib memiliki rencana kontingensi untuk antisipasi
situasi kedaruratan bagi pelindungan WNI,” kata Judha Nugraha, Direktur
Perlindungan WNI Kemenlu RI. Ia menambahkan, ada 376 WNI di Iran dan mayoritas
adalah mahasiswa yang bertempat tinggal di kota Qom. (Yoga)
China, Faktor Pemicu Relasi
Presiden AS Joe Biden dan PM Jepang Fumio Kishida dalam
pertemuan Rabu (10/4) petang mengungkap rencana strategis kerja sama militer
dan berbagai proyek dari peluru kendali hingga pendaratan di bulan. Langkah
tersebut memperkuat hubungan AS-Jepang sekaligus mengimbangi pertumbuhan China-
Rusia. Dalam jumpa pers bersama di Gedung Putih, Biden dan Kishida
mengungkapkan, mereka juga membahas isu Gaza, Israel, Ukraina-Rusia, Korut, dan
sejumlah hal penting lainnya. ”Ini adalah pertemuan yang menyepakati
peningkatan kerja sama secara mendasar sejak hubungan ini dilakukan,” kata
Biden seusai menggelar pertemuan bilateral selama dua jam dengan Kishida. Mereka
juga membahas ketegangan di Indo-Pasifik dan tindakan China di kawasan.
AS dan sekutunya, termasuk Jepang, sedang memperkuat postur
militer mereka demi membendung apa yang mereka sebut sebagai ancaman China di Laut
China Selatan dan Laut China Timur, termasuk isu Taiwan. Secara keseluruhan,
AS-Jepang menyepakati 70 jenis kerja sama di bidang pertahanan, termasuk upaya
meningkatkan struktur komando militer AS di Jepang sehingga dapat lebih baik
dalam kerja sama dengan Jepang di masa krisis. Selanjutnya, Biden dan Kishida
akan menggelar pertemuan trilateral dengan Presiden Filipina Ferdinand Marcos
Jr. Isu utama yang akan mereka bahas adalah isu keamanan di kawasan Laut China
Selatan. Selain isu keamanan, pertemuan trilateral itu juga akan menyoroti isu
ekonomi.
The Strait Times menyebut, Filipina mengincar kesepakatan
investasi hingga 100 miliar USD dari pertemuan trilateral dengan AS dan Jepang.
”Kita berbicara tentang 100 miliar USD dalam lima hingga 10 tahun ke depan,”
kata Dubes Filipina untuk AS, Jose Manual Romualdez, seperti dikutip dalam
pernyataan Kantor Komunikasi Kepresidenan. Sebelum meninggalkan Manila pada
Rabu, Marcos mengatakan akan menyoroti pentingnya peningkatan kerja sama ekonomi
dengan Jepang dan AS demi memajukan ketangguhan ekonomi dan keamanan. PNA
menyebut Marcos ingin mengeksplorasi cara-cara meningkatkan kerja sama,
terutama di ranah infrastruktur krusial, semikonduktor, digitalisasi, keamanan
siber, mineral penting, energi terbarukan, serta kerja sama maritim dan pertahanan.
(Yoga)
Reli Harga Emas Tuntas pada April
Harga emas telah mengalami reli kenaikan lebih dari 6 % dlam
sebulan terakhir dan memecahkan rekor hingga saat ini. Analis memprediksi reli
ini akan selesai April ini, kemudian harga emas akan kembali turun pada Mei. Mengutip
situs Gold Price, harga emas pada perdagangan Senin (8/4) dini hari waktu New
York kembali menembus rekor tertinggi, 2.344,22 USD per troy ons. Level itu naik
31,56 poin atau 1,41 % dari harga emas pada penutupan perdagangan Jumat lalu
yang juga sempat memecahkan harga tertinggi di angka 2.329 USD per troy ons.
Catatan rekor ini meningkat lebih dari 6 % dari bulan lalu,
yakni 2.100-2.150 USD per troy ons. Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim
Assuaibi. Ia menyebutkan, pelaku pasar besar di Asia, Amerika, dan Eropa sudah
pasang posisi untuk ambil untung di level 2.350 USD per troy ons, yang diperkirakan
tercapai bulan ini. Setelah itu, harga emas kemungkinan akan mengalami bearish.
”Kemungkinan harga emas akan jatuh, sampai 2.100 USD per troy ons,” ungkap
Ibrahim kepada wartawan, Sabtu (6/4). (Yoga)
Pilihan Editor
-
Integrasi Data Perpajakan Berlanjut
11 Aug 2020 -
Penginapan Mulai Menggeliat
10 Aug 2020 -
Gaji Ke-13 Bisa Menstimulasi Ekonomi
22 Jul 2020









