;
Tags

Berita Utama

( 178 )

Belajar dari Pembebasan Pilot Susi Air

KT1 25 Sep 2024 Tempo

PEMBEBASAN pilot Susi Air, Phillip Mark Mehrtens, membuktikan bahwa keterlibatan pranata sipil merupakan kunci dalam penyelesaian konflik di Papua. Tanpa pendekatan kemanusiaan dan kekeluargaan, upaya pembebasan sandera bisa berujung sia-sia. Lewat pendekatan kemanusiaan, mantan Bupati Nduga, Edison Gwijangge, aktif melobi Egianus Kogeya, Panglima Komando Daerah Perang III Ndugama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). Sementara itu, Raga Kogeya, sanak perempuan Egianus, membantu pembebasan Mehrtens melalui jalur kekeluargaan. Bersama tokoh adat dan agama di Nduga, Papua Pegunungan, mereka bahu-membahu melobi Egianus agar melepaskan pilot asal Selandia Baru itu. Cara damai itu terbukti ampuh membebaskan sandera.

Egianus melepaskan Mehrtens di Kampung Yuguru, Distrik Mebarok, Nduga, pada 17 September 2024. Edison adalah orang pertama yang menjemput Mehrtens di kampung tersebut. Bersama tokoh adat dan agama Kampung Yaguru, Edison menginap selama empat hari sebelum Mehrtens dijemput menggunakan helikopter pada 21 September 2024. Pasukan Egianus menyandera Mehrtens tak lama setelah sang pilot mendaratkan pesawat Susi Air di lapangan terbang Distrik Paro, Nduga, pada 7 Februari 2023. Pesawat itu lepas landas dari Bandar Udara Mozes Kilangin, Kabupaten Mimika, menuju Paro dengan membawa sejumlah penumpang. (Yetede)

Jokowi Berharap Kemudahan Mengurus Izin Pembangunan PLTP

KT1 20 Sep 2024 Tempo
PRESIDEN Joko Widodo mengeluhkan lamanya proses perizinan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). Ia heran karena prosesnya bisa memakan waktu hingga enam tahun. Jokowi khawatir kerumitan dan panjangnya proses perizinan akan memperlambat masuknya investasi ke sektor energi, khususnya geotermal atau panas bumi.

"Siapa yang mau investasi kalau suruh nunggu sampai enam tahun," ujar Jokowi di Jakarta Convention Center, Rabu, 18 September 2024. Padahal, menurut dia, ada banyak investor yang berminat menyuntikkan modal untuk pembangunan PLTP di Indonesia. Jokowi menegaskan, perlu ada pemangkasan proses perizinan. Salah satunya, penyederhanaan prosedur analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal. Ia menyayangkan tahapan amdal memakan waktu hingga bertahan-tahun. Karena itu, dia menginstruksikan agar sistem perizinan pembangunan PLTP dibenahi.

Dalam pedoman investasi PLTP yang diterbitkan Kementerian ESDM pada 2021, investasi proyek PLTP dijalankan melalui empat fase. Keempat fase tersebut adalah fase pra-pengembangan, pengembangan, pembangunan, dan operasi. Adapun daftar administrasi dan perizinan yang dibutuhkan proyek PLTP terbagi menjadi registrasi legalitas, pengajuan nomor induk berusaha, persyaratan dasar perizinan berusaha, perizinan berusaha berbasis risiko tinggi, dan pengajuan fasilitas. (Yetede)

Yang Mengejutkan dari Tradisi Perundungan di Program Dokter 

KT1 23 Aug 2024 Tempo
SEORANG mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, diduga menjadi korban perundungan. Mahasiswa bernama Aulia Risma Lestari itu ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kos di Jalan Lempongsari, Kota Semarang, pada Senin, 12 Agustus 2024.  

Di kamar kos itu polisi menemukan alat suntik serta kemasan botol obat keras. Diduga, dokter muda asal Tegal, Jawa Tengah, itu mengakhiri hidupnya dengan obat keras tersebut. Dugaan itu muncul karena polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Aulia. Polisi hanya menemukan tiga luka kecil bekas suntikan pada punggung lengan kiri perempuan itu.

Guna memastikan dugaan tersebut, Kementerian Kesehatan menggandeng kepolisian untuk menyelidikinya. Direktorat Pelayanan Kesehatan juga telah menerbitkan surat Nomor TK.02.02/D/44137/2024 tentang penghentian sementara Program Studi Anestesi Universitas Diponegoro di Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi Semarang. Dalam surat tersebut dijelaskan, penghentian sementara ini berhubungan dengan dugaan perundungan yang memicu tindakan bunuh diri seorang mahasiswa Program Studi Anestesi. Dengan penghentian sementara tersebut, diharapkan penyelidikan dapat berjalan cepat, transparan, dan bebas intimidasi. (Yetede)

Jerat Ancaman Hukum untuk Benny Rhamdani

KT1 09 Aug 2024 Tempo
Rencana Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia menjerat Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, dengan kasus dugaan penyebaran berita bohong menuai kritik. Sosok T sebagai bandar judi online yang juga berhubungan dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dinilai sudah diketahui banyak pihak.  Ketua Indonesia Police Watch Sugeng Teguh Santoso mengaku juga pernah mendapat informasi soal bandar judi online berinisial sama. Meski demikian, dia tak bisa memastikan bahwa orang yang dia kantongi namanya itu sama dengan apa yang diungkapkan Benny. “Ada kesamaan inisial,” katanya saat di hubungi Tempo pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Benny mengungkap inisial T itu dalam acara pengukuhan Kawan Pekerja Migran Indonesia wilayah Sumatera Utara di Medan pada 23 Juli 2024. Awalnya, Benny berbicara soal TPPO di Kamboja yang menjerat banyak pekerja migran Indonesia sebagai operator judi online dan online scamming. Menurut informasi yang dia dapatkan, jaringan operator judi online di Kamboja itu dikendalikan oleh seorang warga negara Indonesia berinisial T. Dia bahkan menyatakan telah menyebutkan siapa sosok inisial T kepada Presiden Joko Widodo dan jajarannya dalam sebuah rapat. Namun hingga saat ini sosok tersebut tak juga tersentuh hukum. “Boleh ditanya ke Pak Menko Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. saat itu. Presiden kaget, Pak Kapolri kaget, agak cukup heboh rapat terbatas saat itu,” kata Benny seperti disaksikan Tempo dalam video yang disiarkan oleh akun BP2MI di media sosial YouTube. 

Akibat pernyataannya itu, Benny dua kali diperiksa Bareskrim Polri pada 29 Juli dan 5 Agustus 2024. Setelah pemeriksaan pertama, Benny bungkam. Kuasa hukumnya, Petrus Selestinus, pun tak mau menyatakan siapa sosok T. Menurut dia, hal itu merupakan tugas penyidik kepolisian, bukan kliennya. “Soal inisial T, itu tugas penyidik untuk memperjelas. Bukan tanggung jawab Benny. Karena disebut T, itu artinya sosoknya belum jelas. Tugas polisilah yang memperjelas," ujarnya. (Yetede)

Day Care Tidak Lagi Menjadi Solusi Wanita Bekerja

KT1 03 Aug 2024 Tempo
KEGIATAN pendidikan anak usia dini (PAUD) sekaligus tempat penitipan anak (daycare) Wensen School Indonesia di Jalan Putri Tunggal, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, dihentikan untuk sementara. Meita Irianty, pemilik lembaga pendidikan tersebut, ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan. Korbannya adalah dua anak berusia di bawah lima tahun (balita) yang dititipkan di tempat itu.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kota Depok, Suhyana, mengatakan kegiatan di Wensen School Indonesia dibekukan sementara. “Itu yang bermasalah daycare-nya,” ujarnya, Jumat, 2 Agustus 2024. Suhyana menjelaskan, status perizinan Wensen School Indonesia adalah kelompok bermain yang merupakan bagian dari penyelenggaraan PAUD. Berdasarkan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 70 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan PAUD 1 (Satu) Tahun Pra-Sekolah Dasar, penyelenggaraan PAUD ditujukan bagi anak yang memasuki usia lima sampai enam tahun. “Izin Wensen itu hanya kelompok bermain, kemudian ada daycare di dalamnya yang tidak berizin,” katanya.

Surat keputusan pendirian Kelompok Bermain Wensen School Indonesia tercatat di Data Pokok Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bernomor 421/1/8505/disdik/2021 yang terbit pada 31 Juni 2021. Sedangkan surat keputusan izin beroperasi bernomor 421.1/0084/DPMPTSP/IV/2024 yang baru tercatat pada 17 April 2024. (Yetede)

Setelah Peretas Berjanji Beri Kunci PDN

KT1 04 Jul 2024 Tempo
KELOMPOK  peretas Brain Cipher mengklaim sudah memberikan decryptor atau kunci untuk membuka data pada Pusat Data Nasional Sementara yang diretasnya, Rabu, 3 Juli 2024. Akun media sosial X milik perusahaan intelijen siber StealthMole mengunggah tangkapan layar pengumuman Brain Cipher tersebut.

Decryptor itu diserahkan satu hari setelah Brain Cipher berjanji akan memberikan kunci datanya ke pemerintah. Janji itu disertai permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia. Brain Cipher juga membeberkan alasan mengapa mereka menyerang Pusat Data Nasional yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Mereka mengatakan pusat data merupakan industri yang membutuhkan investasi besar. Sehingga sebanyak 99 dari 100 perusahaan harus membayar jika mereka berada dalam situasi tertekan. “Dalam kasus ini, serangan sangat mudah, sehingga kami hanya memiliki waktu sebentar untuk membuka data dan mengenkripsi ribuan terabit informasi,” kata Brain Cipher dalam tangkapan layar yang diunggah akun X @stealthmole_int pada Rabu, 3 Juli 2024. Brain Cipher menyertakan tautan alamat untuk mengunduh decryptor dengan disertai panduan menggunakannya. (Yetede)

Omong Kosong Pembatalan Kenaikan Biaya Kuliah

KT1 30 May 2024 Tempo

KEPUTUSAN Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim membatalkan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) dan iuran pengembangan institusi (IPI) tahun ajaran 2024/2025 di perguruan tinggi negeri laksana obat pereda nyeri. Pembatalan itu terkesan hanya untuk meredam protes mahasiswa dan kritik pedas dari pelbagai kalangan. Sedangkan peraturan pemerintah dan undang-undang yang menjadi dasar hukum komersialisasi pendidikan tinggi sama sekali tak diotak-atik.

Pembatalan uang kuliah tunggal tanpa pencabutan peraturan dan revisi Undang-Undang tentang Pendidikan Tinggi sama saja dengan omong kosong. Uang kuliah memang tidak naik tahun ini, tapi akan naik tahun depan seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo selang sehari setelah Menteri Nadiem mengumumkan pembatalan kenaikan UKT dan IPI. Pernyataan Jokowi itu seolah-olah menegaskan bahwa pemerintah tak peduli dengan akar persoalan yang menjadi kritik publik. Masalah bukan pada kenaikan uang kuliah yang terkesan mendadak seperti yang disampaikan Jokowi, melainkan pada komersialisasi pendidikan yang ugal-ugalan.

Polemik kenaikan biaya kuliah ini terjadi setelah terbit Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementerian Pendidikan. Aturan yang terbit pada Januari 2024 ini memberikan keleluasaan kepada kampus untuk mematok nilai uang kuliah tunggal. Akibatnya, sejumlah perguruan tinggi negeri ramai-ramai menaikkan UKT dan IPI atau uang pangkal yang angkanya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Kebijakan ini direspons mahasiswa sejumlah perguruan tinggi negeri dengan menggelar unjuk rasa, bahkan ada yang melakukan aksi mogok makan. Pelbagai kalangan, seperti lembaga swadaya masyarakat, pegiat pendidikan, dan orang tua calon mahasiswa, mengecam keras kenaikan ini menggunakan berbagai saluran, salah satunya melalui media sosial. Setelah panen kecaman dan viral di media sosial, pemerintah buru-buru membatalkan kebijakan tersebut tanpa membenahi akar persoalannya. Sikap setengah hati seperti ini menunjukkan bahwa pemerintah tak berniat menyudahi komersialisasi pendidikan tinggi. (Yetede)

Geliat Nobar Timnas U-23 di Kafe

KT1 01 May 2024 Tempo

KERIUHAN menyelimuti kafe Daerah Kopi di Jalan Kepu Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam, 29 April 2024. Ada lebih dari 150 pengunjung di sana, tapi fokus pandangannya cuma satu, yaitu layar proyektor berukuran 2 x 2 meter yang menampilkan siaran langsung tim nasional sepak bola Indonesia usia di bawah 23 tahun atau timnas U-23 melawan Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024 di Qatar. Nonton bareng atau nobar timnas itu penuh sorak-sorai bak menonton langsung di stadion. Yel-yel dan lagu ala tribun, seperti Ayo, Indonesia, terus menggema. Sesekali terdengar pekikan dari para komentator dadakan tersebut: "Cakep, jangan kasih lewat!" atau "Slow, slow, jangan panik!".

Jumlah peserta nobar timnas tersebut melebihi kapasitas kafe. Di tempat duduk berundak, para pengunjung berjajar tanpa sekat. Sebagian tamu rela duduk lesehan di terpal yang digelar di pelataran. Para pelayan sampai harus meliuk-liuk menembus kerumunan saban mengantarkan pesanan. Antusiasme para penonton terus tinggi, bahkan sebelum laga dimulai pada pukul 21.00. Sebelum sepak mula, mereka bersama-sama mengumandangkan Indonesia Raya. Saat pertandingan berakhir—timnas U-23 takluk 0-2—hampir semua pengunjung memberikan tepuk tangan sembari berdiri. 

Ivan, 33 tahun, salah seorang pemilik Daerah Kopi, mengatakan angka pengunjung naik drastis setiap kali kafe menggelar nobar timnas. Sewaktu timnas U-23 melawan Korea Selatan pada Jumat, 26 April 2024, misalnya, kafe itu mendulang pendapatan hingga Rp 6 juta per hari. "Melebihi target nobar kami, Rp 3 juta," kata Ivan. Gilanya, laga Garuda Muda vs Korea Selatan itu berlangsung mulai tengah malam pada hari kerja. Pengelola awalnya sempat ragu apakah tamu mereka akan hadir. Apalagi jam operasional normal mereka berakhir pada pukul 23.00. Nyatanya, laga tersebut tercatat sebagai rekor jumlah pengunjung tertinggi mereka. Ivan mengatakan kafe itu bekerja sama dengan perusahaan rokok yang menjadi sponsor siaran langsung pertandingan sepak bola. Di luar jadwal timnas, mereka menggelar nobar Liga Inggris. "Customer saya lihat sangat excited," ujar Ivan(Yetede)

Resep Shin Tae-yong Membangun Timnas U-23 Sepak Bola Indonesia

KT1 29 Apr 2024 Tempo

NAMA Shin Tae-yong bergema di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, pada Kamis malam, 25 April lalu waktu setempat atau Jumat dinihari waktu Indonesia. Lima ribuan suporter tim nasional sepak bola Indonesia usia di bawah 23 atau timnas U-23 yang menjadi mayoritas di gelanggang berkapasitas 12 ribu itu berulang kali memekikkan namanya di antara alunan lagu Indonesia Pusaka dan yel-yel Ayo, Indonesia. Shin Tae-yong adalah pelatih timnas senior sekaligus timnas U-23. Pria 53 tahun kelahiran Yeongdeok, Korea Selatan, itu ditugasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sejak akhir 2019 dan kontraknya baru diperpanjang.

Dari lebih 40 pelatih timnas sejak Indonesia merdeka, sepertinya hanya Shin Tae-yong yang namanya dipuja-puji di tribun. Di Doha pada Jumat dinihari lalu, Shin Tae-yong mencetak sejarah. Untuk pertama kalinya Indonesia mencapai babak semifinal Piala Asia U-23. Rizky Ridho dan kawan-kawan menaklukkan raksasa Asia, Korea Selatan, lewat drama adu penalti, 2-2 (11-10). Sebelumnya, Indonesia tidak pernah lolos fase grup dan selalu kalah dalam tujuh pertemuan melawan Korea Selatan, dengan 24 kali kebobolan. Prestasi Indonesia berpotensi lebih mentereng karena tiga peserta terbaik Piala Asia U-23 mendapat tiket berlaga di Olimpiade Paris 2024. Adapun peringkat keempat tetap berpeluang lolos ke Paris jika mengalahkan wakil Piala Afrika U-23, Guinea, di babak play off. Sepanjang sejarah, sepak bola Indonesia hanya sekali lolos ke pesta olahraga terbesar tersebut, yaitu pada Olimpiade Melbourne 1956.

Pengamat, pelatih, serta bekas pemain tim nasional bersuara sama: prestasi timnas U-23 saat ini tak lepas dari tangan dingin STY—begitu Shin Tae-yong kerap disapa. Setidaknya, ada tiga faktor yang menjadi penentu, yakni ramuan tepat pemain lokal dan naturalisasi, pemilihan pemain muda, pemupukan mental, serta penggemblengan fisik. Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan mengatakan empat pemain naturalisasi asal Belanda, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Ivar Jenner, dan Rafael Struick, menjadi darah segar di timnas U-23, juga senior. Dia menyebutkan Nathan dan Ivar menjadi motor di lini tengah, Rafael membungkam keraguan suporter dengan mencetak dua gol ke gawang Korsel, serta Justin menjaga lini belakang dengan tubuh 1,87 meter dan tebasan kaki kirinya. "Cuma empat, tapi sangat berpengaruh," kata Ronny. (Yetede)

Demi Memburu Pelaku Pencucian Uang Korupsi Timah

KT1 05 Apr 2024 Tempo
KEJAKSAAN Agung memeriksa pesohor Sandra Dewi sebagai saksi dalam dugaan korupsi timah, kemarin, 4 April 2024. Pemeriksaan ini dilakukan setelah Kejaksaan menetapkan suami Sandra, Harvey Moeis, sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah pada 2015-2022.

Sandra Dewi tiba di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, pada pukul 09.25 WIB mengenakan blus putih dan celana kulot abu-abu gelap. Ia hanya melempar senyum kepada juru warta yang menyerbu dengan berbagai pertanyaan. Begitu juga saat dia selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 14.30 WIB. Sandra hanya meminta para pewarta tidak salah dalam menulis berita. "Jangan bikin berita yang tidak benar. Tolong lihat data yang benar, ya," kata Sandra sebelum masuk ke mobil dan meninggalkan gedung KejaksaanMengapa Bisnis Ilegal Tambang Timah Lebih Menggiurkan Pemicu Korupsi Timah di PT Timah Tbk Kerugian Korupsi Timah Rp 271 Triliun, Bagaimana Menghitungnya Serba-serbi Tindak Pidana Pencucian Uang Publik Dapat Berperan dalam Mencegah Tindak Pidana Pencucian Uang Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus. (Yetede)